Pos

Salakan, BanggaiKeo.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala BPKAD, Inspektorat, Dinas Kominfo, pimpinan perbankan daerah, para kepala perangkat daerah terkait, seluruh camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, serta peserta undangan lainnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan tiga narasumber/pemateri, yaitu: Perwakilan Kantor Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran, Bapak Moh. Arfan (secara daring), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI yang diwakili oleh Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Industri Manufaktur, Agro, Farmasi, dan Kesehatan, Bapak Moch. Edy (secara daring) dan Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Rizka Dwi Putri.

Dalam sambutan Wakil Bupati Banggai Kepulauan yang disampaikan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa pelaksanaan HLM TP2DD dan TPID merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel, khususnya melalui percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar instansi dalam mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas harga, terutama menjelang hari besar keagamaan. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk berbagi informasi, mengevaluasi kinerja, serta merumuskan strategi efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi daerah.

Dalam rangka pengendalian inflasi, terdapat tiga fokus utama, yakni menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok, mendorong produktivitas sektor ekonomi termasuk pertanian dan UMKM, serta meningkatkan nilai tambah sektor pertanian guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, dalam aspek digitalisasi, TP2DD terus didorong untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah melalui sistem elektronik. Dalam dua tahun terakhir, transaksi non-tunai pajak daerah mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 73 persen, menunjukkan kemajuan dalam implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah berharap dapat memperkuat komitmen bersama dalam mengakselerasi implementasi ETPD, meningkatkan sinergi lintas sektor, serta menyusun langkah strategis yang lebih konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (IKP-KOMINFO)