Selasa, 21 Januari 2020 | 08:12 WIB | Oleh  Tri Antoro, diterbitkan oleh Gusti Andry

Jakarta, InfoPublik – Pelaksanaan Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan benar dapat mengentaskan persoalan pegawai honorer yang terjadi selama beberapa belas tahun lalu.

Komisi II DPR RI meminta seluruh instansi pemerintah dapat menjalankan amanat konstitusi terkait dengan pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) sesuai dengan perundangan.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arif Wibowo menjelaskan, mulai saat ini pegawai yang menjadi mengabdi pada kementerian atau lembaga harus sesuai dengan perundangan yang berlaku. Agar, setiap kedua jenis pegawai yang mengabdi dalam melayani publik, dapat jaminan kesejahteraan secara maksimal dalam menjalankan tugasnya.

“Saat ini ada instansi pemerintah di daerah yang belum menjalankan perundangan terkait dengan ASN,” ujar Arif Wibowo di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/1).

Menurut dia, masih ada yang instansi di daerah melakukan rekrutmen pegawai ASN dengan tidak sesuai amanat perundangan. Akibatnya, kesejahteraan para pegawai yang di rekrut melalui upaya tersebut cenderung tidak mendapatkan jaminan kesejahteraan secara maksimal.

“Tidak ada payung hukum yang melindungi, pegawai yang di rekrut dengan cara-cara yang tidak sesuai,” katanya.

Cara merekrut seperti hal diatas, lanjut dia, merupakan pangkal masalah yang dialami oleh ratusan ribu pegawai dengan status honorer. Tidak ada payung hukum yang jelas, sehingga membuat tidak ada jaminan kesejahteraan yang didapatkan oleh para pegawai tersebut.

“Masih ada di daerah drama singkat pegawai-pegawai yang kontrak tapi kontraknya seperti apa. Kita juga tidak jamin kesejahteraan,” imbuhnya. (ElsiKominfo. Sumber : http://infopublik.id/kategori/politik-hukum/398145/pelaksanaan-uu-asn-dengan-benar-cegah-persoalan-honorer#)

Selasa, 21 Januari 2020 | 00:01 WIB | Oleh  Tri Antoro, diterbitkan oleh Gusti Andry

Jakarta, InfoPublik – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) targetkan paling lambat akhir tahun ini seluruh jajaran kementerian atau lembaga dapat melakukan perampingan jabatan eselon 3 dan 4 menjadi jabatan fungsional.

Tujuannya, mempercepat efisiensi perampingan jabatan diatas paling lama selesai pada akhir tahun ini.

“Pendampingan kepada seluruh instansi pusat dan daerah, supaya dapat selesai target paling cepat 6 bulan dan paling lambat 12 bulan tahun ini,” kata Menteri PANRB Tjahjo Kumolo di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/1).

Saat ini yang menjadi kendala, menurut Tjahjo Kumolo melakukan efisiensi terhadap lembaga negara yang memiliki ribuan satuan kerja (Satker) yang berada di seluruh pelosok Indonesia. Ia mencontohkan, Kementerian Agama yang memiliki banyak Satker di seluruh pelosok tanah air, sehingga memerlukan waktu yang agak lama dalam melakukan perampingan diatas.

Tak hanya itu, instansi yang lainnya yang memiliki pegawai yang bukan berstatus aparatur pemerintah seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Ombudsman RI yang saat ini menjadi perhatian PANRB. Sebelumnya akan dijadikan sebagai ASN terlebih dahulu, kemudian jabatan akan dilakukan penyesuaian dengan aturan yang berlaku.

“Ini yang bikin stress menata sosialisasi ke teman yang berada di tiga instansi tersebut,” tuturnya.

Sebelumnya, PANRB telah melaksanakan perampingan di lingkungan instansinya yang memiliki jabatan eselon 3 dan 4 menjadi jabatan fungsional. Sebanyak 141 jenis jabatan struktural di pangkas menjadi 3 jenis jabatan struktural. (ElsiKominfo. Sumber : http://infopublik.id/kategori/politik-hukum/398143/akhir-tahun-ditargetkan-selesai-perampingan-eselon#)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam pematangan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2020, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Musrenbang yang diawali dengan musrenbang tingkat Desa.

Pada hari Senin, 20 Januari 2020 enam Desa dari 13 Desa yang ada di Kecamatan Buko Kab. BanggaiKep menggelar musrenbang tingkat desa yang bertempat di BPU Kec. Buko dan di hadiri oleh Plt. Camat Buko, Kori Yalume, S.Sos, Kades, Sekdes, BPD dan aparat desa dari 6 desa yang melaksanakan musrenbang yakni, Desa Malanggong, Desa Pelinglalomo, Desa  Talas-talas, Desa Labasiano, Desa Olusi, dan Desa Tataba.

Serta turut hadir juga Tim Penyampaian Arah  Kebijakan Prioritas Pembangunan Daerah dan Penyelarasan DUKPDes 2021 dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kab. BanggaiKep yang di ketuai oleh Kabid Perencanaan Pembangunan Makro, Hamdan Mania, S.Kom.

Dalam sambutan Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos mengharapkan agar Pemerintah Desa dalam pengusulan nanti menguaulkan program-program pembangunan yang prioritas yang ada di masing-masing desa dan benar merupakan kebutuhan yang sangat urgent serta menjawab pelayanan bagi masyarakat yang ada di desa.

Dalam arahan Kabid Perencanaan Pembangunan Makro Bapeda Kab. BanggaiKep menjelaskan mengapa harus ada Musrenbang di tingkat desa, karena desa merupakan pilar yang ada di kabupaten.

“Sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo kepada seluruh pemerintah daerah baik kabupaten/kota dan provinsi se Indonesia agar membangun daerah mulai dari desa-desa, sehingga arah kebijakan yang ada di desa harus selaras dengan arah kebijakan yang ada ditingkat kabupaten”, ujar Kori.

Menurut  Hamdan Mania, S.Kom selaku Kabid Perencanaan Pembangunan Makro, “Arah kebijakan pembangunan Pemda Banggai Kepulauan tahun 2021 masih sama dengan tahun 2019 dan 2020 yakni Meningkatkan Kesejahtraan Masyarakat Melalui Pendidikan, Kesehatan dan Perekonomian,”.

Gigi Wibowo, S.Kep, MMR selaku Kabid Sosial Budaya Bappeda Kab. BangaiKep menjelaskan mekanisme pengusulan program pembangunan harus sesuai dengan bidang yang ada dan untuk kali ini  dalam perekapan hasil musrenbang sudah menggunakan aplikasi yang disebut e-Musrenbang.

“Aplikasi e-Musrenbang ini merupakan bagian dari e-Planing untuk itu diharapkan setiap desa dapat menyiapkan satu orang operator untuk melakukan perekapan dengan menggunakan aplikasi e-muarembang sampai dimana pun bapak/ibu kepala desa berada bisa dibuka dan sampai kapan pun datanya akan tersimpan dalam arti apa yang bapak/ibu usulkan walau pun sampai berapa tahun kedepan ketika bapak/ibu mau mengecek akan tetap ada datanya walau pun mungkin ketika bapak/ibu tidak menjabat lagi sebagai kades”, ujar Gigi Wibowo. (JARKominfo)

Senin, 20 Januari 2020 | 08:33 WIB | Oleh MC KAB BATANG, diterbitkan oleh Yudi Rahmat

Batang, InfoPublik – Banyak jalan menuju Roma, banyak cara meraih cita-cita, pinsip itulah yang dipegang teguh seorang siswi kelas IX SMPN 3 Batang Wahyuni. Demi mewujudkan harapannya menjadi pilot atau Penerbang TNI Angkatan Udara, dia terus bersemangat belajar meski keluarganya tergolong ekonomi menengah ke bawah.

Untuk meringankan beban ibunya yang hanya seorang penjual sayur keliling, Wahyuni menghempas rasa malu dan menjadi pejual puding sedot (pudot), demi membantu ekonomi keluarga.

“Saya jualan pudot buatan tetangga sejak kelas VII sampai sekarang, biasanya dibeli teman sekelas atau diantar ke kelas lain karena sudah dipesan,” tutur Wahyuni usai menitipkan dagangannya di kantin SMPN 3 Kabupaten Batang, Sabtu (18/1/2020).

Termotivasi untuk mewujudkan impian keempat kakaknya, yang belum lolos menjadi anggota TNI dan didorong semangat tinggi dalam diri, ia membulatkan tekad untuk mengikuti tes penerimaan siswi di SMA Taruna Nusantara.

“Cita-cita saya pingin jadi Penerbang TNI Angkatan Udara, kan katanya kalau di SMA Taruna Nusantara itu dapat dipermudah melalui jalur Akademi Militer,” ujarnya.

Saat ini Wahyuni sedang mengikuti tes penerimaan calon siswi SMA Taruna Nusantara melalui jalur Beasiswa Pemerintah Kabupaten Batang.

“Untuk mengikuti pendidikan semi militer di sana seperti Paspara selama tiga bulan, saya harus lebih banyak berolahraga, supaya fisik dan mental kuat,” jelasnya.

Dijelaskannya, untuk menggapai cita-cita harus rajin belajar, karena pendidikan adalah akses utama meningkatkan derajat dan tidak lupa berterimakasih kepada para guru yang selama ini selalu mendukung.

“Dan kepada kedua orangtua hanya ini yang dapat Wahyuni wujudkan buat ibu dan bapak, supaya meningkatkan derajat keluarga,” tandasnya.

Sementara, Kepala SMPN 3 Batang, Bambang Purwantyono mengatakan, prestasi Wahyuni memang mengalami peningkatan sejak kelas VII hingga IX. Dan berdasarkan informasi  dari Disdikbud Batang, untuk menuju SMA Taruna Nusantara ternyata ada dua jalur masuk yang dapat digunakan, yaitu prestasi dan beasiswa Pemda.

“Ini suatu kesempatan yang bagus, akhirnya Wahyuni bisa mendaftar sampai mengikuti tes di sana, diantar Disdikbud dan dijemput pihak sekolah yang diwakili oleh Bu Eminingsih,” terangnya.

Ia mengatakan, ini sesuatu yang membanggakan bagi SMPN 3 Batang, karena semangat tinggi Wahyuni yang pantang menyerah.

“Pihak sekolah dan kedua orangtua selalu mendoakan supaya Wahyuni lolos dan diterima menjadi salah satu siswi di sana, meskipun sebelumnya pelajar kami selalu ada yang diterima, melalui jalur prestasi. Dan tahun ini SMP 3 Batang mengirimkan melalui jalur beasiswa ditambah beberapa siswa melalui jalur prestasi,” paparnya.

Menurutnya, satu pelajaran yang dapat dipetik dari seorang Wahyuni adalah semangatnya yang tak pernah surut, yang harapannya bisa menginspirasi teman-teman lainnya, terutama yang secara ekonomi berada di kalangan menengah ke bawah.

Ia berharap, mudah-mudahan bisa memotivasi adik-adik kelasnya, tidak berkecil hati bagaimanapun kondisi ekonomi orangtua, yang penting prestasi, kemauan untuk meningkat. Wahyuni termasuk siswi kami yang berkarakter, karena semangatnya diterima di SMA Taruna Nusantara bukan untuk diri sendiri, tapi suatu ketika majadi anggota TNI AU, derajat keluarganya dapat terangkat.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Batang, Sabar Mulyono mengharapkan, agar Wahyuni dapat lolos seleksi diterima menjadi peserta didik dan bahkan sampai lulus dari SMA Taruna Nusantara.

“Rata-rata lulusan SMA Taruna Nusantara yang ingin melanjutkan ke jenjang Akademi Militer maupun Akademi Kepolisian, kesempatan diterima lebih besar karena kedisiplinan, fisik dan mentalnya sudah ditempa, dibandingkan dengan lulusan SMA reguler,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi) (TrisKominfo. Sumber : http://infopublik.id/kategori/cerita-khas/397995/semangat-siswi-penjual-pudot-untuk-jadi-pilot)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Panitia Pelaksana menggelar rapat teknis MTQ. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Lantai 2 Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (14/01/2020).
Rapat dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Banggai Kepulauan, H. Rais D. Adam selaku Ketua umum Panitia MTQ ke-28 dan dihadiri oleh perwakilan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Prov. Sulteng, H. Taslim, S.Ag., MM, Kepala Kantor Kemenag Banggai Kepulauan, Kapolres serta panitia MTQ yang terdiri dari para Kepala OPD, LPTQ dan Pejabat Pemda Banggai Kepulauan.
Pada awal rapat, H. Rais D. Adam mengapresiasi seluruh panitia yang telah hadir dan menunjukkan semangat bersama menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk PNS non muslim.
“Mengingat waktu yang sudah dekat dan sangat sempit, maka saya berharap kita jangan lagi menunggu waktu untuk bekerja. Marilah kita pergunakan waktu semaksimal mungkin agar pelaksanaan MTQ ini bisa berjalan sesuai waktu pelaksanaan yang sudah di sepakati bersama yakni tanggal 16 Maret 2020” tegasnya.
Beliau juga mempersilahkan LPTQ Provinsi untuk memberikan arahan dan membahas secara tehnis kebutuhan yang harus disiapkan kepada seluruh panitia penyelenggara.
Pengurus LPTQ Prov. Sulteng, H. Taslim, S.Ag., MM sebagai pembahas tekhnis dalam rapat tersebut mengurai langsung beberapa poin penting yaitu antara lain; Astaka (Tribun Utama), Bendera Merah Putih dan Bendera Kafilah, Tarian Kolosal, Beduk, Tombol Sirene, Tenda Utama, Kesehatan dan Tenda Konsumsi, Masjid dan Sekolah, Registrasi Peserta, Transportasi peserta, Pawai Ta’aruf, Malam Ta’aruf, Pelantikan Dewan Hakim, Pameran, Pemandu Kafilah, penyambutan Gubernur dan lain-lain.
“Pawai ta’aruf akan dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2020, didampingi langsung oleh pemandu kafilah. Kemudian pada tanggal 5 Maret akan diadakan pra-ekspo di lokasi MTQ “ ujar Taslim.
Sementara itu Kapolres BanggaiKep AKBP. Aditya Surya Dharma memberikan dukungan moril dan memastikan kegiatan MTQ Prov. Sulteng ke 28 yang akan dihelat di Kab. BanggaiKep terjamin keamanannya dari awal hingga akhir kegiatan.
“Kami dari Kepolisian dan TNI, siap mengamankan MTQ dari awal hingga akhir kegiatan” tandasnya.

Terlihat antusiasme panitia pada rapat tersebut dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan peserta rapat dan saling memberi gagasan antar pimpinan rapat maupun sesama peserta rapat demi suksesnya MTQ Prov. Sulawesi Tengah ke-28 di Kabupaten Banggai Kepulauan.
“Besar harapan kami agar pelaksanaan MTQ ini berjalan sukses dan penuh berkah sehingga kami juga sangat bersemangat untuk menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan kegiatan ini”, ujar salah satu peserta rapat setelah rapat ditutup. (TrisKominfo)

SALAKAN, BANGGAIKEP.GO.ID – Pada momentum  hari jadi ke-20 ini, Plt. Bupati H. Rais D Adam  mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten  Banggai Kepulauan untuk  meneguhkan  komitmen,  bersatu  padu  memberikan   karya  dan prestasi terbaik  Bagi   Kabupaten    Banggai   Kepulauan  yang  sangat  kita  cintai  ini  sesuai  dengan kapasitas, kapabilitas  dan  kompetensi  kita   masing-masing   serta   melaksanakan  tugas  kita  dengan  tepat  waktu, tepat  guna dan  tepat  sasaran  mulai  dari  Pemerintahan  Desa  sampai  kepada  Pemerintah  Kabupaten. Hal ini disampaikan Plt. Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D Adam saat memberikan sambutan  pada acara Malam Ramah Tama HUT Kabupaten Banggai Kepulauan ke-20 sekaligus Penutupan Festival Budaya, Senin (4/11/2019) Malam.

Logo HUT Kab. Banggai Kepulauan Ke-20

Selain itu, Rais mengatakan Kegiatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banggai Kepulauan  ke-20, yang di rangkaikan dengan penutupan kegiatan festival budaya  didalamnya telah dilaksanakan  berbagai  kegiatan telah terlaksana dengan baik.

Untuk itu, melalui momentum yang berbahagia ini, Rais menyampaikan ucapan selamat, terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada  panitia penyelenggara, para camat, para seniman dan budayawan, serta kepada segenap  masyarakat  Kabupaten Banggai Kepulauan  atas  terselenggaranya  Festival Budaya yang meriah dan penuh makna ini, ucap Rais.

“Semoga ikhtiar kita dalam melastarikan dan mengembangkan kesenian dan budaya Kabupaten Banggai Kepulauan  merupakan wujud  partisipasi dan kebersamaan guna  membangun  masyarakat  Kabupaten Banggai Kepulauan yang hebat dan  bermartabat  melalui bidang seni, budaya dan pariwisaata”, Katanya.

Demikian  pula kepada para pemenang  berbagai ivent, Rais  ucapkan selamat, sekaligus berpesan  agar tidak puas diri dan tidak berhenti sampai disini.

“Teruslah berkreasi dan terus berupaya menggapai prestasi puncak untuk kemajuan seni, budaya dan pariwisata di Kabupaten  Banggai Kepulauan. Apalagi  para pemenang nantinya akan  mangikuti  festival budaya  tingkat Provinsi yang  akan dilaksanakan di Morowali”.

Untuk itu, kepada duta budaya Kabupaten  Banggai Kepulauan yang akan mengikuti kegiatan tersebut agar  dipersiapkan dengan matang, sehingga bisa mengikuti  kegiatan festival budaya tingkat provinsi dengan  baik, jelasnya.

Diakhir sambutannya, sebagai Pimpinan  Pemerintah  Kabupaten  Banggai Kepulauan,  Rais Mengajak Kepada  Segenap Aparatur  sipil  negara, para politisi, para pelaku ekonomi, penegak hukum, pendidik  dan  seluruh komponen  masyarakat Kabupaten  Banggai  Kepulauan,  untuk  bersama-sama, bersatu  padu membangun  daerah  ini, sehingga Visi  Kabupaten Banggai  Kepulauan yang Maju, Mandiri, Bermartabat Dan Berkeadilan Sejahtera Bisa Terwujud, Harapnya. (Cici/Humpro)

SALAKAN, BANGGAIKEP.GO.ID – Pada saat ini seluruh instansi pemerintah telah memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai pendukung dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Salah satunya adalah mempunyai dan  menggunakan email resmi pemerintah  dalam transaksi  penerimaan dan pengiriman data. Penggunaan Email non pemerintah  dirasakan beresiko dan tidak aman dalam konteks kerahasiaan data dan informasi daerah sampai informasi kenegaraan. Menyikapi hal ini melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Bupati Banggai Kepulauan  menandatangi   Surat Edaran Penggunaan Email Resmi Perangkat Daerah  Di Lingkungan Pemerintahan  Kabupaten Banggai Kepulauan. 60  email resmi  tersebut  penamaannya  telah disesuaikan dengan karasteristik  nama  Perangkat Daerah  Kabupaten Banggai Kepulauan sehingga  mudah dikenal dan diingat oleh masyarakat  dan atau  pihak yang  menerima  surat. Disamping itu tata cara penamaan  Sub Domain  yang sesuai dengan nama Domain Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan https://BanggaiKep.go.id sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Registrar Nama Domain Instansi Penyelenggara Negara. Pengguna Web Email tidak perlu melakukan instalasi perangkat lunak hanya cukup melakukan sedikit konfigurasi dan memasukkan username dan password email sudah bisa digunakan. Banyak manfaat dari penggunaan email resmi diantaranya  keamanan terlindungi juga  tingkat kepercayaan penerima surat semakin meningkat atas kebenaran  Informasi yang terdapat  dalam isi surat. Oleh sebab itu, dengan adanya Email  tersebut  diharapkan digunakan oleh perangkat daerah  pada surat resmi yang dikeluarkan organisasinya. Rabu, 06/11/2019 (Decky/Kominfo)

SALAKAN, BANGGAIKEP.GO.ID – Indonesia merupakan salah satu Negara yang terus memanfaatkan Era digital sekarang ini, dalam tikungan tajam digitalisasi  ini, pemerintah mengambil langkah yang pas, sesuai dengan perkembangan. Kominfo menyediakan ruang yang kondusif  untuk perkembangan  ekosistem digital instansi penyelenggara  Negara  salah satunya  adalah penamaan domain  bagi  instansi penyelenggara negara tentang penamaan domain serta  pemerintah daerah diberi kewenangan  untuk  pengelolaan nama  sub domain  didaerah yang  tidak bertentangan dengan nama domain yang telah ada.

Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan telah mempunyai nama domain https://BanggaiKep.go.id. Sehingga  dengan melihat  kebutuhan, perkembangan  serta peran  teknologi  informasi dan komunikasi juga  dalam rangka menyonsong integrasi sistem  tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bertekad untuk selalu memberikan pelayanan akses informasi kepada masyarakat tepat waktu serta mempermudah dan mempercepat kinerja pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat yang membutuhkan. Oleh sebab itu Bupati  Banggai Kepulauan  menerbitkan Keputusan Bupati Bangai Kepulauan  Nomor 316 Tahun 2019 Tentang  Junis Pengelolaan Nama Sub Domain Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan tanggal 15 oktober 2019. Dalam juknis tersebut diatur  apa dan siapa saja yang berhak  dan harus  memakai  nama sub domain  beserta mekanisme  penamaan.  Contoh penamaan sub domain pada sistem informasi  yang telah ada yakni https://jdih.banggaikep.go.id dan penamaan aplikasi http://eagenda.banggaikep.go.id.

Bagi perangkat daerah yang akan melakukan penamaan pada sistem informasi dan aplikasi instansi atau unit kerjanya  bisa lansung menghubungi Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Decky/Kominfo)

OKULO POTIL, BANGGAIKEP.GO.ID – Bertepatan dengan hari revormasi gereja, Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan di Banggai Kepulauan melaksankan Pengtahbisangedung gereja GPIBK Jemaat Getsemani Potil, Desa Okulo Potil Kec.Buko. 31/10/2019

Acara pengresmian dan pengthabisan gedung gereja jemaat Getsemani Potil, diawali dengan ibadah pengtahbisan gedung gereja yang dipimpin oleh Sekretaris Sinode GPIBK, Pdt. Deni Molindo, M.Th, yang dimulai dengan prosesi didepan gedung gereja, yakni pengthabisan yang dilamukan oleh MPH Sinode GPIBK dan para pendeta, sesudah itu acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kasie Pemerintahan Kantor Camat Buko.

Kegiatan acara pengthabisan gedung gereja Jemaat Getsemani Potil, di hadiri oleh pemerintah kec. Buko, Camat Buko yang diwakili kasie pemerintahan, Apria Mombilia, SE, camat Buko berhalangan hadir karena menjalani pengobatan di Makasar, sedangkan Sekcam Buko menghadiri Festival Budaya di Salakan, tampak hadir juga Kades Okulo Potil, Welon Kolian dan Kades Leme-leme Darat, Weli Siako, serta jajaran MPH Sinode GPIBK, para pendeta GPIBK serta tokoh agama dari dedominasi gereja lainnya.

Sebagai tanda Gedung Gereja Jemaat Getsemani Potil telah diresmikan dan tahbiskan MPH Sinode GPIBK menyerakan berita acara yang diserakan oleh Ketua Simode GPIBK, Pdt.Anasir Suayong, M.Th dan diterima oleh Ketua MPH Jemaat Getsemani Potil, Pnt. James Siako.

Menurut Yarden Lumanio yang merulakan ketua panitia dan juga tokoh jemaat memaparkan gedung gereja ini dibangun selama 12 tahun dengan total anggaran 400 lebih juta, yang bersumber dari swadaya jemaat, bantuan pemerintah dan para donatur, ujar Yarden Lumanio. (JAR/Kominfo)

SABANG, BANGGAIKEP.GO.ID – Luapan sukacita nampak diwajah segenap wargaJemaat GPIBK Kalvari Kecamatan Bulagi Utara, pada hari Senin (28/10/2019), menyambut kehadiran Plt.Bupati Banggai Kepulauan dan Rombongan.

Kehadiran Plt.Bupati Banggai Kepulauan, H. Rais D. Adam beserta rombongan di Desa Sabang Kec. Bulagi Utara, guna mengikuti acara Penthabisan dan peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK Kavari Sabang. Kegiatan diawali dengan ibadah Penthabisan Gedung gereja , yang dilayani oleh Bendahara Sinode GPIBK, Pdt.Kartini Ari, MM, M.Th, dan didampingi oleh pendeta-pendeta se-GPIBK.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Pengresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK Kalvari Sabang, yang ditandai dengan penandatangan prasasiti pengresmian oleh Plt.Bupati BanggaiKep dan penandatanganan Prasasti penthabisan oleh Ketua Sinode GPIBK, Pdt. Anasir Suayong, M.Th.

Selain Plt.Bupati BanggaiKep, H.Rais D. Adam turut hadir juga dalam acara tersebut, Waka Polres BanggaiKep, Kompol. I Made Darma, SH, Pabung Kodim 1308 L/B, Kapten Inf. Sutigno, Bimas Kristen Kementrian Agama BamggaiKep, Pdt. Baren Jalepan, M.Th, Asisten II, Abderiana Loto, MM, Kasat Pol-PP, Joko Prihantoro, S.STP, M.Si, Camat Bulagi Utara, Edison Moligay, S.Sos, MAP, Lurah Sabang dan MPH Sinode GPIBK berserta Pendeta se Sinode GPIBK. (JAR/Kominfo)