Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi melepas peserta kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti ajang tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026.

Kegiatan pelepasan berlangsung pada Jumat (03/07/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di ruang kerja Wakil Bupati Banggai Kepulauan.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta para peserta kontingen O2SN dari jenjang SD dan SMP.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada para peserta yang telah terpilih mewakili daerah setelah melalui proses seleksi dan pembinaan.

Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam O2SN bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan berdaya saing.

“Anak-anakku yang saya banggakan, bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, serta patuhi arahan pelatih dan ofisial. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga mengingatkan bahwa para peserta membawa nama baik daerah, sehingga diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta menjaga kekompakan tim. Selain itu, ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para pelatih dan pendamping atas dedikasi mereka dalam membina atlet muda.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga pelajar sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi melepas kontingen O2SN Kabupaten Banggai Kepulauan menuju tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dengan harapan dapat meraih prestasi terbaik serta mengharumkan nama daerah.

“Semoga seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan, serta mampu membawa pulang prestasi yang membanggakan,” tutupnya. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka melakukan koordinasi strategis terkait pengembangan sektor transportasi di daerah, khususnya Pelabuhan Salakan yang saat ini tengah dalam proses pembangunan, Rabu (24/6/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan terkait kesiapan operasional pelabuhan, termasuk penentuan rute pelayaran serta jenis kapal yang akan melayani Pelabuhan Salakan ke depan.

Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Kementerian Perhubungan yakni Kasubdit Angkutan Tidak Dalam Trayek, Utomo Harmawan, A.TD, MT dan Kasubdit Angkutan Dalam Trayek, Irly Saritini Permata, ST, M.Sc, diperoleh kabar menggembirakan bahwa usulan trayek untuk tahun 2027 telah terakomodir. Pelabuhan Salakan direncanakan akan masuk dalam trayek R-6 sebagai salah satu pelabuhan singgah.

Adapun rute pelayaran yang direncanakan meliputi: Gorontalo – Salakan – Banggai – Samuya – Palabisahaya – Dofa – Sanana – Namlea (PP). Kapal yang direncanakan melayani trayek tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 83, yang merupakan bagian dari armada kapal perintis dalam program tol laut untuk mendukung konektivitas wilayah kepulauan.

Keberadaan kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 83 selama ini memang berperan penting dalam melayani daerah-daerah terpencil dan meningkatkan akses distribusi logistik serta mobilitas masyarakat antarwilayah.

Selain koordinasi terkait pelabuhan, dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Perhubungan Banggai Kepulauan Din L. Lamasada dan Kepala Bidang Perizinan Dinas PMPTSP Baharudin I. Saudia S.Pd.,M.Pd juga menyerahkan proposal bantuan bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan transportasi bagi pelajar di Banggai Kepulauan, khususnya dalam menunjang akses pendidikan yang aman dan layak.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur transportasi darat dan laut sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terakomodirnya Pelabuhan Salakan dalam trayek nasional, diharapkan ke depan konektivitas wilayah semakin meningkat, distribusi barang menjadi lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (IKP-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2025.

Pencapaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Penyerahan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang dilaksanakan pada Selasa, (26/05/2026).

Keberhasilan meraih opini WTP ini menjadi capaian istimewa karena diraih pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata atas komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan rasa syukur atas hasil yang diperoleh. Opini WTP yang diberikan merupakan buah dari kerja keras, perjuangan, dan sinergi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Capaian ini juga menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja, khususnya dalam pengelolaan administrasi serta pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap prestasi ini dapat menjadi langkah awal yang positif dalam mendukung pembangunan daerah yang maju, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Deputi Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Firman Hidayat menyampaikan pentingnya penguatan sektor rumput laut sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional dalam kegiatan diseminasi kajian rantai nilai rumput laut kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (19/05/2026).

Dalam sambutannya, Deputi Bank Indonesia Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan beserta seluruh stakeholder atas kesediaannya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan beserta seluruh stakeholder yang telah berkenan menjadi tuan rumah kegiatan diseminasi kajian pada hari ini,” ujar Firman.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kajian yang secara berkelanjutan dilakukan oleh Bank Indonesia Sulawesi Selatan bersama Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan berbagai dinas dan stakeholder terkait dari sejumlah daerah.

Menurutnya, rumput laut saat ini bukan lagi sekadar komoditas pesisir, namun telah menjadi komoditas strategis dengan permintaan pasar internasional yang terus meningkat, terutama dari negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, Eropa hingga Amerika Serikat.

“Rumput laut memiliki prospek yang sangat baik ke depan. Indonesia, khususnya kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua, menyumbang sekitar 55 persen produksi rumput laut nasional. Ini menunjukkan bahwa wilayah Sulampua, termasuk Banggai Kepulauan, memiliki peranan penting dalam pengembangan sektor ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, potensi rumput laut di Banggai Kepulauan dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang perlu terus diperkuat. Selain mendukung ekonomi daerah, sektor tersebut juga dinilai memiliki peluang besar untuk masuk dalam rantai pasok global.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan komoditas tersebut. Salah satu tantangan utama adalah tingginya ekspor rumput laut dalam bentuk bahan mentah atau raw material.

“Berdasarkan data kami, pangsa ekspor bahan mentah masih mencapai sekitar 65 persen. Ini memang menjadi tantangan, namun sekaligus peluang besar untuk mendorong hilirisasi rumput laut,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa Indonesia, khususnya kawasan Sulampua, diharapkan tidak hanya menjadi produsen bahan baku, tetapi juga mampu berkembang menjadi sentra hilirisasi rumput laut nasional.

Lebih lanjut disampaikan, pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam Rencana Strategis 2025–2029 menargetkan peningkatan produksi rumput laut nasional menjadi 14,1 juta ton pada tahun 2029, dari sekitar 11,6 juta ton pada tahun 2025.

Target tersebut membuka peluang besar bagi daerah-daerah penghasil rumput laut, termasuk Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara yang menjadi fokus kajian dalam kegiatan tersebut.

“Strategi nasional sudah ada dan potensinya juga sangat besar. Yang perlu kita kawal bersama adalah implementasinya di daerah-daerah kepulauan agar dapat berjalan optimal,” katanya.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan para stakeholder berupaya melihat secara menyeluruh rantai nilai rumput laut di kawasan Sulampua, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk mendukung pengembangan dan hilirisasi rumput laut di masa mendatang. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, bersama Pabung Banggai Kepulauan menjemput langsung rombongan Danrem 132/Tadulako di wilayah Kodim 1308/LB dalam rangka kunjungan kerja Program Komunikasi Sosial (Prokim) di Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (7/5/2026).

Penjemputan bertempat di Pelabuhan Rakyat Salakan, kegiatan penjemputan berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah dan jajaran TNI. Kehadiran rombongan Danrem 132/Tadulako menjadi momentum penting dalam mempererat sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banggai Kepulauan.

Setelah prosesi penjemputan, kegiatan dilanjutkan dengan penyambutan secara adat Banggai Kepulauan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada tamu kehormatan yang berkunjung ke daerah tersebut. Penyambutan adat berlangsung khidmat dan meriah dengan menampilkan tradisi khas daerah yang mencerminkan nilai budaya, keramahan, dan kearifan lokal masyarakat Banggai Kepulauan.

Kunjungan kerja Danrem 132/Tadulako beserta rombongan di Kabupaten Banggai Kepulauan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dan institusi TNI dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran Kodim 1308/LB, para pejabat daerah, tokoh adat, serta masyarakat yang turut menyambut kedatangan rombongan dengan penuh antusias. (Decky-KOMINFO)

Bone, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey laksanakan audiensi sekaligus kunjungan kerja dengan Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Bone, Sulawesi Selatan, Kegiatan tersebut berlangsung di ruang tamu (guest room) Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Senin (4/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Banggai Kepulauan diterima langsung oleh Direktur Politeknik KP Bone, Dr. Muhammad Hery Riyadi Alauddin, S.Pi., M.Si., bersama jajaran pimpinan kampus, yakni Wakil Direktur II Dr. Budiyanti, A.Pi., M.Si., serta Wakil Direktur III Yasser Arafat, A.Pi., M.T.

Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dengan institusi pendidikan vokasi di bidang kelautan dan perikanan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kapasitas nelayan di daerah.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan, Dr. Ir. Ferdy Salamat, S.T., M.Si., IPU, serta Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, Leonarto Y. Gonero, S.Si.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan kecil di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta diakhiri dengan diskusi terkait peluang kolaborasi ke depan antara pemerintah daerah dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Serfi Kambey membuka secara resmi Peringatan Hari Besar Gerejawi Imanuel Salakan Tahun 2025 dirangkaikan dengan jalan santai bertempat di halaman gereja Imanuel Salakan, Sabtu (5/4/2025).

Dalam mengawali sambutannya Wabup mengajak kepada kita sekalian untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas penyertaan dan izinnya lah sehingga dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi atas di selenggarakannya kegiatan peringatan hari besar gerejawi imanuel salakan yang merupakan tonggak sejarah perjalanan panjang kehidupan berjemaat yang tentu kehadirannya harus menambah semangat para pemimpin jemaat dalam melanjutkan perjuangan di tahun-tahun selanjutnya baik sebagai pimpinan maupun pelayan jemaat dalam meningkatkan tugas sebagai pelayan tuhan,” ucap Serfi.

Wabup memaparkan dalam memperingati hari-hari raya gerejawi, jemaat di berikan kesempatan mengenang dan berefleksi tentang apa yang telah dilakukan dan diberikan Tuhan yang punya kehidupan kepada kita umat manusia.

“Lewat hari-hari raya gerejawi di harapkan umat kristiani dapat senantiasa bersatu hati dan pikiran dalam persekutuan peribadatan, dan bahkan dalam pergaulan mayarakat yang majemuk di kota salakan dan Banggai Kepulauan yang beragam dan berbudaya,” ujar Wabup.

Serfi juga berpesan kepada Jemaat imanuel salakan yang sebagai jemaat di ibu kota kabupaten harus menjadi jemaat barometer dalam menjalankan tugas fungsi gereja yakni bersekutu, bersaksi, dan melayani. Selain itu, jemaat di harapkan saling bahu-membahu menopang kehidupan jemaat serta yang tidak kalah penting mendukung pemerintah sebagai wakil Tuhan di dunia.

Selanjutnya, Jemaat imanuel salakan harus menjadi pelopor pembangunan sumber daya unggul yang nantinya akan menjadi bagian penting dalam gagasan, proses dan pelaksanaan pembangunan di kota salakan dan Banggai Kepulauan.

“Buatlah setiap moment hari-hari raya gerejawi, seperti paskah, natal dan lainnya bukan hanya untuk meningkatkan keimanan kita akan tetapi menjadi sebuah event yang bisa juga meningkatkan derajat perekonomian masyarakat, peduli lingkungan, dan menjaga warisan budaya,” terang Wabup.

Seperti kutipan surat roma 12 : 11 yang  berkata ″Janganlah hendaknya kerajinan mu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layani lah tuhan”. Akan menjadi penyemangat bagi jemaat sekalian dalam melaksanakan dan merayakan rangkaian hari-hari raya gerejawi di tahun 2025 dalam perlindungan Tuhan.

Kegiatan dilanjutkan dengan servis voli simbolik dan penanaman bibit pohon di halaman gereja. Kemudian kegiatan jalan santai mengelilingi kompleks perkantoran dan kembali ke gereja. Acara diakhiri dengan penarikan Door prize dengan hadiah menarik.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua Sinode GPIBK Ibu Pdt. Meiske F. Takus S.Th, Kepala Dinas Perhubungan Bapak Joko Prihantoro S.STP, MSi, Kepala Dinas Pariwisata Bapak dr. James Pinontoan, Tokoh Masyarakat Salakan, Ketua dan Majelis Jemaat Imanuel Salakan dan Anggota Jemaat Imanuel Salakan. (IKP-KOMINFO)