Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk tahap III dilaksanakan di Sub Desa Poganda yang dipusatkan di Pantai Wisata Poganda, Selasa, (7/7/2020).

Sekretaris Camat Bulagi Utara Bakar Samida, S.Ag dalam sambutannya yang mewakili Camat pada saat menghadiri penyaluran BLT-DD Desa Lukpanenteng memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Lukpanenteng yang melakukan penyaluran BLT-DD di tempat objek wisata pantai Poganda.

“Mungkin di Banggai Kepulauan dan daerah-daerah lain di Indonesia hanya Lukpanenteng yang melakukan penyaluran BLT-DD yang bertempat ditempat wisata, karena selama ini yang sering muncul di medsos rata-rata penyaluran dilaksanakan di Balai desa/kantor desa, ini hal yang luar biasa”, kata Bakar Samida.

Bakar berharap masyarakat Lukpanenteng dapat terus menjaga, melestarikan serta meningkatkan objek wisata yang ada di Sub Desa Poganda dan Lukpanenteng karena objek wisata pantai Poganda dan Danau Paisupok serta Paisubatango bukan saja hanya diketahui masyarakat Banggai Kepulauan dan Kabupaten tetangga tetapi ini sudah mendunia karena sudah sering dikunjungi wisatawan mancanegara.

Kades Lukpanenteng Yerus Tolongala menyampaikan, “Dilaksanakannya penyaluran BLT-DD Lukpanenteng untuk tahap III ini sebagai wujud kebersamaan karena pada penyaluran BLT yang sebelumnya penerima dari Sub Desa Poganda yang ke Lukpanenteng, jadi kami berinisiatif bersama perangkat desa untuk melaksanakan penyaluran BLT-DD kali ini dilaksanakan di Sub Desa Poganda dan dipusatkan di Objek Wisata Pantai Poganda”.

“Ini senantiasa untuk menunjukan semangat kebersamaan kami untuk membangun Lukpanemteng dengan memperhatikan objek-objek wisata yang ada”, tambah Yerus.  (AmosKominfo)

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III yang diperuntukkan bulan Juni 2020.

Penyaluran BLT-DD Desa Lukpanenteng dilaksanakan di Sub Desa Poganda yang dihadiri oleh Camat Bulagi Utara yang diwakili oleh Sekcam Bakar Samaida, S.Ag, Kepala Desa Lukpanenteng Yerus Tolongala, Kapolsek Bulagi dan Bulagi Utara IPTU Beny Tiiyo, Kasie Pembangunan Kantor Camat Bulagi Utara Ones Maasi, SH, Tenaga Pendamping Desa Kec. Bulagi Utara Aprioni Totu’u, ST dan Mikhal Yolisan, SE serta keluarga penerima bantuan, Selasa, (7/7/2020).

Kades Lukpanenteng Yerus Tolongala dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Penerima BLT-DD tahap III untuk bulan Juni Desa Lukpanenteng ketambahan 4 KK kalau pada tahap satu dan dua hanya 92 KK kali ini menjadi 96 dengan total angaran Rp. 57.600.000,-“.

Yerus pun mengingatkan kepada para penerima untuk dapat memanfaatkan bantuan yang diterima dengan sebaiknya untuk kebutuhan pokok keluarga untuk makan sehari-hari dan biaya berobat bagi yang sakit.

Kapolsek Bulagi dan Bulagi Utara IPTU Beny Tiiyo menghimbau agar penerima BLT-DD di Lukpanenteng memanfaatkan bantuan dengan baik karena sudah banyak dana yang diluncurkan Pemerintah untuk membantu masyarakat dimasa pandemi covid-19.

“Untuk itu masyarakat seharusnya berterima kasih pada Pemerintah atas bantuan-bantuan yang sudah disalurkan dan saya berharap masyarakat pun dapat berperan aktif menopang program Pemerintah, serta masyarakat dapat menjaga kantibmas dimasa pandemi”, harap Beny.

Bakar Samaida, S.Ag selaku Sekcam dalam sambutannya mewakili Camat Bulagi Utara, memberikan aprisiasi baik dan pujian, “Luar biasa satu-satunya desa yang mungkin menyalurkan BLT-DD ditempat wisata hanyalah Lukpanenteng, untuk itu kita harus terus menjaga dan melestarikan objek wisata baik yang ada di Poganda dan Lukpanenteng karena tempat wisata ini sudah mendunia”, ucap Sekcam Bulagi Utara.

Bakar menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan Pemerintah bagi masyarakat dimasa penyebaran pandemi virus corona ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah untuk meringankan beban masyarakatnya, untuk itu diharapkan dapat digunakan dengan baik.

Bakar pun mengharapkan kepada penerima BLT-DD di Lukpaneteng agar produktif dimasa pandemi ini “Bagi kita yang sudah terbiasa hidup dengan mengkomsumsi makanan lokal seperti umbi-umbian kiranya kita tetap bertani dan membudidayakan tanaman makan pokok kita sebagai mian Banggai”.

selain itu, Sekcam Bulagi Utara pun menghimbau kepada masyarakat Lukpanenteng agar tetap menjaga kebersamaan semangat gotong-royong agar pembangunan dapat tercapai. (AmosKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Kapolsek Totikum yang diwakili oleh AIPDA Sulham dalam kegiatan penerimaaan dana BLT-DD tahap III di Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan pada Senin, (06/07/2020) menjelaskan fungsi dan kegunaaan yang baik dan benar untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa kepada masyarakat penerima bantuan.

AIPDA Sulham menyampaikan banyak terimakasih kepada masyarakat Desa Batangbabasal yang mana sampai saat ini sudah penerimaan yang ketiga namun situasi masih tetap aman terkendali, belum ada konflik atau kericuan yang terjadi.

Begitu juga disampaikan kepada seluruh Masyarakat penerima dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa agar bisa difungsikan dengan benar atau positif seperti digunakan membeli beras, gula, minyak dan masih banyak lagi barang-barang yang lebih penting.

“Ditegaskan kembali kepada Masyarakat Penerima dana bantuan agar jangan sampai uang bantuan digunakan untuk hal-hal yang negatif seperti judi, miras, yang bisa berakibat timbulnya masalah”, kata Sulham.

Selain itu, Sulham juga menyampaikan kembali, “Melalui kesempatan ini kami dari Kepolisian menginformasikan kepada masyarakat seluruh penerima bantuan agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian bila mana didapati ada pemotongan dana atau dana yang jumlahnya tidak sesuai dengan yang sudah ditetapkan yaitu berjumlah Rp 600.000 untuk satu KK”.

“Karena sekali lagi mengenai bantuan BLT-DD ini sudah diputuskan dari Pemerintah Pusat bahwa Pemerintah Desa tidak bisa memotong dana tersebut dengan alasan apapaun”, tegas Sulham.

Kegiatan penyaluran BLT-DD ini bertempat di Balai Desa Batangbabasal dihadiri oleh Camat Totikum H. Irwan Mayang SH, Kepala Desa Batangbabasal Kaleb Nasir, Aparat Desa, BPD dan keluarga penerima bantuan. (ViktorKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk 55 kepala keluarga, yang dilaksanakan di Balai Desa Batangbabasal Kec. Totikum, Senin (06/07/2020).

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 55 KK sudah ditetapkan dalam satu KK mendapatkan Rp. 600.000, kegiatan ini diikuti oleh Camat Totikum H. Irwan mayang SH, Aipda Sulham yang mewakili Kapolsek Totikum, Kepala Desa Batangbabasal Kaleb Nasir, Sekretaris Desa, Bendahara, BPD, Linmas dan seluruh anggota keluarga penerima bantuan.

H. Irwan Mayang SH selaku Camat Totikum dalam kegiatan ini menyampaikan dua poin utama yaitu yang pertama mengenai penataan dan tujuan kegunaan pengarsipan, dijelaskan bahwa mengenai pentingnya arsip dalam organisasi pemerintahan dimana pengarsipan sangat penting.

“Misalnya seperti pengarsipan data-data yang penting, arsip mempunyai berbagai macam ada yang sudah bisa dimusnahkan setahun atau dua tahun bahkan ada juga arsip yang tidak bisa dimusnahkan, hal ini dijelaskan agar bilamana ada saat-saat tertentu kita membutuhkan data sebelumnya maka kita tidak lagi repot atau terjadi kesalahan sebab semuanya masih diarsip dengan baik, sebab masih ada didapati Desa-Desa yang belum terlalu menghiraukan pentingnya masalah pengarsipan data-data yang penting”, jelas Irwan.

Camat juga kembali menyampaikan bagaimana pentingnya kearsipan, “Sehingga disampaikan kembali kepada Kepala Desa dan seluruh Aparat desa untuk mengarsipkan data-data yang penting bilamana saya memerlukan maka tidak lagi ada kendala sebab data sudah diarsipkan sebab pengarsipan yang baik dan benar dapat menentukan masa depan disetiap desa-desa”, tegas Irwan.

Selanjutnya penjelasan yang kedua mengenai penerimaan dana bantuan BLT-DD ini Camat menegaskan kembali kepada Kepala Desa, Bendahara dan seluruh Pemerintah Desa untuk jangan mencoba-coba memotong sedikitpun dana bantuan dari Masyarakat, begitu juga bagi Masyarakat penerima bantuan agar tidak memberi uang berapapun kepada Pemerintah atau pengurus penyaluran dana bantuan dengan alasan apapun. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan pertama kali melaksanakan kegiatan Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah pandemi Covid-19 dan New normal. Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dan diiikuti oleh seluruh ASN serta pejabat-pejabat Daerah lainnya, Senin, (06/07/2020).

H. Rais D. Adam selaku Bupati BanggaiKep menyampaikan bahwa, “Kegiatan apel gabungan ini dilaksanakan dengan penuh pertimbangan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan yaitu dengan tetap menggunakan masker dan menjaga jarak”.

Dalam kesempatan ini juga, ada beberapa hal yang disampaikan oleh Bupati antara lain mengenai keberhasilan WTP, “Keberhasilan WTP kemarin bukan keberhasilan pribadi saya sebagai Bupati, melainkan keberhasilan tim dan semua pihak mulai dari yang bawah sampai yang teratas”, ucap Bupati.

“Saya hanya berperan sebagai pengawas dan ini adalah bagian dari keberhasilan para pejabat-pejabat kita. Keberhasilan seperti ini mudah-mudahan menjadi bagian yang tidak lepas dari tugas yang sudah ditunjukkan kepada ibu dan bapak sekalian”, lanjut Rais Adam.

“Namun demikian, meskipun tugasnya belum selesai, tim gugus tugas pun saya anggap berhasil karena yang mengatakan hal ini adalah pimpinan wilayah kita yakni Bapak Gubernur Sulawesi Tengah, beliau menyampaikan bahwa kepada Banggai Kepulauan agar mempertahankan posisinya saat ini”, kata Rais Adam.

Sambung Bupati, “Olehnya kepada tim gugus di bawah kendali Ketua Gugus Harian, apa yang sudah kita kerjakan ini agar tetap berlanjut. Jangan putus dan jangan kendor, karena yang menilai kemarin salah satu pejabat dari luar daerah kita”.

Lanjut daripada itu, Bupati menjelaskan pula bahwa, “Saya tentu setelah berubah status Plt menjadi definitif tentu yang saya ukur adalah pilih bekerja sama saya atau tidak. Apa yang sudah para pejabat semuanya laksanakan dan saya rasakan, saya minta tidak boleh kendor. Jangan nanti pada saat Plt bagus tapi sejak jadi definitif jadi hilang. Saya minta mari kita tetap mempertahankan”.

“Diluar dari hal itu, saya kembali mengingatkan bahwa kita sekarang ini berada dalam situasi darurat kesehatan. Bicara darurat, maka aturan-aturan yang normal terkesan diabaikan tapi aturan yang dilayangkan pada saat darurat ini adalah aturan yang berlaku dan dipatuhi”, tegas Bupati.

Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, diwajibkan seluruh wilayah termasuk wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan diwajibkan memasang bendera umbul-umbul dan bendera merah putih selang-seling memasang bendera umbul-umbul mulai tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Agustus 2020, sementara bendera Kebangsaan kita Merah Putih dipasang mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2020.

“Saya minta informasi ini disebarkan ke seluruh pemangku-pemangku wilayah termasuk di desa-desa pelosok. Sistim upacaranya tidak lagi menggunakan paskibraka melainkan di ambil alih oleh ASN dan Pemda”, tutup Bupati. (TrisKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan mendapat apresiasi atas kinerja Kades dan BPD serta perangkat Desa yang boleh mencapai target atas penyaluran BLT-DD dalam rangka meringankan beban masyarakat dimasa pandemi Covid-19.

Apresiasi atas kinerja perangkat Desa Malanggong datang dari Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos saat menghadiri penyaluran BLT-DD Tahap III yang diperuntukan bulan Juni 2020, Sabtu, (4/7/2020).

Kori Yalume memberikan pujian bagi Pemdes Malanggong sebab mulai dari verifikasi calon penerima BLT-DD sampai pencairan tahap yang ke III tetap aman dan tidak ada pengeluhan dari masyarakat mau pun protes-protes atas penyaluran BLT-DD di Desa Malanggong sehingga situasi aman dan kondusif.

Kades Malanggong Isak Monggilali saat dijumpai Jurnalis DisKominfo Pemda Kab. BanggaiKep disela acara penyaluran BLT-DD Desa Malanggong Tahap III menyatakan, “Ini boleh tercapai atas kinerja dari semua pihak mulai dari tahap penjaringan penerima BLT, verifikasi bahkan sampai pencairan yang sudah bisa sampai tahap yang ketiga hari ini”.

“Kami begitu hati-hati dan teliti dalam mempersiapkan penyaluran BLT karena dapat berdampak hukum, serta dimasa pandemi ini hampir semua masyarakat Malanggong menerima bantuan dari Pemerintah dalam upaya meringankan beban masyarakat”, ucap Isak menambahkan.

“Yang tidak menerima hanyalah PNS, TNI, POLRI, Aparat Desa dan Pengusaha, sehingga saya selalu katakan kepada masyarakat kalau ada yang belum terbantu silahkan menghubungi kami”, tutup Isak. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemdes Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 107 kepala keluarga.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Desa Malanggong bagi 107 KK dilaksanakan pada Sabtu, (4/7/2020) bertempat di Balai Desa Malanggong Kec. Buko.

Dalam sambutannya Kades Malanggong Isak Monggilali menyampaikan bahwa penerima BLT-DD sebanyak 107 kepala keluarga dengan total anggaran Rp.64.200.000, jadi total anggaran yang digunakan untuk BLT-DD untuk tiga tahap Rp.192.600.000 dari 30% total DD.

Isak pun berharap bagi masyarakat penerima BLT-DD untuk dapat memanfaatkan dengan baik bantuan yang sudah Pemerintah salurkan dimasa pandemi covid-19.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos memberikan apresiasi atas kinerja Pemdes Malanggong dalam penyaluran BLT-DD yang sampai tahap III ini tetap aman dan tidak ada pengeluhan dari penerima maupun masyarakat Malanggong pada umumnya.

Kori pun mengajak para penerima BLT-DD di Malanggong untuk produktif apalagi yang masih usia muda yang mampu bekerja, kiranya dapat terus berusaha dan bekerja tingkatkan keterampilan yang ada guna meningkatkan ekonomi keluarga dimasa pandemi saat ini, karena bantuan Pemerintah terbatas tidak dapat membiayai semua kebutuhan kita.

Lanjut Kori “Kiranya para penerima dapat memanfaatkan bantuan yang ada untuk kebutuhan yang sangat pokok dalam keluarga jangan hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan yang tidak penting, belanjakan sembako serta gunakan untuk berobat bagi yang sakit apalagi dimusim hujan seperti ini kita rentah dengan penyakit”.

Penyaluran BLT-DD Tahap III Desa Malanggong dihadiri oleh Plt.Camat Buko, Mewakili Polsek Buko Brigpol I Ketut Pica, Koramil 1308-13 Buko diwakili oleh Kopda Yudas Duasing, TPD Kec. Buko Andi Ndiba serta Perangkat Pemdes Malanggong. (AmosKominfo)

 

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap III yang diperuntukan bulan Juni 2020.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III bagi 48 kepala keluarga di Desa Pelinglalomo dilaksanakan pada hari Selasa (30/6/2020) bertempat di kantor Desa Pelinglalomo yang dihadiri oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko IPDA Marten Tangkelangi, SH, Danramil 1308 Buko diwakili oleh Kopda Ismudin, Pendamping Desa Kec. Buko Andi Ndiba serta jajaran perangkat Desa Pelinglalomo.

Kepala Desa Pelinglalomo Ahyudi Yunus, S.Fil dalam sambutannya memaparkan “Jumlah penerima bantuan Pemerintah dimasa pandemi baik PKH, BPNT, BST dan BLT DD di Desa Pelinglalomo, khusus untuk BLT-DD Sebanyak 48 KK dengan total anggaran Rp. 28.200.000 untuk satu bulan, jadi total untuk 3 bulan Pemdes Pelinglalomo mengangarkan Rp. 84.600.000 untuk membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19”, jelas Udi sapaan akrap Kades pelinglalomo.

Plt. Camat Buko Kori Yalume dalam sambutannya menekankan kepada penerima untuk dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik serta bukan untuk dibelanjakan barang yang tidak dapat dirasakan manfaatnya oleh semua anggota keluarga.

Serta Kori pun mendorong para penerima bantuan agar dapat produktif atau berusaha serta bekerja untuk menopang perekonomian keluarga dimasa pandemi Covid-19, karena bantuan Pemerintah hanya sementara.

Kapolsek Buko Marthen Tangkelangi, SH, pun mengingatkan hal yang sama bagi penerima BLT-DD di Desa Pelinglalomo, serta mengharapkan Pemdes dapat patuh dan menaati aturan yang menjadi acuan dalam penyaluran BLT-DD agar tidak terjerat hukum ketika pemeriksaan.

“Sebab sangsinya jelas jika penyaluran BLT-DD tidak tepat sasaran apalagi ada pemotongan dari jumlah nominal Rp. 600.000/kk yang sudah diatur berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku”, ucap Kapolsek. (AmosKominfo)

Okulo Potil, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Okulo Potil Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bagi 86 Kepala Keluarga.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa bagi 86 KK di Desa Okulo Potil dilaksanakan pada hari Kamis (2/7/2020) bertempat di balai Desa yang diawali dengan penyaluran secara simbolis bagi beberapa penerima oleh unsur muspika Kec. Buko.

Penyaluran BLT-DD Desa Okulo Potil tahap III yang diperuntukan untuk Bulan Juni dihadiri oleh Camat Buko yang diwakili Kasie Trantip Laskar Tolobi, S.Sos, Kapolsek Buko diwakili oleh Brigpol I Ketut Picca, Danramil 1308-13 Buko diwakili oleh Kopda Ismudin, Pendampin Desa Kec. Buko, Kepala Desa Okulo Potil beserta perangkat Desa Okulo Potil.

Kepala Desa Okulo Potil Welon Kolian dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerima BLT di desa Okulo Potil sebanyak 86 KK dengan total anggaran Rp. 51.600.000, “Dan saat ini kami Pemerintah Desa sudah mencairkan tahap yang ke III untuk bulan Juni 2020, jadi total anggaran DD yang dipergunakan Pemdes Okulo Potil untuk BLT sebesar Rp.154.800.000,-“.

“Harapan kami sebagai pemdes masyarakat dapat terbantu dimasa pandemi ini serta kami pun berharap para penerima dapat memanfaatkan dengan baik”, harap Kades.

Laskar Tolobi dalam sambutannya mewakili camat menyampaikan agar para penerima manfaat BLT-DD di Desa Okulo Potil agar menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya serta dibelanjakan untuk kebutuhan pokok keluarga dengan membeli sembako dan obat-obatan bagi yang sakit.

Laskar pun menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan kepedulian Pemerintah bagi masyarakatnya dimasa pandemi Covid-19, “Untuk itu pun kami selaku Pemerintah Kecamatan sangat berharap peran serta masyarakat dalam menyukseskan program Pemerintah”, ucap Laskar. (AmosKominfo)

Semarang, BanggaiKep.go.id – Ancaman pandemi virus korona atau Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir, ditandai dengan kondisi yang masih berubah-ubah dan dinamis. Di sisi kesehatan, diperlukan upaya bersama untuk menjaga agar jangan sampai muncul gelombang kedua. Namun demikian, yang dihadapi sekarang ini bukan hanya krisis kesehatan, tetapi juga masalah ekonomi.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan terkait penanganan Covid-19 di Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah, Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada Selasa, 30 Juni 2020. Acara ini juga dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah melalui video konferensi.

“Saya titip yang kita hadapi ini adalah bukan hanya urusan krisis kesehatan, tapi juga masalah ekonomi, krisis ekonomi. Karena kalau kita lihat sekarang ini yang namanya demand terganggu, suplai terganggu, produksi terganggu. Pada kuartal yang pertama kita masih tumbuh, keadaan normal kita di atas 5 (persen), tapi kuartal pertama kita masih bisa tumbuh 2,97 (persen). Tetapi di kuartal kedua kita sangat khawatir bahwa kita sudah berada di posisi minus pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Presiden.

Untuk itu, Presiden mewanti-wanti jajaran pemerintahan di daerah supaya berhati-hati dalam mengelola pandemi sehingga urusan kesehatan dan ekonomi bisa berjalan beriringan. Presiden meminta agar daerah tidak membuka ekonomi tanpa ada sebuah kendali yang baik di bidang kesehatannya.

“Jangan sampai melonggarkan tanpa sebuah kendali rem sehingga mungkin ekonominya bagus, tapi Covid-nya juga naik. Bukan itu yang kita inginkan. Covid-nya terkendali, tetapi ekonominya juga tidak mengganggu kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Namun, Kepala Negara menyadari bahwa hal tersebut bukanlah perkara mudah dan dialami oleh semua negara di dunia. Menurut Presiden, dari data yang diterimanya, ekonomi global pada tahun 2020 diperkirakan akan mengalami kontraksi dan tumbuh negatif.

“Oleh sebab itu, kalau kita bisa mengatur, mengelola gas dan rem antara Covid, antara kesehatan dan ekonomi, inilah yang kita harapkan. Ini menjadi tanggung jawab kita semuanya, bukan hanya gubernur, bupati, dan wali kota, tetapi jajaran Forkompinda, TNI, Polri, seluruh gugus tugas agar betul-betul menjaga agar itu bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah antara lain, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Semarang, 30 Juni 2020
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. (KondKominfo)