Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Deputi Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Firman Hidayat menyampaikan pentingnya penguatan sektor rumput laut sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional dalam kegiatan diseminasi kajian rantai nilai rumput laut kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (19/05/2026).

Dalam sambutannya, Deputi Bank Indonesia Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan beserta seluruh stakeholder atas kesediaannya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan beserta seluruh stakeholder yang telah berkenan menjadi tuan rumah kegiatan diseminasi kajian pada hari ini,” ujar Firman.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kajian yang secara berkelanjutan dilakukan oleh Bank Indonesia Sulawesi Selatan bersama Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan berbagai dinas dan stakeholder terkait dari sejumlah daerah.

Menurutnya, rumput laut saat ini bukan lagi sekadar komoditas pesisir, namun telah menjadi komoditas strategis dengan permintaan pasar internasional yang terus meningkat, terutama dari negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, Eropa hingga Amerika Serikat.

“Rumput laut memiliki prospek yang sangat baik ke depan. Indonesia, khususnya kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua, menyumbang sekitar 55 persen produksi rumput laut nasional. Ini menunjukkan bahwa wilayah Sulampua, termasuk Banggai Kepulauan, memiliki peranan penting dalam pengembangan sektor ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, potensi rumput laut di Banggai Kepulauan dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang perlu terus diperkuat. Selain mendukung ekonomi daerah, sektor tersebut juga dinilai memiliki peluang besar untuk masuk dalam rantai pasok global.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan komoditas tersebut. Salah satu tantangan utama adalah tingginya ekspor rumput laut dalam bentuk bahan mentah atau raw material.

“Berdasarkan data kami, pangsa ekspor bahan mentah masih mencapai sekitar 65 persen. Ini memang menjadi tantangan, namun sekaligus peluang besar untuk mendorong hilirisasi rumput laut,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa Indonesia, khususnya kawasan Sulampua, diharapkan tidak hanya menjadi produsen bahan baku, tetapi juga mampu berkembang menjadi sentra hilirisasi rumput laut nasional.

Lebih lanjut disampaikan, pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam Rencana Strategis 2025–2029 menargetkan peningkatan produksi rumput laut nasional menjadi 14,1 juta ton pada tahun 2029, dari sekitar 11,6 juta ton pada tahun 2025.

Target tersebut membuka peluang besar bagi daerah-daerah penghasil rumput laut, termasuk Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara yang menjadi fokus kajian dalam kegiatan tersebut.

“Strategi nasional sudah ada dan potensinya juga sangat besar. Yang perlu kita kawal bersama adalah implementasinya di daerah-daerah kepulauan agar dapat berjalan optimal,” katanya.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan para stakeholder berupaya melihat secara menyeluruh rantai nilai rumput laut di kawasan Sulampua, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk mendukung pengembangan dan hilirisasi rumput laut di masa mendatang. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, bersama Pabung Banggai Kepulauan menjemput langsung rombongan Danrem 132/Tadulako di wilayah Kodim 1308/LB dalam rangka kunjungan kerja Program Komunikasi Sosial (Prokim) di Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (7/5/2026).

Penjemputan bertempat di Pelabuhan Rakyat Salakan, kegiatan penjemputan berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah dan jajaran TNI. Kehadiran rombongan Danrem 132/Tadulako menjadi momentum penting dalam mempererat sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banggai Kepulauan.

Setelah prosesi penjemputan, kegiatan dilanjutkan dengan penyambutan secara adat Banggai Kepulauan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada tamu kehormatan yang berkunjung ke daerah tersebut. Penyambutan adat berlangsung khidmat dan meriah dengan menampilkan tradisi khas daerah yang mencerminkan nilai budaya, keramahan, dan kearifan lokal masyarakat Banggai Kepulauan.

Kunjungan kerja Danrem 132/Tadulako beserta rombongan di Kabupaten Banggai Kepulauan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dan institusi TNI dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran Kodim 1308/LB, para pejabat daerah, tokoh adat, serta masyarakat yang turut menyambut kedatangan rombongan dengan penuh antusias. (Decky-KOMINFO)

Bone, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey laksanakan audiensi sekaligus kunjungan kerja dengan Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Bone, Sulawesi Selatan, Kegiatan tersebut berlangsung di ruang tamu (guest room) Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Senin (4/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Banggai Kepulauan diterima langsung oleh Direktur Politeknik KP Bone, Dr. Muhammad Hery Riyadi Alauddin, S.Pi., M.Si., bersama jajaran pimpinan kampus, yakni Wakil Direktur II Dr. Budiyanti, A.Pi., M.Si., serta Wakil Direktur III Yasser Arafat, A.Pi., M.T.

Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dengan institusi pendidikan vokasi di bidang kelautan dan perikanan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kapasitas nelayan di daerah.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan, Dr. Ir. Ferdy Salamat, S.T., M.Si., IPU, serta Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, Leonarto Y. Gonero, S.Si.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan kecil di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta diakhiri dengan diskusi terkait peluang kolaborasi ke depan antara pemerintah daerah dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Serfi Kambey membuka secara resmi Peringatan Hari Besar Gerejawi Imanuel Salakan Tahun 2025 dirangkaikan dengan jalan santai bertempat di halaman gereja Imanuel Salakan, Sabtu (5/4/2025).

Dalam mengawali sambutannya Wabup mengajak kepada kita sekalian untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas penyertaan dan izinnya lah sehingga dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi atas di selenggarakannya kegiatan peringatan hari besar gerejawi imanuel salakan yang merupakan tonggak sejarah perjalanan panjang kehidupan berjemaat yang tentu kehadirannya harus menambah semangat para pemimpin jemaat dalam melanjutkan perjuangan di tahun-tahun selanjutnya baik sebagai pimpinan maupun pelayan jemaat dalam meningkatkan tugas sebagai pelayan tuhan,” ucap Serfi.

Wabup memaparkan dalam memperingati hari-hari raya gerejawi, jemaat di berikan kesempatan mengenang dan berefleksi tentang apa yang telah dilakukan dan diberikan Tuhan yang punya kehidupan kepada kita umat manusia.

“Lewat hari-hari raya gerejawi di harapkan umat kristiani dapat senantiasa bersatu hati dan pikiran dalam persekutuan peribadatan, dan bahkan dalam pergaulan mayarakat yang majemuk di kota salakan dan Banggai Kepulauan yang beragam dan berbudaya,” ujar Wabup.

Serfi juga berpesan kepada Jemaat imanuel salakan yang sebagai jemaat di ibu kota kabupaten harus menjadi jemaat barometer dalam menjalankan tugas fungsi gereja yakni bersekutu, bersaksi, dan melayani. Selain itu, jemaat di harapkan saling bahu-membahu menopang kehidupan jemaat serta yang tidak kalah penting mendukung pemerintah sebagai wakil Tuhan di dunia.

Selanjutnya, Jemaat imanuel salakan harus menjadi pelopor pembangunan sumber daya unggul yang nantinya akan menjadi bagian penting dalam gagasan, proses dan pelaksanaan pembangunan di kota salakan dan Banggai Kepulauan.

“Buatlah setiap moment hari-hari raya gerejawi, seperti paskah, natal dan lainnya bukan hanya untuk meningkatkan keimanan kita akan tetapi menjadi sebuah event yang bisa juga meningkatkan derajat perekonomian masyarakat, peduli lingkungan, dan menjaga warisan budaya,” terang Wabup.

Seperti kutipan surat roma 12 : 11 yang  berkata ″Janganlah hendaknya kerajinan mu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layani lah tuhan”. Akan menjadi penyemangat bagi jemaat sekalian dalam melaksanakan dan merayakan rangkaian hari-hari raya gerejawi di tahun 2025 dalam perlindungan Tuhan.

Kegiatan dilanjutkan dengan servis voli simbolik dan penanaman bibit pohon di halaman gereja. Kemudian kegiatan jalan santai mengelilingi kompleks perkantoran dan kembali ke gereja. Acara diakhiri dengan penarikan Door prize dengan hadiah menarik.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua Sinode GPIBK Ibu Pdt. Meiske F. Takus S.Th, Kepala Dinas Perhubungan Bapak Joko Prihantoro S.STP, MSi, Kepala Dinas Pariwisata Bapak dr. James Pinontoan, Tokoh Masyarakat Salakan, Ketua dan Majelis Jemaat Imanuel Salakan dan Anggota Jemaat Imanuel Salakan. (IKP-KOMINFO)