Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperingati Hari Desa Nasional Tahun 2026 dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat di lapangan sepak bola Desa Ambelang, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri Bupati Banggai Kepulauan diwakili Asisten III Administrasi Umum Setda, para kepala OPD, para camat, kepala desa, ketua BPD, lembaga adat, pendamping desa, serta masyarakat dari berbagai wilayah.
Acara dimulai dengan laporan Ketua Panitia Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tommy B. Luasusun, SH.,M.A.P yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan kegiatan, termasuk pelaksanaan jalan sehat dan bakti sosial sebagai bagian dari semarak peringatan Hardesnas. Desa Sebagai Fondasi Kemajuan Nasional
Dalam sambutan tertulis Bupati disampaikan Asisten III Tommy Boy Luasusun, SH.,M.A.P menegaskan bahwa pelaksanaan Hari Desa Nasional merupakan bentuk pengakuan negara atas peran vital desa dalam kedaulatan bangsa.
Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024, desa bukan lagi dipandang sekadar objek pembangunan, tetapi telah menjadi fondasi utama kemajuan Indonesia.
“Desa harus menjadi garda terdepan untuk Indonesia mandiri dan berdaya saing,” ujar Tommy.
Pada momen ini, Bupati juga menyampaikan tiga poin strategis dalam mempercepat transformasi desa:
1. Pemberdayaan Pemuda Desa
Bupati mendorong lahirnya generasi muda pelopor desa dengan memanfaatkan digitalisasi dan teknologi tepat guna. Menurutnya, pemuda harus menjadi motor penggerak ekonomi desa di era modern.
2. Kemandirian Ekonomi Desa
Beliau meminta agar potensi lokal dioptimalkan melalui BUMDes, baik sektor pertanian maupun pariwisata, sehingga menjadi sumber pendapatan yang mampu mensejahterakan masyarakat secara langsung.
3. Transparansi dan Gotong Royong
Pembangunan desa disebut harus berjalan dengan pengelolaan anggaran yang transparan serta melibatkan partisipasi masyarakat. Hal ini menjadi kunci terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih.
Momentum Menuju Indonesia Emas 2045
Tommy mengajak seluruh unsur pemerintah desa untuk menjadikan peringatan Hardesnas 2026 sebagai titik balik percepatan transformasi desa menuju Indonesia Emas 2045.
“Membangun desa adalah membangun masa depan bangsa. Mari kita terus berkolaborasi demi kemajuan bersama,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Asisten III menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat desa yang telah bekerja keras di garda terdepan serta berharap Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan perlindungan bagi seluruh masyarakat.
Tema Hardesnas 2026: “Bangun Desa, Bangun Indonesia – Desa Terdepan untuk Indonesia”
Ketua Panitia menjelaskan bahwa peringatan tahun ini membawa pesan bahwa desa adalah pilar pembangunan nasional. Melalui momentum tersebut, desa diharapkan mampu menunjukkan kapasitas sebagai pelopor inovasi dan kemandirian ekonomi.
Panitia juga menyampaikan harapan agar kegiatan yang telah dilaksanakan dapat mempererat silaturahmi dan menjaga semangat gotong royong antar warga.
Acara ditutup dengan doa dan ungkapan permohonan maaf dari panitia apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan. Peringatan Hardesnas 2026 diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan desa yang lebih bersinar, mandiri, dan sejahtera.
“Desa maju, Indonesia kuat!” ujar Ketua Panitia menutup laporannya. (IKP-KOMINFO)






Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!