Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ruas Jalan Desa Manggalai menuju Desa Komba-komba bukan saja hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang berada di sub Desa Kuakon dan Komba-Komba ketika hendak berurusan di Ibu Kota Salakan, tapi jalur jalan ini juga mempersingkat waktu tempuh pengguna jalan dari wilayah Bulagi dan Buko bersaudara (Kecamatan Bulagi, Bulagi Utara, Bulagi Selatan, Buko dan Buko Selatan) ketika hendak berurusan di Ibukota Salakan dan wilayah Tinangkung dan Totikum.

Salah satu masyarakat Sub Desa Kuakon yang akrab disapa papa Tabu saat diwawancarai pada (7/6/21) mengatakan bahwa memang ruas jalan dari Kuakon ke Manggalai sudah rusak cukup serius dibeberapa titik dan bisa bahayakan pengguna jalan.

“Jalan yang berlubang, tidak lagi beraspal bahkan jika musim hujan banyak pengendara yang mengira hanya genangan air diaspal saja tapi tanpa diduga ternyata air tergenang dijalan yang berlubang,” jelas papa Tabu.

Beberapa pengguna jalan pengendara kendaraan roda dua dan roda empat saat dijumpai di ruas jalan Manggalai-Komba-komba saat dijumpai melintasi ruas jalan tersebut yang merupakan masyarakat dari wilayah Bulagi dan Buko mengharapkan ruas jalan Manggalai ke Komba-komba dapat diperbaiki atau pun ditingkatkan, karena kondisi jalan yang sudah mengalami kerusakan yang serius di beberapa titik.

“Ruas jalan ini mempersingkat perjalanan kami ketika berurusan di Salakan, dengan kondisi jalan yang rusak dan sempit sangat berbahaya apa lagi ketika berpapasan dengan kendaraan lain, untuk itu kami berharap ruas jalan ini dapat diperbaiki agar pengguna jalan aman dan nyaman saat melintasi ruas jalan ini,” ucap salah satu ibu yang merupakan aparat desa pengguna kendaraan roda dua metic, yang enggan menyebutkan namanya. (AmosKominfo)

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Kondisi jalan lingkungan Desa Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan sangat memprihatinkan, karena sudah berada dalam kondisi rusak total.

Beberapa masyarakat Desa Pelinglalomo saat dijumpai Sabtu (7/3/2020) mengungkapkan keluhan mereka mengenai jalan yang ada di desa yang kurang lebih sudah rusak sejak 13 tahun tapi tidak kunjung diperbaiki.

“Lalu ketika pelaksanaan lomba desa tingkat kabupaten yang kebetulan Bupati dan Ketua DPRD Banggai Kepulauan hadir dalam kegiatan tersebut menjanjikan bahwa akan diaspal tapi sudah 4 tahun belum juga terealisasi seakan-akan kami dilekos akan (dibohongi)”, ujar salah satu masyarakat yang minta namanya dirahasiakan.

Disamping itu, menurut salah satu Aparat Desa yang enggan menyebutkan namanya menginformasikan bahwa “Pada saat musrembang tingkat kecamatan Buko yang dilaksanakan di Tataba (13/2/2020) yang lalu, Bappeda sudah sampaikan katanya akan direalisasikan pada tahun 2021”.

Lanjutnya, “Sebenarnya tahun ini sudah terealisasi tapi karena hanya berapa meter ditolak oleh Anggota DPRD asal Kecamatan Buko Feliks Go karena menurut Feliks yang kami mau bukan sepotong-sepotong tapi secara keseluruhan ruas jalan lingkungan desa Pelinglalomo dapat diperbaikan dan kami minta dalam tahun ini 2020”,ujar salah satu Aparat Desa.

Sehingganya ia berharap, “Untuk itu kami sangat mengharapkan kiranya tahun 2021 dapat segera terealisasi karena kondisinya jalan sudah sangat memprihatinkan, batu-batu pecah, material sudah berserakan yang dapat membahayakan pengguna jalan dan masyarakat”, ujar aparat desa yang tidak mau menyebutkan namanya. (JARKominfo)