Tataba, BanggaiKep.go.id – Operasi pasar dalam situasi pandemi Covid-19 melalui kegiatan pasar murah beras yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Koperindag dan Dinas Ketahanan Pangan Kab. BanggaiKep disambut baik oleh masyarakat desa Batangono Kecamatan Buko.

Aparat Desa Batangono Ibu Rini selaku penangungjawab penyaluran beras pasar murah di desa Batangono menyampaikan kepada Anggota DPRD Kab. Banggai Kepulauan, Feliks Go saat monitoring (23/4/2020). Rini menyatakan bahwa masyarakat menyambut baik kegiatan pasar murah dalam situasi harga beras yang melonjak tinggi sampai dengan Rp.10 ribu bahkan 11 ribu perliter.

Bebarapa masyarakat Desa Batangono saat dijumpai di Balai Desa  saat mengambil beras mengatakan bahwa “Cukup terbantu dengan kegiatan pasar murah ini karena harga beras yang lagi mahal tapi melalui pasar murah ini kami bisa membeli beras Rp.8.100/Kg kalau di warung sudah 10 ribu bahkan 11 ribu perliter”, ungkap salah satu ibu.

Saat ditanyakan apa yang menjadi harapan masyarakat dalam situasi saat ini meraka hanya mampu berharap agar ada lagi kegiatan pasar murah yang menyediakan sembako lengkap bukan hanya beras serta mungkin ada bantuan dari Pemerintah. (AmosKominfo)

Labasiano, BanggaiKep.go.id – Sejak diumumkannya bahwa setiap orang wajib menggunakan masker saat berada diluar rumah sesuai dengan himbauan dari Satuan Gugus Tugas Covid-19 Nasional, bahkan Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) gencar melakukan sosialisasi.

Sehubungan dengan himbauan wajib menggunakan masker, PKM Tataba Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepualaun memasang spanduk pemberitahuan di lokasi PKM Tataba bagi pasien maupun pengunjung atau siapa saja yang berurusan di lokasi PKM Tataba wajib menggunakan masker ketika berada di lingkungan puskesmas.

Pada Senin (4/5/2020) ada hal menarik yang dipantau Jurnalis DisKominfo Banggai Kepulauan saat berkunjung ke PKM Tataba, sejak diberlakukannya wajib kenakan masker tapi masih masyarakat yang datang berobat di PKM Tataba tidak mengenakan masker.

Hal yang menyita perhatian jurnalis DisKominfo adalah pasien yang datang berobat yang tidak mengenakan masker saat berada diruang tunggu untuk pendaftaran diberikan sosialisasi pemakaian masker oleh tenaga medis sekaligus memakaikan masker kain pada pasien, tentunya kalau dibeberapa tempat ketika tidak mematuhi apa yang seharusnya dilakukan oleh masyarakat ketika memasuki suatu area pasti tidak dilayani dan langsung dianjurkan untuk pulang.

Kepala PKM Tataba, Sianti, A.Md.Kep saat dikonfirmasi memaparkan, “Itu sudah sesuai dengan kesepakan kita saat melayani pasien dimasa Pandemi Covid-19.”

“Saya selalu memberikan arahan kepada rekan kerja ketika melayani pasien layanilah dengan baik, penuh keramah tamaan, senyum serta membangun keakrapan dengan pasien agar mereka merasa nyaman dan aman ketika berobat di Puskesmas”, tutur Sianti.

“Kami pun ketika ada pasien yang tidak menggunakan masker kami pakaikan masker serta mensosialisasikan pentingnya menggunakan masker dimasa Pandemi Covid-19”, lanjut Sianti.

Salah satu tenaga medis Suntike Lapaso, A.Md.Kep saat dijumpai di PKM Tataba (4/5/2020) menyatakan, “Mereka yang sakit butuh perhatian sehingga kami ketika ada pasien yang tidak mengenakan masker kami tidak pulangkan, kasihan kalau yang bersangkutan jarak ke Puskesmas jauh pasti sangat mengecewakan, maka dengan itu kami sebagai tenaga medis mengambil langkah untuk memberikan masker bagi pasien yang tidak mengenakan masker saat berobat”. (AmosKominfo)

Paisuluno, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Paisuluno Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan terus bersinergi bersama semua pihak terkait dalam upaya bersama melakukan pencegahan dan pemutusan mata rantai Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Desa Paisuluno, mulai dari membentuk Tim Relawan Desa, sosialisasi pencegahan Covid-19 berdasarkan himbauan pemerintah serta melakukan langkah-langkah lain.

Pemerintah Desa Paisuluno dibawah pimpinan Kades Paisuluno Basri Dale bersama jajarannya dan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Paisuluno melaksankan penyemprotan Disinfektan kerumah warga dan sarana umum serta seluruh lingkungan pemukiman masyarakat, Selasa, (5/5/2020).

Juga terlibat dalam kegiatan ini jajaran PKM Sabang yang dikoordinir langsung Kepala PKM Sabang Asrion, A.MG, Babikantibmas baik dari Koramil Bulagi dan Polsek Bulagi/Bulagi Utara serta Pendamping Desa Kec. Bulagi Utara.

Pendamping Desa Bulagi Utara Mikhal Yolisan, SE memaparkan bahwa “Desa Paisuluno merupakan desa yang paling pertama di Kecamatan Bulagi Utara dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan menyediakan sarana cuci tangan disetiap rumah warga dan menghimbau untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS)”, ucap Mikhal. (AmosKominfo)

 

 

Sambulagan, BanggaiKep.go.id – Camat Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan laksanakan rapat bersama pihak terkait dalam penanganan pencegahan Covid-19 di wilayah Kecamatan Bulagi Utara Kab. BanggaiKep, Senin, (4/5/2020).

Rapat Evaluasi penanganan Pencegahan Covid-19 Kec. Bulagi Utara dilaksanakan di ruang rapat kantor Camat Bulagi Utara dengan melibatkan Pendamping Desa Bulagi Utara dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) rapat ini dipimpin oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, MAP dan dihadiri oleh Kapala Desa, Sekretaris Desa, Ketua BPD  se Kec. Bulagi Utara serta Lurah dan Sekretaris Kelurahan Sabang.

Edison Moligay memaparkan bahwa “Tujuan penyelengaraan rapat ini guna mengevaluasi bersama bagaimana pencegahan penanganan penyebaran Covid-19 di masing-masing desa dan kelurahan dan sudah berjalan sejauh mana tindakan kita dalam upaya menangani dampak dari pademi Covid-19”.

Dalam rapat ini setiap Kades dan Lurah Sabang menyampaikan hasil penanganan pencegahan Covid-19 dimasing-masing desa dan dilanjutkan dengan penyampaian pemaparan data penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Rastra, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Bantuan Sosial Tunai (BTS).

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dan penjelasan mengenai program pemerintah sehubungan dengan pencegahan Covid-19 dari Pendamping Desa Kec. Bulagi Utara dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). (AmosKominfo)

Sabang, BanggaiKep.go.id – Alat Pelindung Diri (APD) dalam upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) sangatlah dibutuhkan oleh semua pihak baik masker, sarun tangan dan baju Hazamat terutama bagi para tenaga medis yang berada dilapangan merupakan garda terdepan dalam menangulangi penyebaran Virus Corona.

Berdasarkan keterangan yang didapat Jurnalis DisKominfo Banggai Kepulauan (BanggaiKep) melalui Via HandPhone dari Mantri Jhoin F. Karamoy selaku tenaga PKM Sabang, beliau menjelaskan bahwa “PKM Sabang pada hari Senin, 4 Mei 2020 menerima bantuan alat pelindung diri (APD) dari pengurus DPD partai Nasdem berupa bantuan 5 pasang baju Hazamat”, kata Mantri Jhoin.

Bantuan baju hazamat bagi PKM Sabang Kecamatan Bulagi Utara diserahkan oleh Sekretaris DPD Partai Nasdem Kab. Banggai Kepulauan Hari Purnama didampingi Anggota DPRD Kab. BanggaiKep dari Fraksi Nasdem Sri Yeni bantuan APD dan diterima oleh Kepala TU PKM Sabang Cristina Sumaa, karena pada saat itu berhubung Kepala PKM Sabang berada di Salakan sehubungan dengan kegiatan dinas.

Selanjutnya, Pihak PKM Sabang sangat berterima kasih kepada partai Nasdem yang sudah peduli terhadap tenaga medis dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan memberikan bantuan alat pelindung diri. (AmosKominfo)

Paisuluno, BanggaiKep.go.id – Usai melaksanakan kegiatan bersama pencegahan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) dengan melakukan penyemprotan Disinfektan di rumah warga dan sarana umum serta lingkungan pemukiman masyarakat Desa Paisuluno Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Desa Paisuluno laksanakan buka puasa bersama.

Buka puasa bersama yang digelar oleh Kades Paisuluno Basri Dale dikediamannya bersama dengan semua tim pencegahan Covid-19 baik ditingkat desa maupun kecamatan yang dihadiri Kapala PKM Sabang dan Jajarannya, Babinkamtibmas Polsek Bulagi/Bulagi Utara dan Koramil Bulagi serta Pendamping Desa Kec.Bulagi Utara, Selasa, (5/5/2020).

Basri Dale mengatakan bahwa “Hajatan buka puasa bersama ini sebagai wujud kebersamaan kita dan solidaritas bersama dalam upaya pencegahan Covid-19 di wilayah Kecamatan Bulagi Utara agar berjalan dengan baik sehingga kita semua segera dibebaskan dari bahaya penyebaran Covid-19”, ujar Basri Dale.

“Dalam buka puasa bersama ini tetap berpedoman pada protokol pencegahan Covid-19 sehingga tidak melibatkan banyak orang selain dari tim”, sambung Basri. (AmosKominfo)

Landonan Bebeau, BanggaiKep.go.id – Berbagai upaya terus dilakukan oleh semua pihak dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai Virus Corona atau Covid-19 yang sudah menyebar diseluruh lini kehidupan masyarakat, tak memandang di kota besar atau pun di pedalam desa, kaya atau pun miskin.

Kepala Desa Landonan Bebeau  Kecamatan Buko Selatan Ahmad Tobungu saat dijumpai di Kantor Desa (23/4/2020) saat menerima anggota Komisi III DPRD Kab. Banggai Kepulauan pada monitoring pelaksanaan pasar murah, Kades pun sempat menjelaskan upaya serta langka yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Landonan Bebeau dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Ahmad Tobungu mengatakan, “Yang kami lakukan yakni mensosialisasikan bagaimana cara pencegahan Covid-19 sesuai himbauan pemerintah, melakukan penyemprotan Disinfektan dan pembagian masker kepada masyarakat”, ucap Kades.

“Bahkan setiap minggu memasuki hari pasar di Lumbi-lumbia saya selalu melakukan himbauan bagi Ibu Rumah Tangga (IRT) yang mengunjungi pasar hendak berbelanja kiranya dapat dicatat satu hari sebelum ke pasar apa saja yang akan dibelanja agar tidak berlama-lama dipasar bahkan sampai 3 kali keliling area pasar bahkan lebih”, kata Ahmad.

“Karena mengingat situasi sekarang yang tidak aman karena penyebaran Virus Corona maka perlu kita waspadai bersama dan antisipasi sedini mungkin agar kita bebas dari Virus Corona”, lanjut Kades Ahmad.

Lanjut Kades Landonan Bebeau sambil berkelekar, “Tahulah ibu-ibu kalau kepasar padahal hanya mau membeli Sembako dan bumbu dapur tetapi seluruh areal pasar sudah dikelilingi sampai berapa kali apalagi pasar banyak pengunjung biar pun dibilang jaga jarak seringkali tidak diperdulikan baik penjual maupun pembeli”. (AmosKominfo)

Tatendeng, BanggaiKep.go.id – Kepala Desa Tatendeng Jamsens Kodongus gelar rapat bersama jajarannya guna membahas langkah-langkah selanjutnya dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai Corona Virus Desianse 2019 (Covid-19) di Desa Tatendeng Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Rapat dilaksanakan di Balai Desa Tatendeng dan dihadiri oleh Ketua BPD Tatendeng Ewin Sinande bersama anggota BPD, Sekdes, Kasie, Kaur, Kadus, RW serta pengurus lembaga kemasyarakatan lainnya dilingkungan Pemerintah Desa Tatendeng, Kamis, (30/4/2020).

Rapat tersebut dipimpin Kepala Desa Tatendeng Yansens Kodongus dalam rapat dibahas bagaimana upaya dan langkah-langkah yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai Virus Corona atau Covid-19.

Adapun yang menjadi keputusan rapat yakni memaksimalkan kinerja Tim Relawan Covid-19 Tingkat Desa, Mensosialisasikan kepada masyarakat untuk berjuang dan bergerak bersama serta mematuhi himbauan Pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19, melakukan penyemprotan disinfektan berkoordinasi dengan tenaga medis yang ada didesa, serta memantau kedatangan anggota keluarga masyarakat desa Tatendeng yang dari luar daerah serta memastikan keberadaan mereka selama menjalani karantina mandiri. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menggelar rapat kerja di ruang kerja Bupati BanggaiKep, Selasa, (05/04/2020).

Mengawali rapat kerja evaluasi, Bupati menyampaikan, “Hari sabtu kemarin, kita sudah mengambil sampel melalui tes swap dua orang ODP yaitu dari kecamatan Tinangkung Utara dan Totikum, Sampel ini akan dibawah di lab kesehatan Palu, informasi terakhir kita masih menunggu karena harus cukup 15 sampel baru bisa dilakukan pemeriksaan.”

Lanjut Bupati, “Banyak pengamatan antara lain masalah disiplin khusus yang kita rasakan baik disiplin internal maupun disiplin eksternal khususnya penggunaan masker, Alhamdulillah sebagian besar dari kita sudah rutin menggunakan masker saat di kantor, apalagi di tengah-tengah masyarakat sana yang saya ketahui sudah banyak pembagian masker-masker gratis baik dari pemerintah resmi maupun dari organisasi lain.”

Dalam pembahasan ini juga, Plt Kadis Dinsos Paisal Pahil Muhammad menjelaskan tentang penerima bantuan sosial, “Terkait Dinas Sosial, perlu diketahui bahwa sumber bantuan yang dari pusat ada tiga, Yang pertama Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sembako Murni atau yang dulu disebut BPMD jumlahnya dua ratus ribu per bulan per KK, dan yang terakhir  Bantuan Sosial Tunai (BST) terkait penanganan Covid-19 yang jumlahnya enam ratus ribu per bulan selama tiga bulan.”

“Yang berikutnya untuk yang bantuan PKH sembako oleh Dinsos sudah disalurkan melalui bank Mandiri. Bantuan Sosial BST perlu saya laporkan bahwa jumlah penerima yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat ini tidak bisa kita tambah maupun dikurangi lagi angkanya untuk Banggai Kepulauan 4.915 KK dengan sumber datanya dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau non DTKS yang bukan penerima PKH maupun Sembako Murni hasil verifikasi dan validasi data yang sudah dilakukan ditingkat desa maupun kelurahan,” sambung Paisal.

Selanjutnya Paisal juga menambahkan, “Berikutnya untuk bantuan yang bersumber dari Provinsi perlu kami laporkan bahwa bantuan beras ini sejumlah 10 kilogram per KK selama dua bulan yaitu April dan Mei. Untuk jumlah penerima bantuan ini diluar dari penerima PKH dan Sembako yaitu 6.500 KK dengan sumber data dari DTKS dan non DTKS yang bukan penerima PKH dan Sembako. Bantuan ini sudah siap di Bulog Luwuk sebanyak 65 ton per bulannya siap didistribusikan.”

Turut hadir pula Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas KOPERINDAG, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Dukcapil, Kalak BPBD, Camat se- Kab.BanggaiKep dan Kordinator Pendamping Desa Kabupaten Banggai Kepulauan. (TrisKominfo)

Labasiano, BanggaiKep.go.id – Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dari partai Nasdem Kabupaten Banggai Kepulauan dalam upaya bersama memerangi penyebaran Corona Virus Desianse 2019 (Covid-19) memberikan bantuan bagi tenaga medis berupa APD khususnya Baju Hazamat sebanyak 5 buah di PKM Tataba Kecamatan Buko Kab. BanggaiKep.

Pemberian bantuan 5 buah baju Hazamat diserahkan langsung oleh Anggota DPRD Kab.Banggaikep dari Partai Nasdem Sri Yeni serta didampingi oleh Sekretaris DPD Partai Nasdem Banggai Kepulauan Hari Purnama, dan bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala PKM Tataba Sianti, A.Md.Kep pada hari Senin, (4/5/2020).

Kepala PKM Tataba Sianti, A.Md.Kep memberikan apresiasi akan kepedulian semua pihak dengan penanganan Covid-19 di Kecamatan Buko.

Sianti pun mengucapkan terima kasih kepada partai Nasdem yang sudah boleh memberikan bantuan sebagai wujud kepedulian bagi tenaga medis dalam pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Karena APD paling dibutuhkan dalam menangani Covid-19 saat ini, jika APD tidak memadai dan dibawah standar ditambah dengan ketidak hati-hatian serta kecermatan petugas lapangan penanganan covid-19 tentunya dapat membahayakan para tenaga medis”, ungkap Sianti. (AmosKominfo)