Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Advokasi Kelembagaan Desa, Pengawasan Pangan Jajanan Ank Sekolah (PJAS), dan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya dilaksanakan di Gedung Hotel Faawas Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu(12/02/2020).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Bupati BanggaiKep serta dihadiri oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Provinsi SulTeng,  Kepala OPD se- Kabupaten BanggaiKep, Kepala Desa se-Kabupaten BanggaiKep, Camat se-KabupatenBanggaiKep dan peserta kegiatan.

“Sebelumnya kegiatan ini dilakukan terpisah, ada perbedaan. Jadi waktu Gerakan Keamanan Pangan Desa, PJAS dan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya itu kita lakukan sendiri-sendiri, di tahun 2020 ini menjadi spesial karena ketiga program ini dilaksanakan berbarengan diwaktu dan tempat yang sama dan ini bergerak dari hasil sinergi badan POM beserta yang lainnya”, ucap Ferdi Ferdiansyah S.Si selaku Kepala BPOM Provinsi dalam sambutannya mengawali kegiatan tersebut.

Pemerintah Kabupaten BanggaiKep menyambut baik kegiatan tersebut, hal ini disampaikan langsung oleh Plt. Bupati Kab. BanggaiKep H. Rais D. Adam dalam sambutannya, “Selaku pemerintah Kabupaten BanggaiKep, saya menyambut baik atas  diselenggarakannya kegiatan ini, untuk mendukung kemandirian masyarakat dalam mejamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman, serta mendukung gerakan pemerintah dalam mencegah stanting melalui pelaksanaan program nasional gerakan pangan desa (GKPD), Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah dan Program Pasar Aman di Kabupaten Banggai Kepulauan”, kata Rais Adam.

“Lewat Kesempatan ini juga, kami mengucapkan terima kasih kepada Badan POM Provinsi SulTeng yang telah menyentuh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan terkait pemberian informasi olahan pangan yang sehat dan tidak berbahaya”, lanjut Rais Adam.(12/2)

Diakhir kata, Rais Adam juga mengungkapkan harapannya dalam sambutannya, “Saya juga berharap Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk terus meningkatkan jaringan ditingkat desa tentang keamanan pangan dan kerja sama dengan  dinas terkait untuk bersinergi dalam pengawasan keamanan pangan di Kabupaten Banggai Kepulauan”, tutup Rais Adam. (TrisKominfo)

 


Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan sosialisasi Advokasi Kelembagaan Desa Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan pasar aman dari bahan berbahaya dilaksanakan di ruang pertemuan Hotel Faawas Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (12/02/2020).

Kegiatan ini di buka langsung oleh Plt. Bupati H. Rais D. Adam dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda BanggaiKep, Kepala Badan POM Prov. Sulawesi Tengah, para Kepala OPD BanggaiKep, Kepala Kemenag BanggaiKep, Kepala Sekolah, Kepala Desa dan sekertaris serta Camat Tinangkung dan Pesertan sosialisasi.

Melalui kesempatan ini, H. Rais D. Adam selaku Plt. Bupati BanggaiKep menyampaikan dukungan program- program kepada Kementerian Masyarakat dalam menjamin pemenuhan kebutuhan yang aman.

“Dengan dibuatnya program nasional Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) menjaga jajanan sekolah dan pasar aman maka agar bisa terwujud program tersebut tentunya diperlukan harus adanya advokasi Kepala Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Badan POM Provinsi sulawesi tengah”, kata Rais Adam.

Pangan merupakan kebutuhan hidup dasar yang paling utama oleh karena itu Pemerintah diwajibkan mewujudkan kesediaan, keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi yang cukup aman, bermutu dan bergizi seimbang dengan memanfaatkan sumber daya kelembagaan dan budaya lokal.

Selanjutnya, Rais D. Adam juga berharap kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk terus meningkatkan jaringan ditingkat desa terkait keamanan pangan dan kerja sama Dinas terkait untuk bersinergi dalam pengawasan keamanan pangan di Banggai Kepulauan sehingga tujuan program GKPD, pangan jajanan anak sekolah dan pasar aman bisa terwujud dengan baik di Banggai Kepulauan. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sosialisasi bantuan sosial program sembako tahun 2020 dilaksanakan di Gedung Bebengketan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (11/2/2020).
Kegiatan yang dihadiri oleh Sekertaris Daerah Kab. BanggaiKep, Wakapolres BanggaiKep, Kepala Bank Mandiri Unit Cabang Salakan, Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan serta para Narasumber dan Peserta sosialisasi.

Tujuan Sosialisasi Bantuan Sosial Program Sembako untuk menyatukan pemahaman tentang mekanisme pelaksanaan penyaluran bantuan sosial program sembako kepada tim koodinasi Kabupaten, Kecamatan, Desa/Lurah selaku tim penanggungjawab distribusi bantuan sosial program sembako dari agen E-Warung ke keluarga penerima manfaat dan dalam hal ini penginputan data keluarga miskin.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 4 (empat hari masing-masing di empat titik yaitu, di Kec. Tinangkung, Kec. Bulagi, Kec. Buko dan Kec.Totikum Selatan dengan peserta kegiatan diikuti Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan, 82 agen E-Warung, Tenaga kesehatan sosial Kecamatan dan Pendamping Keluarga Harapan (PKH) dengan jumlah peserta 284 orang.

Kepala Dinas Sosial Kab. BanggaiKep Paisal Pahil Muhammad, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan tentang sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai ke Program Sembako (Sembilan Bahan Pokok) tahun 2020, “Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)  yang sekarang sembako adalah merupakan implementasi dari peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 tahun 2017 tentang penyaluran bantuan sosial secara Non Tunai”, kata Kadis.

Program BPNT yang sekarang berubah menjadi program sembako sebagai upaya untuk menyalurkan bantuan pangan yang selama ini melalui RASKIN, RASTRA agar lebih tepat sasaran, tepatb jumlah dan tepat waktu. Melalui program sembako ini dapat memberikan keleluasaan penerima manfaat dalam memilih jenis kualitas harga dan tempat membeli bahan pangan yang sebelumnya hanya Beras dengan Telur, sekarang diperluas atau ditambah dengan daging, Ikan serta Kacang-kacangan.

“Jumlah bantuan atau indeksnya yang sebelumnya BPNT berjumlah Rp. 110.000 per KK/perbulan sekarang dengan program sembako menjadi Rp. 150.000 per KK/Perbulan”, kata Paisal selaku Kadis Sosial.

Disamping itu, Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST., M.T menyampaikan “Saya atas nama baik Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan selaku pimpinan menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dengan tujuan agar peserta sosialisasi lebih memahami tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat, dan program sembako ini merupakan program pangan yang berupa bantuan sembilan bahan pokok dan jenis bahan-bahan lain yang diperluas seperti daging, ikan dan kacang-kacangan”. (RisfaldiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Selasa, (11/2/2020) Kehadiran Ketua PGI Pdt. Gomar Gultom di kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka menghadiri Sidang Sinode V GPIBK membawa dapak positif.

Melalui penanaman pohon oleh Plt. Bupati BanggaiKep dan Ketua PGI beserta unsur Muspida BanggaiKep, kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya serimonial saja tapi ini sebagai ajakan bagi warga gereja yang ada di Banggai Kepulauan untuk berkomitmen bersama dengan Pemerintah Daerah untuk menjaga alam dan lingkungan ciptaan Tuhan ini agar tetap terpelihara fungsinya untuk keberlangsungan hidup bersama.

Dalam ceramah yang disampaikan oleh Pdt. Gomar Gultom,  M.Th beliau menegaskan bahwa warga GPIBK harus memiliki tangungjawab untuk mengatasi kerusakan lingkungan dengan cara menjaga alam ini dengan cara mengurangi sampah plastik.

“Dengan ketika kita berbelanja ke pasar, super market, toko dan tempat perbelanjaan lainnya dengan membawa tas belanjaan sendiri, dengan demikian kita sudah menekan pengunaan plastik yang ujung-ujungnya menjadi sampah”. Ujar Pdt. Gomar.

Lanjut Pdt. Gomar, “Dalam kegiatan sidang/rapat acara gerejawi kurangi penggunaan minuman kemasan yang juga menjadi sumber penghasil sampah plastik, himbaulah pada warga gereja dengan membawa tempat minum kemana pun kita pergi dengan demikian kita sudah menekan penambahan sampah plastik di daerah ini”.

Pdt. Gomar Gultom juga menyampaikan dengan menjaga kelestarian alam dan mengatasi kerusakan lingkungan berarti kita sudah menjalankan amanat agung ditengah dunia ini untuk menghadirkan damai sejahtera dengan menjaga alam ciptaan Tuhan. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan pembukaan Forum Perangkat Daerah (FPD) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) RKPD Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021 tingkat Kecamatan dilaksanakan di ruang Aula kantor Bappeda dan Litbang Kab. BanggaiKep, Selasa (11/2/2020).

Kegiatan ini resmi dibuka langsung oleh Plt. Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dan dihadiri Ketua dan Anggota DPRD Kab. BanggaiKep, Unsur Forkopimda BangggaiKep, Asisten dan Staf Ahli, Para Kepala OPD bersama staf, Camat Bulagi bersama staf, Camat Tinangkung, Perangkat Desa Kec. Bulagi, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda serta Tokoh Perempuan.

Dalam sambutan Bupati H. Rais D. Adam mengajak semua agar bisa menyatukan tekad dan langkah untuk meningkatkan pembangunan di Daerah  Kabupaten Banggai Kepulauan, sebab pada tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Banggai Kepulauan sudah cukup baik.

Selanjutnya, Bupati juga menyampaikan “Pentingnya untuk menyusun program-program yang lebih inovatif yang telah diinput ke aplikasi E-Planing, hal ini dilakukan agar setiap kegiatan kontribusi bisa maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi  Banggai Kepulauan”.

“Adapun prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu, penyediaan infrastruktur penunjang ekonomi, peningkatan pelayanan kualitas pendidikan dan kesehatan, meningkatkan produktivitas dan pengelolahan hasil tani serta meningkatkan pembangunan dan wisata”.

Disamping itu, Bupati juga berharap kepada seluruh OPD agar kesejahtraan masyarakat harus ditingkatkan, SDM lebih produktif, meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang masih tergolong belum mampu dengan cara meningkatkan pendidikan dan kesehatan agar ditahun 2021 jumlah penduduk yang masih kurang mampu bisa menurun di Banggai Kepulauan.

Bupati juga mengungkapkan “Akan diadakan program bantuan berupa ternak sapi, karamba dan tarikan rumput laut yang sudah disesuaikan dengan potensi masing-masing dan didukung juga dengan dana desa yang dikontrol agar bisa berjalan sesuai visi dan misi”.

Diakhir sambutan Bupati menghimbau kepada semua agar lebih fokus pada peningkatan produtifitas pertanian, perikanan serta peningkatan destinasi wisata yang ditunjang dengan peningkatan infrastruktur serta dukungan segenap stakeholder pembangunan Daerah. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pembukaan Kegiatan Sosialisasi Bantuan Sosial Program Sembako tahun 2020 dilaksanakan di Gedung Babengketan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (11/02/2020).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah mewakili Plt Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri Kepala Dinas Sosial Kab. BanggaiKep, Kapolres yang di wakili oleh Wakapolres BanggaiKep, Kepala Bank Mandiri Unit Cabang Salakan, Perangkat Daerah, Camat se-Kab. BanggaiKep serta peserta sosialisasi.

Sosialisasi ini bertujuan untuk menyatukan pemahaman tentang mekanisme pelaksanaan penyaluran bantuan sosial program sembako kepada tim koordinasi Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan selaku tim penanggungjawab distribusi bantuan sosial program sembako dari agenda E-warung ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan dalam hal pengimputan data keluarga miskin.

Sosialisasi Bansos ini akan diselenggarakan selama empat hari, masing-masing di empat titik tertentu, yaitu Selasa, 11 Februari 2020 di Gedung Babengketan Salakan, Rabu, 12 Februari 2020 di Gedung BPU Kecamatan Bulagi, Senin, 17 Februari 2020 di Gedung BPU Kecamatan Buko dan Rabu, 19 Februari 2020 di Gedung BPU Kecamatan Totikum Selatan.

Menurut Ketua Panitia Yuli Astuti, S.Sos “Peserta kegiatan ini diikuti oleh Camat se-Kab. BanggaiKep, Lurah dan Kepala Desa se-Kab. BanggaiKep, 82 Agen E-Warung, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pendamping Keluarga Harapan (PKH) dengan jumlah peserta 284 orang”.

Dengan narasumber terdiri dari Kepala Dinas Sosial Kab. BanggaiKep dan Kepala Bank Mandiri Unit Salakan dan pembiayaannya di bebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas Sosial Kab. BanggaiKep tahun anggaran 2020.

Dalam sambutan Paisal Pahil Muhammad, S.Sos selaku Plt. Kepala Dinas Sosial mengatakan “Program bantuan pangan non tunai yang sekarang berubah menjadi program sembako ini sebagai upaya untuk menyalurkan bantuan pangan yang selama ini melalui RASKIN, RASTRA agar lebih tepat sasaran, jumlah dan waktu”.

“Melalui  program sembako ini dapat memberikan keleluasan penerima manfaat dalam memilih jenis, kualitas harga dan tempat untuk membeli bahan pangan yang sebelumnya hanya beras dan telur sekarang di tambah dengan daging, ikan serta kacang-kacangan”, ungkapnya.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST., M.T mengatakan “ Sebagai Pemerintah di Banggai Kepulauan, saya berharap dengan bantuan ini kiranya dapat mengurangi angka kemiskinan khususnya  di Banggai Kepulauan”, kata Rusli.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rusli Moidady berpesan “Saya ingin berpesan kepada kita semua, kepada Camat dan Kepala-kepala desa selaku pengelola dalam bantuan sosial sembako ini agar betul-betul memilih pihak-pihak yang menerima bantuan ini adalah mereka yang memang sudah terdapat dalam basis rastra terpadu yang memang seharusnya disetiap peroide mengadakan update”, tutup Sekda.(TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kehadiran Plt. Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam pada pelaksanaan Sidang Sinode V GPIBK di Jemaat Imanuel Salakan, Klasis Salakan disambut hangat dan penuh sukacita pada Selasa, (11/2/2020).

Kehadiran Plt. Bupati BanggaiKep diawali dengan pengalungan bunga bersama dengan ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Pdt. Gomar Gultom, M.Th.

Selesai pengalungan bunga Plt. Bupati bersama Ketua PGI bersama unsur Muspida dan ketua Sinode GPIBK melakukan penanaman pohon di lokasi Sidang Sinode sebagai ajakan bagi seluruh peserta sidang untuk menjaga dan melestarikan lingkungan alam.

dr. James Pinontoan selaku ketua panitia pelaksana dalam laporan panitia menyatakan bahwa kehadiran peserta sesuai registrasi panitia sudah mencapai tiga ratus lebih orang dan masih ada yang belum mendaftar.

Dalam laporannya dr. James juga mengatakan “Kami selaku tuan rumah menyambut sukacita kehadiran seluruh peserta dan kami siap melayani dengan 5 roti dan 2 ikan selama persidangan ini artinya Tuhan Yesus yang akan melimpahkan berkat bagi kita”, kata dr. James.

Ketua PGI Pdt. Gomar Gultom, M.Th dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Warga GPIBK adalah bagian dari masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan untuk itu mari kita sebagai bagian dari daerah ini kita berperan aktif bersama Pemerintah untuk menyelesaikan berbagai kemelut persoalan yang ada diantaranya masalah kemiskinan dan kerusukan lingkungan”, kata Pdt. Gomar.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama sebagai warga gereja, pelayan-pelayan gereja, melalui sidang ini peserta sidang akan memilih pimpinan GPIBK untuk periode 2020 s/d 2024 mari kita memilih berdasarkan kehendak Tuhan Yesus, Kepala Gereja bukan dengan cara-cara pemilihan dunia”, lanjut Pdt. Gomar.

Plt. Bupati BanggaiKep, H. Rais D. Adam dalam sambutannya menyambut baik kehadiran ketua PGI di Kab. BanggaiKep, Rais Adam juga berharap melalui sidang ini dapat mengevaluasi program kerja dan menghasilkan program kerja yang baik guna membangun kehidupan spritual umat.

Berdasarkan Tema yang diangkat dalam Sidang Sinode ini “Aku Adalah yang Awal dan yang Akhir (Bdk Wahyu 22:13) dengan Sub Tema, Bersama dengan masyarakat Banggai Kepulauan dan Banggai Laut GPJBK Memperkokoh NKRI yang Demokratis, Adil dan Sejahtera bagi semua ciptaan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Plt. Bupati pun mengapresiasi peran gereja yang turut menyukseskan program Pemerintah Daerah.

Selanjutnya Plt. Bupati H. Rais D. Adam membuka pelaksanaan Sidang Sinode V GPIBK yang akan digelar dari tanggal 11 s.d 15 Februari 2020, dengan pemukulan Gong yang didampingi oleh Ketua PGI, MPH Sinode, Unsur Muspida Kab. BanggaiKep dan Ketua Panitia dengan memukul Gong sebanyak 5 Kali yang bermakna “Pancasila”.

Pembukaan Sidang Sinode V GPIBK ini dihadiri oleh Asisten dan Staf Ahli, Pabung 1308/LB, Kapolres BanggaiKep, OPD BanggaiKep, Kementerian Agama Prov. Sulteng, Kemenag BanggaiKep dan Balut, Sinode GKLB, Mitra kerja GPIBK, Pastor Paroki Sambiut, Gembala GPdi serta masyarakat. (JARKominfo)

Ponding ponding, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2020 (SP2020), Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi tingkat Kecamatan yang dihadiri oleh beberapa kepala desa yaitu dari Desa Palam, Bangpanga, Luksagu, Tatakalai, Ponding-ponding dan Desa Lalong.

Kegiatan ini diawali pembukaan dan kata sambutan oleh Sekertaris Camat Tinangkung Utara (Tinut)  Djufri, SH bertempat di kantor Kecamatan Tinangkung Utara di Desa Ponding-ponding, Selasa (11/2/2020).

Menurut Munardi selaku Kasie Distribusi BPS mengatakan “Tujuan diadakan kegiatan ini agar para Kepala Desa bisa menyebarluaskan informasi kemasyarakatnya tentang Sensus Penduduk 2020 (SP2020)”, kata Munardi.(11/2)

SP2020 bertujuan untuk mendapatkan data jumlah penduduk dan karakteristiknya yang menjadi landasan terwujudnya satu data kependudukan Indonesia serta sebagai data pendukung bagi perencanaan dan evaluasi program dan kebijakan pembangunan nasional.

“Pengumpulan data SP2020 akan dilakukan secara bertahap yaitu sensus penduduk online pada bulan Februari s/d Maret, sensus penduduk wawancara pada bulan juli 2020 yang dilakukan oleh petugas sensus kepada penduduk yang belum berpartisipasi pada sensus on line”, ujar Munardi.

Semetara itu, Sekcam Tinut Djufri, SH mengatakan beliau sangat mendukung terhadap kegiatan ini bahkan ia akan terjun langsung kelapangan bersama para Kades dan berusaha semaksimal mungkin untuk mengrilkan data kependudukan. (FeriKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan lokasi pekerjaan lahan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVIII Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 di Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan terus dikejar dan menujukkan peningkatan pekerjaan yang signifikan.

Sekertaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST., M.T saat dijumpai di lokasi pekerjaan lahan arena MTQ Senin, (10/2/2020), beliau menjelaskan “Pemda Banggai Kepulauan optimis pekerjaan lahan arena MTQ ini selesai sesuai target, pekerjaan yang berat adalah pematangan lahan arena karena pekerjaan yang dihadapi adalah gusuran gunung batu yang cukup keras”.

“Tapi alhamdulilah pihak-pihak rekanan bisa menyediakan alat-alat yang memadai sehingga pekerjaan lahan arena MTQ ini terus menunjukkan perkembangan yang signifikan”, sambung Rusli.

Sekda juga menambahkan “Untuk menyukseskan MTQ ini kami telah mengontrak EO yang akan mengatur dan menata pemasangan tenda untuk khafilah mulai tanggal 26 Februari 2020, kami yakin dan optimis pelaksanaan MTQ di Salakan berjalan dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan, karena kesuksesan MTQ ini merupakan kesuksesan kita bersama baik Pemda Banggai Kepulauan maupun semua elemen lapisan masyarakat Banggai Kepulauan”, ujar Rusli.

Penangungjawab kegiatan persiapan lahan MTQ ke-28 Hendra Darmawan, ST., M.T saat dijumpai dilokasi pekerjaan Senin, (10/2/2020) memaparkan bahwa “Pekerjaan akan selesai sesuai schedule pada tanggal 25 Februari 2020, pekerjaan sekarang sudah mencapai 80%, tinggal pengecoran dibeberapa bagian dan pemasangan paving block”.

“MTQ tanggal 16 Maret, tanggal 26 pemasangan tenda selama 1 minggu, jadi kami sangat optimis pelaksanaan MTQ di Salakan dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama”, pungkas Hendra. (JarKOMINFO)

Salakan, Banggaikep – Rapat Pra Ekspose persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 di Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan dilaksanakan di Ruang rapat kantor Bupati BanggaiKep, Kamis (06/02/2020).

Rapat diawali dengan pemaparan dari Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST., M.T yang dimulai dengan pengenalan potensi unggulan Daerah Kab. BanggaiKep mulai dari hasil perkebunan, peternakan, nelayan dan wisata-wisata unggulan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Selain itu, Sekda juga memaparkan persiapan dan kesiapan pelaksanaan MTQ ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 diantaranya, kesiapan tempat dan lokasi yang akan dilaksanakannya MTQ beserta persiapan tempat tinggal seluruh Khalifah yakni dua belas Kabupaten dan satu Kota se-Prov. Sulteng diluar Kabupaten BanggaiKep, Kesiapan sarana kesehatan, Kesiapan transportasi dan kesiapan lainya seperti jaringan telekomunikasi di tempat area pelaksanaan MTQ.

Selanjutnya dipaparkan juga beberapa cabang lomba yang akan dilombakan pada MTQ tingkah Prov. Sulteng sehingga seluruh pembahasan mengenai persiapan pelaksanaan MTQ ke-28 telah dipaparkan oleh Sekda Kab. BanggaiKep dengan harapan apabila ada saran ataupun masukan serta kritikan untuk tuan rumah BanggaiKep siap menerima.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Setda Prov. Sulteng Ir. Moh. Faisal Mang, M.Si yang mewakili Pemda Kab. se-Sulteng, para Kepala Kemenag Kab. se-Prov. Sulteng, Ketua dan pengurus LPTQ Kab. se-Prov Sulteng, serta Panitia MTQ ke-28 Kab. BanggaiKep.(ViktorKominfo)