Salakan, BanggaiKep.go.id – Bagi masyarakat Banggai Kepulauan yang yang begitu tertarik ketika membicarakan soal pariwisata, budaya dan lingkungan hidup bahkan para aktivis yang terlibat dalam berbagai aktivitas guna melestarikan dan memelihara budaya dan lingkungan hidup di Banggai Kepulauan tidak asing dengan nama “Ayub Maleso” yang merupakan putra kelahiran Tatendeng, 15 Juni 1956.

Ayub Maleso merupakan sosok pribadi yang banyak disegani oleh banyak orang oleh karena pemberian diri beliau yang tanpa pamrih dalam berbagai hal, berbagai bidang baik sosial budaya, agama dan lingkungan hidup di Banggai Kepulauan bahkan sampai menguras koceknya sendiri untuk membiayai kegiatan yang beliau lakukan.

Pada Jumat, 13 Mei 2022, sang tokoh masyarakat dan gereja serta pemerhati budaya, pariwisata dan lingkungan hidup Banggai Kepulauan Ayub Maleso pukul 06.00 WITA menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Tataba Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan.

Beliau mengalami sakit sejak Agustus 2021 sehingga beberapa kali menjalani perawatan di RSUD Luwuk dan RSUD prof. Kandow Manado dan menjalani operasi prostat di Awaloe Hospital Manado pada bulan Februari 2022.

Banyak hal yang perlu dicontoh dari beliau dalam menjalankan tanggungjawab yang dipercayakan kepadanya, Alm. Ayub Maleso tidak pernah bertanya ada uang jalannya insentif dan lain-lainnya tetapi yang terutama apa yang diberikan tanggungjawab padanya harus selesai meskipun itu harus merobek kantong sendiri.

Persemaian Mangrove di Desa Leme-Leme Darat (Dok.JAR-Kominfo)

“Bahkan dalam keadaan sakit pun beliau tidak memperdulikan kesehatannya pada Desember 2021 lalu masih ke Bololi Luwuk untuk mengambil bibit Mangrove untuk disemaikan persediaan bibit penghijauan oleh Sinode GPIBK, saat ini masih ada di lokasi persemayaman di Ginggiok Desa Leme-Leme Darat,” ucap anaknya Alfrince Maleso yang kala itu menemani beliau.

Alm. Ayub Maleso dimana pun dia pergi selalu mengajak masyarakat untuk memelihara lingkungan dengan tidak sembarang membuang sampah plastik serta menghimbau untuk melakukan penghijauan dengan menanam tanaman produktif seperti pala, kapok, bahkan bambu.

Ada satu ungkapan beliau yakni “Mari kita lakukan penghijauan dengan menanam pohon kapok, tanaman ini kita pakai hasilnya dari hidup mati” ungkap Almarhum semasa hidupnya.

Bahkan banyak para turis mancanegara datang untuk melakukan penelitian lingkungan hidup baik tumbuhan dan hewan di Kokolomboi selalu didampingi oleh beliau.

Mendampingi Turis asing melakukan penelitian lingkungan hidup dan hewan endemik serta burung di BangKep. (dok. JAR-Kominfo)

Ucapan turut berdukacita datang dari berbagai tempat melalui telpon, pesan singkat, WhatsApp bagi keluarga mulai dari kalangan tokoh gereja skala nasional dan internasional, pejabat pemerintah, aktivis lingkungan hidup diberbagai daerah dan pusat yang kenal dekat dengan beliau bahkan dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Pulau Jawa dan Manado yang pernah mengutus mahasiswanya melakukan penelitian dan kuliah lapangan di Banggai Kepulauan khususnya dalam hal lingkungan hidup yang didampingi oleh beliau.

Kadis Pariwisata Bangkep, Edison Moligay melalui akun Facebooknya menyatakan turut berdukacita dan merasa kehilangan sosok tokoh pemerhati budaya dan pariwisata di Bangkep.

Demikian juga dengan Ir. Kondrad D. Galala, MM Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Keuangan Bangkep, menyatakan duka atas kehilangan tokoh masyarakat, gereja, pemerhati lingkungan hidup dan sejarah di Bangkep.

Ayub Maleso banyak menerima penghargaan baik dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan organisasi pemerhati lingkungan tingkat Nasional yang tidak pernah diketahui oleh banyak.

Penghijauan dengan menanam tanaman produktif (Dok. JAR-Kominfo)

“Mungkin bagi kita hanya hal kecil yang dilakukan oleh sosok Putra Sea-sea satu ini yang hasilnya bukan kita nikmati sekarang tetapi akan dinikmati oleh orang banyak, dan anak cucu kita ke depan,” ucap Ketua Sinode GPIBK Pdt.Anasir Suayong. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id –  Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam lantik 11 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Jumat, (13/5/2022).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan Selaku pemimpin Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, beliau mengucapkan selamat dan sukses kepada para pejabat yang baru saja dilantik dan di ambil sumpah/janjinya.

Nama-nama Pejabat yang Dilantik

“Semoga dalam pelantikan ini akan menjadi motivasi bagi para pejabat untuk terus melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik sesuai peraturan yang berlaku,” ucap Bupati.

“Saya meminta agar pejabat yang baru dilantik agar menjaga integritas dan tidak menyalagunakan kewenangan, serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela dan jujung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggungjawab serta taat segala peraturan dan perundang-undangan,” tambah Bupati.

Lewat kesempatan ini Bupati menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara yang baru saja dilantik, agar segera menyusun program kerja untuk meningkatkan kualitas kinerja.

“Karena jabatan yang telah dipercayakan pada akhirnya akan diminta pertanggungjawabannya di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Bupati.

Kegiatan dilaksanakan di ruang rapat kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Setda, serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tahun 2022 yang dirangkaikan dengan Halal Bi Halal 1443 H/ 2022 M di hadiri oleh Ketua TP-PKK, Wakil Ketua TP-PKK serta Anggota TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan dan Pengurus serta DWP OPD Kabupaten di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), Jumat, (13/5/2022).

Dalam wawancara singkat bersama Ketua TP-PKK Ny. Sartini D. Adam  menyampaikan bahwa “Ada beberapa Camat yang di lantik dan otomatis pergantian juga Ketua-ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan.”

“Hari ini kita gunakan waktu kebetulan halal bi halal saling memaafkan dengan sekalian juga pamitan saya sebagai Ketua TP-PKK karena tinggal beberapa hari lagi saya akan meninggalkan sebagai Ketua PKK jadi waktu inilah saya gunakan untuk bertemu anggota TP-PKK,” ucap Ny. Sartini.

Beliau juga menyampaikan bahwa ibu-ibu PKK Banggai Kepulauan luar biasa dan bisa bekerjasama dengan baik.

“Saya tidak susah untuk kerjasama karena apa yang sudah jadi ketentuan PKK sendiri, masing-masing pengurus sudah tahu tugasnya melaksanakan kegiatannya tanpa harus diberi bimbingan,” ujarnya.

Ny. Sartini berharap agar kedepannya PKK Bangkep lebih maju dan dapat menjaga hubungan baik antar PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

” Saya minta PKK ke depan lebih maju lagi dari sekarang karena terutama saya sejak 2017 untuk hubungan antara pengurus kabupaten, kecamatan maupun desa.

“Saya minta untuk bersinergi selanjutnya program PKK terutama pemanfaatan halaman dan kebun PKK itu wajib bagi semua tingkatan pengurusan karena kebun PKK salah satu wadah untuk bisa membantu perekonomian ibu-ibu terutama yang di desa,” tambah Ny. Sartini. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Ronald Gulla, ST menghadiri acara Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo yang dilaksanakan pada Kamis, (12/5/2022).

Kehadiran Aleg DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dua periode ini disambut hangat oleh jemaat Sion Pelinglalomo dan para hamba-hamba Tuhan dan undangan lainnya.

Seusai ibadah Penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo menantikan kehadiran Bupati Banggai Kepulauan di lokasi kegiatan, Ronald bersama pak Lukky Semen yang merupakan Anggota DPD-RI membaur dengan warga jemaat dengan begitu akrab dan dekat.

Para pendeta dan warga GPIBK sangat berterima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dua periode dan juga manta Anggota DPRD Bangkep Periode 2009-2014, pasalnya sejak terpilih sebagai Aleg DPRD Sulteng diperiode pertama sampai sekarang ini  banyak membantu gereja dalam hal pembangunan dan bantuan lainnya dalam upaya melengkapi sarana prasarana peribadatan.

MPH Sinode GPIBK dalam percakapan bersama dengan pak Ronald Gulla dan pak Lukky Semen menyampaikan terima kasih atas segala topangan dan bantuannya bagi gereja.

“Melalui kontribusi dalam berbagai Sidang gereja baik internal GPIBK maupun sidang gereja skala nasional dan regional yang dilaksanakan di GPIBK dapat berjalan lancar dan sukses, bahkan sudah boleh memfasilitasi dalam pengurusan bantuan hibah untuk rumah-rumah ibadah,” ucap Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th.

Beberapa undangan dari luar kecamatan Buko mengatakan pak Ronald Gulla orangnya baik dan sangat merakyat, banyak kontribusi beliau yang diberikan bagi organisasi keagamaan bukan saja hanya gereja.

Beliau juga memfasilitasi bantuan rumah ibadah untuk saudara-saudara kita yang muslim dalam pembangunan Mesjid, bahkan bantuan lain yang dapat membantu peningkatan ekonomi masyarakat Bangkep melalui peralatan kerja bangunan dan pertanian, bibit tanaman tahunan serta ternak.

“Saya berharap masyarakat dan warga gereja dapat terus mendoakan kami, saya dan pak Lukky Semen agar dapat amanah dalam menjalankan tanggung jawab sebagai wakil rakyat dan senator, sehingga dapat mengakomodir apa yang menjadi aspirasi dan harapan masyarakat Banggai bersaudara serta masyarakat Sulawesi Tengah pada umumnya,” ucap Ronald Gulla. (JAR-KOMINFO)