Pos

Luwuk Selatan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendukung integrasi data pertanahan melalui kehadiran Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, bersama Kepala Kantor Pertanahan Banggai Kepulauan, Dr. Dito Syaferli, S.H., M.Kn., pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Prioritas Nasional yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Estrella Luwuk, Senin (17/11/2025).

Kegiatan tingkat provinsi ini menggabungkan evaluasi Program Prioritas Nasional melalui Asta Cita Presiden, penyelarasan RPJMD Provinsi Sulteng 2025–2029, serta Program Unggulan Sembilan Berani. Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU “Sulteng Satu Data Pertanahan” antara Pemprov Sulawesi Tengah dan Kanwil BPN Sulteng.

Dalam pemaparan pihak Kanwil BPN Sulteng, ditegaskan bahwa penerapan Kebijakan Satu Peta menjadi kunci sinkronisasi berbagai peta tematik, antara lain Peta Kawasan Hutan, Peta IUP Pertambangan dan Perkebunan, Peta RTRW, Peta Pajak Bumi dan Bangunan, hingga Peta Pendaftaran Tanah. Integrasi ini diharapkan menjadi landasan penguatan kebijakan pembangunan serta kepastian investasi di seluruh wilayah Sulteng.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendorong agar MoU tersebut segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama antara pemerintah kabupaten/kota dengan kantor pertanahan masing-masing. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan konsolidasi data yang lebih akurat dan terpadu.

Kehadiran Bupati Rusli Moidady dan Kepala Kantor Pertanahan Banggai Kepulauan menjadi bukti kesiapan daerah dalam mendukung percepatan integrasi data pertanahan. Komitmen ini sekaligus memperkuat posisi Banggai Kepulauan dalam upaya mewujudkan tata kelola pertanahan yang sinkron, transparan, dan menunjang pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Dalam kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banggai Kepulauan, perwakilan Kantor Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Mewakili pimpinan Bank Indonesia yang berhalangan hadir karena agenda mendadak dari kantor pusat, perwakilan BI Bapak Benediktus S. Kuspratama, Ekonomi Bank Indonesia menyampaikan bahwa pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.

Bank Indonesia berperan menjaga kestabilan harga dari sisi permintaan, sementara pengendalian dari sisi penawaran membutuhkan dukungan aktif dari perangkat daerah terkait.

“Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Di sisi penawaran, kami harus bersinergi dengan seluruh anggota TPID. Dinas pertanian misalnya, berperan dalam meningkatkan produksi pangan, sementara dinas perdagangan memastikan distribusi pasokan berjalan lancar dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujar perwakilan BI dalam sambutannya.

Lebih lanjut dijelaskan, meski Kabupaten Banggai Kepulauan belum termasuk dalam kota perhitungan inflasi di Sulawesi Tengah yang saat ini meliputi Kota Palu, Morowali, Tolitoli, dan Luwuk namun BI tetap berkomitmen hadir dan berperan aktif membantu menjaga kestabilan harga di wilayah tersebut.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan launching Warkop TPID (Warung Komoditas Pangan) sebagai salah satu inovasi dalam mendukung pengendalian inflasi daerah. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

“Nama Warkop dipilih agar lebih familiar di masyarakat. Kalau biasanya Warkop tempat nongkrong bapak-bapak, maka Warkop TPID ini justru akan disukai ibu-ibu, karena bisa belanja kebutuhan pangan dengan harga terjangkau,” ungkapnya sambil tersenyum.

Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antar instansi, Bank Indonesia berharap Kabupaten Banggai Kepulauan dapat terus memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga demi kesejahteraan masyarakat. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Dr. Sulistyo, S.Si., ST., MSi, memberikan arahan strategis dalam kegiatan asistensi dan bimbingan tim tanggap insiden siber Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah yang digelar di Auditorium Bappeda dan Litbang Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (06/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Persandian Prov. Sulteng, Kadis Kominfo Bangkep, peserta dan para agen tim tanggap insiden siber dari seluruh Kabupaten/Kota Se-provinsi Sulteng, serta sejumlah undangan dari instansi pemerintah daerah di wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam arahannya, Dr. Sulistyo menegaskan bahwa di era digital yang semakin maju, ancaman terhadap keamanan siber semakin berkembang dan kompleks.

Oleh karena itu, penting bagi setiap daerah untuk memiliki tim tanggap insiden siber yang terlatih dan siap menghadapi berbagai potensi ancaman yang bisa mengganggu stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik.

“Keamanan siber adalah aspek yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Serangan siber dapat merusak infrastruktur kritis, merusak data pribadi, bahkan mengganggu sistem pelayanan publik. Maka dari itu, setiap tim tanggap insiden siber di daerah harus siap dengan pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni,” ujar Dr. Sulistyo.

Lebih lanjut, Deputi Sulistyo menyampaikan bahwa keamanan siber harus menjadi prioritas utama, tidak hanya di level pusat, tetapi juga di daerah. Kegiatan ini, menurutnya, merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menangani insiden siber. ”

Pemerintah daerah harus dapat mengidentifikasi potensi ancaman dengan cepat, merespons dengan efektif, dan melakukan pemulihan sistem yang terdampak. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menciptakan sistem yang lebih aman dan tangguh,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar seluruh peserta, yang terdiri dari tim tanggap insiden siber di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, dapat mengambil manfaat maksimal dari pelatihan ini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tim-tim tanggap insiden siber di daerah dapat lebih siap dalam menghadapi ancaman yang ada. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga keamanan sistem pemerintahan dan layanan publik yang semakin bergantung pada teknologi,” tegasnya.

Di akhir acara, Dr. Sulistyo menekankan pentingnya kerja sama yang erat antar instansi pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga keamanan siber. “Keamanan siber bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama. Semua pihak harus terlibat dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, terutama di tingkat daerah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan asistensi dan bimbingan ini diharapkan dapat membekali para peserta dengan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman dunia maya. Dengan adanya tim tanggap insiden siber yang terlatih dan siap siaga, diharapkan pelayanan publik di Sulawesi Tengah tetap dapat berjalan dengan aman dan tanpa gangguan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan daerah dalam menghadapi ancaman kejahatan siber, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo Santik) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Asistensi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (Computer Security Incident Response Team/CSIRT) bagi kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah Tahun 2025 bertempat di Auditorium Bappeda Banggai Kepulauan, Rabu (05/11/2025).

Kegiatan di hadiri Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Prov. Sulteng, Narasumber dan Instruktur Bimbingan Teknis, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Se-provinsi Sulteng, peserta dan para agen tim tanggap insiden siber dari seluruh Kabupaten/Kota Se-provinsi Sulteng.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di wakili Sekretaris Daerah Moh. Aris Susanto sekaligus membuka secara resmi mengatakan di era digital saat ini, teknologi informasi telah menjadi tulang punggung dalam penyelenggaraan pemerintah, pelayanan publik, dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat.

Namun, di balik kemudahan dan kecepatan yang di tawarkan teknologi digital, terdapat pula ancaman dan risiko yang perlu diwaspadai, terutama terkait keamanan siber.

Ia menegaskan bahwa kita tidak bisa menutup mata terhadap berbagai insiden kebocoran data, peretasan sistem informasi, dan penyalahgunaan teknologi digital yang belakangan ini kian sering terjadi, baik ditingkat nasional maupun Daerah.

“Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan koordinasi tim tanggap insider siber menjadi langkah strategis yang harus dilakukan,” kata Sekda.

Sehingga Aris berharap para peserta dapat, Meningkatkan kemampuan teknis dalam mendeteksi, menganalisis, dan menanggulangi insiden siber di wilayah masing-masing, Memperkuat koordinasi antar instansi, baik ditingkat kabupaten/kota maupun provinsi, serta dengan lembaga Nasional seperti BSSN (badan siber dan sandi Negara), dan Membangun budaya kesadaran keamanan informasi (cyber security awareness) di lingkungan pemerintahan dan masyarakat luas.

Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan data dan informasi publik. karena itu, keberadaan TTIS di setiap daerah menjadi bagian penting dari upaya kita bersama dalam mewujudkan ketahanan siber daerah yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, para narasumber, serta seluruh peserta yang berkomitmen mengikuti kegiatan ini. Semoga kegiatan bimtek ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kemampuan kita menghadapi ancaman siber yang terus berkembang,” ungkapnya.

Selain itu, Kadis KominfoSantik Sulteng diwakili Sekretaris Dinas Drs. Aswin Saudo, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada badan cyber dan Sandi Negara Republik Indonesia, atas nama pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang sudah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan bimbingan teknis ini.

“Sulawesi Tengah ini adalah provinsi yang ke-4 yang seluruh Indonesia yang sudah terbentuk, bimbingan teknis ini merupakan upaya dari badan cyber untuk terus mengawal dan tentunya kita sebagai pemerintah provinsi maupun kabupaten kota akan terus berupaya untuk mengawal kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan Perlindungan data pribadi ini merupakan tanggung jawab kita karena undang-undang mengamanatkan itu kalau kita lihat yang tentunya keamanannya harus dijaga ini juga menjadi tanggung jawab kita ke depan sehingga Bagaimana menjaga keamanan data pribadi itu menjadi keharusan Bapak Ibu sekalian.

“Kami juga mengapresiasi dan penghargaan atas upaya yang sudah diberikan kepercayaan yang sudah diberikan untuk pelaksanaan bimbingan teknis ini karena kita ketahui bersama pada saat ini memang terjadi efisiensi secara Nasional bukan saja di pusat tapi di pemerintah provinsi dan Kabupaten Kota,” tutur Sekdis.
(Decky-KOMDIGI)

Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025-2029.

Dokumen RPJMD ini disusun sebagai dokumen strategis pembangunan daerah selama lima tahun (2025-2029) untuk wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Disusun melalui serangkaian proses partisipatif: konsultasi publik, musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), pembahasan bersama DPRD, hingga proses fasilitasi gubernur.

Visi pembangunan yang diangkat: “Banggai Kepulauan bangkit menuju masyarakat yang maju, sejahtera, merata dan berkelanjutan”.

Misi-misi utama mencakup: peningkatan kualitas SDM, pemerataan infrastruktur & pelayanan, penguatan ekonomi lokal yang berbasis potensi unggulan, transformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan publik.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

RPJMD Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2025-2029

Salakan,BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi meluncurkan Layanan Panggilan Darurat 112 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan cepat, tepat, dan tanggap terhadap berbagai situasi darurat yang dihadapi masyarakat. Senin (03/11/2025).

Melalui layanan ini, masyarakat dapat dengan mudah menghubungi bantuan saat terjadi keadaan darurat seperti kebakaran, kecelakaan, bencana alam, gangguan keamanan, maupun kondisi darurat medis, cukup dengan menekan nomor 112 yang bebas pulsa dan dapat diakses selama 24 jam.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa kehadiran layanan darurat ini akan memudahkan masyarakat tanpa perlu mencari nomor instansi berbeda ketika menghadapi keadaan genting. “Cukup tekan 112, petugas siaga akan segera merespons dan menghubungkan panggilan dengan instansi terkait,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa layanan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kecepatan respon dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama yang harus dijaga bersama.

Ucapan terima kasih dan apresiasi turut disampaikan kepada seluruh pihak yang berperan dalam mewujudkan sistem pelayanan terpadu ini, mulai dari tim teknis, penyelenggara, hingga seluruh unsur pemerintah daerah dan mitra terkait.

Menurutnya, layanan 112 bukan hanya simbol kemajuan pelayanan publik, tetapi juga bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat. “Mari kita dukung dan gunakan layanan ini secara bijak untuk kepentingan keselamatan bersama,” pungkasnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Senin (03/11/2025).

Kegiatan di hadiri Staf Ahli Setda Prov. Sulawesi Tengah Ihsan Basir, SH.,LLM, Ketua Pengadilan Luwuk, Suhendra Saputra, SH.,MH, Dandim 1308 L/B Letkol Kav. Azhar Hamid, Danposal LB, Kajari Balut Adnan Hamzah, SH. MH, Ketua DPRD Banggai Kepulauan Arkam Supu, S. Th. I. MH, Bupati Morowali, Iksan Baharudin A. Rauf, Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis, Bupati Balut Sofyan Kaepa, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, Sekda Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, SE. ME, Ketua I DPRD Banggai Kepulauan Sabarudin Sabalino, Ketua II DPRD Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling, Kepala BNN Banggai Kepulauan Kombes Pol Baharuddin, Wakapolres Banggai Kepulauan Kompol Abidin, Asisten dan Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan, Ketua KPU Banggai Kepulauan, Supriano Lumuan, S. Sos. M. Si, Anggota DPRD Banggai Kepulauan, Mantan Bupati Banggai Kepulauan Lania Laosa, Mantan Bupati Banggai Kepulauan, Rais D. Adam, Pembimbing KKN UGM, Dr. Adji Kusworo, Kepala OPD Se- Kab. Banggai Kepulauan, Direktur Bank Mandiri Adri, Tokoh agama, tokoh masyarakat serta tokoh adat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady mengatakan Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banggai Kepulauan bukan sekedar seremonial, tetapi merupakan momentum refleksi dan evaluasi atas perjalanan panjang pembangunan daerah kita.

Dalam upaya mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat, pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen menjalankan 8 program unggulan berkah, yang menjadi pedoman dan arah kebijakan pembangunan daerah, yaitu :
1. Berkah sejahtera, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi rakyat, pemberdayaan umkm, dan peningkatan lapangan kerja produktif.
2. Berkah cerdas, untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan mutu pendidikan dan akses belajar yang merata di seluruh wilayah.
3. Berkah sehat, untuk memperluas layanan kesehatan yang muda dijangkau, berkualitas, dan merata hingga ke pelosok desa.
4. Berkah infrastruktur, guna mempercepat pembangunan jalan, jembatan, fasilitas publik, dan sarana dasar yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
5. Berkah bermartabat, untuk membangun kehidupan sosial yang berlandaskan nilai budaya, keagamaan, dan kearifan lokal kabupaten banggai kepulauan.
6. Berkah berintegritas, menegakkan tata kelola pemerintahan yang bersi, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
7. Berkah membangun, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan komunitas lokal.
8. Berkah berdering, memperkuat konektivitas dan digitalisasi daerah dengan meningkatkan akses komunikasi dan teknologi informasi di seluruh pelosok.

Menurut Bupati, kedelapan program ini bukan sekedar slogan, tetapi merupakan komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam membangun Kabupaten Banggai Kepulauan yang berkeadilan, berkemajuan, dan berkelanjutan. setiap langkah pembangunan yang kita jalankan hari ini diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut kata Rusli, Berkaitan dengan pembangunan di Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, berdasarkan data dari badan pusat statistik, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan pada tahun 2024 tumbuh 4,03%. Sedikit menurun di banding tahun 2025 mencapai 4,5%, sementara indeks pembangunan manusia 67,65% di tahun 2024. Sedikit menurun di banding tahun 2025 mencapai 67,80%, oleh karena itu, di harapkan kedepan melalui pengembangan potensi pariwisata, perikanan, dan pertanian bisa meningkatkan pencapaian indikator ekonomi makro Kabupaten Banggai Kepulauan guna mewujudkan visi Banggai Kepulauan bangkit menuju masyarakat yang maju, sejahtera, merata, dan berkelanjutan.

Tantangan pembangunan ke-depan tentu semakin kompleks, perubahan iklim, kemajuan teknologi, serta dinamika sosial dan ekonomi global menuntut kita untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan bekerja dengan semangat kolaborasi. Namun, saya yakin dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh komponen masyarakat, kita mampu menjawab setiap tantangan menjadi peluang kemajuan.

Peringatan hari ulang tahun ke-26 ini mengusung Tema : “Dengan Semangat Kebersamaan, kita wujudkan Banggai Kepulauan yang Berkah, Maju dan Mandiri”.

Tema ini mencerminkan semangat kita untuk menata masa depan Kabupaten Banggai kepulauan yang lebih baik, daerah yang tumbuh secara ekonomi, kuat dalam sosial budaya, tangguh terhadap perubahan, dan berkelanjutan dalam menjaga lingkungan hidup.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah, menjaga persatuan, memperkuat rasa memiliki, dan bersama-sama membangun Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai ini. mari kita wariskan kepada generasi mendatang daerah yang lebih maju, adil, dan makmur,” ungkapnya.

“Melalui kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh pejuang kabupaten banggai kepulauan dan kepada para mantan pemimpin pemerintahan yang telah memberikan kontribusi melalui pemikiran dan karya dalam membangun kabupaten banggai kepulauan serta para pemangku adat, tokoh masyarakat, aparatur pemerintah, alim ulama, cendikiawan, tokoh pemuda, para pelajar serta seluruh elemen masyarakat,” tambah Rusli.

Alhamdulillah, berkat rahmat dari allah swt, maka berdirilah daerah yang kita cintai ini, berdasarkan undang-undang nomor 51 tahun 1999, pada tanggal 3 november 1999 di tetapkan sebagai tanggal lahirnya Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita peringati setiap tahunnya. Olehnya, melalui peringatan hari ulang tahun ke-26 ini.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan untuk bekerja sama, bergandengan tangan dengan penuh semangat, dan menunjukan jati diri sebagai pejuang-pejuang Kabupaten Banggai Kepulauan. Mari kita hentikan segala syakwasangka, dan penuhi cakrawala sosial dengan saling menghormati dan sayang menyayangi untuk kemajuan bersama,” harapnya.

“Semoga semangat kebersamaan dan cinta tehadap daerah tetap terpatri di hati kita semua. mari terus melangkah maju, bersatu dalam karya, dan menjadikan kabupaten banggai kepulauan sebagai daerah yang membawa berkah bagi seluruh warganya,” tutup Bupati. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025, di Taman Kota Salakan, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan tersebut diawali dengan jalan sehat bersama yang diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari tenaga kesehatan, pegawai instansi pemerintah, hingga masyarakat umum.

Turut hadir Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Asisten II Setda Edison Moligay, S.Sos., M.A.P., Kepala Dinas Kesehatan dr. Andi Gunawan, MPH, Waka Polres Banggai Kepulauan Kompol Abidin, Direktur RS Trikora Salakan dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS,  serta sejumlah kepala OPD, kepala puskesmas se-Kabupaten Banggai Kepulauan, dan perwakilan dunia perbankan dari Bank BPD serta Bank Mandiri.

Dalam sambutannya, Direktur Rumah Sakit Trikora Salakan dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS, menegaskan bahwa tema peringatan HKN tahun ini, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, mengandung makna mendalam tentang pentingnya membangun generasi muda yang sehat, kuat, dan berdaya saing sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Membangun kesehatan masyarakat bukan hanya tugas sektor kesehatan semata, tetapi tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa,” ujar dr. Feldy.

Ia menambahkan, selama enam dekade perjalanan pembangunan kesehatan di Indonesia, berbagai tantangan telah dihadapi, mulai dari pandemi, perubahan gaya hidup, hingga meningkatnya penyakit tidak menular. Namun, semangat gotong royong dan dedikasi tenaga kesehatan di seluruh pelosok daerah, menurutnya, menjadi kekuatan utama dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat.

“Transformasi kesehatan terus kita jalankan, mulai dari peningkatan pelayanan primer, kualitas SDM kesehatan, hingga upaya penurunan angka stunting dan perluasan imunisasi. Semua ini demi melahirkan generasi yang cerdas, sehat, dan produktif,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, sanitarian, hingga relawan kesehatan atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat tanpa kenal lelah.

“Peringatan HKN ke-61 ini mengingatkan kita bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Wabup Serfi.

Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjadikan hidup sehat sebagai budaya. Melalui kegiatan jalan sehat, kata Serfi, bukan hanya tubuh menjadi bugar, tetapi juga terjalin silaturahmi dan tumbuh semangat kebersamaan dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

“Kesehatan adalah investasi berharga bagi masa depan kita dan generasi mendatang. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa beraktivitas produktif, membangun daerah yang maju, dan mewujudkan masyarakat sejahtera,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program strategis, seperti peningkatan layanan dasar di puskesmas, digitalisasi sistem kesehatan, pemberdayaan masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta percepatan penurunan stunting.

Usai pelaksanaan jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan senam zumba bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Antusiasme peserta terlihat tinggi, mencerminkan semangat gotong royong dan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup.

Momentum HKN ke-61 di Banggai Kepulauan ini menjadi ajang refleksi dan motivasi untuk memperkuat tekad dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama menuju masa depan yang lebih baik. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda dan Litbang) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (RIPPAR) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026–2030, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Perangkat Daerah terkait, Para Camat, Akademisi, Pelaku Usaha Pariwisata, Kepala Desa, serta Tim Penyusun dan Narasumber dari UGM Yogyakarta.

Dalam sambutan Wakil Bupati Serfi Kambey mengatakan, sektor pariwisata memiliki peran yang sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat identitas budaya dan kearifan lokal masyarakat Banggai Kepulauan.

Potensi alam yang indah, mulai dari pesisir laut hingga pegunungan, merupakan anugerah besar yang harus kita kelola secara berkelanjutan dan terarah.

Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (RIPPAR) ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan arah kebijakan pembangunan pariwisata yang berkesinambungan. Dokumen ini akan menjadi pedoman strategis bagi seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat dalam pengembangan destinasi wisata yang berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial bagi masyarakat lokal.

“Saya berharap akan muncul berbagai masukan konstruktif dari seluruh peserta, sehingga dokumen RIPPAR Kabupaten Banggai Kepulauan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan, potensi, dan arah pembangunan pariwisata daerah untuk lima tahun ke depan,” ucap Serfi.

“Saya juga ingin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan rencana induk ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program nyata yang berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dengan semangat Kabupaten Banggai Kepulauan Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan, marilah jadikan sektor pariwisata sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi daerah yang berwawasan lingkungan dan berakar pada nilai-nilai budaya lokal.

“Akhirnya, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan dokumen ini. Semoga hasil dari seminar ini menjadi landasan kuat dalam mewujudkan Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tengah bahkan di tingkat Nasional,” tutup Wabup. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelayanan Panggilan Darurat 112, yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh Kadis Kominfo, Sekdis Kominfo, Narasumber Perwakilan PT. Jasnita Telekomindo Jakarta, Kepala OPD Lingkup Pemda atau yang mewakili, serta seluruh peserta Bimtek yang hadir.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO dan dalam sambutannya mengatakan layanan panggilan darurat 112 merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang sangat penting dalam mewujudkan sistem tanggap darurat terpadu.

Layanan ini memungkinkan masyarakat mendapatkan pertolongan cepat pada saat terjadi keadaan darurat seperti kebakaran, kecelakaan, bencana alam, gangguan keamanan, serta kondisi darurat lainnya. cukup dengan menghubungi satu nomor yaitu 112, tanpa biaya dan dapat di akses selama 24 jam.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, keselamatan warga, dan ke tanggapan pemerintah daerah terhadap situasi darurat.

“Melalui kegiatan bimtek ini, saya berharap seluruh peserta baik dari unsur Pemerintah Daerah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, maupun lembaga terkait lainnya dapat memahami secara menyeluruh mekanisme operasional layanan 112, alur koordinasi antar instansi, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem tanggap darurat,” ujarnya.

Karena itu, kegiatan bimtek ini bukan hanya sekadar pelatihan teknis, tetapi juga momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan membangun budaya kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap setiap materi yang disampaikan narasumber, serta menerapkannya dengan baik di lapangan. semoga melalui kegiatan ini, Banggai Kepulauan dapat semakin siap dan tanggap menghadapi berbagai situasi darurat, serta memberikan rasa aman dan perlindungan yang maksimal bagi seluruh masyarakat,” ucap Bupati. (Decky-KOMDIGI)