Pos

Mansamat, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) bersama Tim Penggerak PKK melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Senin (15/6/2016).

Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Desa Mansamat dalam menyambut peringatan Hari Keluarga Nasional ke 33 tahun 2026 yaitu Launching Pelayanan KB serentak dan Dashat di BPU Desa Mansamat, DASHAT (Dalur Sehat Atasi Stunting) di Desa Paisumosoni dan Penyuluhan Pencegahan Kekerasan pada Anak di SDN Inpres Kampung Baru Kec. Tinangkung Selatan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Sebagaimana diketahui, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan menentukan kemajuan bangsa.

Dalam sambutan Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin M. Hamid, S.Pd.,M.A.P disampaikan bahwa peringatan Harganas tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak serta program Dapur Sehat Atasi Stunting.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara nasional dan serentak di berbagai daerah, termasuk di wilayah Sulawesi Tengah, sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kontrasepsi yang aman dan berkualitas.

Melalui pelayanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi dan akses layanan yang memadai untuk merencanakan kehidupan keluarga sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Perencanaan keluarga dinilai sangat penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mempersiapkan generasi yang berkualitas di masa depan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa momentum Harganas juga menjadi sarana untuk mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, terencana, dan berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Halima Rusli Moidady dalam sambutannya menegaskan bahwa keluarga merupakan tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai moral, karakter, dan kasih sayang. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam peringatan Harganas ke-33 Tahun 2026 ini, diusung tema nasional “Ayah Wajib Hadir” saatnya Ayah hadir dampingi anak-anak selama 15 menit tanpa gadget, menekankan pentingnya peran aktif ayah dalam keluarga, khususnya dalam pengasuhan, kesehatan reproduksi, serta perencanaan keluarga. Keterlibatan ayah dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan keluarga yang harmonis.

Selain itu, perhatian juga difokuskan pada upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting, di mana keluarga diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan pemenuhan gizi anak, menjaga sanitasi lingkungan, serta menerapkan pola asuh yang tepat.

Tim Penggerak PKK sebagai mitra pemerintah terus berkomitmen menjalankan 10 Program Pokok PKK, yang meliputi peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga, kesehatan, hingga ketahanan mental dan spiritual masyarakat.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta kader untuk terus bersinergi, bergotong royong, dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, bebas stunting, dan sejahtera.

Ketua TP PKK juga menyampaikan tips sederhana namun bermakna yang disebut dengan “ASI”, yaitu singkatan dari Al-Qur’an, Sholat, serta Infak & Sedekah. Melalui pesan ini, beliau mengajak para peserta untuk senantiasa memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, menjaga ibadah sholat, serta gemar berbagi melalui infak dan sedekah diyakini dapat membawa keberkahan dalam kehidupan dan keluarga.

Peringatan Hari Keluarga Nasional diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya peran keluarga dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan berdaya saing. Sebab, keluarga yang berkualitas akan melahirkan generasi unggul yang menjadi pilar utama pembangunan bangsa. (IKP-KOMINFO)