Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dilaksanakan di Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan menjelang hari H nampak makin paripurna.

Tinjauan Jurnalis Pemda di lapangan area MTQ yakni salah satu kegiatan pemasangan Pos Pengamanan Terpadu oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Selasa, (10/03/2020).

Pembuatan Pos Terpadu tersebut tepat di depan area pusat pelaksanaan MTQ yang di koordinir oleh Martomi Panggili, S.IP.,MM selaku Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kab. BanggaiKep.

Menurut Kabid LLAJ Dishub Kab. BanggaiKep Maromi Panggili, S.IP., MM mengatakan “Pos pengamanan terpadu ini dibuat dan sudah ditentukan bersama dengan pihak Polres yakni dari Kapolres Banggai Kepulauan” jelas Martomi.

“Pengamanan ini akan dilakukan selama penyelenggaraan kegiatan MTQ berlangsung, yang mana pengamanan melibatkan POLRI, LLAJ dan SATPOL PP agar  area pelaksanaan MTQ yang ke 28 se-Sulawesi Tengah bisa berjalan dengan baik dan tetap aman”, tutup Martomi penuh optimis. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan pembukaan Forum Perangkat Daerah (FPD) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) RKPD Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021 tingkat Kecamatan dilaksanakan di ruang Aula kantor Bappeda dan Litbang Kab. BanggaiKep, Selasa (11/2/2020).

Kegiatan ini resmi dibuka langsung oleh Plt. Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dan dihadiri Ketua dan Anggota DPRD Kab. BanggaiKep, Unsur Forkopimda BangggaiKep, Asisten dan Staf Ahli, Para Kepala OPD bersama staf, Camat Bulagi bersama staf, Camat Tinangkung, Perangkat Desa Kec. Bulagi, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda serta Tokoh Perempuan.

Dalam sambutan Bupati H. Rais D. Adam mengajak semua agar bisa menyatukan tekad dan langkah untuk meningkatkan pembangunan di Daerah  Kabupaten Banggai Kepulauan, sebab pada tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Banggai Kepulauan sudah cukup baik.

Selanjutnya, Bupati juga menyampaikan “Pentingnya untuk menyusun program-program yang lebih inovatif yang telah diinput ke aplikasi E-Planing, hal ini dilakukan agar setiap kegiatan kontribusi bisa maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi  Banggai Kepulauan”.

“Adapun prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu, penyediaan infrastruktur penunjang ekonomi, peningkatan pelayanan kualitas pendidikan dan kesehatan, meningkatkan produktivitas dan pengelolahan hasil tani serta meningkatkan pembangunan dan wisata”.

Disamping itu, Bupati juga berharap kepada seluruh OPD agar kesejahtraan masyarakat harus ditingkatkan, SDM lebih produktif, meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang masih tergolong belum mampu dengan cara meningkatkan pendidikan dan kesehatan agar ditahun 2021 jumlah penduduk yang masih kurang mampu bisa menurun di Banggai Kepulauan.

Bupati juga mengungkapkan “Akan diadakan program bantuan berupa ternak sapi, karamba dan tarikan rumput laut yang sudah disesuaikan dengan potensi masing-masing dan didukung juga dengan dana desa yang dikontrol agar bisa berjalan sesuai visi dan misi”.

Diakhir sambutan Bupati menghimbau kepada semua agar lebih fokus pada peningkatan produtifitas pertanian, perikanan serta peningkatan destinasi wisata yang ditunjang dengan peningkatan infrastruktur serta dukungan segenap stakeholder pembangunan Daerah. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kehadiran Plt. Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam pada pelaksanaan Sidang Sinode V GPIBK di Jemaat Imanuel Salakan, Klasis Salakan disambut hangat dan penuh sukacita pada Selasa, (11/2/2020).

Kehadiran Plt. Bupati BanggaiKep diawali dengan pengalungan bunga bersama dengan ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Pdt. Gomar Gultom, M.Th.

Selesai pengalungan bunga Plt. Bupati bersama Ketua PGI bersama unsur Muspida dan ketua Sinode GPIBK melakukan penanaman pohon di lokasi Sidang Sinode sebagai ajakan bagi seluruh peserta sidang untuk menjaga dan melestarikan lingkungan alam.

dr. James Pinontoan selaku ketua panitia pelaksana dalam laporan panitia menyatakan bahwa kehadiran peserta sesuai registrasi panitia sudah mencapai tiga ratus lebih orang dan masih ada yang belum mendaftar.

Dalam laporannya dr. James juga mengatakan “Kami selaku tuan rumah menyambut sukacita kehadiran seluruh peserta dan kami siap melayani dengan 5 roti dan 2 ikan selama persidangan ini artinya Tuhan Yesus yang akan melimpahkan berkat bagi kita”, kata dr. James.

Ketua PGI Pdt. Gomar Gultom, M.Th dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Warga GPIBK adalah bagian dari masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan untuk itu mari kita sebagai bagian dari daerah ini kita berperan aktif bersama Pemerintah untuk menyelesaikan berbagai kemelut persoalan yang ada diantaranya masalah kemiskinan dan kerusukan lingkungan”, kata Pdt. Gomar.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama sebagai warga gereja, pelayan-pelayan gereja, melalui sidang ini peserta sidang akan memilih pimpinan GPIBK untuk periode 2020 s/d 2024 mari kita memilih berdasarkan kehendak Tuhan Yesus, Kepala Gereja bukan dengan cara-cara pemilihan dunia”, lanjut Pdt. Gomar.

Plt. Bupati BanggaiKep, H. Rais D. Adam dalam sambutannya menyambut baik kehadiran ketua PGI di Kab. BanggaiKep, Rais Adam juga berharap melalui sidang ini dapat mengevaluasi program kerja dan menghasilkan program kerja yang baik guna membangun kehidupan spritual umat.

Berdasarkan Tema yang diangkat dalam Sidang Sinode ini “Aku Adalah yang Awal dan yang Akhir (Bdk Wahyu 22:13) dengan Sub Tema, Bersama dengan masyarakat Banggai Kepulauan dan Banggai Laut GPJBK Memperkokoh NKRI yang Demokratis, Adil dan Sejahtera bagi semua ciptaan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Plt. Bupati pun mengapresiasi peran gereja yang turut menyukseskan program Pemerintah Daerah.

Selanjutnya Plt. Bupati H. Rais D. Adam membuka pelaksanaan Sidang Sinode V GPIBK yang akan digelar dari tanggal 11 s.d 15 Februari 2020, dengan pemukulan Gong yang didampingi oleh Ketua PGI, MPH Sinode, Unsur Muspida Kab. BanggaiKep dan Ketua Panitia dengan memukul Gong sebanyak 5 Kali yang bermakna “Pancasila”.

Pembukaan Sidang Sinode V GPIBK ini dihadiri oleh Asisten dan Staf Ahli, Pabung 1308/LB, Kapolres BanggaiKep, OPD BanggaiKep, Kementerian Agama Prov. Sulteng, Kemenag BanggaiKep dan Balut, Sinode GKLB, Mitra kerja GPIBK, Pastor Paroki Sambiut, Gembala GPdi serta masyarakat. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan lokasi pekerjaan lahan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVIII Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 di Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan terus dikejar dan menujukkan peningkatan pekerjaan yang signifikan.

Sekertaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST., M.T saat dijumpai di lokasi pekerjaan lahan arena MTQ Senin, (10/2/2020), beliau menjelaskan “Pemda Banggai Kepulauan optimis pekerjaan lahan arena MTQ ini selesai sesuai target, pekerjaan yang berat adalah pematangan lahan arena karena pekerjaan yang dihadapi adalah gusuran gunung batu yang cukup keras”.

“Tapi alhamdulilah pihak-pihak rekanan bisa menyediakan alat-alat yang memadai sehingga pekerjaan lahan arena MTQ ini terus menunjukkan perkembangan yang signifikan”, sambung Rusli.

Sekda juga menambahkan “Untuk menyukseskan MTQ ini kami telah mengontrak EO yang akan mengatur dan menata pemasangan tenda untuk khafilah mulai tanggal 26 Februari 2020, kami yakin dan optimis pelaksanaan MTQ di Salakan berjalan dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan, karena kesuksesan MTQ ini merupakan kesuksesan kita bersama baik Pemda Banggai Kepulauan maupun semua elemen lapisan masyarakat Banggai Kepulauan”, ujar Rusli.

Penangungjawab kegiatan persiapan lahan MTQ ke-28 Hendra Darmawan, ST., M.T saat dijumpai dilokasi pekerjaan Senin, (10/2/2020) memaparkan bahwa “Pekerjaan akan selesai sesuai schedule pada tanggal 25 Februari 2020, pekerjaan sekarang sudah mencapai 80%, tinggal pengecoran dibeberapa bagian dan pemasangan paving block”.

“MTQ tanggal 16 Maret, tanggal 26 pemasangan tenda selama 1 minggu, jadi kami sangat optimis pelaksanaan MTQ di Salakan dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama”, pungkas Hendra. (JarKOMINFO)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam pematangan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2020, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Musrenbang yang diawali dengan musrenbang tingkat Desa.

Pada hari Senin, 20 Januari 2020 enam Desa dari 13 Desa yang ada di Kecamatan Buko Kab. BanggaiKep menggelar musrenbang tingkat desa yang bertempat di BPU Kec. Buko dan di hadiri oleh Plt. Camat Buko, Kori Yalume, S.Sos, Kades, Sekdes, BPD dan aparat desa dari 6 desa yang melaksanakan musrenbang yakni, Desa Malanggong, Desa Pelinglalomo, Desa  Talas-talas, Desa Labasiano, Desa Olusi, dan Desa Tataba.

Serta turut hadir juga Tim Penyampaian Arah  Kebijakan Prioritas Pembangunan Daerah dan Penyelarasan DUKPDes 2021 dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kab. BanggaiKep yang di ketuai oleh Kabid Perencanaan Pembangunan Makro, Hamdan Mania, S.Kom.

Dalam sambutan Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos mengharapkan agar Pemerintah Desa dalam pengusulan nanti menguaulkan program-program pembangunan yang prioritas yang ada di masing-masing desa dan benar merupakan kebutuhan yang sangat urgent serta menjawab pelayanan bagi masyarakat yang ada di desa.

Dalam arahan Kabid Perencanaan Pembangunan Makro Bapeda Kab. BanggaiKep menjelaskan mengapa harus ada Musrenbang di tingkat desa, karena desa merupakan pilar yang ada di kabupaten.

“Sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo kepada seluruh pemerintah daerah baik kabupaten/kota dan provinsi se Indonesia agar membangun daerah mulai dari desa-desa, sehingga arah kebijakan yang ada di desa harus selaras dengan arah kebijakan yang ada ditingkat kabupaten”, ujar Kori.

Menurut  Hamdan Mania, S.Kom selaku Kabid Perencanaan Pembangunan Makro, “Arah kebijakan pembangunan Pemda Banggai Kepulauan tahun 2021 masih sama dengan tahun 2019 dan 2020 yakni Meningkatkan Kesejahtraan Masyarakat Melalui Pendidikan, Kesehatan dan Perekonomian,”.

Gigi Wibowo, S.Kep, MMR selaku Kabid Sosial Budaya Bappeda Kab. BangaiKep menjelaskan mekanisme pengusulan program pembangunan harus sesuai dengan bidang yang ada dan untuk kali ini  dalam perekapan hasil musrenbang sudah menggunakan aplikasi yang disebut e-Musrenbang.

“Aplikasi e-Musrenbang ini merupakan bagian dari e-Planing untuk itu diharapkan setiap desa dapat menyiapkan satu orang operator untuk melakukan perekapan dengan menggunakan aplikasi e-muarembang sampai dimana pun bapak/ibu kepala desa berada bisa dibuka dan sampai kapan pun datanya akan tersimpan dalam arti apa yang bapak/ibu usulkan walau pun sampai berapa tahun kedepan ketika bapak/ibu mau mengecek akan tetap ada datanya walau pun mungkin ketika bapak/ibu tidak menjabat lagi sebagai kades”, ujar Gigi Wibowo. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Panitia Pelaksana menggelar rapat teknis MTQ. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Lantai 2 Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (14/01/2020).
Rapat dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Banggai Kepulauan, H. Rais D. Adam selaku Ketua umum Panitia MTQ ke-28 dan dihadiri oleh perwakilan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Prov. Sulteng, H. Taslim, S.Ag., MM, Kepala Kantor Kemenag Banggai Kepulauan, Kapolres serta panitia MTQ yang terdiri dari para Kepala OPD, LPTQ dan Pejabat Pemda Banggai Kepulauan.
Pada awal rapat, H. Rais D. Adam mengapresiasi seluruh panitia yang telah hadir dan menunjukkan semangat bersama menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk PNS non muslim.
“Mengingat waktu yang sudah dekat dan sangat sempit, maka saya berharap kita jangan lagi menunggu waktu untuk bekerja. Marilah kita pergunakan waktu semaksimal mungkin agar pelaksanaan MTQ ini bisa berjalan sesuai waktu pelaksanaan yang sudah di sepakati bersama yakni tanggal 16 Maret 2020” tegasnya.
Beliau juga mempersilahkan LPTQ Provinsi untuk memberikan arahan dan membahas secara tehnis kebutuhan yang harus disiapkan kepada seluruh panitia penyelenggara.
Pengurus LPTQ Prov. Sulteng, H. Taslim, S.Ag., MM sebagai pembahas tekhnis dalam rapat tersebut mengurai langsung beberapa poin penting yaitu antara lain; Astaka (Tribun Utama), Bendera Merah Putih dan Bendera Kafilah, Tarian Kolosal, Beduk, Tombol Sirene, Tenda Utama, Kesehatan dan Tenda Konsumsi, Masjid dan Sekolah, Registrasi Peserta, Transportasi peserta, Pawai Ta’aruf, Malam Ta’aruf, Pelantikan Dewan Hakim, Pameran, Pemandu Kafilah, penyambutan Gubernur dan lain-lain.
“Pawai ta’aruf akan dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2020, didampingi langsung oleh pemandu kafilah. Kemudian pada tanggal 5 Maret akan diadakan pra-ekspo di lokasi MTQ “ ujar Taslim.
Sementara itu Kapolres BanggaiKep AKBP. Aditya Surya Dharma memberikan dukungan moril dan memastikan kegiatan MTQ Prov. Sulteng ke 28 yang akan dihelat di Kab. BanggaiKep terjamin keamanannya dari awal hingga akhir kegiatan.
“Kami dari Kepolisian dan TNI, siap mengamankan MTQ dari awal hingga akhir kegiatan” tandasnya.

Terlihat antusiasme panitia pada rapat tersebut dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan peserta rapat dan saling memberi gagasan antar pimpinan rapat maupun sesama peserta rapat demi suksesnya MTQ Prov. Sulawesi Tengah ke-28 di Kabupaten Banggai Kepulauan.
“Besar harapan kami agar pelaksanaan MTQ ini berjalan sukses dan penuh berkah sehingga kami juga sangat bersemangat untuk menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan kegiatan ini”, ujar salah satu peserta rapat setelah rapat ditutup. (TrisKominfo)