Manado, Banggaikep.go.id Edisi Informasi 30 Mei 2025 — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bersiap menjadi bagian dari rantai pasok industri besar Nasional. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST, MT, Investasi ratusan miliar rupiah oleh PT Royal Group di Desa Poh, Luwuk, Kabupaten Banggai.

Poto Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT Bersama CEO PT East Indonesia Investment, Mohamad Dino Gobel. Sumber Dokumen: (VT).
“Pihak perusahaan telah menyatakan komitmennya untuk bekerja sama langsung dengan petani kelapa di Bangkep guna memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik. Ini peluang besar bagi peningkatan ekonomi di Banggai Kepulauan,” Ungkap Bupati.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Bupati Rusli menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Di sela agenda nasional itu, Bupati turut diundang dalam pertemuan strategis bersama pemilik PT Royal Group, Jefrey Jocom, dalam sesi makan siang di Restoran Raja Oci, Paniki, Manado.
Pertemuan ini difasilitasi oleh CEO PT East Indonesia Investment, Mohamad Dino Gobel, yang berperan penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dan pihak investor.
Hadir pula dalam pertemuan, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si. mewakili Pemkab Banggai, didampingi sejumlah kepala SKPD dan pejabat terkait. Juga turut hadir pengusaha lokal dan pemilik Banggai Tour, Rizky Hadju.
Bupati Banggai Kepulauan Rusli Menyampaikan, menyampaikan optimisme bahwa sinergi antara Royal Group dan petani lokal di Banggai Kepulauan akan memberikan efek berantai bagi peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya di sektor pertanian kelapa.
Sementara itu, Dino Gobel menjelaskan bahwa Royal Group merupakan salah satu pemain utama di industri tepung kelapa nasional, dengan fasilitas produksi tersebar di berbagai provinsi di Sulawesi. Di wilayah Kabupaten Banggai, perusahaan ini beroperasi di bawah bendera PT Ayo Bangun Banggai. “Pabrik yang berlokasi di Desa Poh telah selesai dibangun, dengan nilai investasi mencapai ratusan miliar rupiah dan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja. Insya Allah, Agustus nanti sudah mulai beroperasi,” jelas Dino.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pabrik ini akan memberikan manfaat besar bagi wilayah penghasil kelapa di kawasan Tiga Banggai yakni Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut. Dengan dukungan pemerintah daerah dan semangat kolaborasi bersama petani, investasi ini diyakini akan menjadi tonggak penting bagi pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal di Banggai Kepulauan. (Kominfo-Bangkep)






Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!