Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral tahun 2025 bersama sejumlah perangkat daerah bertempat di Aula Kantor Dinas Kominfo, Kamis (25/9/2025).

Peserta kegiatan ini meliputi Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Badan Pusat Statistik, Kepala Bidang PTSP, serta staf dari beberapa OPD terkait, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pertanian Bidang Peternakan, dan Dinas Perindagkop UKM.

Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan sambutan Kepala Dinas Kominfo. Selanjutnya dilanjutkan dengan sesi panel materi oleh Kepala BPS Banggai Kepulauan dan Kepala Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menekankan pentingnya pengelolaan data sektoral yang sesuai standar. Menurutnya, data merupakan instrumen vital dalam perencanaan pembangunan, evaluasi program, serta perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

“Data yang valid, akurat, mutakhir, dan terpadu menjadi kunci dalam mewujudkan Satu Data Indonesia. Melalui pembinaan ini, kita ingin mendorong sinergi antar-perangkat daerah agar tata kelola data semakin baik, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala BPS Banggai Kepulauan dalam pemaparannya menjelaskan ruang lingkup sistem statistik nasional, dasar hukum, hingga penguatan sistem statistik untuk mendukung implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Ia juga menekankan pentingnya membangun Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di setiap OPD guna mencegah ketimpangan, duplikasi, serta ketidakakuratan data.

Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan menegaskan bahwa kesadaran akan pentingnya data harus dimulai dari proses pengumpulan hingga penyampaian ke wali data. Data yang sudah tervalidasi nantinya akan dipublikasikan melalui portal Satu Data Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan. Hal ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat sistem perencanaan daerah dan meningkatkan capaian indeks pembangunan di masing-masing urusan pemerintahan.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin memahami dan konsisten dalam penyelenggaraan statistik sektoral. Sinergi antar-OPD bersama Dinas Kominfo sebagai wali data akan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan data yang berkualitas, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan demi kemajuan Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong percepatan transformasi digital melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang salah satu pilar utamanya adalah tata kelola data. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bertempat di ruang rapat Bidang Aptika, Kamis (25/9/2025).

Dalam sambutan Bupati diwakili Kepala Dinas Kominfo Banggai Kepulauan, Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menyampaikan bahwa tata kelola data menjadi kunci penting dalam mewujudkan sinkronisasi data sektoral dengan data statistik resmi. Oleh karena itu, sinergi antar instansi seperti Dinas Kominfo sebagai wali data, Bappeda dan Litbang sebagai koordinator, serta Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pembina data, perlu terus diperkuat untuk mewujudkan Pemerintah Digital (Pemdi).

“Data dan statistik memiliki peran vital dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan. Tanpa data yang valid, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan ini juga sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat Sistem Statistik Nasional (SSN) dan mendukung implementasi Satu Data Indonesia (SDI).

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah memprakarsai kegiatan ini bersama seluruh pemangku kepentingan.

Adapun pesan dan harapan yang disampaikan meliputi:

1. Perangkat daerah diingatkan agar serius dalam mengelola data sektoral, mulai pencatatan, pengolahan hingga penyajian dalam bentuk statistik.

2. Dinas Kominfo dan BPS diminta terus memperkuat koordinasi, pendampingan, serta membangun sistem data yang terintegrasi.

3. Seluruh peserta diminta menjadikan pembinaan ini bukan sekadar forum seremonial, melainkan momentum untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman, dan komitmen bersama dalam menghasilkan data berkualitas.

Dengan langkah konkret ini, Pemkab Banggai Kepulauan optimistis mampu mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berbasis data. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Serfi Kambey menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil dari ancaman praktik perikanan ilegal (illegal fishing) maupun penangkapan ikan yang merusak (destrutive fishing).

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Teknis Terpadu Peningkatan Kapasitas Aparatur Pengawasan dan Penanganan Illegal Fishing dan Destructive Fishing tahun 2025 di Hotel Estrella Luwuk, Rabu (17/9/2025).

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Banggai Kepulauan memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan sekaligus menjadi benteng ekologis dari tekanan aktivitas manusia.

“Tindakan penangkapan ikan secara ilegal maupun dengan cara-cara merusak seperti penggunaan bom dan racun bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menghancurkan habitat penting seperti terumbu karang, padang lamun, dan wilayah pemijahan ikan. Jika dibiarkan, hal ini akan berdampak jangka panjang terhadap ketersediaan sumber daya ikan, ekonomi lokal, dan keanekaragaman hayati laut kita,” tegas Wabup.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum tepat untuk menyatukan langkah, menyamakan persepsi, serta memperkuat kapasitas aparatur dalam pengawasan dan penegakan hukum. Ia juga mendorong lahirnya rekomendasi strategis, rencana aksi bersama, serta peningkatan kapasitas teknis dan kelembagaan yang dapat diaplikasikan langsung di lapangan.

Wabup turut mengajak semua pihak baik pemerintah pusat, daerah, aparat penegak hukum, akademisi, LSM, maupun masyarakat pesisir agar terus berkomitmen menjaga kelestarian laut. “Laut bukan hanya sumber daya ekonomi, tetapi juga warisan berharga bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Dalam sambutan Kepala Dinas Perikanan Banggai Kepulauan Ferdy Salamat menyampaikan bahwa keberhasilan pengawasan tidak hanya ditentukan oleh aparat, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat desa pesisir dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut. “Harmonisasi Perdes dengan regulasi kabupaten dan nasional menjadi fondasi penting agar pengawasan memiliki dasar hukum yang kuat serta mendukung kelestarian ekosistem,” ucapnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Ia berharap terbangun sistem pengawasan terpadu yang efektif, serta terwujud komitmen bersama untuk menjaga kawasan konservasi dan pulau-pulau kecil dari praktik penangkapan ikan yang merusak, demi keberlanjutan sumber daya perikanan dan peningkatan kesejahteraan nelayan.

Acara ditutup dengan pantun yang mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi menjaga laut Banggai Kepulauan agar tetap lestari, indah, dan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat.

Turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Kasat Polairud Polres Banggai Kepulauan, Kepala Satpol PP Banggai Kepulauan, Kepala Diskominfo Banggai Kepulauan, Komandan Pos TNI AL Luwuk dan Banggai Laut, Kepala Kantor Wilker PSDKP Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, Kepala UPTD KKP3K Dalaka, Camat Liang, Kapolsek Liang Polres Bangkep, Danramil Liang, Perwakilan Pertamina EP DMF & JOB Pertamina, Pimpinan DS LNG, Pimpinan PT. PAU, Kepala Bidang Dinas Perikanan Bangkep (Bidang Pemberdayaan Nelayan, Budidaya, dan Perizinan), Kepala Desa beserta Ketua BPD dari beberapa desa di Kecamatan Liang (Tomboniki, Tangkop, Okumel, Mamulusan, Kinandal), Sejumlah Ketua Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) dari berbagai desa di Banggai Kepulauan, antara lain: Barakuda, Baku, Kombombu, Molubos, Lumba-lumba, Sikat, Teluk Peling, Godang Permai, Mina Bahari, Sapu Bersih, Permenggangan, Pau Lipu, Lestari Laut, Malanggong, Menara Putih, Usaha Bersama, Gurita, Bobu, Lobuan, dan lainnya, serta Lembaga dan organisasi masyarakat/NGO: Burung Indonesia, Yayasan Blue Alliance Indonesia, Perkumpulan Salanggar, Yayasan KOMIU dan LINI. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku melakukan kunjungan kerja ke Banggai Command Center yang dikelola oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai, Rabu (17/9/2025).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala DKISP Banggai Lesmana Kulab, S.Kom dengan tujuan untuk melihat secara langsung pemanfaatan teknologi digital terintegrasi dalam mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Banggai.

Saat ini, Command Center telah dilengkapi dengan 320 kamera CCTV di 98 titik strategis serta terintegrasi dengan 35 perangkat daerah, guna memperkuat pelayanan publik berbasis digital.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Banggai Kepulauan mengapresiasi berbagai fitur unggulan yang dihadirkan oleh Banggai Command Center, di antaranya: Pemantauan real time melalui jaringan CCTV di titik strategis wilayah Kabupaten Banggai, Dashboard layanan publik yang mencakup pengelolaan pengaduan masyarakat, pemantauan program pembangunan, hingga isu sosial seperti penanganan stunting, Call Center 112 sebagai layanan darurat yang siap siaga 24 jam, Analisis media sosial untuk memantau opini publik dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan Integrasi data antar perangkat daerah guna mempercepat layanan serta meningkatkan efektivitas kebijakan.

Wakil Bupati menyampaikan bahwa inovasi digital yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai ini patut menjadi contoh dalam penguatan transformasi digital di Banggai Kepulauan.

Ia berharap, ke depan kerja sama dan pertukaran pengetahuan antar daerah dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, responsif, dan berbasis teknologi.

“Command Center ini membuktikan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan terintegrasi. Tentu ini menjadi inspirasi bagi kami di Banggai Kepulauan untuk terus berbenah,” ungkap Wakil Bupati.

Sebagai informasi, Banggai Command Center mulai beroperasi sejak peringatan HUT ke-64 Kabupaten Banggai pada tahun 2024 dengan dukungan anggaran pembangunan dan pengadaan infrastruktur sebesar Rp10,9 miliar. Kehadiran pusat kendali digital ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat sistem pemerintahan berbasis elektronik di daerah. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Badan Pusat Statistik Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar Kegiatan Penilaian Mandiri Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) di daerah tersebut, Selasa (7/5/2023).

Melalui kebijakan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 3 Tahun 2022, Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral merupakan suatu proses penilaian secara sistematis melalui verifikasi dan validasi informasi terhadap hasil penilaian mandiri untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral.

Melalui paparannya, Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Persandian dan Statistik Dinas Kominfo Kab. Bangkep Hamdani Mania menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk penguatan tata kelola data pemerintah daerah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, transparan, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagi-pakaikan antar instansi pemerintah.

Hamdani juga menekankan tujuan dari EPSS adalah untuk mengukur capaian kemajuan penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pusat dan pemerintah daerah, meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pusat dan pemerintah daerah, meningkatkan kualitas pelayanan Publik di bidang statistik pada instansi dan pemerintah daerah.

“Kami berupaya semaksimal mungkin meningkatkan kualitas data di Kabupaten Banggai Kepulauan, khususnya 2 (dua) prioritas utama yang menjadi sasaran penilaian evaluasi sektoral yaitu sektor urusan kependudukan dan catatan sipil serta inflasi,” kata Kabid Aptika.

Tim EPSS Badan Pusat Statistik Kab. Bangkep Bondan Fajar Ramadhan selaku pemateri memaparkan terkait penilaian status statistik sektoral yang ada di Banggai Kepulauan dan upaya yang akan dilaksanakan kedepan untuk memenuhi bukti dukung penilaian indeks pembangunan statistik dengan target 2,6.

Untuk memenuhi target tersebut, Pemerintah Banggai Kepulauan harus memenuhi bukti dukung penilaian indeks pembangunan statistik diantaranya, data yang dihasilkan oleh produsen data harus memenuhi standar data, memiliki metadata statistik, memenuhi kaidah interoperabilitas data dan menggunakan kode referensi dan/atau data induk.

Kegiatan bertempat di ruang rapat Bidang Aptika, Persandian dan Statistik Diskominfo Bangkep dan turut di hadiri Tim Penilai Internal EPSS Dinas Kominfo Banggai Kepulauan, staf BPS Banggai Kepulauan, Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Bangkep, Perwakilan Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bangkep serta staf Bidang Aptika Persandian dan Statistik. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dan PT. Len Telekomunikasi Indonesia gelar sosialisasi Keberadaan dan Pengamanan Sarana dan Palapa Ring paket Tengah bertempat di ruang rapat kantor Bupati Bangkep, Selasa, (26/09/2023).

Dalam sambutan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Bangkep Ratnasari N. Turungku mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada PT. Len Telekomunikasi Indonesia yang telah mendukung diselenggarakannya sosialisasi pada hari ini.

“Tujuan sosialisasi sangat penting dimana kita menyamakan persepsi terkait dengan keamanan dan pemeliharaan sistem komunikasi kabel laut yang menjadi utilitas penting dalam komunikasi,” katanya.

Kadis juga menambahkan dilakukannya acara sosialisasi ini akan mendapatkan informasi, isu-isu penting terkait apabila terjadi pengrusakan sistem komunikasi kabel laut dan bagaimana penanganannya.

“Harapannya ke depan kita semua akan menjadi paham dan sadar serta berkomitmen untuk menjaga sarana dan prasarana palapa ring Tengah yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan,” terang Kadis.

Dirgantara Putra selaku Dirut Bisnis dan Operasi PT. LTI mengungkapkan dengan adanya kegiatan ini, kita bisa sama-sama mengetahui, menjaga infrastruktur yang sudah terbangun di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Beliau juga menjelaskan bahwa PT. Len Telekomunikasi ini sebenarnya adalah anak perusahaan PT. Len Industri dan PT. Teknologi Riset Global Investama yang membangun dan mengoperasikan palapa ring Tengah di Banggai Kepulauan.

“Kami melakukan sosialisasi ini tidak hanya terkait kabel laut tapi kami juga mencoba untuk menginformasikan adanya segmen darat yang sebetulnya kita amankan juga,” ujarnya.

Menurut Dirgantara, selama beroperasi dari tahun 2018 sampai dengan sekarang banyak kejadian kabel putus di laut dan banyak disebabkan oleh adanya rumpon yang dipasang masyarakat atau nelayan, sehingga ini merupakan tujuan dilaksanakan sosialisasi agar sama-sama mengetahui jalur kabel itu berada dimana dan diharapkan masyarakat atau nelayan bisa menghindari jalur kabel tersebut.

“Daripada kita memperbaiki, lebih baik kita mengantisipasi sehingga kejadian kabel putus tidak banyak terjadi di Banggai Kepulauan,” ucapnya.

Pj. Bupati Ihsan Basir dalam sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting kita ikuti agar dapat mengetahui jalur penempatan kabel bawah laut tersebut.

Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan kabupaten yang masuk dalam area palapa ring paket tengah yang memberikan layanan broadband (pita lebar) bagi masyarakat Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T) yang perlu mendapatkan pengaman bersama untuk mengurangi resiko terjadinya kerusakan di wilayah Banggai Kepulauan.

Untuk itu, Bupati mengajak kepada para peserta agar dapat mensosialisasikan ke masyarakat atau nelayan lainnya agar bersama-sama menjaga keamanan kabel bawah laut saat melakukan aktivitas di laut.

Turut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Ketua DPRD Bangkep, Wakapolres, Pabung 1308/LB, Kepala Dinas Perikanan, Kepala BPBD Bangkep, Tim PT. Len Telekomunikasi Indonesia, Kemenag, Camat Tinangkung dan Tinangkung Utara, Kepala Desa, Kepala Sekolah SD 2 Salakan, para nelayan serta undangan lainnya. (IKP-KOMINFO)

Bungku, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Morowali sambut baik kunjungan kerja dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Rabu, (13/9/2023).

Selaku Kepala Dinas Kominfo-SP Bachtiar Peohoa, ST menyambut baik kunjungan Kepala Dinas Kominfo Kab. Bangkep Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH bertempat di Kantor Diskominfo -SP Kab. Morowali.

Pertemuan dilakukan dengan tujuan menjalin silaturahmi serta komunikasi antar instansi dan saling memberikan terobosan atau inovasi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

Kadis Kominfo Bangkep sangat antusias dalam diskusi yang disampaikan terkait berbagai inovasi smart city, perencanaan arsitektur dan peta jalan SPBE serta inovasi lainnya yang telah dilakukan oleh Diskominfo-SP Morowali.

Kepala Diskominfo-SP Morowali Bachtiar Peohoa berharap dengan adanya kunjungan kerja ini akan menambah wawasan dan memunculkan inovasi baru yang dapat diterima pihak Diskominfo Bangkep begitupula sebaliknya.

Turut hadir Kabid E-Government Adnan, ST, Kabid Persandian Mochammad Taufik Akbar, Kabid Data Statistik Abd. Asis Padengngeng dan Kabid IKP Albakarah Firmansyah, S.Sos dan seluruh staf bidang IKP. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-23 Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2022 dan juga mensukseskan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui Pengembangan Pengelolaan Bank Sampah, Bank Sampah Induk (BSI) Molios dibawah naungan Tim Penggerak PKK Bangkep dan Dinas Lingkungan Hidup menggelar lomba Fashion Show Remaja HUT Bangkep dengan tema kostum “Bahan Daur Ulang”, Selasa, (1/11/2022).

Adapun pesertanya terdiri dari siswa/siswi SMP dan SMA Sederajat di wilayah Ibukota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), dengan jumlah peserta keseluruhan berjumlah 42 orang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bangkep dan dihadiri Ketua TP-PKK Kab. Bangkep, Ketua DWP Kab. Bangkep, Anggota TP-PKK serta masyarakat yang ikut menyaksikan.

Adapun bahan dan kriteria penilaian meliputi, Orisinalitas cipta busana (bukan membeli), Material daur ulang seperti kertas, karton, plastik dan lainnya bersumber dari barang bekas.

Manfaat dari kegiatan ini adalah menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi suatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru dan mengurangi penggunaan energi. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Workshop Penguatan Kapasitas Kepada Insan Media untuk Mendukung Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banggai Kepulauan (Bangkep) merupakan salah satu program BNNK untuk bekerjasama dengan para insan media di Kabupaten Bangkep dalam memerangi ancaman narkoba.

Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BNNK Bangkep Oslan Daud, SKM.,MPH bertempat di Hotel Faawas Salakan Kecamatan Tinangkung Kab. Bangkep dan di hadiri oleh Para narasumber diantaranya Kasat Reskrim Narkoba Polres Bangkep, Sekban Kesbangpol Bangkep, Kabid Aplikasi Informatika, Persandiaan dan Statistik Kominfo Bangkep serta para peserta insan media di wilayah Kab. Bangkep, Selasa, (26/10/2021).

Dalam kegiatan ini, BNNK menggandeng para insan media untuk dapat membantu dalam hal penyebarluasan informasi mengenai bahaya dan dampak narkoba di kehidupan masyarakat.

“Besar harapan kami peran insan media bisa membantu bersama-sama kami, bergandengan tangan agar Daerah yang kita cintai ini betul-betul bersinar (bersih dari Narkoba),” harap Oslan Daud, SKM.,MPH selaku Kepala BNNK Bangkep dalam sambutannya.

Mewakili Kadis Kominfo Bangkep, Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Persandian dan Statistik Hamdani Mania, S.Kom sebagai narasumber menjelaskan bahwa pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan mendukung segala aspek kegiatan pemerintah daerah.

Menurutnya, Kominfo merupakan ruang atau tempat untuk keterbukaan dan penyebarluasan informasi publik dalam mendukung program-program pemerintah, termasuk program BNNK dalam tanggap ancaman narkoba agar generasi muda tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan.

Kita ketahui bersama bahwa bahaya dan dampak narkoba atau narkotika serta obat-obatan terlarang pada kehidupan dan kesehatan pecandu dan keluarganya semakin meresahkan.

Untuk itu, sangat diperlukan keterbukaan informasi publik untuk dapat memberikan pembelajaran dan informasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba untuk generasi muda penerus Bangsa. (ElsiKominfo)

Palu, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam hadiri kegiatan Musrembang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2021-2026 yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Rusdy Mastura di Best western Hotel Palu, Jumat, (24/9/2021).

Dalam sambutan Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Suandi, S.Ti.,M.Si menyampaikan maksud penyelenggaraan pelaksanaan Musrenbang RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2021-2026 adalah untuk mendapatkan masukan dan saran dari semua stakeholders terhadap RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021-2026, dengan menghimpun Aspirasi atau harapan masyarakat terhadap tujuan, sasaran dan program pembangunan daerah yang akan dilaksanakan selama 5 tahun kedepan.

Sehingga, hasil yang diharapkan dalam Musrembang ini adalah tersusunnya rumusan berupa masukan, saran penyempurnaan, ide dan gagasan yang mampu memberikan solusi pemecahan masalah dan isu strategi daerah yang mampu mengakomodir apresiasi masyarakat dalam rancangan RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2021-2026.

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura menyampaikan, Selaku gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah periode tahun 2021-2024, maka amanah janji politik harus diwujudkan melalui RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021-2026 dengan visi “Gerak Cepat Menuju Sulteng Lebih Sejahtera dan Lebih Maju”.

Sebagai penjabaran visi RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021–2026, maka telah dirumuskan sembilan misi, sebagai berikut, Meningkatkan kualitas manusia provinsi sulawesi tengah melalui reformasi sistem pendidikan dan kesehatan dasar, Mewujudkan reformasi birokrasi, supermasi hukum dan penegakan nilai-nilai kemanusiaan dan ham, Mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan kelembagaan, Mewujudkan peningkatan pembangunan infrastruktur daerah, Menjalankan pembangunan masyarakat dan wilayah yang merata dan berkeadilan.

Kemudian, Menjaga harmonisasi manusia dan alam, antar sesama manusia sebagai wujud pembangunan berkelanjutan, Melakukan sinergitas kerjasama pembangunan antar daerah bertetangga sekawasan maupun di dalam provinsi sulteng dan di luar provinsi bertetangga, Meningkatkan pelayanan publik bidang pendidikan dan kesehatan berbasis pada teknologi informasi yang integrasi dan dijalankan secara sistematis dan digital, dan Mendorong pembentukan daerah otonom baru (dob) agar terjadi percepatan desentralisasi pelayanan dan peningkatan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas sektor unggulan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Kepala Bappenas RI, Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Kementrian PUPR, Ketua DPRD Sulteng, Pj. Sekda, Kapolda, Danrem 132 Tadulako, Danlanal, Bupati/Walikota se-Sulawesi Tengah, Staf Ahli, Unsur Forkompimda, Rektor Perguruan Tinggi, Kepala BI, Tim Asistensi, lSM/NGO dan Lembaga Non Pemerintah. (ElsiKominfo)