Salakan, BanggaiKep.go.id – Rasa syukur dan sukacita iman terpancar diraut wajah segenap warga Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Bukan saja karena gedung gereja yang mereka bangun selama kurang lebih 16 tahun dan sudah dapat dithabiskan dan diresmikan, tetapi ada kebanggan tersendiri dengan hadirnya salah satu pejabat negara senator Sulteng Anggota DPD-MPR RI Lukky Semen, SE.

Senator Sulteng Lukky Semen, SE yang didampingi istri tercinta Desiana Trisnawati Tobigo hadir di acara Peresmian dan Penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo dalam memenuhi undangan panitia pelaksana, Kamis, (12/5/2022).

Menurut Lukky Semen mengatakan sebenarnya baru di Jakarta dari Palu, “pada hari Selasa terima undangan untuk menghadiri acara Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Sion Pelinglalomo, maka saya putuskan untuk menghadirinya sekaligus bersilahturahmi dengan masyarakat Bangkep,” ucapnya.

Dalam acara Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Sion Pelinglalomo beliau diberikan kesempatan untuk membawakan sambutan.

Dalam sambutannya senator asal Sulteng ini yang juga merupakan mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mengatakan bahwa suatu sukacita Iman bisa hadir dalam acara Penthabisan dan Peresmian, serta ucapan terima kasih bagi masyarakat Banggai Kepulauan yang boleh mendukung sehingga terpilih dan  mempercayakan untuk menjadi anggota DPD-MPR RI.

“Saya tersentuh ketika Pendeta berkhotbah menyampaikan Firman Tuhan mengatakan gereja adalah rumah doa, memang gereja harus dijadikan rumah doa bukan hanya dilihat dari gedungnya yang mewah dan megah tetapi justru harus menunjukkan kualitas iman warga gereja yang harus terus bertumbuh dan ditingkatkan,” ucap Lukky.

Senator asal Sulteng ini tegaskan bahwa gereja tidak dapat dipisahkan dengan pemerintah, negara atau pemerintah daerah maupun sebaliknya pemerintah tidak dapat terpisahkan dari gereja, karena gereja membutuhkan pemerintah dan sebaliknya pemerintah membutuhkan gereja.

“Karena itu pemerintah dan gereja harus hadir ditengah-tengah masyarakat karena warga gereja adalah bagian dari warga masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Lukky Semen pun mengatakan bahwa dia secara pribadi juga sebagai warga gereja mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati, Kapolres dan jajarannya yang sudah boleh peduli dan memperhatikan gereja.

Diakhir sambutannya Lukky Semen mengatakan atas nama Pimpinan DPD-RI mengucapkan banyak selamat atas Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo. (JAR-KOMINFO)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Polres Banggai Kepulauan mulai menyalurkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di wilayah hukum Polres Banggai Kepulauan (Bangkep).

Penyaluran diatur langsung oleh Kasat Bimas Polres Banggai kepulauan AKP. Andris M. Piodo bersama anggota yang juga didampingi oleh Kapolsek Buko, IPDA. Rahim Hasan dan Kanit Bimas Polsek Buko dan para Bhabinkamtibmas Polsek Buko.

Pada hari Kamis, 12 Mei 2022, Polres Banggai Kepulauan mulai menyalurkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di wilayah Hukum Polsek Buko yang membawahi dua Kecamatan yakni Buko dan Buko Selatan, penyaluran BTPKLW diperuntukkan untuk tahap pertama yakni bulan Januari-Maret 2022.

Kasat Binmas Polres Bangkep saat diwawancarai mengatakan bahwa Program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) merupakan program Pemerintah Pusat dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat dimasa Covid-19.

“Yang dipercayakan kepada TNI-POLRI untuk menyalurkan dengan menyisir pelaku usaha yang belum tersentuh dengan bantuan pemerintah semasa Pandemi Covid-19,” jelas AKP. Andris M. Piodo.

“Batuan tunai bagi pedagang kaki lima dan warung diberikan sebesar Rp. 100.000/bulan selama 1 tahun atau 12 bulan, dengan pendataan dilakukan oleh Kanit Bimas dan Babinkamtibmas dimasing-masing Polsek di wilayah hukum Polres Bangkep,” ucap AKP. Andris M. Piodo.

Penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Kecamatan Buko dan Buko Selatan dipantau langsung oleh Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Bambang Herkamto, SH didampingi jajarannya Kabag Log AKP. Beni Tiiyo, Kasat Reskrim Polres Bangkep IPTU I Ketut Yoga S.H, Kasat Intelkam Polres Bangkep AKP Dwi Harjaka, Kasat Narkoba Polres Bangkep IPTU Deky Wahyudi S.H M.H dan Kasi Propam Polres Bangkep Dicky Laempa, SH. (JAR-KOMINFO)

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Setelah selama 16 tahun melewati proses pembangunan gedung gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo Klasis Buko Tengah Kecamatan Buko akhirnya pada hari Kamis, 12 Mei 2022, gedung gereja Jemaat Sion Pelinglalomo diresmikan oleh Bupati Banggai Kepulauan setelah selesai ibadah Penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo yang dilaksanakan oleh MPH Sinode GPIBK.

Kehadiran Bupati Banggai Kepulauan Kombes (Purn) H. Rais D. Adam, SH dan rombongan disambut secara adat dengan berbagai tarian suku Sea-sea baik Batong, Balatindak dan Salendeng setelah selesai pengalungan bunga.

Sebelum memasuki gedung gereja Bupati Banggai Kepulauan dan Ketua Sinode GPIBK melakukan penandatanganan prasasti Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Sion Pelinglalomo. Sesudah itu dilanjutkan dengan pelepasan balon sebagai tanda pemberitaan Injil Yesus Kristus dimulai dari Jemaat Sion Pelinglalomo sampai ke tempat lain.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th dalam sambutan menyampaikan terima kasih atas kesedian pak Bupati yang selama ini sudah menjadi bagian dalam setiap kegiatan Sinode GPIBK dalam kehadiran disetiap kegiatan maupun menopang kegiatan Sinode.

Dalam sambutannya Pdt. Anasir Suayong mengatakan “Kami sangat berharap agar pelayanan pendidikan harus memadai sering dengan permintaan dunia kerja dengan menyediakan sarana pendidikan guna peningkatan sumber daya manusia, dengan tetap terus berupaya meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan,” ucapnya.

“Serta kami sangat mengharapkan bantuan Pemerintah Daerah dalam hal ini pak Bupati mengenai lahan Gedung Gereja GPIBK Imanuel Salakan yang ada di Kompleks perkantoran Bukit Trikora Salakan, sebagaimana waktu yang lalu dijanjikan untuk dihibakan dan sudah berapa kali kami bermohon tapi belum ada titik temu,” ucap Ketua Sinode GPIBK.

Selanjutnya, Bupati Rais D. Adam melalui sambutannya mengatakan atas nama pribadi dan keluarga serta pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan mengucapkan banyak selamat bagi warga jemaat atas Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Sion Pelinglalomo.

“Tentunya dalam melaksanakan pembangunan gedung gereja ini melalui suatu proses dan pergumulan yang panjang, serta dengan itikat yang baik agar jemaat Sion Pelinglalomo semakin bertumbuh dan berkembang, serta mampu membina dan mengajarkan jemaat yang dapat mengemban misi amanat agung Kepala Gereja dalam mengemban tugas penggilan gerejawi yakni bersekutu, bersaksi dan melayani,” ucap Bupati.

“Serta dalam momen ini kiranya dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan serta membangun nuansa baru dalam bagi jemaat dalam memanfaatkan gedung gereja dengan optimal guna menumbuhkan dan membangun iman jemaat,” tambah Bupati.

Bupati berharap gedung gereja yang dibangun dengan kokoh dan megah ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana peribadatan dan persekutuan jemaat, serta kemajuan dan keberhasilan dalam segala aspek pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan tidak lepas dari peran positif dari seluruh masyarakat yang didalamnya adalah warga gereja.

“Untuk itu bagi umat Kristen marilah kita terus tingkatkan kualitas iman kita serta tetap berkontribusi dalam pembangunan kabupaten Banggai Kepulauan dengan memanfaatkan segala potensi dan kemampuan kita,” ucap Bupati.

Kegiatan peresmian gedung gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo dihadiri oleh Anggota DPD-RI Lucky Semen, SE, M.Si yang didampingi istri, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Ronald Gulla, ST, Bupati Banggai Kepulauan, Kapolres Banggai Kepulauan, Ketua TP-PKK Bangkep dan rombongan Pemda serta para hamba Tuhan dan undangan lainnya. (JAR-KOMINFO)

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo membawa sukacita dan kegembiraan bagi warga Jemaat Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) khususnya Jemaat Sion Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis, (12/5/2022).

Mahrobin Moligay, S.Sos Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Jemaat Sion Pelinglalomo dalam laporannya menyampaikan bahwa gedung gereja Jemaat Sion Pelinglalomo dibangun selama 16 tahun sejak peletakan batu pertama oleh Ketua Jemaat Pdt. Yulis See, M.Th, dan mengalami berapa kali pergantian Ketua Jemaat yakni Pdt. Agus A. Sattu, S.Th, Pdt. Barnabas Sooai, S.Th, Pdt. Warniyati Kayowa, S.Th dan Pdt. Yesni Yabada, S.Th, akhirnya dapat terselesaikan dan diresmikan .

Kegiatan diawali dengan prosesi para Pendeta dan Majelis Jemaat berjalan menuju gedung gereja, dilanjutkan dengan ucapan selamat datang oleh Ketua Panitia Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK  Sion Pelinglalomo Brigpol Yengki Kumano dan laporan pertanggungjawaban Panitia Pembangunan dilanjutkan penandatangan berita acara penyerahan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo sebagai aset Sinode GPIBK sesudah itu pengguntingan pita dan pembukaan selubung papan nama oleh Ketua Sinode GPIBK, Pdt. Anasir Suayong, M.Th. dan pembukaan pintu gedung gedung gereja.

Ibadah Pengthabisan dilayani oleh Pdt. Masye Elizabeth Pangkey, M.Th selaku Wakil Ketua II Sinode GPIBK dengan Khotba diambil dari kitab 1 Raja-raja 8:22-40, yang menekankan bahwa gereja adalah rumah doa, tempat dimana umat datang untuk memuji dan memuliakan Tuhan, berdoa dan mendengarkan firman Tuhan, gedung gereja adalah tempat untuk menghadirkan damai sejahtera Allah bagi semua umat.

Pdt. Masye Elizabeth Pangkey juga menekankan bahwa “Gedung gereja ada dan dibangun dengan tujuan untuk beribadah kepada Tuhan bukan sebaliknya justru didalamnya saling menjatuhkan satu dengan yang lain antar sesama, tetapi gereja hadir agar umat (orang-orang) yang bersekutu didalamnya harus saling melengkapi, menopang dan membatu serta membangun persekutuan bersama untuk menghadirkan damai sejahtera Allah ditengah dunia ini,” ucapnya.

Sebelum ibadah ditutup dilakukan penandatanganan berita acara penggunaan aset gedung gereja sinode GPIBK untuk digunakan oleh jemaat Sion Pelinglalomo sebagai tempat peribadatan dan kegiatan gereja lainnya, yang ditanda tangani oleh Ketua Sinode GPIBK, Pdt. Anasir Suayong, M.Th, Ketua MPH Jemaat Sion Pelinglalomo, Ketua MPH Klasis Buko Tengah Pdt. A.R Lapaso, M.Th dan Kepala Desa Pelinglalomo Ahyudin Yunus, S. Fil.

Ibadah penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo dihadiri oleh Anggota DPD-RI Lucky Semen yang didampingi istri tercinta, Anggota DPRD Provinsi Sulteng Ronald Gulla, S.T, MPH, Sinode Gereja Kristen Luwuk Banggai (GKLB) dan undangan lainnya serta anggota jemaat Sion Pelinglalomo. (JAR-KOMINFO)