Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady resmi melaunching  program “Bangkep Berkah Mengaji” bertempat di Masjid Nur-Hidayah Pemda, Selasa (18/3/2025).

Program ini merupakan arahan dari Gubernur Sulawesi Tengah dan berharap melalui kegiatan ini dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat khususnya di Banggai Kepulauan.

“Pada kesempatan yang penuh makna ini, izinkan saya untuk menjelaskan lebih mendalam tentang program ini, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif yang signifikan bagi masyarakat kita,” ujar Rusli dalam sambutannya.

Bupati menjelaskan bahwa program “Bangkep Berkah Mengaji” adalah bentuk perhatian dan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat kita.

“Di tengah-tengah perkembangan zaman yang begitu pesat, seringkali kita lupa untuk menjaga keseimbangan antara perkembangan duniawi dan rohani. oleh karena itu, banggai kepulauan berkah mengaji hadir sebagai salah satu jalan untuk memperkokoh pondasi moral dan spiritual masyarakat kita,” jelasnya.

Selain itu kata Rusli, melalui kegiatan mengaji, baik secara individu, keluarga, maupun kelompok, kita ingin kembali mengingatkan diri kita tentang pentingnya ilmu agama sebagai pedoman hidup yang membawa berkah.

Program ini bukan hanya sekedar kegiatan rutin, tetapi sebuah upaya untuk membangun karakter yang baik dan mulia melalui pengajaran agama yang murni.

“Saya sangat berharap kegiatan mengaji ini dapat meresap dalam kehidupan sehari-hari kita, tidak hanya sebagai rutinitas, tetapi sebagai sarana untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup kita,” terang Bupati.

Disamping itu, Bupati juga mengajak para orang tua untuk turut berperan aktif dalam membimbing anak-anaknya untuk belajar agama, serta memberikan contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan begitu, kita dapat membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang bersih dan perilaku yang berbudi pekerti luhur,” katanya.

Tak hanya itu, Bupati juga memperkenalkan program “Berkah Berjamaah”, dimana kita sadar bahwa salah satu bentuk kebersamaan yang sangat dianjurkan dalam agama adalah sholat berjamaah. “Melalui program berkah berjamaah, kita ingin menggali potensi terbaik dari masyarakat kita dengan memperkuat rasa kebersamaan dalam beribadah,” ucapnya.

Sholat berjamaah bukan hanya sekadar kewajiban agama, tetapi juga merupakan sarana untuk mempererat silaturahmi antar sesama umat, memperkuat ukhuwah islamiyah, dan menciptakan suasana kedamaian dalam masyarakat.

Dalam mewujudkan program ini, Bupati memaparkan tentunya memerlukan kerjasama dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan dan partisipasi aktif dari masyarakat.

“Saya mengajak kita semua untuk bahu-membahu, bersinergi, dan saling mendukung demi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai ini,” tandasnya. (IKP-KOMINFO)

Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Nomor 11 Tahun 2024 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

Selengkapnya dapat dilihat pada link dibawah:

PERDA APBD 2025

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan di wakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Dr. Ariyono Orab, S.Pd.S.Sos.,MM hadiri kegiatan sosialisasi Zakat, Infaq dan Sedekah Badan Amil Zakat Nasional (𝘽𝘼𝙕𝙉𝘼𝙎) Banggai Kepulauan, Senin (24/02/2025).

Kegiatan dihadiri Ketua BAZNAS Prov. Sulteng, Waket 1 BAZNAS Prov. Sulteng, Waket 2 BAZNAS Prov. Sulteng, Ketua BAZNAS Bangkep, Kakan Kemenag, Kepala OPD Lingkup Pemda serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Pj. Sekda mengatakan Zakat Infaq dan Shadaqah merupakan pilar penting dalam kehidupan umat Islam yang tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu sesama dan mencapai kesejahteraan bersama.

Melalui sosialisasi ini di harapkan kita semua memahami dan mengimplementasikan pengelolaan Zakat Infaq dan Shadaqah secara efektif dan efisien, sehingga manfaatnya di rasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Saya mengapresiasi upaya BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah dalam menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah bahwa, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus di tingkatkan untuk mewujudkan kesejahteraan umat,” ujar Sekda. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) diwakili Pj. Sekretaris Daerah Ariyono Orab sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Bela Negara Ke-76 bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Kamis (19/12/2024).

Upacara tersebut di hadiri Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Pabung 1308/LB, Kepala OPD Lingkup Pemda Banggai Kepulauan serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Presiden RI Prabowo Subianto yang dibacakan oleh Inspektur upacara Ariyono Orab mengatakan peringatan hari Bela Negara yang dilaksanakan hari ini adalah untuk mengenang perjuangan yang telah di lakukan oleh para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan Negara.

Melalui peristiwa bersejarah yaitu agresi militer belanda II pada tanggal 19 desember 1948, para pahlawan menunjukan KEGIGIHAN dan usaha mereka untuk merebut kembali ibu kota negara yogyakarta. kota tersebut yang saat ini merupakan simbol Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ariyono juga menyebutkan Deklarasi PDRI merupakan bukti ketangguhan Bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI. Selain itu, keberadaan PDRI juga memberikan sinyal kepada dunia bahwa Republik Indonesia masih tetap berdiri.

Mendengar catatan sejarah tersebut, membuat kita generasi penerus menjadi kagum dan terinspirasi akan dedikasi pengorbanan para pejuang bangsa. Oleh karena itu, peringatan hari bela negara merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kita bersama dalam menjaga dan memperkuat Persatuan Bangsa Indonesia.

Tema peringatan hari bela negara ke-76 tahun 2024 ini adalah “GELORAKAN BELA NEGARA UNTUK INDONESIA MAJU”. Tema ini mengandung makna bahwa seluruh warga negara indonesia agar terus menggelorakan Bela Negara dengan berkontribusi secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan guna mewujudkan Indonesia Maju. Kontribusi nyata kita haruslah dapat tercermin pula pada aspek Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, pendidikan, teknologi, pertahanan dan keamanan.

Perlu di sadari, bahwa perkembangan lingkungan strategis dan geopolitik terkini menunjukan dinamika yang semakin kompleks dan berpotensi membawa dampak signifikan terhadap keamanan global. Ketegangan antar negara, pergeseran aliansi, dan meningkatnya persaingan untuk menguasai sumber daya strategis telah menciptakan ketidakpastian. Selain itu, isu-isu seperti konflik regional, perang siber dan perubahan iklim mempengaruhi keamanan internasional.

“Oleh karenanya, di perlukan antisipasi, penyelarasan, UPDATING kebijakan pertahanan, dan pelaksanaan strategis pertahanan Negara yang tepat. Hal tersebut untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam rangka penetapan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (Sishamkamrata),” katanya.

SISHAMKAMRATA merupakan strategis pertahanan Negara terbaik karena Indonesia memiliki keunggulan jumlah penduduk dan wilayah nusantara yang luas. Dalam konteks tersebut, kementerian pertahanan telah malaksanakan program PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA (PKBN).

Kegiatan PKBN ini merupakan salah satu upaya dari revolusi mental melalui pembangunan karakter bangsa di lingkup pendidikan, masyarakat dan pekerjaan. Hal tersebut sejalan dengan 8 (delapan) ASTA CITA KABINET MERAH PUTIH yaitu memperkokoh Ideologi Pancasila dan memperkuat pembangunan SDM menuju Indonesia emas 2045.

“Sebelum mengakhiri amanat ini, sekali lagi saya ucapkan Dirgahayu Bela Negara Ke-76. Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju,” tutupnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, melalui Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati, Selasa (10/12/2024).

Rapat ini dihadiri oleh Pj. Bupati Banggai Kepulauan diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banggai Kepulauan Edison E Moligay, S.Sos.,M.A.P, Pemateri dari Dinas PPPA bersama tim, Yayasan Sikola Mombine Provinsi Sulawesi Tengah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Pj Bupati Banggai Kepulauan diwakili Asisten II Setda Edison E Moligay menyampaikan pentingnya pengarusutamaan gender sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.

“Kesetaraan gender bukan hanya soal hak perempuan, tetapi juga tentang bagaimana kita menciptakan kebijakan yang adil bagi semua, baik perempuan maupun laki-laki, untuk berkontribusi dalam pembangunan,” ucapnya.

Menurutnya, dengan kolaborasi yang kuat dapat memastikan bahwa program pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan benar-benar inklusif dan menjawab kebutuhan semua kelompok masyarakat.

Selain itu, sebagai narasumber Bidang Kualitas hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga Dinas PPPA Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Ni Made Anggreiniyati,SE.,M.Si. dan Direktur Eksekutif Yayasan Sikola Mombine Provinsi Sulawesi Tengah Nur Safitri Lasibani, S.IP memberikan pemaparan terkait pentingnya Pengarusutamaan Gender untuk menjamin perempuan dan laki-laki mempunyai akses dan kontrol terhadap sumber daya, memperoleh manfaat pembangunan dan pengambilan keputusan yang sama di semua tahapan proses pembangunan.

Kesetaraan gender dalam kebijakan pembangunan menjadi indikator yang yang cukup signifikan, karena kesetaraan gender akan memperkuat kemampuan daerah untuk berkembang, mengurangi kemiskinan dan memerintah secara efektif.

Semakin tinggi apresiasi gender dalam proses perencanaan pembangunan, maka semakin besar upaya suatu daerah untuk menekan angka kemiskinan, dan sebaliknya rendahnya apresiasi dimensi gender dalam pembangunan akan meningkatkan angka kemiskinan.

Rapat ini membahas evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan PUG tahun 2024 termasuk tantangan yang dihadapi dan pencapaian yang telah diraih. Selain itu, disusun juga rencana kerja untuk tahun 2025 yang mencakup integrasi PUG dalam berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan perlindungan sosial.

Salah satu fokus utama tahun ini adalah meningkatkan kapasitas OPD dalam merancang program yang responsif gender serta menguatkan kolaborasi lintas OPD untuk mendukung percepatan pengarusutamaan gender di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Admin-DP3AP2KB)

Saiyong, BanggaiKep.go.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan “Pelatihan Pengasuhan Dengan Cinta (PDC) Guna Pelibatan Ayah Dalam Pengasuhan Anak (Malane Mola) Tingkat Kab. Banggai Kepulauan Tahun 2024” di Kantor Desa Saiyong Kecamatan Tinangkung, Senin (9/12/2024).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Edison E Moligay, S.Sos.,M.A.P.

Dalam sambutan Pj. Bupati yang disampaikan Edison Moligay mengatakan bahwa pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama yang tidak hanya di bebankan kepada ibu tetapi juga ayah.

“Dalam budaya kita, peran ayah sering kali dianggap lebih sebagai penyedia sementara ibu yang lebih aktif dalam mendidik dan merawat anak,” ucapnya.

Ia juga berharap melalui pelatihan ini para ayah dapat semakin memperkuat peran mereka dalam Keluarga dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam membentuk karakter anak.

Kegiatan ini dihadiri oleh Organisasi Perangkat daerah dan berbagai elemen masyarakat, termasuk Pj. Kepala Desa Saiyong, Perangkat Desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Desa Saiyong.

Sebagai narasumber, Sekretaris Dinas P3AP2KB Riska Pratiwi Thirayo, S.Ip. dan Direktur Eksekutif Yayasan Sikola Mombine Provinsi Sulawesi Tengah, Nur Safitri Lasibani, S.IP memberikan pemaparan yang lebih menekankan terkait perjalanan seorang ayah dalam membentuk melalui kasih sayang dan bimbingan, ayah memainkan peranan penting dalam perkembangan anak dan bagaimana ayah dapat mempengaruhi masa depan anak-anak mereka.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan peran ayah dalam keluarga sebagai pemimpin, ayah memiliki peran penting dalam membentuk nilai-nilai keluarga. Dengan memberikan contoh yang baik, ayah dapat mengajarkan anak-anak tentang tanggung jawab, kasih sayang, dan kerja sama.

Program Malane Mola sejalan dengan pengarusutamaan gender dimana akses, partisipasi, kontrol dan manfaat atas pengambilan keputusan dalam keluarga, keterlibatan ayah dalam pengasuhan termasuk pembagian peran dalam keluarga dirasakan setara antar perempuan dan laki-laki atau suami dan istri.

Keterlibatan ayah sangat berpengaruh dalam perkembangan anak. Konsep Malane Mola merupakan sebuah komitmen kaum laki-laki dan anak laki-laki di Kabupaten Banggai Kepulauan sebagi agen perubahan untuk mendorong dan memberi kesempatan sebesar-besarnya kepada kaum Perempuan agar dapat meningkatkan kualitas dan kemampuannya sehingga dapat mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Melalui Program Peningkatan Kualitas Keluarga dan Program Inovasi Daerah Malane Mola, DP3AP2KB berharap Desa Saiyong dapat menjadi desa percontohan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di Kab. Banggai Kepulauan.(Admin DP3AP2KB)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan gelar Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-52 tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dengan khidmat di Aula Pendopo Kecil Rujab Bupati dengan Tema “Bergerak Bersama Pkk Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju”, Senin (2/12/2024).

Kegiatan di hadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, DWP Bangkep, Ibu Bhayangkari dan Persit, para Kepala OPD Lingkup Pemda, Pengurus TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Se-Kabupaten Banggai Kepulauan yang sempat hadir, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Se-Kabupaten Banggai Kepulauan, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Pj. Bupati Ihsan Basir mengucapkan selamat hari kesatuan gerak pkk yang ke-52 tahun. semoga tim penggerak pkk semakin maju dan sejahtera dengan program kerja yang sedang dan akan di laksanakan.

Ia menyampaikan banyak hal tentunya yang telah di lakukan gerakan pkk selama 52 tahun perjalanannya, serta dinamika perjalanan yang menyertainya, kiranya menjadi bahan pembelajaran bahwa upaya pemberdayaan keluarga dan masyarakat itu perlu dengan pendekatan cipta, rasa dan karsa yakni dengan hati dan niat yang tulus.

Peringatan HKG-PKK ini hendaknya di jadikan momen untuk menunjukan bahwa tim penggerak Pkk dengan segala program kerja dan kegiatan yang dinamis dan memberi manfaat yang optimal pada masyarakat.

Selain itu, hari kesatuan gerak Pkk juga harus mampu kita daya gunakan sebagai media untuk mengawas diri secara kelembagaan dan melakukan evaluasi dalam program gerakan Pkk yang harus bisa mengikuti perkembangan zaman dengan segala teknologi yang ada.

“Saya mengingatkan agar gerakan PKK kembali pada ruhnya, yakni sebagai gerakan masyarakat untuk memberdayakan keluarga, artinya, keluargalah yang harus fokus perhatian kita, keluargalah yang harus kita berdayakan karena keluarga merupakan unit terkecil masyarakat, dimana sebagai tempat pembelajaran pertama bagi putra-putri pemimpin bangsa kelak,” ucapnya.

“Kami mengharapkan segenap jajaran Tim Penggerak PKK secara berjenjang di semua tingkatan untuk dapat saling bahu membahu dengan segenap komponen masyarakat untuk menjadikan Kabupaten Banggai Kepulauan yang maju dan sejahtera,” tambah Bupati.

Selain itu, Ihsan Basir juga mengajak seluruh jajaran Tim Penggerak Pkk untuk memberikan bimbingan, pembinaan dan fasilitasi yang berkelanjutan kepada kader-kader PKK termasuk kader Dasawisma.

“Karena kepada merekalah sesungguhnya terletak fungsi kinerja dan program–program PKK agar tetap selaras dengan program-program Pemerintah,” tandasnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang di Pimpin Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir dengan tema “KORPRI Untuk Indonesia”. Jumat, (29/11/2024)

Kegiatan bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Pabung 1308/LB, Kepala-kepala OPD Lingkup Pemda serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Presiden RI yang di bacakan Pj. Bupati mengucapkan selamat Ulang Tahun kepada seluruh KORPRI di manapun bertugas, terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar KORPRI yang selama lebih dari setengah abad telah memberikan pengabdian terbaik dengan loyalitas dan dedikasi tinggi kepada Bangsa dan Negara.

Dengan diterbitkannya UUD Nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara KORPRI akan bertransformasi menjadi Korps Pegawai ASN RI dengan tujuan utama untuk memperkuat jiwa Korps sebagai pemersatu Bangsa.

“Saya juga mendorong percepatan penertiban Peraturan Pemerintah tentang KORPRI sebagai pelaksanaan dari UU ASN guna meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan Hukum bagi seluruh ASN,” ujarnya.

“Saya juga meminta agar KORPRI tetap diakomodasi dalam kedinasan sehingga aspirasi ASN dapat ditampung dan disalurkan secara proporsional serta profesional untuk mendukung tugas-tugas Pemerintahan,” katanya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) pimpin upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dirangkaikan dengan peringatan HUT Ke-79 PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia), Senin (25/11/2024).

Dalam sejarahnya, penetapan Hari Guru Nasional pada 25 November berkaitan dengan pembentukan PGRI pada 1945.

Dalam sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang di bacakan oleh Pj. Sekda Ariyono Orab mengatakan hari guru tahun ini mengambil tema “Guru Hebat Indonesia Kuat” tema tersebut memiliki tiga makna yang pertama pendekatan tentang arti dan kedudukan penting para guru sesuai undang-undang guru dan dosen nomor 14 tahun 2005 guru adalah pendidik profesional yang bertugas mengajar mendidik membimbing dan menilai hasil belajar para murid.

Kedua, Guru tidak hanya berperan sebagai agen pembelajar tetapi juga peradaban para guru berperan mendidik para murid sehingga memiliki kecerdasan keterampilan dan karakter yang mulia.

Dan ketiga guru menentukan kualitas sumber daya manusia generasi bangsa yang melanjutkan perjuangan dan bertanggung jawab memajukan bangsa dan negara guru yang hebat menentukan kualitas pembelajaran kualitas lulusan dan kualitas sumber daya manusia sejarah dan fisik pendidikan untuk semua pendidikan dasar dan menengah Kemendiknas berusaha meningkatkan kualitas dan para guru.

Kementerian juga berusaha menjamin keamanan para guru agar dapat belajar dengan tenang dan terbebas dari segala bentuk intimidasi dan tindakan kekerasan oleh siapapun guru juga tidak seharusnya melakukan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun terkait dengan perlindungan guru Kemendiknas akan menandatangani kontrak kesepahaman dan perjanjian kerjasama Menteri Pendidikan dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang di dalamnya memuat kesepakatan agar masalah-masalah kekerasan dalam pendidikan diselesaikan secara damai dengan kekeluargaan atau restorasi justice sehingga guru tidak jadi terpidana.

Selanjutnya, Ketua Umum PGRI Kabupaten Banggai Kepulauan Irwan Prastibido menyampaikan harapannya untuk para guru dapat melaksanakan tugas dengan maksimal dengan tanggungjawab.

“Harapan kami khususnya PGRI Banggai Kepulauan Kami sangat berharap agar memang profesi guru ini, menjadi profesi yang sejahtera dan bisa terlindungi karena tanpa perlindungan guru-guru saya yakin juga dalam melaksanakan tugas tidak akan maksimal,” ucapnya.

Kegiatan bertempat di halaman kantor bupati dihadiri oleh Asisten Setda, Kepala OPD, Pabung 1308 serta para guru se- Bangkep. (ROY-DISKOMDIGI)

Palu, BanggaiKep.go.id – Badan Riset dan Inovasi Daerag (Brida) Provinsi Sulawesi Tengah gelar Brida Innovation Week (BIW) selama tiga hari mulai Kamis 21 November sampai 23 November 2024 di Sriti Convation Hall.

BIW 2024 mengusung tema “Eksplorasi Potensi Lokal Sulawesi Tengah” merupakan kegiatan inovasi tahunan yang menjadi ajang untuk unsur pemerintah, swasta, perguruan tinggi, masyarakat, dan UMKM, untuk memperkenalkan pencapaian hasil riset, implementasi inovasi dan pemanfaatan TTG atau Teknologi Tepat Guna.

“BIW 2024 adalah wadah untuk memberikan apresiasi kepada para ASN, pimpinan perangkat daerah, pemerintah daerah, dan perangkat daerah, yang telah menunjukkan komitmennya untuk terus menerus berinovasi sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulteng Faridah Lamarauna dalam sambutannya.

Faridah mengemukakan pada acara IGA atau Innovative Government Award tahun 2023 Provinsi Sulawesi Tengah cukup inovatif, skor indeks kematangan sebesar 34 poin lalu tahun 2024 Provinsi Sulawesi Tengah menjadi inovatif dengan skor indeks kematangan meningkat sebesar 59,7 poin.

Ia juga menyampaikan beberapa kegiatan untuk memeriahkan BIW 2024 yaitu penganugerahan Indeks Inovasi Daerah (IDD), temu bisnis, seminar nasional, lokakarya hasil riset dan inovasi, pameran inovasi perguruan tinggi, pameran inovasi dan teknologi tepat guna, dan UMKM.

Selanjutnya Faridah berharap BIW tahun 2024 dapat menjadi wadah untuk menyampaikan kepada seluruh ASN, pelajar, masyarakat, akademisi, mahasiswa, dan dunia usaha mengenai hasil-hasil riset dan inovasi yang telah dilaksanakan.

Pada acara ini juga di lakukan pemberian penghargaan, diantaranya Aparatur Sipil Negara (ASN) Terinovatif diraih oleh Fatim dengan skor 99 peringkat (3), Rendy Setiawan dengan skor 101 peringkat (2) dan Arvandi dengan skor 130 peringkat (1).

Pimpinan perangkat daerah terinovatif, peringkat pertama Kepala Brida Provinsi Sulteng dengan skor 194 point, peringkat kedua Kepala Bappeda Provinsi Sulteng (skor 184 point) dan peringkat ketiga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng (87 point).

Perangkat daerah terinovatif diraih oleh Dinkes Prov. Sulteng dengan skor 340 (peringkat satu), Brida Prov. Sulteng dengan skor 214 (peringkat dua) dan BPKAD Provinsi Sulteng dengan skor 200 (peringkat ketiga).

Nilai Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) tertinggi yakni Kabupaten Morowali dengan skor 81, 056, (perngkat satu), Toli-toli dengan skor 79,903 (perangkat 2) dan Kabupaten Sigi skor 78, 586 (peringkat 3).

Kegiatan ini turut dihadiri Unsur Forkopimda Provinsi maupun Kabupaten/Kota, Bupati dan Walikota se-Sulteng, Kepala OPD se-Sulteng, Kepala Bapedda dan Litbang se-Kabupaten/Kota, Rektor, Akademisi, Peneliti BRIN, Kepala Dinas Kominfo Bangkep, Mitra dan Pejabat terkait lainnya. (IKP-KOMDIGI)