Pos

Salakan, Banggaikep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi meluncurkan penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk alokasi bulan Juni dan Juli Tahun 2025 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu (24/07/2025).

Launching penyaluran bantuan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan, H. Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Dinas, pejabat teknis terkait, perwakilan dari Perum BULOG, tokoh masyarakat, serta staf pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan beras ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak secara ekonomi.

“Bantuan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap penyaluran ini dapat membantu mengurangi beban ekonomi warga dan memperkuat ketahanan pangan di daerah,” ujar Bupati Rusli.

Sebagai tanda dimulainya penyaluran bantuan, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram kepada perwakilan KPM dari Desa Baka, Kecamatan Tinangkung. Selanjutnya, didampingi Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah, Bupati juga secara simbolis melepas distribusi bantuan ke seluruh wilayah Banggai Kepulauan.

Adapun total bantuan yang akan disalurkan pada periode Juni dan Juli 2025 ini mencapai 207.990 kilogram (207,99 ton), yang diperuntukkan bagi 10.387 KPM di 141 desa yang tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dengan adanya penyaluran bantuan pangan ini, pemerintah daerah berharap seluruh KPM dapat terbantu secara langsung dan merasakan manfaat dari program ketahanan pangan nasional yang disinergikan dengan pemerintah daerah. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Patukuki, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M resmikan secara simbolis 11 Lumbung Pangan Masyarakat (LPM), penyerahan bantuan beras untuk pengisian Lumbung Pangan Masyarakat dan penyerahan bantuan sosial serta gerakan pangan murah dalam rangka mendukung gerakan Nasional pengendalian inflasi tahun 2022 di Desa Patukuki Kecamatan Peling Tengah, Selasa, (29/11/2022).

Kegiatan tersebut di hadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Bangkep, Camat Peling Tengah, Kapolsek dan peserta penerima bantuan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai Kepulauan, serta semua pihak yang terlibat sehingga kita dapat melaksanakan peresmian 11 Gedung Lumbung Pangan masyarakat yang secara simbolis,” kata Bupati dalam sambutannya.

Pj. Bupati berharap keberadaan Lumbung Pangan masyarakat ini dapat di jaga bersama sehingga bisa menghasilkan manfaat berkesinambungan.

Keberadaan Lumbung Pangan Masyarakat diharapkan menjadi solusi yakni mendekatkan akses pangan masyarakat menjaga kestabilan stok pangan seta sebagai sumber ekonomi baru di pedesaan.

“Tak lupa saya mengajak saudara-saudari untuk membantu Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Agenda dan Komitmen membangun Kota IKAN, yakni Kota yang Indah, Kreatif, Aman dan Nyaman,” tutur Bupati. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Jibran Malotes, SP.,MP menyerahkan Bantuan Beras pada Desa yang Terindikasi Rawan Pangan, Selasa, (16/8/2022).

Kegiatan bertempat di Gedung Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dan di hadiri Pj. Bupati Bangkep, Staf Ahli Bupati, dan Kepala-kepala Desa Penerima Bantuan Beras Rawan Pangan.

Dalam sambutan Kadis Ketahanan Pangan Jibran Malotes mengatakan pangan merupakan kebutuhan esensial bagi kehidupan manusia, karena pangan selain dibutuhkan bagi pemenuhan kebutuhan fisiologis, pangan juga dapat membentuk SDM sebagai aset pembangunan Bangsa dan Negara.

Lanjutnya, Ketahanan Pangan menurut UU 18/2012 TTG Pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi Negara sampai dengan perseorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik dalam jumlah maupun mutunya, aman dan beragam, bergizi, merata dan tidak bertentangan dengan agama/keyakinan dan budaya masyarakat.

“Berdasarkan data ketahanan dan kerentanan pangan kondisi Daerah rawan pangan di Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021 bahwa jumlah Desa yang terindikasi rawan pangan adalah sebanyak 34 Desa di 9 Kecamatan,” ucap Kadis.

“Harapan kami bahwa dengan adanya penyaluran bantuan beras untuk penanganan Daerah rawan pangan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban pengeluaran masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutupnya. (Decky-KOMINFO)