Pos

Sigi, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Sigi menggelar Pembukaan Pameran dan Pasar Rakyat dalam rangka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Arena Utama MTQ, Taman Likuifaksi Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Sabtu, (6/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan undangan Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan MTQ XXXI yang mengusung tema “Membangun Generasi Cinta Al-Qur’an dan Memperkuat Harmoni dalam Keberagaman Sulteng Nambaso.”

Salah satu agenda utama dalam pelaksanaan MTQ tahun ini adalah penyelenggaraan Pameran MTQ yang melibatkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Dekranasda dari 13 kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Pameran ini menjadi wadah promosi berbagai produk unggulan daerah sekaligus mendukung pemberdayaan para perajin dan pelaku UMKM lokal.

Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, antara lain Sekretaris Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah yang mewakili Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah untuk membacakan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan.

Selain itu, hadir pula Bupati dan Wakil Bupati Sigi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sigi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi beserta jajaran se-Provinsi Sulawesi Tengah, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sigi, Camat Sigi Biromaru dan kecamatan sekitar, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Sigi Biromaru.

Usai acara pembukaan, Sekretaris Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah bersama para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota melakukan kunjungan ke seluruh stan pameran.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau berbagai produk unggulan yang dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan, tenun tradisional, produk kriya, hingga aneka kuliner khas daerah hasil karya para perajin dan pelaku UMKM lokal.

Melalui penyelenggaraan pameran ini diharapkan produk-produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat luas, mampu meningkatkan daya saing UMKM, serta menjadi sarana mempererat kerja sama dan persatuan antar daerah di Provinsi Sulawesi Tengah dalam semangat MTQ yang menjunjung nilai-nilai keagamaan, budaya, dan kebersamaan. Sumber: Admin PKK Bangkep (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan kafilah terbaik untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Peserta MTQ XXXI yang berlangsung di Masjid Nur Hidayah, Sabtu (30/05/2026)

Kegiatan di hadiri, Kakan kemenag kabupaten Banggai kepulauan, Ketua MUI Banggai Kepulauan, Para pelatih, pembina official dan pendamping kafilah MTQ, Peserta MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi Qurani yang mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih juara, tetapi juga merupakan sarana syiar Islam serta media pembentukan karakter dan spiritual generasi muda. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi yang berakhlak mulia, disiplin, berkarakter, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap seluruh proses pembinaan dan pelatihan yang dilaksanakan. Harapannya, para peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun tingkat yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta diingatkan bahwa keberhasilan tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan yang sungguh-sungguh, disiplin, kerja keras, serta doa yang terus dipanjatkan. Oleh karena itu, seluruh peserta diminta memanfaatkan pelatihan ini secara optimal dengan mengikuti arahan para pelatih dan pembina secara serius dan penuh semangat.

Selain itu, para pelatih dan pembina juga mendapat apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membimbing para peserta. Peran mereka dinilai sangat penting dalam membentuk generasi Qurani yang berkualitas dan berdaya saing.

Pemerintah daerah juga mengingatkan seluruh anggota kafilah untuk senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Banggai Kepulauan dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MTQ.

Lebih lanjut disampaikan bahwa momentum pelatihan ini hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang damai, harmonis, serta penuh toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menutup sambutannya, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa kepada kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan agar diberikan kesehatan, kemudahan, dan kemampuan terbaik dalam mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026, sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah. (Decky-KOMINFO)

Bungku Morowali, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026, bertempat di Gedung serbaguna Matano, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan program prioritas nasional berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Program Asta Cita sendiri menjadi pedoman strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai capaian pelaksanaan program di masing-masing daerah, termasuk evaluasi terhadap hambatan dan tantangan di lapangan.

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi serta merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas implementasi program di tahun berjalan.

Bupati Rusli Moidady menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung dan menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional.

Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan pembangunan di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan program Asta Cita di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah dapat semakin optimal, terarah, dan memberikan manfaat luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan daerah. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menerima kunjungan Dewan Musyawarah Adat Provinsi dalam sebuah pertemuan resmi yang berlangsung di ruang rapat Bupati, Selasa (05/05/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, dan dihadiri oleh Kepala Bappeda dan Litbang beserta sejumlah perwakilan Dewan Musyawarah Adat Provinsi.

Pertemuan ini membahas berbagai hal strategis terkait pelestarian adat dan budaya lokal, serta penguatan peran lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dewan Musyawarah Adat Provinsi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat guna menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Banggai Kepulauan.

Bupati Rusli Moidady dalam penyampaian memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan lembaga adat dalam rangka menciptakan pembangunan yang berakar pada budaya dan nilai-nilai lokal.

“Peran lembaga adat sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi dan masukan dari Dewan Musyawarah Adat terkait berbagai isu sosial kemasyarakatan, termasuk penguatan hukum adat dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Diharapkan melalui pertemuan ini, hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga adat semakin erat, sehingga mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga budaya serta mendorong kemajuan Banggai Kepulauan ke depan. (Decky-KOMINFO)

Bone, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey laksanakan audiensi sekaligus kunjungan kerja dengan Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Bone, Sulawesi Selatan, Kegiatan tersebut berlangsung di ruang tamu (guest room) Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Senin (4/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Banggai Kepulauan diterima langsung oleh Direktur Politeknik KP Bone, Dr. Muhammad Hery Riyadi Alauddin, S.Pi., M.Si., bersama jajaran pimpinan kampus, yakni Wakil Direktur II Dr. Budiyanti, A.Pi., M.Si., serta Wakil Direktur III Yasser Arafat, A.Pi., M.T.

Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dengan institusi pendidikan vokasi di bidang kelautan dan perikanan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kapasitas nelayan di daerah.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan, Dr. Ir. Ferdy Salamat, S.T., M.Si., IPU, serta Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, Leonarto Y. Gonero, S.Si.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan kecil di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta diakhiri dengan diskusi terkait peluang kolaborasi ke depan antara pemerintah daerah dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone. (Decky-KOMDIGI)

Parigi Moutong, BanggaiKep.go.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh perwakilan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam ajang Aduka Promosi Investasi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Duta Promosi Investasi Putra Bangkep berhasil meraih Juara 2 dan masuk dalam jajaran Top 2 Finalis tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (10/4/2026).

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Banggai Kepulauan mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya di tingkat provinsi, khususnya dalam mempromosikan potensi investasi daerah.

Ajang Aduka Promosi Investasi sendiri merupakan wadah bagi para duta muda untuk menampilkan kemampuan komunikasi, wawasan, serta inovasi dalam memperkenalkan peluang investasi di daerah masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkontribusi dalam memajukan daerah, khususnya dalam sektor promosi investasi.

“Selamat kepada Duta Promosi Investasi Putra Bangkep yang telah mengharumkan nama daerah. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan membawa Banggai Kepulauan semakin dikenal luas,” demikian disampaikan dalam ucapan apresiasi.

Dengan capaian ini, Banggai Kepulauan kembali menunjukkan eksistensinya sebagai daerah yang memiliki potensi besar dan sumber daya manusia yang unggul di tingkat Sulawesi Tengah. (Decky-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan PT Ace Energi Service yang dilaksanakan Selasa, (7/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid yang berlangsung pada pukul 14.00 WIB, bertempat di Redtop Hotel Convention Center, Jakarta.

Agenda ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik melalui pengembangan energi baru terbarukan di wilayah Sulawesi Tengah.

Untuk itu, melalui kerja sama ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan sektor energi yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kehadiran Bupati Banggai Kepulauan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis di bidang energi serta membuka peluang investasi yang berorientasi pada pemanfaatan sumber daya energi ramah lingkungan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang solid antara pemerintah dan mitra strategis dalam mewujudkan kemandirian energi di Sulawesi Tengah. (IKP-KOMINFO)

PALU, BanggaiKep.go.id — Sosialisasi Penilaian Mandiri dan Coaching bersama Tim Evaluasi Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, bertempat di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (8/12/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Koordinator Pengawas P3A BPKP Sulteng, Inspektur Daerah, Kepala Bappeda, Inspektur Pembantu Wilayah I, serta peserta dari 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas penyelenggaraan SPIP Terintegrasi merupakan komitmen bersama pemerintah daerah untuk mencapai target maturitas level 3 pada tahun 2026.

Ia menekankan bahwa Penilaian Mandiri Maturitas SPIP bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi mencerminkan kesiapan organisasi dalam menerapkan sistem pengendalian intern yang efektif serta pengelolaan risiko yang terstruktur.

“SPIP Terintegrasi harus menjadi budaya kerja, bukan hanya dokumen. Keterpaduan antara manajemen risiko, kinerja, budaya integritas, dan pengawasan intern adalah kunci untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, kegiatan sosialisasi dan coaching ini bertujuan memastikan seluruh bukti dukung, data, dan implementasi SPIP pada unit kerja telah memenuhi ketentuan dan standar yang berlaku. Kehadiran Tim Evaluasi diharapkan dapat memberikan pendampingan, arahan teknis, serta klarifikasi terhadap aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki oleh OPD.

Bupati juga mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti proses evaluasi dengan sungguh-sungguh, terbuka, dan responsif terhadap masukan demi peningkatan kualitas tata kelola. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum pembelajaran dan penguatan kapasitas aparatur dalam upaya mewujudkan penyelenggaraan SPIP Terintegrasi yang semakin matang.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya untuk terus berbenah menuju tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berintegritas, sejalan dengan target maturitas SPIP Tahun 2026. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Dr. Sulistyo, S.Si., ST., MSi, memberikan arahan strategis dalam kegiatan asistensi dan bimbingan tim tanggap insiden siber Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah yang digelar di Auditorium Bappeda dan Litbang Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (06/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Persandian Prov. Sulteng, Kadis Kominfo Bangkep, peserta dan para agen tim tanggap insiden siber dari seluruh Kabupaten/Kota Se-provinsi Sulteng, serta sejumlah undangan dari instansi pemerintah daerah di wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam arahannya, Dr. Sulistyo menegaskan bahwa di era digital yang semakin maju, ancaman terhadap keamanan siber semakin berkembang dan kompleks.

Oleh karena itu, penting bagi setiap daerah untuk memiliki tim tanggap insiden siber yang terlatih dan siap menghadapi berbagai potensi ancaman yang bisa mengganggu stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik.

“Keamanan siber adalah aspek yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Serangan siber dapat merusak infrastruktur kritis, merusak data pribadi, bahkan mengganggu sistem pelayanan publik. Maka dari itu, setiap tim tanggap insiden siber di daerah harus siap dengan pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni,” ujar Dr. Sulistyo.

Lebih lanjut, Deputi Sulistyo menyampaikan bahwa keamanan siber harus menjadi prioritas utama, tidak hanya di level pusat, tetapi juga di daerah. Kegiatan ini, menurutnya, merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menangani insiden siber. ”

Pemerintah daerah harus dapat mengidentifikasi potensi ancaman dengan cepat, merespons dengan efektif, dan melakukan pemulihan sistem yang terdampak. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menciptakan sistem yang lebih aman dan tangguh,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar seluruh peserta, yang terdiri dari tim tanggap insiden siber di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, dapat mengambil manfaat maksimal dari pelatihan ini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tim-tim tanggap insiden siber di daerah dapat lebih siap dalam menghadapi ancaman yang ada. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga keamanan sistem pemerintahan dan layanan publik yang semakin bergantung pada teknologi,” tegasnya.

Di akhir acara, Dr. Sulistyo menekankan pentingnya kerja sama yang erat antar instansi pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga keamanan siber. “Keamanan siber bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama. Semua pihak harus terlibat dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, terutama di tingkat daerah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan asistensi dan bimbingan ini diharapkan dapat membekali para peserta dengan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman dunia maya. Dengan adanya tim tanggap insiden siber yang terlatih dan siap siaga, diharapkan pelayanan publik di Sulawesi Tengah tetap dapat berjalan dengan aman dan tanpa gangguan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan daerah dalam menghadapi ancaman kejahatan siber, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo Santik) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Asistensi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (Computer Security Incident Response Team/CSIRT) bagi kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah Tahun 2025 bertempat di Auditorium Bappeda Banggai Kepulauan, Rabu (05/11/2025).

Kegiatan di hadiri Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Prov. Sulteng, Narasumber dan Instruktur Bimbingan Teknis, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Se-provinsi Sulteng, peserta dan para agen tim tanggap insiden siber dari seluruh Kabupaten/Kota Se-provinsi Sulteng.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di wakili Sekretaris Daerah Moh. Aris Susanto sekaligus membuka secara resmi mengatakan di era digital saat ini, teknologi informasi telah menjadi tulang punggung dalam penyelenggaraan pemerintah, pelayanan publik, dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat.

Namun, di balik kemudahan dan kecepatan yang di tawarkan teknologi digital, terdapat pula ancaman dan risiko yang perlu diwaspadai, terutama terkait keamanan siber.

Ia menegaskan bahwa kita tidak bisa menutup mata terhadap berbagai insiden kebocoran data, peretasan sistem informasi, dan penyalahgunaan teknologi digital yang belakangan ini kian sering terjadi, baik ditingkat nasional maupun Daerah.

“Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan koordinasi tim tanggap insider siber menjadi langkah strategis yang harus dilakukan,” kata Sekda.

Sehingga Aris berharap para peserta dapat, Meningkatkan kemampuan teknis dalam mendeteksi, menganalisis, dan menanggulangi insiden siber di wilayah masing-masing, Memperkuat koordinasi antar instansi, baik ditingkat kabupaten/kota maupun provinsi, serta dengan lembaga Nasional seperti BSSN (badan siber dan sandi Negara), dan Membangun budaya kesadaran keamanan informasi (cyber security awareness) di lingkungan pemerintahan dan masyarakat luas.

Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan data dan informasi publik. karena itu, keberadaan TTIS di setiap daerah menjadi bagian penting dari upaya kita bersama dalam mewujudkan ketahanan siber daerah yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, para narasumber, serta seluruh peserta yang berkomitmen mengikuti kegiatan ini. Semoga kegiatan bimtek ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kemampuan kita menghadapi ancaman siber yang terus berkembang,” ungkapnya.

Selain itu, Kadis KominfoSantik Sulteng diwakili Sekretaris Dinas Drs. Aswin Saudo, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada badan cyber dan Sandi Negara Republik Indonesia, atas nama pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang sudah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan bimbingan teknis ini.

“Sulawesi Tengah ini adalah provinsi yang ke-4 yang seluruh Indonesia yang sudah terbentuk, bimbingan teknis ini merupakan upaya dari badan cyber untuk terus mengawal dan tentunya kita sebagai pemerintah provinsi maupun kabupaten kota akan terus berupaya untuk mengawal kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan Perlindungan data pribadi ini merupakan tanggung jawab kita karena undang-undang mengamanatkan itu kalau kita lihat yang tentunya keamanannya harus dijaga ini juga menjadi tanggung jawab kita ke depan sehingga Bagaimana menjaga keamanan data pribadi itu menjadi keharusan Bapak Ibu sekalian.

“Kami juga mengapresiasi dan penghargaan atas upaya yang sudah diberikan kepercayaan yang sudah diberikan untuk pelaksanaan bimbingan teknis ini karena kita ketahui bersama pada saat ini memang terjadi efisiensi secara Nasional bukan saja di pusat tapi di pemerintah provinsi dan Kabupaten Kota,” tutur Sekdis.
(Decky-KOMDIGI)