Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam buka kegiatan penyampaian pokok-pokok Rencana Pembangunan Daerah Tahun 2023-2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2023 Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Senin, (25/4/2022).

Kegiatan bertempat di ruang rapat kantor Bupati dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda Bangkep, Para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Bapedda dan Litbang, Kepala OPD serta undangan lainnya.

Dalam Sambutan Bupati menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2023-2026 telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2022.

Untuk itu, Bupati mengharapkan dukungan serta dapat menjalankan apa yang telah disepakati bersama dalam dokumen RPD termasuk penyelesaian penginputan dokumen Renstra Perangkat Daerah ke dalam aplikasi Sipdagar.

“Segala target yang telah kita tetapkan baik dalam dokumen RPD maupun dalam dokumen Renstra dapat kita capai sehingga terwujud Kabupaten Banggai Kepulauan yang lebih sejahtera untuk mengejar ketertinggalan kita sehingga dapat sejajar dengan daerah lain,” ucap Bupati.

RKPD Kab. Bangkep tahun 2023 merupakan tahun pertama pelaksanaan dari RPD Kab. Bangkep tahun 2023-2026 yang merupakan tahapan rangkaian dalam pencapaian indikator tujuan, sasaran dan program yang tertuang dalam dokumen RPD.

“Saya minta Kepala Perangkat Daerah agar fokus dan terarah dalam penyusunan program dan kegiatan sehingga rencana pembangunan tahun 2023 dapat tercapai sesuai dengan arah kebijakan pembangunan dalam RPD tahun 2023-2026,” kata Bupati.

Selanjutnya, diakhir sambutan, Bupati juga berharap agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga target yang telah ditetapkan akan dapat tercapai. (Elsi-KOMINFO)

Tunggaling, BanggaiKep.go.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan Sosialisasi dan Peningkatan Kader Posyandu serta Penyuluhan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) yang dilaksanakan di Desa Tunggaling Kecamatan Peling Tengah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Selasa, (19/4/2022).

Dalam mengatasi stunting, masyarakat perlu memahami pentingnya gizi bagi ibu hamil dan anak balita, terutama 1000 Hari Pertama Kehidupan yaitu terhitung sejak konsepsi sehingga anak berusia 2 tahun.

Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh kemiskinan dan pola asuh tidak tepat, yang mengakibatkan kemampuan kognitif tidak berkembang maksimal, mudah sakit dan berdaya saing rendah, sehingga bisa terjebak dalam kemiskinan.

Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: 450/2004 tentang Pemberian ASI secara eksklusif pada Bayi di Indonesia terdiri atas lima ketetapan termasuk penetapan mengenai pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan sampai dengan usia anak 2 tahun dengan pemberian makanan tambahan yang sesuai.

Menurut Kadis Kesehatan dr. Abdi Gunawan, MPH dalam memberikan materinya bahwa pemberian makanan yang baik sejak lahir hingga usia 2 tahun merupakan salah satu upaya mendasar untuk menjamin pencapaian kualitas tumbuh kembang sekaligus memenuhi hak.

Kegiatan yang dilakukan untuk mengintervensi anak dalam 1000 Hari Pertama Kehidupannya adalah dengan Pelatihan Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) bagi petugas kesehatan sebagai promotor kesehatan kepada masyarakat.

“Tujuannya adalah untuk membekali tenaga kesehatan dengan pengetahuan, keterampilan dan alat bantu untuk mendukung ibu, ayah dan pengasuh dalam meningkatkan praktik pemberian makan kepada bayi dan anak serta ibu hamil serta optimal yang difokuskan pada pemantauan pertumbuhan, pemberian ASI, Pemberian Makanan Pendamping ASI, pemberian makan pada ibu, bayi dan anak berbasis masyarakat,” tutur Kadis Kesehatan.

Informasi yang utuh ini dianggap penting untuk disampaikan kepada kader posyandu sebagai sumber daya potensial yang langsung berhubungan dengan sasaran PMBA. Tenaga kesehatan sebagai fasilitator PMBA perlu dibekali informasi menyeluruh dan utuh tentang 1000 hari pertama kehidupan sehingga mampu menyampaikan kembali kepada konselor PMBA di tingkat posyandu.

Selain itu, Kadis Kesehatan juga mengungkapkan perlunya peran serta pemerintah desa terkait rendahnya cakupan kunjungan posyandu, baik kunjungan ibu hamil maupun kunjungan balita. (Elsi-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam membuka secara resmi Audit Kasus Stunting dan Kukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Wakil Bupati, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng, Sekda, Ketua Tim Penggerak TP-PKK, Staf Ahli Bupati, dan undangan lainnya, Rabu, (20/04/2022).

Dalam sambutan Bupati sangat mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan ini guna mengevaluasi hasil tindaklanjut program kerja penurunan stunting yang bertujuan memberikan rekomendasi bagi tindakan hingga penanganan yang tepat kasus stunting sehingga mencegah adanya diagnostik berlebihan.

Audit stunting ini dilakukan dalam rangka implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

“Saya berharap para tim audit dapat menyelesaikan masalah-masalah yang di temukan dalam proses penurunan stunting serta dapat merumuskan program kerja yang tepat sehingga percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan benar-benar berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” ucap Bupati.

Lanjutnya, untuk mencapai hasil yang optimal dibutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk menyukseskan percepatan penurunan stunting di Indonesia lebih khusus di Banggai Kepulauan.

“Saya berharap kepada tim percepatan penurunan stunting yang baru saja di kukuhkan agar serius menjalankan tugas dan tanggungjawab yang telah di amanatkan oleh Daerah dengan selalu berkoordinasi dan membantu Pemerintah Daerah untuk bersama-sama melaksanakan proses demi proses,” harap Bupati.

Selain itu, Bupati memberikan ucapan selamat kepada tim yang telah dikukuhkan “Saya ucapkan sekali lagi selamat kepada tim percepatan penurunan stunting yang baru saja di kukuhkan semoga saudara-saudara dapat membantu kerja Pemerintah dalam penurunan angka stunting dengan cepat dan tepat,” tutur Bupati. (Decky-KOMINFO)

Susunan Tim Percepatan Penurunan Stunting 2022

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rembuk stunting Kabupaten yang merupakan aksi ke 3 dari 8 aksi konvergensi intervensi stunting yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah baik Kabupaten/Kota yang menjadi lokasi fokus (lokus) dalam intervensi stunting.

Tahapan aksi konvergensi penanganan stunting sebagai wujud komitmen Pemerintah daerah dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) yang dilaksanakan di Auditorium Bappeda dan Litbang, Senin, (21/3/2022).

Kegiatan dihadiri Unsur Forkopimda, Staf Ahli dan Asisten, Para Kepala OPD Lingkup Pemda Bangkep, Ketua Tim Penggerak PKK, Camat se-Kab. Bangkep, Kepala Puskesmas se-Kab. Bangkep, Kepala Desa lokus stunting (25 Desa) serta Pendamping Desa.

Dalam sambutan Bupati Bangkep yang dibacakan Asisten III Ekasilawati Sipatu, M.Kes mengatakan Berdasarkan data aplikasi e-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) per agustus tahun 2021 Banggai Kepulauan berada pada peringkat ke-3 tertinggi Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Tengah, dengan jumlah kasus stunting terbanyak setelah Kabupaten Donggala dan Kabupaten Banggai Laut sebesar 21,80%.

Menurut Bupati, Pada tahun 2022 lokasi fokus 25 Desa yang tersebar dalam 9 Kecamatan, masuk dalam fokus penanganan percepatan penurunan stunting tahun 2022 di Kabupaten Banggai Kepulauan yaitu Desa Apal, Sapelang, Kambani, Seano, Landonan Bebeau, Palapat, Tatabau, Mandok, Koyobunga, Alul, Sumondung, Lalanday, Kayubet, Labotan Kandi, Mangaes, Paisumosoni, Bampanga, Sobonon, Tobungku dan Lobuton.

Pemda Bangkep melalui Perangkat Daerah terkait termasuk TP-PKK, tentunya harus menyikapi program ini, melalui kebijakan strategis dan sinergis antar lembaga terkait, guna menurunkan kasus stunting di Kab. Bangkep, terutama dalam tahun 2022 dan 2023 mendatang.

Bupati juga berharap dalam rembuk stunting ini, ke depan mampu memberikan dampak nyata yaitu penurunan kasus tersebut di Bangkep dari waktu ke waktu.

“Saya berharap tim penurunan stunting dapat bekerja maksimal dalam upaya penurunan angka stunting di Bangkep, dengan komitmen bersama menggalang kekuatan dan sinergitas dalam penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan, sehingga dapat menurunkan angka stunting secara signifikan,” katanya.

Selanjutnya, mewakili Bupati, Ekasilawati Sipatu, M.Kes membuka secara resmi kegiatan rembuk stunting Kabupaten Banggai Kepulauan dengan mengucapkan “Bismillahirrahmannirahim”.

Usai dibuka, dilanjutkan dengan penandatangan komitmen bersama diantaranya, Unsur Forkopimda, Kementerian Agama Kab. Bangkep, OPD terkait dalam stunting, Camat se-Kab. Bangkep, Kepala Puskesmas se-Kab. Bangkep, Kepala Desa lokus stunting ada 25 desa serta Pendamping Desa.

Setelah itu, penyampaian materi yang pertama dari Ketua Pelaksana TPPS Kab. Bangkep oleh Rusli Moidady, ST.,MT dengan materi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2022/2023.

Materi Kedua Peran Tim Penggerak PKK dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan oleh Ketua TP-PKK Kab. Bangkep diwakili oleh Ekasilawati Sipatu, M.Kes dan materi ketiga Sinergitas Kementerian Agama dalam mendukung Percepatan Penurunan Stunting Kab. Banggai Kepulauan oleh Kepala Kemenag Bangkep Ahmad Yani. (Elsi-KOMINFO)

Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022.

Perda 2022

Lampiran 1 APBD PERBUP Banggai Kepulauan No. 29 Tahun 2021 Tertanggal 29 November 2021.

PERKADA III – Lampiran 1 APBD

Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 29 Tahun 2021 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021.

PERKADA III – KONSIDERAN

Liang, BanggaiKep.go.id – Peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) Ke-50 tahun merupakan tahun emas. Hakekat peringatan HKG PKK yang diperingati setiap tahun, senantiasa dijadikan momentum segenap jajaran Tim Penggerak PKK mulai dari Tim Penggerak Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan sampai Kelurahan/Desa untuk melaksanakan 10 Program Pokok PKK serta kegiatan yang mendukung berbagai program pemerintah.

Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar acara puncak HKG PKK ke-50 dirangkaikan dengan beberapa kegiatan bakti sosial (Baksos) yang dilaksanakan di Desa Liang Kecamatan Liang, Rabu, (16/3/2022).

Adapun kegiatan baksos diantaranya, pemberian paket makanan tambahan untuk balita serta paket sembako untuk lansia, pemberian paket PMT untuk ibu hamil, pembagian masker kepada masyarakat, penanaman/penghijauan di pekarangan dan kebun PKK dan pelayanan kesehatan pada lansia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak pada tanggal 16 Maret 2022 di seluruh Kecamatan dan Desa yang ada di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pemda Bangkep menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan ini, semoga dengan usia 50 tahun kesatuan gerak PKK, masyarakat dapat merasakan kemanfaatan 10 program PKK.

“Saya mengapresiasi para kader PKK yang luar biasa selama ini tanpa pamri berdedikasi, berintegrasi yang luar biasa ikut berpartisipasi dalam menyukseskan program pembangunan Nasional, khususnya program penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutur Bupati H. Rais D. Adam dalam sambutannya.

Bupati berharap PKK Bangkep terus melakukan berbagai kegiatan yang bersentuhan dengan kepentingan sesama sesuai tema HKG PKK yakni “Berbakti untuk Bangsa dan Berbagi untuk Sesama”.

“Sehingga Tim Penggerak PKK di Kabupaten Banggai Kepulauan terus terlihat eksistensinya,” ucap Bupati.

Selain itu, Bupati juga berharap para anggota TP-PKK Bangkep terus bersinergi dengan Pemda Kab. Bangkep dalam membangun daerah dan dapat menjadi Centre of Ecellence bagi Bangsa Indonesia, sehingga TP-PKK tetap akan berjaya di bumi pertiwi Indonesia khususnya di bumi Banggai Kepulauan.

Turut hadir Unsur Forkopimda Bangkep, Ketua TP-PKK Bangkep, Ketua Dharma Wanita Persatuan Bangkep, Ketua Tp-PKK Kecamatan bersama pengurusnya, Ketua TP-PKK Desa, Staf Ahli dan Asisten, Para Kepala OPD Lingkup Pemda Bangkep, Para Lembaga Mitra kerja Tp-PKK Bangkep, Ketua Bhayangkari, Ketua Persit Candra Kirana, Ketua Iktan Bidan Indonesia serta undangan lainnya. (Elsi-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) H. Rais D. Adam hadiri malam puncak pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Sulawesi Tengah (Sulteng) bertempat di salah satu Hotel di Kota Palu, Jumat, (4/3/2022).

Dalam sambutannya Gubernur Sulteng Rusdi Mastura, yang dibacakan oleh Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Drs. Dahri Saleh, M.Si, Gubernur mengapresiasi kehadiran Forum GenRe Sulteng dan program Duta Genre yang berperan sebagai fasilitator remaja.

Gubernur menyampaikan sejumlah langkah strategis pembangunan untuk akselerasi penurunan prevalensi stunting telah di SK kan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Program Siap Gencar dan Aman Stunting yang sedang digodok Bappeda Provinsi untuk dilaksanakan pada dua daerah percontohan yakni Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong, dan Program Patujua untuk menekan perkawinan anak.

“Kiranya kita dapat meningkatkan kepedulian dan peran serta generasi muda untuk bahu membahu mendukung program pemerintah terutama yang terkait dengan remaja, agar agen Genre mendukung program-program pengentasan masalah sosial yang diinisiasi pemda,” harap Gubernur.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri langsung oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK) virtual, Wabup Buol H. Abdullah Batalipu, Kepala Dinas/Badan/Kantor se Sulteng, Asisten Pemda Kab/Kota, serta Kadis OPD KB Kab/Kota se Sulteng dan utusan Forum GenRe Kabupaten se Sulawesi Tengah.

Sebagai informasi untuk Kabupaten Banggai Kepulauan finalis putri atas nama Zellina Mangadang mendapat juara V (Harapan II) Putri Duta GenRe Sulawesi Tengah tahun 2022 dan finalis putra atas nama Moh. Adyatma Nursaputra Tonang dipercayakan sebagai Juara kategori Kreator Duta GenRe Sulawesi Tengah tahun 2022. (Elsi-KOMINFO)

Salakan BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) berikan arahan pada Rapat Pembahasan Event Pariwisata Banggai Kepulauan Festival Sea-sea Tahun 2022 yang akan di laksanakan pada tanggal 10-15 Agustus 2022 mendatang.

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri oleh Sekda, Kepala OPD lingkup Pemda, Camat Tinangkung, Camat Bulagi Utara serta undangan lainnya, Kamis, (24/2/2022).

Dalam sambutan Bupati Bangkep H. Rais D. Adam mengatakan bahwa beberapa bulan ke depan ada kegiatan besar yang akan melibatkan 3 Kabupaten yaitu Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.

“Saya berharap melalui perencanaan ini libatkan masyarakat setempat, sekali lagi betul-betul kita persiapkan dan pelaksanannya betul-betul terukur,” ucap Bupati.

Selain itu, menurut Rais Adam kegiatan festival sea-sea ini merupakan budaya yang sudah terkenal dari dulu. Jadi beliau berharap agar dapat melibatkan orang tua terdahulu.

“Saya juga berharap bahwa setiap apa yang kita kerjakan selalu melibatkan orang tua kita ada, saya mengingatkan ini karena Sea-Sea ini adalah Budaya yang sudah terkenal dari dulu jadi libatkan orang-orang Tua lain Basalo, para pembuka Agama. Insyaallah kalau itu kita lakukan maka persiapan-persiapan kearah itu akan jalan seperti apa yang kita kehendaki,” jelas Bupati. (Decky-KOMINFO)