Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady resmi buka kegiatan pelaksanaan Rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kab. Bangkep Tahun 2026, Kamis (13/3/2025).

Bupati didampingi Wakil Bupati Serfi Kambey, Ketua DPRD Bangkep Arkam Supu, Pj Sekda Ariyono Orab dan dihadiri oleh Wakil Ketua I dan II DPRD Bangkep, Staf Ahli Setda, Pabung 1308/LB, Perwakilan Kapolres, Anggota DPRD, para Kepala OPD, Camat se-Kab. Bangkep, serta para Kepala Desa se-Kab. Bangkep bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang Bangkep.

Dalam sambutan Bupati mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, yang telah hadir memenuhi undangan pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Penyelenggaraan musrenbang ini merupakan mekanisme perencanaan tahunan sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang nomor 25 tahun 2004 pasal 22 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 86 tahun 2017 pasal 94 sampai dengan pasal 99 dalam rangka mengakomodir kepentingan masyarakat sekaligus sebagai wadah partisipasi untuk menghasilkan rencana program dan kegiatan pembangunan yang lebih aspiratif dan transparan serta dapat pula di pertanggung jawabkan (akuntabel).

“Kami bersama jajaran perangkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten banggai kepulauan bersama DPRD sampai saat ini masih tetap konsisten untuk meningkatkan pelayanan di semua sektor dalam rangka mewujudkan masyarakat kabupaten banggai kepulauan yang sejahtera,” ucap Rusli Moidady.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam pelaksanaan program dan kegiatan tetap konsisten dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa indikator makro kabupaten dan realita yang dihadapi saat ini kata Rusli, antara lain yaitu Kondisi Ekonomi, Tingkat Kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang perlu dibenahi, Tingkat Pengangguran, potret Pendidikan, potret Kesehatan, dan Potret Infrastruktur yang harus ditingkatkan.

Selain itu, tema pembangunan tahun 2026 yang di usung Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan adalah Meningkatkan Kontribusi Industri Kecil Menengah (IKM) dalam perekonomian yang mendukung daya saing daerah dengan prioritas pembangunan di arahkan pada Pemerataan penyediaan infrastruktur pelayanan dasar jalan, air bersih dan kelistrikan untuk mendukung daya saing perekonomian, Percepatan peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, Peningkatan produksi, produktifitas dan daya saing produk pertanian, perikanan dan pariwisata guna mendukung ekonomi kerakyatan, Peningkatan inovasi dan tata kelola pemerintahan yang berwibawa dengan dukungan nilai religius dan budaya lokal.

“Kita telah mendapatkan usulan prioritas program/kegiatan masing-masing perangkat daerah melalui forum perangkat daerah yang telah kita laksanakan, maka kami perintahkan kepada Bappeda kabupaten banggai kepulauan untuk melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi rancangan awal RKPD sesuai prioritas pembangunan tahun 2026,” kata Bupati.

“Dan usulan yang tidak dapat dibiayai APBD Kabupaten agar dapat diusulkan melalui sumber-sumber pendanaan seperti APBN, APBD, DAK serta sumber pendanaan lainnya sesuai dengan kemampuan dan kewenangan masing-masing, khususnya dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrim, peningkatan layanan dasar, penanganan inflasi, serta peningkatan daya saing di Kabupaten Banggai Kepulauan,” tambahnya.

Musrenbang ini merupakan momen yang sangat penting dan strategis dalam upaya menyusun prioritas pembangunan tahun 2026, yang selanjutnya akan menjadi bahan penyempurnaan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) serta menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan umum APBD (KUA) dan prioritas dan plafon APBD sementara (PPAS), yang kemudian menjadi dasar penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Kabupaten Banggai Kepulauan tahun anggaran 2026.

“Untuk itu, diharapkan kepada seluruh peserta musrenbang untuk dapat mengikuti acara ini dengan sebaik-baiknya, sehingga hasil yang diperoleh sesuai dengan yang kita harapkan,” tutup Bupati. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady resmi melaunching  program “Bangkep Berkah Mengaji” bertempat di Masjid Nur-Hidayah Pemda, Selasa (18/3/2025).

Program ini merupakan arahan dari Gubernur Sulawesi Tengah dan berharap melalui kegiatan ini dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat khususnya di Banggai Kepulauan.

“Pada kesempatan yang penuh makna ini, izinkan saya untuk menjelaskan lebih mendalam tentang program ini, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif yang signifikan bagi masyarakat kita,” ujar Rusli dalam sambutannya.

Bupati menjelaskan bahwa program “Bangkep Berkah Mengaji” adalah bentuk perhatian dan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat kita.

“Di tengah-tengah perkembangan zaman yang begitu pesat, seringkali kita lupa untuk menjaga keseimbangan antara perkembangan duniawi dan rohani. oleh karena itu, banggai kepulauan berkah mengaji hadir sebagai salah satu jalan untuk memperkokoh pondasi moral dan spiritual masyarakat kita,” jelasnya.

Selain itu kata Rusli, melalui kegiatan mengaji, baik secara individu, keluarga, maupun kelompok, kita ingin kembali mengingatkan diri kita tentang pentingnya ilmu agama sebagai pedoman hidup yang membawa berkah.

Program ini bukan hanya sekedar kegiatan rutin, tetapi sebuah upaya untuk membangun karakter yang baik dan mulia melalui pengajaran agama yang murni.

“Saya sangat berharap kegiatan mengaji ini dapat meresap dalam kehidupan sehari-hari kita, tidak hanya sebagai rutinitas, tetapi sebagai sarana untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup kita,” terang Bupati.

Disamping itu, Bupati juga mengajak para orang tua untuk turut berperan aktif dalam membimbing anak-anaknya untuk belajar agama, serta memberikan contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan begitu, kita dapat membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang bersih dan perilaku yang berbudi pekerti luhur,” katanya.

Tak hanya itu, Bupati juga memperkenalkan program “Berkah Berjamaah”, dimana kita sadar bahwa salah satu bentuk kebersamaan yang sangat dianjurkan dalam agama adalah sholat berjamaah. “Melalui program berkah berjamaah, kita ingin menggali potensi terbaik dari masyarakat kita dengan memperkuat rasa kebersamaan dalam beribadah,” ucapnya.

Sholat berjamaah bukan hanya sekadar kewajiban agama, tetapi juga merupakan sarana untuk mempererat silaturahmi antar sesama umat, memperkuat ukhuwah islamiyah, dan menciptakan suasana kedamaian dalam masyarakat.

Dalam mewujudkan program ini, Bupati memaparkan tentunya memerlukan kerjasama dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan dan partisipasi aktif dari masyarakat.

“Saya mengajak kita semua untuk bahu-membahu, bersinergi, dan saling mendukung demi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai ini,” tandasnya. (IKP-KOMINFO)

Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 49 Tahun 2024 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

Selengkapnya dapat diunduh link:

Perbup APBD 2025

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan di wakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Dr. Ariyono Orab, S.Pd.S.Sos.,MM hadiri kegiatan sosialisasi Zakat, Infaq dan Sedekah Badan Amil Zakat Nasional (𝘽𝘼𝙕𝙉𝘼𝙎) Banggai Kepulauan, Senin (24/02/2025).

Kegiatan dihadiri Ketua BAZNAS Prov. Sulteng, Waket 1 BAZNAS Prov. Sulteng, Waket 2 BAZNAS Prov. Sulteng, Ketua BAZNAS Bangkep, Kakan Kemenag, Kepala OPD Lingkup Pemda serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Pj. Sekda mengatakan Zakat Infaq dan Shadaqah merupakan pilar penting dalam kehidupan umat Islam yang tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu sesama dan mencapai kesejahteraan bersama.

Melalui sosialisasi ini di harapkan kita semua memahami dan mengimplementasikan pengelolaan Zakat Infaq dan Shadaqah secara efektif dan efisien, sehingga manfaatnya di rasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Saya mengapresiasi upaya BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah dalam menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah bahwa, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus di tingkatkan untuk mewujudkan kesejahteraan umat,” ujar Sekda. (Decky-KOMDIGI)

Hasil Pengukuran Intervensi Serentak Per Desa Terkait Stunting di Banggai Kepulauan.

Selengkapnya dapat di unduh link:

Status Gizi Perdesa (1)2 (1)

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) diwakili Pj. Sekretaris Daerah Ariyono Orab sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Bela Negara Ke-76 bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Kamis (19/12/2024).

Upacara tersebut di hadiri Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Pabung 1308/LB, Kepala OPD Lingkup Pemda Banggai Kepulauan serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Presiden RI Prabowo Subianto yang dibacakan oleh Inspektur upacara Ariyono Orab mengatakan peringatan hari Bela Negara yang dilaksanakan hari ini adalah untuk mengenang perjuangan yang telah di lakukan oleh para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan Negara.

Melalui peristiwa bersejarah yaitu agresi militer belanda II pada tanggal 19 desember 1948, para pahlawan menunjukan KEGIGIHAN dan usaha mereka untuk merebut kembali ibu kota negara yogyakarta. kota tersebut yang saat ini merupakan simbol Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ariyono juga menyebutkan Deklarasi PDRI merupakan bukti ketangguhan Bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI. Selain itu, keberadaan PDRI juga memberikan sinyal kepada dunia bahwa Republik Indonesia masih tetap berdiri.

Mendengar catatan sejarah tersebut, membuat kita generasi penerus menjadi kagum dan terinspirasi akan dedikasi pengorbanan para pejuang bangsa. Oleh karena itu, peringatan hari bela negara merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kita bersama dalam menjaga dan memperkuat Persatuan Bangsa Indonesia.

Tema peringatan hari bela negara ke-76 tahun 2024 ini adalah “GELORAKAN BELA NEGARA UNTUK INDONESIA MAJU”. Tema ini mengandung makna bahwa seluruh warga negara indonesia agar terus menggelorakan Bela Negara dengan berkontribusi secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan guna mewujudkan Indonesia Maju. Kontribusi nyata kita haruslah dapat tercermin pula pada aspek Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, pendidikan, teknologi, pertahanan dan keamanan.

Perlu di sadari, bahwa perkembangan lingkungan strategis dan geopolitik terkini menunjukan dinamika yang semakin kompleks dan berpotensi membawa dampak signifikan terhadap keamanan global. Ketegangan antar negara, pergeseran aliansi, dan meningkatnya persaingan untuk menguasai sumber daya strategis telah menciptakan ketidakpastian. Selain itu, isu-isu seperti konflik regional, perang siber dan perubahan iklim mempengaruhi keamanan internasional.

“Oleh karenanya, di perlukan antisipasi, penyelarasan, UPDATING kebijakan pertahanan, dan pelaksanaan strategis pertahanan Negara yang tepat. Hal tersebut untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam rangka penetapan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (Sishamkamrata),” katanya.

SISHAMKAMRATA merupakan strategis pertahanan Negara terbaik karena Indonesia memiliki keunggulan jumlah penduduk dan wilayah nusantara yang luas. Dalam konteks tersebut, kementerian pertahanan telah malaksanakan program PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA (PKBN).

Kegiatan PKBN ini merupakan salah satu upaya dari revolusi mental melalui pembangunan karakter bangsa di lingkup pendidikan, masyarakat dan pekerjaan. Hal tersebut sejalan dengan 8 (delapan) ASTA CITA KABINET MERAH PUTIH yaitu memperkokoh Ideologi Pancasila dan memperkuat pembangunan SDM menuju Indonesia emas 2045.

“Sebelum mengakhiri amanat ini, sekali lagi saya ucapkan Dirgahayu Bela Negara Ke-76. Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju,” tutupnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Ariyono Orab buka secara resmi kegiatan Rapat Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) yang di selenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Rabu (18/12/2024).

Dalam sambutannya Ariyono mengatakan Anak adalah aset masa depan bangsa, mereka bukan hanya penerus cita-cita kita, tetapi juga cermin dari kualitas pembangunan yang kita lakukan hari ini. oleh karena itu, mewujudkan Kabupaten layak anak bukan hanya sebuah target administratif, tetapi tanggung jawab moral kita bersama.

Kabupaten layak anak adalah kabupaten yang menjamin terpenuhinya hak anak, melindungi mereka dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi, serta memberikan ruang bagi tumbuh kembang mereka secara optimal.

“Banggai Kepulauan memiliki potensi besar untuk menjadi kabupaten yang ramah anak. namun, kita semua menyadari bahwa tantangan yang kita hadapi juga tidak ringan, masih ada anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan yang layak, fasilitas kesehatan yang memadai, serta perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Sekda memaparkan bahwa tim gugus tugas KLA memiliki peran strategis dalam merancang, mengkoordinasikan, dan mengimplementasikan berbagai kebijakan dan program yang mendukung terwujudnya kabupaten layak anak.

“Saya berharap sinergi dan kolaborasi semua pihak, baik dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga media massa, dapat bersinergi untuk memastikan semua program yang direncanakan berjalan efektif,” terangnya.

Menurutnya, pendekatan holistik dalam mewujudkan KLA, kita harus mempertimbangkan seluruh aspek kehidupan anak, termasuk pendidikan, kesehatan, hak sipil, lingkungan, dan perlindungan khusus bagi mereka yang rentan.

Selain itu, rapat ini menjadi momen evaluasi terhadap capaian yang telah kita raih selama ini, sekaligus ruang untuk melahirkan inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan anak-anak di daerah kita.

“Saya optimis bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan dapat semakin dekat dengan predikat kabupaten layak anak, dengan komitmen, kerja keras, dan doa kita semua, saya percaya masa depan yang lebih cerah untuk anak-anak kita dapat terwujud,” kata Ariyono.

Turut hadiri Kepala Dinas Dukcapil Harli A. Masenge, S.Pd , Kementerian Agama Drs. H. Ahmad Yani, Camat Tinangkung Supardi Sipatu, S.sos serta undangan lainnya. (Roy-DISKOMDIGI)

LAPORAN PUSDALOPS-PB BPBD Kab. Banggai Kepulauan
Informasi Laporan Harian Hasil Distribusi Air Bersih di Kec. Bulagi dan Bulagi Selatan Kab. Banggai kepulauan sebagai berikut :

Assalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Mohon ijin Melaporkan giat distribusi air bersih hari ini :

JENIS BENCANA
Krisis Air Bersih

WAKTU DISTRIBUSI AIR
Hari : Kamis
Tanggal : 12 Desember 2024
Pukul : 08.00 – 17.00 Wita

DESA TERDAMPAK YANG TERDISTRIBUSI
Desa : Alul, Sosom dan Komba – Komba (Rumah Ibadah)
Kecamatan : Bulagi

DISTRIBUSI HARI INI
Jumlah Air Terdistribusi Hari Ini : 30.000 Liter
Jumlah Warga Yang Terdistribusi Air : 21 KK, 78 Jiwa

TOTAL AIR TERISTRIBUSI
Jumlah Air Terdistribusi Hari Ini : 125.040 Liter
Jumlah Warga Yang Terdistribusi Air : 142 KK, 447 Jiwa

KORBAN JIWA
Nihil

PENGUNGSI
Nihil

KENDALA UTAMA
– Mesin alkon serta Filter solar milik PDAM bermasalah namun setelah diperbaiki dengan peralatan yang baru sehingga sore hari mobil kembali melakukan penyuplaian air bersih.
– Ban mobil belakang 2 buah milik PDAM dalam kondisi gundul.
– Selang untuk penyuplaian ke rumah warga tidak cukup dikarenakan kondisi tong sebagian warga susah dijangkau.

LANGKAH YANG DI LAKSANAKAN
Melakukan penyuplaian air bersih dengan menggunakan 3 Armada Tangki Air milik BPBD Prop. Sulawesi Tengah, PMI dan PDAM.

TITIK LOKASI
-1°18’48.5″S 123°01’37.7″E (Alul)
-1°20’50.9″S 123°05’16.1″E (Sosom)
-1°19’16.6″S 123°10’59.4″E (Komba-Komba)

SUMBER
Tim Suplay Air Bersih Tanggap Darurat Penanganan Bencana Krisis Air Bersih di Kab. Banggai Kepulauan

PENUTUP
Demikian Laporan kami di Posko Penanganan Tanggap Darurat Krisis Air Bersih Hari ini
Wassalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

TERTANDA :
PUSDALOPS-PB
BPBD Kab. Banggai Kepulauan

Jakarta Banggaikep.go.id. Pj. Bupati Banggai Kepulauan, Ihsan Basir, SH, LL.M, bersama Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkam Supu, S.Th., I., MH, didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah, Dr. Ariyono Orab, S.Pd, S.Sos, MM. Kepala Dinas PUPR  Asrin ST., M.Si laksanakan gelar pertemuan koordinasi dan konsultasi bersama Subdirektorat Air Tanan dan Air Baku, Direktorat Jendral Sumber Daya Air. Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Pertemuan ini berlangsung pada Rabu 11/12/2024 di kantor Kementerian PUPR di Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis terkait pembangunan dan pengelolaan infrastruktur perairan di Kabupaten Banggai Kepulauan. Fokus diskusi adalah peningkatan akses masyarakat terhadap penanganan air bersih, serta pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati” Ihsan Basir menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah Daerah dan kementerian dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Olehnya itu harapan kami untuk memastikan bahwa seluruh program pembangunan perairan di Banggai Kepulauan berjalan dengan baik dan sesuai kebutuhan masyarakat, lebih khusus terkait penanganan air bersih di wilayah Bulagi bersaudara.

Ketua DPRD, Arkam Supu, juga menambahkan bahwa sinergi ini sangat penting untuk mendukung pembangunan di Daerah, Dengan adanya dukungan teknis dan anggaran dari pemerintah pusat, tentunya, kami optimis bahwa Banggai Kepulauan akan mampu mengatasi berbagai tantangan di sektor perairan, ujarnya.

Subdirektorat Air Tanah dan Air Baku Direktorat Jendral SDA, Kementerian PUPR menyambut baik usulan dan aspirasi yang disampaikan. Oleh Pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Mereka juga berjanji untuk memberikan Bantuan Anggaran di tahun 2025 dan melaksanakan pendampingan teknis serta mendorong percepatan pelaksanaan program infrastruktur perairan di Banggai Kepulauan.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah Daerah dan P usat untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Hendro Wibowo IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan diwakili Plh. Sekretaris Daerah Iswan Saleh, S.Sos buka secara resmi kegiatan seminar literasi budaya Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) bertempat di ruang rapat Kantor Bupati, Kamis (12/12/2024).

Dalam sambutan Bupati yang di bacakan Iswan Saleh menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Seminar literasi budaya ini adalah langkah strategis untuk memperkuat pemahaman kita semua akan pentingnya budaya sebagai bagian dari identitas bangsa sekaligus sebagai pondasi untuk membangun masyarakat yang berkarakter,” ucapnya.

Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari seni tradisional, adat istiadat, bahasa daerah, hingga kearifan lokal yang telah menjadi identitas masyarakat.

Namun, di tengah perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi, budaya lokal sering kali menghadapi tantangan besar. Tantangan ini mencakup perubahan gaya hidup masyarakat, masuknya budaya asing, hingga minimnya dokumentasi dan pengarsipan budaya lokal.

Iswan juga menjelaskan bahwa dalam konteks Kabupaten Banggai Kepulauan, literasi budaya dapat menjadi alat yang efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya kita kepada generasi muda.

“Generasi muda memiliki peran penting sebagai penerus yang akan menjaga dan mengembangkan warisan budaya kita. Oleh karena itu, seminar seperti ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun kesadaran dan kecintaan terhadap budaya lokal,” katanya.

Selain itu, peran institusi seperti perpustakaan dan kearsipan sangat krusial dalam melestarikan budaya. Perpustakaan adalah pusat pengetahuan yang dapat menjadi sumber literasi budaya, sedangkan arsip adalah penjaga memori kolektif kita sebagai masyarakat.

Dokumentasi yang baik dan pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi solusi untuk memastikan bahwa warisan budaya kita tetap terjaga dan dapat diakses oleh generasi mendatang.

“Saya berharap kita semua, khususnya para peserta, dapat menggali wawasan yang lebih luas tentang pentingnya literasi budaya. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk belajar, berdiskusi, dan menemukan ide-ide baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari- hari,” ujar Iswan.

Plh Sekda juga mengajak kita untuk menjadikan budaya sebagai sumber kekuatan yang mempersatukan dan menginspirasi.

“Saya berharap agar seminar ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang dapat diimplementasikan untuk memajukan literasi budaya di Kabupaten Banggai Kepulauan,” pungkasnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ramlin Hamid S.Pd dalam sambutannya mengatakan Kegiatan seminar literasi budaya kegiatan pada hari ini adalah rangkaian dari kegiatan hari ulang tahun Banggai Kepulauan ke 52 tahun 2024, karena ini adalah sehubungan dengan budaya.

“Kami merasa penting sekali untuk tetap dilaksanakan seminar pada hari ini didahului dengan diskusi kelompok yang membahas tentang sejarah Banggai Kepulauan dan literasi budaya kemudian seni dan budaya Banggai Kepulauan,” terangnya.

Ramlin juga sangat mengharapkan peserta yang hadir dari Camat, Tokoh Adat dan Tokoh Agama bisa memberikan kontribusi terkhusus kepada kegiatan diskusi.

“Kami dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan tidak punya wewenang penuh untuk pengembangan kebudayaan, kami ambil melalui jalur literasi pengenalan dulu kemudian kita pahami bersama dan kita laksanakan, karena pada momen ini tidak seluruh kebudayaan diulas hanya sebagian kecil tetapi kenapa sejarah Banggai Kepulauan kami ambil karena itu adalah tonggak dari kebudayaan kita,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa Perpustakaan Nasional Republik Indonesia telah meminta semua daerah mengumpulkan atau mengirimkan sejarah terbentuk daerahnya sendiri dikumpulkan dalam sistem informasi kearsipan nasional perpustakaan literasi, “Kami mengambil kesempatan menitipkan perlu kita kirimkan supaya diakui di nasional terbentuknya Banggai Kepulauan,” tuturnya.

“Saya minta pendapat dari peserta yang hadir ini agar kita sepakati nanti bahwa terbentuknya Banggai Kepulauan, kemudian kami nanti kirimkan ke sistem informasi kearsipan nasional yaitu sudah dialih media kan nanti secara nasional bisa membaca sejarah Kabupaten Banggai Kepulauan terbentuknya,” tambahnya.

Turut hadir Ketua MUI, Narasumber, Camat, Tokoh Adat, Tokoh Agama serta undangan lainnya. (Roy-DISKOMDIGI)