Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Dimasa pandemi penyebaran corona virus desease 2019 (Covid-19) ketersedian pangan cadangan sangatlah dibutuhkan mengingat melonjaknya harga bahan pokok yang membuat masyarakat terbeban.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P disetiap kesempatan penyaluran BLT-DD dan berbagai bantuan Pemerintah dimasa pandemi virus corona beliau selalu menghimbau kepada masyarakat untuk jangan terus terlena dengan berbagai bantuan pemerintah bagi masyarakat dimasa pandemi ini, mari kita manfaatkan lahan yang ada untuk berkebun guna ketersediaan pangan.

“Kita masyarakat yang tinggal di desa sebenarnya tidak akan mengalami kekurangan pangan dimasa pandemi ini asalkan kita dapat mengelolah potensi yang ada lahan untuk kita berkebun luas, untuk itu mari kita berkebun dan menanam bahan pangan lokal umbi-umbian, pisang dan sayuran serta rempah-rempah”, kata Edison.

Diselah penyaluran BLT DD di Desa Ombuli pada Selasa, (2/6/2020), Camat Edison sampaikan kepada penerima BLT “Saya saja camat dalam situasi pandemi covid-19 ini berkebun menanam bete untuk persediaan makan, sebab kita tidak tahu kapan virus ini akan berakhir dan kita boleh terbebas”.

“Ketersediaan pangan sangat dibutuhkan apabila situasi semakin memburuk dan apabila akses transportasi masuk keluar ditutup kita tidak perlu kwatir jika sudah ada pangan lokal seperti umbi-ubian pisang dan lain sebagainya itu sudah dapat membantu”, ungkap Edison. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan lakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari alokasi dana desa berdasarkan Permendes PDTT Nomor 6 Tahun 2020 bagi masyarakat Malanggong yang terkafer sebagai penerima manfaat BLT-DD.

Penyaluran BLT-DD Desa Malangong tahap pertama dilaksanakan pada Senin, (1/6/2020) yang diawali dengan penyerahan secara simbolis terlebih dahulu bertempat di balai desa Malanggong.

Penyaluran BLT DD dihadiri oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko IPDA Andi Harman Syah, SH, Daramil 1308-13 Buko diwakili oleh Koptu Rakip Larisa, Pendamping Desa Andi Ndiba, Kades Malanggong Isak Monggilali, Ketua BPD Malanggong Sahina Sinandokon serta perangkat desa Malanggong dan penerima BLT.

Dalam sambutan Kades Malanggong Isak Monggilali menyampaikan bahwa “Penerima BLT-DD di Desa Malanggong sebanyak 107 kepala keluarga dengan total anggaran Rp.192.600.000, jadi sudah hampir semua masyarakat Malanggong menerima bantuan dimasa pandemi Covid-19 ini”.

“Karena yang menerima PKH sebanyak 40 kepala keluarga, BPNT 54 kepala keluarga dan BST 11 kepala keluarga yang tersisa belum menerima adalah para pengusaha”, lanjut Isak.

Isak pun menegaskan “Bagi masyarakat  yang belum terkafer dalam penerima bantuan dimasa Pandemi Covid-19 silahkan hubungi kami jika layak maka akan kami usahakan”.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dalam sambutannya menghimbau agar masyarakat penerima manfaat BLT-DD agar dapat menfaatkannya dengan baik dan tepat sasaran.

“BLT diberikan oleh Pemerintah guna membantu masyarakat dimasa pandemi covid-19 dalam memenuhi kebutuhan pokok, jadi diutamakan untuk membeli bahan makanan, dan bagi yang sakit untuk berobat serta berhemat karena kita tidak tahu sampai kapan virus ini berakhir untuk itu mari kita berdoa bersama agar virus ini segera teratasi sehingga kita dapat beraktifitas seperti biasanya”, ungkap Kori Yalume.

Selanjutnya dilaksanakan penyerahan kepada perwakilan penerima BLT oleh Plt. Camat Buko, Danramil, Kapolsek, Pendamping Desa, Kades serta Ketua BPD, kemudian dilakukan penyaluran kepada penerima dirumah kediaman mereka.

Bapak Ales salah satu penerima manfaat BLT DD Desa Malanggong saat menerima BLT dikediamannya mengukapkan “Terima kasih kepada Pemerintah dan doi nia yaku mongoli demel (uang ini saya mo beli makanan)”, tutur Ales. (AmosKominfo)

Ombuli, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Ombuli Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa bagi masyarakat Desa Ombuli yang terkafer sebagai penerima manfaat BLT-DD, Selasa,(2/6/2020).

Mina Mulia merupakan salah satu lansia berumur 96 tahun penerima BLT DD Desa Ombuli, beliau dirawat oleh anaknya sejak mengalami keterbatasan fisik (lumpuh) dan mengalami gangguan pendengaran serta penglihatan karena sudah lanjut usia.

Penyerahan BLT-DD untuk Mina Mulia diserahkan langsung oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P di rumah anaknya yang didampingi oleh Bripda Hormadi yang mewalikili Kapolsek Bulagi dan Koptu Yunov mewakili Danramil 1308-12 Bulagi, pendamping Desa Kec.Bulagi Utara Aprioni Totu’u, S.T serta Kepala Desa Ombuli dan Ketua BPD Ombuli.

Saat menyerahkan BLT-DD Camat Bulagi Utara menekankan kepada pihak keluarga bahwa bantuan ini harus digunakan benar-benar untuk kebutuhan nenek Mina.

“Untuk beli susu, biskuit, obat, dan makan yang masih boleh dimakan oleh nenek serta minyak hangat untuk digosokkan kebagian tubuh nenek agar tidak kedinginan, karena orang tua kita ini dalam usia lanjut rentan dengan udara dingin apalagi tinggal dipinggir pantai”, ucap Edison.

Edison Moligay duduk melantai disamping nenek Mina saat menyerahkan BLT-DD dan beberapa kali beliau mengelus nenek Mina sebagai kepedulian bagaikan seorang anak menyayangi orang tuanya.

Kades Ombuli Merni Mattango, S.Pd menyampaikan Ibu Mina Mulia pantas dan layak menerima BLT-DD berdasarkan kareteria yang ditetapkan sebagai penerima BLT karena yang bersangkutan sudah dalam usia rentan dan mengalami sakit kronis karena pengaruh lanjut usia. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya meringankan beban keluarga Almarhum Wedy Yotupe yang meninggal akibat penyakit tumor ganas pada beberapa minggu lalu, Tim Puskesmas Tataba Peduli menyalurkan bantuan donasi di kediaman rumah almarhum Dusun KAT Monggolit Desa Talas-talas Kecamatan Tataba Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (1/6/2020).

Penyaluran bantuan donasi oleh Puskesmas Tataba Peduli ternyata menyita perhatian dan rasa empati beberapa donasi, sehingga bantuan yang mereka (donatur) kirim awalnya diminta untuk dikembalikan, namun justru para donatur kembali menghubungi Bidan Hajrah Sudirman, A.Md.Keb untuk tetap menyalurkan bantuan mereka kepada Istri dan anak almarhum.

Tim Puskesmas Tataba Peduli menyalurkan bantuan donasi sebesar Rp. 4.000.000 yang diserahkan oleh Bidan Utusan Nusantara Sehat Hajarah kepada Istri Almarhum Wedi Yotupe dan disaksikan oleh keluarga almarhum serta masyarakat sekitar.

Istri dan orang tua Almarhum mengatakan, “Terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari semua pihak, baik pihak Puskesmas Tataba dan para donatur dengan harapan kiranya Tuhan memberkati”, ungkap pak Satalia orang tua dari almarhum.

Menurut Bidan Hajrah Sudirman bantuan donasi ini bersumber dari keluarga dan kenalan yang ada di Jenepontoh Sulawesi Selatan dan keluarga Nusantara Sehat sebagai bentuk kepedulian. (AmosKominfo)

Paisubatu, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya meringankan beban masyarakat dalam Pandemi Virus corona, Tim Puskesmas Tataba Peduli melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan pakaian layak pakai bagi masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) Bulon Desa Paisubatu Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan.

Senin, 1 Juni 2020 bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila yang merupakan dasar negara dan pandangan kehidupan bangsa Indonesia, Tim Puskesmas Tataba Peduli terus melaksanakan berbagai kegiatan dalam upaya kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Dalam Pembagian bantuan pakaian layak pakai bagi masyarakat KAT Bulon, Tim Puskesmas Tataba Peduli didampingi langsung oleh Kepala Desa Paisubatu Peri Lasalo.

Peri Lasalo menyatakan sangat berterima kasih atas kepedulian bagi masyarakatnya yang ada di KAT, “Memang masyarakat kami yang ada di KAT sangat membutuhkan berbagai bantuan apalagi pakaian layak pakai”.

Bapak Sambrang salah satu penerima bantuan pakaian layak pakai mengatakan “Terima kasih atas bantuan, kami sangat butuh pakaian karena tahun kemarin rumah kami mengalami musibah kebakaran tidak ada satu pun barang yang dapat diselamatkan termasuk kartu yang dipakai untuk menerima bantuan dan pelayanan kesehatan gratis”.

Dalam Tim Puskesmas Tataba Peduli yang menyalurkan bantuan terdiri dari tenaga medis PKM Tataba dr. Maria Patty, Ririn Mellu, Isra Nur Hajat, Nindi Nadyar, Muslim Dayani dan Hajarah Sudirman serta Jurnalis DisKominfo BanggaiKep dan seorang guru SMPN Tatendeng Anna Peruge, S.Pd. (AmosKominfo)

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2020, melalui Vidio Converence.

Inspektur Upacara : Presiden RI, Ir. Joko Widodo.

Pembaca Pancasila : Ketua MPR RI, Bambang Susatio.

Pembacaan UUD 1945 : Ketua DPR RI, Ibu Puan Maharani .

Pembaca Doa : Menko PMK dan SDM, Muhajir Efendi.

Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2020 mengambil Thema :

” Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju ”

Pada Upacara hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2020, Presiden RI Ir. Joko Widodo menyampaikan amanatnya.

Peringatan hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2020 diperingati dalam suasana dan kondisi keprihatinan akibat musibah Virus Corona yang menimpa bangsa kita.

Musibah yang terjadi merupakan ujian terhadap daya juang kita , kebersamaan dan rasa gotong royong kita, dan kita bersyukur bahwa Pancasila menjadi Bintang Penjuru untuk memperkokoh persaudaraan dan Kegotong royongan kita.

Nilai Nilai Luhur Pancasila harus terus hadir dalam setiap sendi sendi kehidupan berbangsa , kita harus melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan, Suku , Ras dan Agama.

Kita harus mampu keluar dari masa yang sulit ini, bukan hanya negara kita tetapi bersama 215 Negara lainnya dan kita harus yakin dan optimis keluar jadi pemenang, dan kita tidak boleh berhenti untuk berinovasi.

Mari kita perkokoh persaudaraan dan persatuan dan peduli terhadap sesama.

Selamat hari lahirnya Pancasila.

Selamat hari lahirnya Pancasila.

Selamat hari lahirnya Pancasila.

Gubernur Sulawesi Tengah mengikuti Upacara hari lahirnya walaupun melalui Vidio Converence dalam suasa hikmat.

KondKominfo. Sumber: Biro Humas dan Protokol

Luksagu, Banggaikep.go.id- Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Luksagu  Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan gelar Musyawarah Desa (Musdes) khusus penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) susulan tahun 2020 bertempat di balai pertemuan umum (BPU) Desa Luksagu, Jumat ( 29/5/2020).

Dalam musyawarah desa tersebut di hadiri oleh kepala Desa luksagu, ketua BPD,tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan para kepala dusun.

Agenda musyawarah desa yaitu untuk validasi dan finalisasi data calon penerima BLT DD susulan tahun 2020.

Dalam musyawarah desa yang di selenggarakan di balai pertemuan umum (BPU) berlangsung cukup alot,karena pada penetapan penerima BLT DD pada penyaluran pertama pada hari senin 18/5/2020 di sinyalir bahwa masih banyak masyarakat yang tidak mampu (miskin) yang seharusnya layak menerima BLT DD, namun nama mereka tidak terdaftar dalam penerima BLT DD.

Oleh sebab itu Kepala desa sekaligus sebagai ketua tim Satgas Covid-19 desa luksagu, bekerja sama dengan Badan Permusyarawatan Desa (BPD) memerintahkan kepada aparatur desa dalam hal ini kepala-kepala dusun untuk segera mendata dan mengindentifikasi kembali masyarakatnya yang layak dan berhak menerima BLT DD susulan.

Dalam pendataan yang di lakukan oleh para Kepala dusun sekaligus sebagai tim Satgas Covid-19 berpedoman pada juknis Pemerintah.

Di wawancarai oleh Jurnalis kominfo,
Ketua BPD Idam Apusing menyatakan, “Dalam pendataan ini tetap mengacu pada peraturan Menteri Desa No.6 tahun 2020 tentang tiga kriteria tetapi tetap mengacu pada empat belas kriteria sebagai indikator penerima bantuan BLT DD”.

Lanjutnya pula, “Jadi tadi yang sudah selesai di musyawarahkan itu,masih mengacu kepada aturan regulasi tiga kriteria dalam per Mendes,kemudian empat belas kriteria yang menjadi indikator untuk menentukan siapa yang berhak menerima BLT DD susulan”.

Mekanisme pendataan yaitu mendata dan mengidentifikasi secara selektif kepada masyarakat yang layak dan berhak menerima BLT DD susulan.

Masing-masing dusun mengajukan beberapa daftar usulan KK yang di anggap layak mendapatkan bantuan BLT DD, kemudian di musyawarakan dan di verifikasi oleh tim Satgas Covid-19 tingkat desa.

Hasil verifikasi yang mengacu pada tiga kriteria dan empat belas indikator menetapkan ada 73 orang atau Kepala Keluarga (KK) yang berhak atau layak mendapat bantuan BLT DD susulan.

Di tempat yang sama salah satu tokoh masyarakat Anwar Piot mengatakan,”Upaya yang dilaksanakan oleh Pemerintah sudah bagus karena secara hirarki kita mulai dari bawah.kalau toh misalnya masih ada kurang-kurangnya itulah kekurangan kita sebagai manusia,kalau kita mencari yang seadil-adilnya itu nanti Tuhan tetapi setidak-tidaknya sudah mendekati di situ”.

lanjutnya Anwar, “Jadi saya rasa sudah cukup bagus langkah-langkah yang di tempuh oleh Pemerintah Desa ini bersama dengan BPD,bersama dengan kepala-kepala dusun dan juga bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat”. (FeriKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Satuan Gugus Tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 mengenai pembahasan keadaan atau kondisi tingkat penyebaran virus corona saat ini di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan dan kesiapan untuk mengikuti lomba inovasi dengan tema ‘Penyiapkan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19’.

Rapat bertempat diruang rapat Kantor Bupati dan dipimpin oleh Bupati Banggai Kepulauan H Rais D. Adam, Sabtu, (30/05/2020).

Rapat dihadiri oleh Forkopimda, Kejari diwakili oleh Kasi Intelijen, Kapolres AKBP Aditya Surya Dharma, Sekertaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST, MT selaku Ketua harian Gugus covid-19, TNI Pabung Dandim 1308 LB diwakili oleh Danramil Tinangkung Abdul Azis.

Beserta OPD antara lain Dinas Kominfo, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Inspiktorat,Kabag Kesra, Dinas Perpustakaan, Camat Tinangkung, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Tingsel, Dinas PU, Dinas Koperindak, Dinas Dispora/Dikcapil, Kabag Pembangunan, Camat Bulagi Selatan, Camat Bulagi Utara, BKD, BPBD.

H. Rais D. Adam menyampaikan bahwa berdasarkan laporan perkembangan  dari tes 3 orang hasil Swab dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan bahwa 2 orang Negatif dan 1 orang masi tetap dalam tahap penyembuhan (Positif).

“Untuk itu disampaikan kepada seluruh Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan baik tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa mengingat daerah kita masih berstatus Preventif atau pencegahan maka tetap selalu menyuarakan, menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat mengenai pencegahan penyebaran virus corona (covid-19)”, kata Rais Adam.

“Disampaikan juga mengenai Tatanan Normal Baru Produktif (Neu Normal Life) adalah dimana masyarakat sudah dilonggarkan untuk melakukan kegiatan aktifitas seperti, tempat ibadah sudah bisa dimanfaatkan kembali, bagi yang Kristen sudah bisa beribadah ke Gereja dan yang beragama Islam sudah bisa ke Masjid begitu juga yg beragama lainya”, ungkap Bupati.

Mengenai dengan adanya kebijakan Pemerintah untuk kelonggaran terhadap masyarakat untuk beraktifitas, namun ditekankan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan atau mengikuti himbauan protokol kesehatan, yakni tetap menggunakan masker saat keluar rumah, menyediakan tempat cuci tangan, selalu jaga jarak, kemudian untuk yang beragama islam bisa membawa sejadah masing-masing dan kalau bisa berwuduh dari rumah guna menghindari terlalu banyak atau berdempetan saat berWuduh di Mesjid begitu juga yang beragama Kristen atau yang lainya agar tetap mengikuti himbauan Pemerintah saat pergi ketempat ibadah.

“Untuk kedisiplinan dalam melakukan himbauan dari Pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus, maka kita perlu adanya kesadaran dalam setiap masyarakat, dan kemudian akan tetap ada yang mengawasi yakni TNI, POLRI dan SAT POL PP”, tutur Rais Adam.

Selain itu Bupati juga menyampaikan mengenai kesiapan untuk mengikuti lomba Inovasi Daerah, adapun 7 sektor kriteria perlombaan, namun kemudian untuk wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan kemungkinan akan memilih 2 lomba yaitu mengenai perekonomian(pasar tradisional) dan Tempat Wisata.

“Untuk mengikuti lomba tersebut kita harus menggunakan cara atau gaya yang berbeda, tidak sama dengan daerah lain contohnya kalau pasar kita bisa mengangkat atau melombakan pasar yang cara transaksinya menggunakan cara Barter yaitu menukarkan barang dengan barang lainya contoh bawang 1 kg di tukar dengan Ubi jalar 2 kg”,ucap Bupati.(ViktorKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Kapolsek Totikum yang di wakilkan oleh Bripka Harmawansyah menekankan kembali mengenai peraturan Pemerintah tentang pencegahan penyebaran covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan terutama di Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum saat menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) Di Batangbabasal, Kamis, (28/5/2020).

Penyebaran virus semakin bertambah seluruh masyarakat dan Pemerintah ikut merasakan akibatnya, aktifitas menjadi terhalang, dampak ekonomi mulai terasa, Namun jika kita melihat sekarang masih banyak daerah atau kota-kota di Indonesia yang sepertinya tidak mematuhi peraturan Pemerintah, seakan tidak peduli, banyak Masyarakat yang lalu lalang keluar di jalanan namun tidak menggunakan masker, tidak menyediakan tempat cuci tangan di depan rumah, sering berkerumun, dan masih banyak aktifitas masyarakat lain yang tidak sesuai dengan himbauan Pemerintah seakan mereka tidak peduli dengan kesehatan diri sendiri dan orang lain.

Sebagai anggota Kepolisian Harmawansyah menegaskan pentingnya pencegahan penyebaran Covid-19, “Agar seluruh masyarakat di daerah Kabupaten Banggai Kepulauan terutama Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum untuk tidak mengabaikan himbauan dari Pemerintah”.

“Protokol Covid-19 seperti, selalu mengutamakan hidup bersih, jangan lupa cuci tangan, menggunakan masker saat keluar rumah, tidak pergi dikeramaian, tidak berkumpul dan tidak keluar rumah jika bukan urusan penting, Selalu dirumah aja dan masih banyak lagi himbauan Pemerintah yang bertujuan memutus mata rantai penyebaran virus didaerah kita ini”,lanjut Harmawansyah.(ViktorKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 55 anggota keluarga di Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis,(28/5/2020).

Kegiatan ini dilakukan dibalai desa Batangbabasal dan di hadiri oleh Camat Totikum H. Irwan Mayang SH, Kapolsek atau yang mewakili Bripka Harmawansyah, Danramil Serda Tarsin, Kepala Desa Batangbabasal Kaleb Nasir, Sekretaris Desa, Bendahara desa, Kasie Kepemerintahan Yonce Kuna, para Kepala Dusun, Aparat Desa, BPD dan Linmas.

Dengan bertambahnya penyebaran virus Corona(covid-19) di berbagai negara terutama di negara indonesia, sehingga berdampak pada kelangsungan hidup masyarakat, perekonomian menjadi sangatlah berpengaruh, untuk itu Pemerintah meluncurkan berbagai macam bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu.

Penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bagi 55 kepala keluaraga, sudah berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi dari Pemerintah Desa bagi yang layak menerima bantuan berdasarkan kriteria penerima.

Penyaluran bantuan ini diawali dengan penyerahan secara simbolis bagi 3 KK penerima BLT-DD secara langsung oleh Camat Totikum, Kapolsek atau yang mewakili, Danramil. Dan selanjutnya penerimaan dilanjutkan di Gedung balai Desa serta di Rumah rumah bagi penerima yang tidak bisa datang,

Camat Totikum H. Irwan Mayang, SH menyampaikan, “Untuk mencapai Pemerintahan yang bagus maka BPD dan Kepala Desa harus bekerja sama dan juga Kepala Dusun juga menggunakan perannya yaitu mengusulkan kegitan seperti kerja bakti dan masih banyak lainya”.

“Tentunya melalui tembusan dari BPD, semua harus melakukan peran masing-masing dan diiringi rasa tanggung jawab agar kegiatan yang di lakukan bisa berjalan dengan baik dan lancar didesa ini”, lanjut Irwan.

Kemudian Camat juga menghimbau kepada seluruh Pemerintah desa mulai dari kapala desa sampai linmas, “Harus ada kerjasama guna mempermudah semua kegitan, dan jika ada kegiatan jangan lupa harus ada koordinasi dengan masyarakat agar masyarakat juga bisa memberi masukan yakni untuk kebaikan dan kemajuan desa ini”.

“Begitu juga mengenai bantuan ini di sampaikan kepada seluruh Masyarakat penerima bantuan agar menerima bantuan sesuai jumlah bantuan yang sudah di terapkan oleh pemerintah misalnya penerimaan BLT-DD yang sudah di tetapkan berjumlah 600.000 per KK”, kata Camat.

“Jika ada Masyarakat penerimaan dana bantuan yang diberikan tidak sesuai jumlah yang sudah di terapkan oleh pemerintah disampaikan, kepada Masyarakat agar jangan menerima dana tersebut, dan juga bagi Pemerintah, Kepala Desa dan pengurus lainya jangan coba-coba mengurangi bantuan dengan alasan apapun sebab jika ada yang berani mengurangi bantuan yang di salurkan untuk masyarakat maka kalian akan berurusan dengan kepolisian atau dalam hal ini anda bisa di penjarakan”. Tegas Irwan.

Selanjutnya Camat juga berharap, “Diharapkan juga kepada seluruh masyarakat agar jangan lupa mengikuti atau memenuhi himbauan dari perintah yaitu tetap menjaga kebersihan, selalu cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat keluar rumah, menjauhi keramaian dan selalu jaga jarak”.(ViktorKominfo).