Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Laporan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atas Pembahasan/Penelitian Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun Anggaran 2022 telah disepakati bersama dan telah dinyatakan selesai.

Rapat yang digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Kab. Bangkep dihadiri oleh Bupati, Pimpinan dan Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Staf Ahli dan Para Asisten, Para Kepala Badan, Dinas, Bagian, Satuan Kerja Daerah Lingkup Pemkab Bangkep, Selasa, (30/11/2021).

Dalam sambutan Bupati H. Rais D. Adam mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Bangkep yang telah melakukan pembahasan sehingga dalam waktu yang relatif singkat, sudah dapat diselesaikan.

“Pembahasan rancangan APBD tahun anggaran 2022 berjalan dengan baik sebagaimana harapan kami dalam sambutan pengantar nota keuangan APBD tahun anggaran 2022 sebelumnya,” ucap Bupati.

Dengan selesainya pembahasan APBD T.A 2022, selanjutnya akan segera disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Tengah untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah, sesuai Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati kembali menyampaikan terimakasih kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkep dan kepada seluruh OPD yang secara aktif mengikuti proses pembahasan rancangan APBD T.A 2022 sehingga dapat terselesaikan dengan baik.

“Harapan kami agar dimasa-masa yang akan datang, sinergitas ini terus dipertahankan guna mendapatkan hasil yang lebih maksimal,” harap Bupati.

Lanjutnya, “Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan rahmat dan petunjuk-Nya kepada kita semua dalam pengabdian guna mewujudkan roda pemerintahan yang transparan, bermartabat, bersih dan berwibawa dalam mempererat pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai ini,” tutup Bupati. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) H. Rais D. Adam buka secara resmi kegiatan Konsolidasi Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba pada Sektor Kelembagaan.

Kegiatan bertempat di Hotel Faawas Salakan dan di hadiri oleh Kepala BNNK yang di wakili Sub Koordinator P2M Bangkep, Narasumber serta para undangan yang hadir, Kamis, (21/10/2021).

Dalam sambutan Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Badan Narkotika Nasional Banggai Kepulauan serta kepada penegak hukum dan para aktivis pencegah penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Banggai Kepulauan yang terus berupaya untuk menjaga dan mengawal Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dari peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika.

Menurut Bupati Bangkep, untuk mewujudkan Kabupaten tanggap ancaman Narkoba maka perlu penguatan kelembagaan baik dari internal maupun eksternal serta perlu keseriusan dan kekompakan bersama dari seluruh stakeholder bahkan masyarakat.

“Terkait informasi yang aktual dan akurat yang di sampaikan kepada pihak BNN serta tentu perlu niat dan disiplin dari pihak yang berwajib jika hal tersebut dilakukan secara serius In sya Allah pengguna dan pengedar Narkoba di Kabupaten Banggai Kepulauan semakin hari semakin berkurang,” ucap Bupati Rais Adam. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW atau hari lahir Nabi Muhammad SAW Tahun 2021 jatuh pada hari ini Selasa, 19 Oktober tahun 1443 H/ 2021 M.

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bangkep, Selasa, (19/10/2021).

Dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW kali ini bertemakan “Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Meningkatkan Semangat Kepedulian Kepada Sesama di Tengah Pandemi Covid-19”.

Dalam sambutan Bupati Bangkep H. Rais D. Adam mengatakan, “Saya sebagai pemerintah daerah bersama seluruh jajaran mengucapkan terimakasih banyak kepada tiga organisasi yang ada di kabupaten banggai kepulauan.”

Menurut Bupati, atas dukungan dan dorongan seluruh panitia, hal ini bisa terjadi karena hebatnya pengaturan panitia telah mempersiapkan kegiatan ini dengan hasil yang luar biasa.

“Apa yang kita saksikan dan kita rasakan hari ini sebagai pertanda bahwa prestasi wanita yang ada di kabupaten Banggai Kepulauan sudah menunjukkan hebatnya persatuan ibu-ibu dan in sya Allah sampai selama-selamanya seperti ini,” ucap Bupati.

Selanjutnya, Bupati juga menjelaskan bahwa peringatan seperti ini setiap tahunnya kita selalu peringati, semua kita lakukan sebagai penghormatan kecintaan dan rasa syukur kita kepada Nabi besar Muhammad SAW.

“Semoga dengan peringatan ini membawa hikmah bagi kita semua untuk terus meningkatkan iman dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” kata Bupati.

“Melalui momentum ini saya mengajak kepada kita semua untuk kita merenung, mengapresiasi dan meneladani adanya perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam membangun tatanan kehidupan baru lewat tingkah dan perkataan kita baik dalam keluarga, masyarakat dan lingkungan kerja kita,” tutup Bupati.

Hadir dalam kegiatan Wabup Bangkep, Sekda, Kepala Kemenag Bangkep, Unsur Forkopimda Bangkep, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK, Ketua DWP Banggai Kepulauan, Penceramah, Ibu-ibu anggota TP-PKK, para Anggota DWP Bangkep, serta Majelis Ta’lim. (ElsiKominfo)

Parimo, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam lakukan Kunjungan Studi Tiru tekait keberhasilan dalam penanganan stunting pada Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Selasa, (5/10/2021).

Dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap upaya penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan, maka diperlukan kecakapan baik dari sisi keterampilan Sumber Daya Manusia maupun pemahaman tentang pelaksanaan program dan kegiatan yang berdampak langsung terhadap intervensi penurunan stunting khususnya pada pelaksanaan aksi 5 sampai dengan aksi 8.

Dalam sambutan Bupati BanggaiKep menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemda Parimo karena telah menerima dan membantu dalam penanganan stunting yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menurut data aplikasi E-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) per Agustus tahun 2020, Banggai Kepulauan berada pada peringkat ke 2 Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Tengah dengan jumlah kasus stunting terbanyak setelah Kabupaten Donggala.

Maka dari itu, Banggai Kepulauan ditetapkan menjadi Kabupaten Lokasi Fokus (Lokus) stunting tahun 2021 berdasarkan keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor Kep 42/M.PPN/HK/04/2020 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2021.

Bupati Rais Adam berharap kunjungan studi tiru intervensi stunting dapat mematangkan gerakan sinergi menuju pada rencana aksi sehingga dampaknya segera dirasakan dalam waktu yang tidak lama, “Yakin dengan kerja keras kita dapat mengatasi kondisi tersebut di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan,” ucap Bupati BanggaiKep.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bappeda dan Litbang Kab. Parimo, Bupati Banggai Kepulauan dan Wakil Bupati Parimo H. Badrun Nggai, SE saling bertukar cendra mata yang disaksikan undangan yang hadir diantaranya, Ketua TP-PKK Kab. Parimo dan BanggaiKep, Kepala Bappeda dan Litbang Kab. Parimo dan BanggaiKep, Kepala Dinas Lingkup Pemda Parimo dan BanggaiKep, Kesra Kab. Parimo, dan BPS Parimo. (ElsiKominfo)

Tobungku, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam lantik Sahin Sule Sebagai Anggota BPD Pengganti Antar Waktu Sisa Masa Bakti Tahun 2021-2025 di Desa Tobungku Kecamatan Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, (30/09/2021).

Dalam sambutannya Bupati mengucapkan selamat kepada saudara Sahin Sule, yang baru saja di lantik sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa Tobungku.

“Pelantikan saudara menjadi anggota BPD pengganti antar waktu yang di lantik pada hari ini merupakan langkah awal menjalankan tugasnya sebagai anggota BPD di Desa Tobungku,” ucap Bupati.

“Oleh karena itu, saya berpesan, jalin komunikasi yang baik antar sesama anggota BPD, Kepala Desa dan aparat Desa serta seluruh masyarakat sehingga pembangunan di Desa berjalan dengan lancar dan baik,” tambahnya.

“Saya juga berharap para pengurus dan anggota BPD mampu melihat kebutuhan masyarakat dan harus berlandaskan norma peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar kiranya saudara yang menggalakkan upaya pemberdayaan seluruh komponen yang ada di Desa baik kelembagaan kemasyarakatan maupun warga masyarakat Desa secara keseluruhan sehingga akan mendorong terwujudnya kemandirian baik dari aspek sosial maupun aspek ekonomi,” jelas Bupati.

Kegiatan di hadiri oleh Kepala Dinas PMD, Kepala Badan Kesbangpol, Camat Totikum Selatan, Kepala Desa Tobungku dan para masyarakat yang hadir.(DeckyKominfo)

Mata, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam resmikan Balai Pelatihan Rakyat (BPR) di Desa Mata Kecamatan Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Kamis, (30/09/2021).

Kegiatan di hadiri oleh Kepala Dinas PMD, Kepala Badan Kesbangpol, Camat Totikum Selatan, Kepala Desa Mata dan para undangan yang hadir.

Dalam sambutan Bupati BanggaiKep mengatakan sangat mengapresiasi segala usaha dan kerjasama antara Pemerintah dan masyarakat Desa Mata yang telah bekerja keras untuk membangun Balai Pelatihan Rakyat (BPR) yang pada saat ini diresmikan.

Bangunan ini merupakan salah satu sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat untuk penunjang kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Untuk itu, saya berharap agar bangunan Balai Pelatihan Rakyat (BPR) yang baru saja diresmikan ini dapat di jaga dan di pelihara dengan baik sehingga dapat di gunakan dengan jangka waktu yang panjang dan benar-benar dapat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat,”ucap Bupati.

Disamping itu, selaku Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Bupati Rais Adam menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Mata yang telah memiliki gedung yang cukup representatif.

“Apabila di kelola dengan baik, tentu gedung ini bisa juga meningkatkan pendapatan asli Desa Mata, gunakanlah gedung ini sesuai dengan peruntukkannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” tutur Bupati.

“Saya menitip pesan agar Dana Desa dan Dana Alokasi Desa dapat di gunakan dengan sebaik-baiknya dan jangan salah digunakan, yang akan nantinya berakibat pada proses hukum, namun gunakan DD dan ADD sesuai peruntukannya bagi kemajuan Desa,” jelas Bupati.

Kepada seluruh masyarakat agar dapat mengawasi penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tersebut agar dapat diperuntukkan khusus kepada pembanguan Desa dan kesejahteraan masyarakat. (DeckyKominfo)

Palu, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam hadiri kegiatan Musrembang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2021-2026 yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Rusdy Mastura di Best western Hotel Palu, Jumat, (24/9/2021).

Dalam sambutan Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Suandi, S.Ti.,M.Si menyampaikan maksud penyelenggaraan pelaksanaan Musrenbang RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2021-2026 adalah untuk mendapatkan masukan dan saran dari semua stakeholders terhadap RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021-2026, dengan menghimpun Aspirasi atau harapan masyarakat terhadap tujuan, sasaran dan program pembangunan daerah yang akan dilaksanakan selama 5 tahun kedepan.

Sehingga, hasil yang diharapkan dalam Musrembang ini adalah tersusunnya rumusan berupa masukan, saran penyempurnaan, ide dan gagasan yang mampu memberikan solusi pemecahan masalah dan isu strategi daerah yang mampu mengakomodir apresiasi masyarakat dalam rancangan RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2021-2026.

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura menyampaikan, Selaku gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah periode tahun 2021-2024, maka amanah janji politik harus diwujudkan melalui RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021-2026 dengan visi “Gerak Cepat Menuju Sulteng Lebih Sejahtera dan Lebih Maju”.

Sebagai penjabaran visi RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021–2026, maka telah dirumuskan sembilan misi, sebagai berikut, Meningkatkan kualitas manusia provinsi sulawesi tengah melalui reformasi sistem pendidikan dan kesehatan dasar, Mewujudkan reformasi birokrasi, supermasi hukum dan penegakan nilai-nilai kemanusiaan dan ham, Mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan kelembagaan, Mewujudkan peningkatan pembangunan infrastruktur daerah, Menjalankan pembangunan masyarakat dan wilayah yang merata dan berkeadilan.

Kemudian, Menjaga harmonisasi manusia dan alam, antar sesama manusia sebagai wujud pembangunan berkelanjutan, Melakukan sinergitas kerjasama pembangunan antar daerah bertetangga sekawasan maupun di dalam provinsi sulteng dan di luar provinsi bertetangga, Meningkatkan pelayanan publik bidang pendidikan dan kesehatan berbasis pada teknologi informasi yang integrasi dan dijalankan secara sistematis dan digital, dan Mendorong pembentukan daerah otonom baru (dob) agar terjadi percepatan desentralisasi pelayanan dan peningkatan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas sektor unggulan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Kepala Bappenas RI, Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Kementrian PUPR, Ketua DPRD Sulteng, Pj. Sekda, Kapolda, Danrem 132 Tadulako, Danlanal, Bupati/Walikota se-Sulawesi Tengah, Staf Ahli, Unsur Forkompimda, Rektor Perguruan Tinggi, Kepala BI, Tim Asistensi, lSM/NGO dan Lembaga Non Pemerintah. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Disemilasi Informasi dengan tema ‘Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sadar Pangan Aman, Mandiri dan Berdaya Saing di Masa Pandemi” yang dilaksanakan oleh BPOM Kabupaten Banggai bertempat di Ruang rapat kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Kamis, (23/9/2021).

Disemilasi yaitu penyebaran informasi kepada kelompok atau individu guna memperoleh informasi, timbulnya kesadaran, serta mengubah perilaku yang akhirnya mampu memanfaatkan informasi tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kab. Banggaikep, Kapolres, Kepala Dinas Perizinan, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Banggai, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kepala OPD serta pelaku UMKM BanggaiKep.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Banggaikep Ekasilawati Sipatu, AMK S.Pd.,M.Kes mengatakan, “Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya kegiatan ini, sebab desimilasi informasi memiliki peran yang strategis dalam mendukung peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan guna melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat serta mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya untuk memberikan pelayanan publik.”

Keamanan pangan merupakan tanggung jawab semua pihak yaitu mulai dari hulu, pertanian sampai ke hilir ditangan konsumen tak terkecuali pelaku UMKM seperti IRTP dan industri rumah tangga pangan.

“Kita ketahui bersama bahwa pandemi ini tidak hanya memberikan dampak pada sektor kesehatan tetapi juga berdampak pada pelaku UMKM. Pemerintah pusat maupun daerah berupaya melakukan pengembangan UMKM berdaya saing,” kata Eka.

Lanjutnya, “Salah satunya yaitu pemerintah berkewajiban meningkatkan daya saing produk pangan industri rumah tangga melalui peningkatan kesadaran dan motivasi produsen tentang pentingnya pengolahan pangan yang higenis aman dan bermutu khusus bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah,” jelas Asisten Bupati.

Keterbukaan penyebaran informasi dapat memudahkan dalam mengakses kebijakan dibidang pengawasan obat dan makanan. Dengan begitu akan mendorong kemajuan usaha dalam memproduksi obat dan makanan yang berkhasiat dan bermutu serta berdaya saing pada situasi pandemi ini.

“Melalui kesempatan ini juga, saya menyampaikan kepada peserta diseminasi agar mengikuti kegiatan ini dengan serius sehingga ilmu yang diperoleh bisa dipahami dan diaplikasikan sehingga kegiatan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutup Eka. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Asisten Administrasi Umum Sekertariat Daerah BanggaiKep Eka Silawati Sipatu membuka secara resmi kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Lintas Sektor Tentang Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kewenangan Kabupaten/Kota yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, (09/09/2021).

Kegiatan bertempat di Aula Gedung Inspektorat Kabupaten Banggai Kepualaun dan hadiri Kepala Dinas DP3AP2KB, Kepala Bidang Sosial Budaya (SosBud), Kepala Dinas Kominfo BanggaiKep serta undangan yang hadir.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di bacakan Asisten Administrasi Umum Sekertariat Daerah Eka Silawati Sipatu mengatakan bahwa, “Saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai Dinas pelaksana kegiatan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.”

Berdasarkan pelaporan dari Aplikasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yakni sistem informasi online Perlindungan Perempuan dan Anak dari 2021 masih menunjukkan angka yang tetap tinggi.

Oleh karena itu, berbagai program dan fasilitas di upayakan oleh Pemerintah di antaranya layanan Call Centre Sapa (Sahabat Perempuan dan Anak) serta pendampingan yang disediakan oleh Dinas terkait bagi program dan fasilitas umun sesuai dengan peraturan Presiden Nomor 65 tahun 2020 dan Dasar Hukum Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 yakni penyediaan layanan rujukan akhir bagi korban kekerasan perempuan dan perlindungan anak yang memerlukan koordinasi terhadap lintas Provinsi maupun sampai pada tingkat Pusat.

“Kepedulian dan tekat serta kerjasama dan komunikasi yang intens baik itu bertahap secara horizontal maupun secara vertikal lintas sektor dan lintas profesi dengan wilayah kewenangan Daerah,” ucap Eka.

Eka juga menjelaskan tindakan pencegahan dalam bentuk penguatan awal, “Edukasi penyediaan ruang bagi kaum perempuan untuk terlibat berkarya meningkatkan peran ibu atau keluarga dalam pengasuhan anak dan mencegah pernikahan anak usia dini adalah hal-hal penting yang harus menjadi perhatian kita semua,” tutur Eka. (DeckyKominfo)

Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 20 Agustus 2021 jam 16.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 21 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF Covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Tinangkung 17 orang, wilayah Kec. Peling Tengah 2 orang dan wilayah Kec. Buko 2 orang berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan spesimen covid-19 dengan menggunakan Rapid Test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan Pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmasnya Salakan, Puskesmas Bakalan Raya, Puskesmas Patukuki, Puskesmas Tataba, RS Pratama Lumbi-lumbia dan Unit Laboratorium RSUD Trikora Salakan.

2. Pada hari ini terlapor 2 orang dengan kriteria terkonfirmasi positif covid-19 dinyatakan MENINGGAL asal wilayah Kec. Bulagi dan wilayah Kec. Totikum berdasarkan Surat Keterangan Kematian oleh UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Bulagi dan RSUD Trikora Salakan tertanggal 20 Agustus 2021.

3. Pada hari ini terlapor 4 orang dinyatakan SEMBUH dari covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Tinangkung Utara 3 orang dan wilayah Kec. Buko 1 orang berdasarkan hasil pemantauan serta dinyatakan dalam Surat Keterangan Pemeriksaan dari Fasilitas Kesehatan pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Tinangkung Utara dan Puskesmas Tataba.

4. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 211 orang terdistribusi 95 orang di wilayah Kec. Tinangkung, 34 orang di wilayah Kec.Totikum, 16 orang di wilayah Kec. Peling Tengah, 8 orang di wilayah Kec. Tinangkung Utara, 5 orang di wilayah Kec. Liang, 14 orang di wilayah Kec. Totikum Selatan, 7 orang di wilayah Kec. Bulagi Utara,3 orang di wilayah Kec. Buko Selatan, 5 orang di wilayah Kec. Bulagi, 11 orang wilayah Kec. Buko, 12 orang di wilayah Kec. Tinangkung Selatan dan 1 orang di wilayah Kec. Bulagi Selatan.

5. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional,Provinsi dan terkhusus daerah Kab.Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

6. Mengoptimalkan posko-posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah desa dan kelurahan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

7. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN