Pos

Assalamualaikum dan selamat siang.

Bapak/Ibu yang kami hormati, kembali kami laporkan situasi covid-19 di Kabupaten Banggai kepulauan update 20 April 2020 jam 14.00 wita.

Sesuai dengan data yang masuk ke Covid Center tidak ada tambahan kasus baru ODP maupun PDP.

Sehingga total ODP sampai dengan saat ini yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 5 ODP.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang telah selesai masa pemantauan sebanyak 1.563 orang.

Terimakasih🙏 Salam Sehat..
#StayAtHome
#JagaJarak
#CuciTanganPakaiSabun
#PHBS

Memutus rantai penularan covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama
“Bangkep Bersatu Cegah Covid-19″💪

Juru Bicara, Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola, M.Si. didampingi Kapolda Sulteng Irjen Pol. Safril Nursal , Darem 132/Tdl , Kol. Inf. Agus Sasmita. meminta Dukungan Pengusaha Sulteng untuk bergotong royong berpartisipasi dalam menangani Penebaran Virus Corona ( Covid-19 ) di Propinsi Sulawesi Tengah.

Bertempat di Gedung Polibu , jum’at, 3 April 2020.

Pada Kesempatan itu Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola, M.Si. menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pengusaha yang sudah dapat menghadari undangan kami pada kesempatan ini .

Gubernur menyampaikan melihat kondisi yang ada didalam penyebaran Covid -19 di Sulawesi Tengah , Saya berdiskusi dengan Kapolda dan Danrem 132/Tdl  dan kami sepakat memutuskan perlu adanya dukungan partisipasi pengusaha untuk ikut bergotong royong didalam mendukung seluruh kegiatan penanggulangan Covid -19 Di Propinsi Sulawesi Tengah ( data kebutuhan kita ) dan Gubernur meminta bentuk bantuan dari pengusaha diharapkan dalam bentuk Barang atau Natura , seperti APD, Obat -Obatan .

Lebih Jauh bapak Gubernur menyampaikan bahwa bantuan yang akan diberikan pengusaha akan didistribusikan ke Kabupaten dan Kota dan selanjutnya Gubernur berterimakasih kepada Kapolda dan Danrem 132/tdl yang telah memberikan bantuan Mesin jahit untuk SMK 5 Palu untuk mendukung Produksi APD penangan Covid-19 sesuai data kebutuhan APD di Propinsi Sulteng kita membutuhkan APD sebanyak 25.000 APD.

Pada Kesempatan itu Juga Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Safril Nursal , menyampaikan bahwa hasil koordinasi untuk menyikapi penyebaran Virus Corona saat ini perlu dukungan dan kerjasama kita semua dengan cara bergotong royong , dan Kapolda juga menyampaikan rasa duka yang dalam atas Meninggalnya Bupati Morowali Utara Ir. Atrifel Tumimomor Walaupun hasil SwabNya belum keluar .

Kapolda menyampaikan bahwa perlu pengadaan APD yang Banyak dengan pemikiran bilamana terjadi hal hal yang tidak diinginkan kedepan TNI  dan Polri harus berada dilapangan dengan menggunakan APD .

Demikian juga Danrem 132/Tdl  Kol. Inf. Agus Sasmita , menyampaikan bahwa ucapan terimakasih kepada Pengusaha yang berkenan hadir dan diharapkan juga kepada pengusaha yang belum dapat hadir pada kesempatan ini supaya disampaikan agar juga dapat memberikan dukungan dan bantuan secara bergotongroyong dalam penanganan Covid-19 khususnya didalam pengadaan APD kepada Tenaga Medis . lebih jauh Danrem 132/Tdl menyampaikan bahwa jumlah APD yang yang masih 2000 unit dan sudah didistribusikan kepada Kabupaten dan Kota , APD hanya dapat digunakan dalam 1 kali pakai saja , untuk itu atas diskusi dengan Gubernur , Kapolda kami sepakat meminta dukungan dari Pengusaha untuk bersama sama dapat memberikan bantuan dalam mendukung penanganan bencana Covid-19 di Sulteng.

Terakhir Perwakilan Pengusaha menyampaikan kesiapannya untuk memberikan dukungan atas kebijakan dan langkah langkah yang diambil Pemerintah dan akan memberikan bantuan untuk mendukung penanggulangan Covid-19 di Sulawesi Tengah. (Sumber : Biro Humas dan Protokol Sulteng) (ElsiKominfo).

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19), Tim Relawan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tataba mengelar upaya pencegahan di pintu masuk dan keluar Kecamatan Buko dan Buko Selatan.

Kepala PKM Tataba Sianti, Amd.Kep saat dijumpai di Pelabuhan Leme-leme Minggu (22/03/2020) menerangkan bahwa kegiatan ini adalah upaya pencegahan penyebaran Covid-19 masuk dan menyebar di wilayah kerjanya bahkan meluas di Kabupaten Banggai Kepulauan, “Tindakan yang kami ambil sesuai dengan instruksi dari Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan”, kata Sianti.

Lanjut Ses Anti sapaan akrab bagi Kapus Tataba itu, “Upaya yang kami lakukan adalah memeriksa suhu badan masyarakat yang berpergian keluar wilayah Banggai Kepulauan, mengifentarisir masyarakat yang khususnya datang dari luar daerah, melakukan penyemprotan antiseptik bagi masyarakat mau pun barang dan sarana kapal yang digunakan menyebrang, membagikan hand sanitizer serta himbauan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)”, jelas Kepala PKM Tataba.

Sianti juga berharap semua pihak berperan serta dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, karena ini bukan saja hanya menjadi tanggung jawab pihak kesehatan tetapi semua masyarakat Banggai Kepulaan. (JARKominfo)