Pos

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Pejabat Kepala Desa Sambulangan Kecamatan Bulagi Utara mengalami pergantian yang sebelumnya dijabat oleh Hajis Hajim, S.Sos yang sudah menjabat selama berdasarkan Perbub Banggai Kepulauan Pejabat Kepala Desa PJ. Kades menjabat selama 6 bulan dan dapat diperpanjang 6 bulan lagi, Hajis Hajim menjabat sebagai Pj Kades Sambulangan sudah satu tahun lebih.

Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam mempercayakan jabatan pejabat Kepala Desa Sambulangan kepada Jefrien Molonggui, S.Sos, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor :223. Tahun 2021 tertanggal 24 Mei 2021, Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Kepala Desa Sambulangan Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Jefrien Molonggui dilantik oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P atas nama Bupati Banggai Kepulauan, pada hari Senin, 7 Juni 2021 yang bertempat di Balai Rakyat Desa Sambulangan dan dihadiri oleh unsur Forkompincap Kecamatan Bulagi Utara, Rohaniawan, Kades dan Lurah se-Kec. Bulagi Utara, Anggota BPD, Aparat Desa, LPMD serta perwakilan masyarakat Desa Sambulangan.

Dalam sambutannya Edison Moligay, S.sos, M.A.P, atas nama Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PJ. Kades Sambulangan yang lama atas dedikasi dan pengabdian sudah boleh mengemban tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat Desa Sambulangan.

Edison Moligay pun berharap agar PJ. Kades Sambulangan yang baru dilantik Jefrien Molonggui, S.Sos dapat mengemban tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan dengan penuh rasa tanggungjawab dalam memaksimalkan kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat serta dapat mengayomi,  melindungi dan memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Lanjut Edison, “Untuk mencapai keberhasilan serta terealisasi segala program kerja pemerintah desa Sambulangan tentunya dibutuhkan kerjasama yang baik antara aparat desa dengan BPD serta semua komponen masyarakat Desa Sambulangan, untuk itu saya berharap bangun terus kerjasama yang baik serta kordinasi yang baik demi masyarakat yang kita layani,” tutup Edison. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Sebanyak 43 orang Mahasiswa Program Studi Kebidanan Politeknik Kesehatan Palu (Poltekkes Palu) selesai melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dengan sasaran Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah selama 26 hari yang difokuskan ditempat desa yang berada di wilayah Kecamatan Bulagi Utara yakni Desa Paisuluno, Montop, Mandok dan Koyobunga.

Acara penarikan mahasiswa PKL Poltekkes Palu dilaksanakan pada Rabu, 11 Juni 2021 bertempat di BPU Kecamatan Bulagi Utara, dihadiri oleh Camat Bulagi Utara, unsur Forkompincap Kecamatan Bulagi Utara, Ketua Prodi Kebidanan Poltekkes Palu, Kepala Puskesmas Sabang, Korwil Dikbud, Kordinator PLKB Kec. Bulagi Utara, Kepala Desa dan Ketua BPD se Kecamatan Bulagi Utara serta Mahasiswa Poltekkes Palu.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P dalam sambutannya  menyampaikan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berterima kasih atas pelaksanaan PKL Mahasiswa Kebidanan di 4 desa di kecamatan Bulagi utara.

Menurut Camat, mereka sangat membantu memberikan pengertian tentang kesehatan ibu dan anak terutama masalah kehamilan dan gizi buruk serta pertumbuhan balita, juga yang lebih lagi dapat membantu pemeriksaan untuk mendapatkan data pertumbuhan balita.

“Apalagi saat ini pemerintah sedang berusaha untuk pencegahan Stunting bagi Balita. Jadi saya merasa kehadiran para mahasiswa sudah sangatlah tepat,” ucap Edison.

Dalam sambutannya, Edison Moligay juga menyampaikan apresiasi pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang disampaikan langsung oleh Bupati H. Rais D. Adam.

“Saat saya melaporkan kegiatan mahasiswa, Pak Bupati sangat mengapresiasi dan perhatian dengan keadaan mahasiswa, bahkan Bupati sampai menanyakan dengan detail  keadaan mahasiswa di desa juga penginapan serta sambutan masyarakat,” jelas Camat.

Lanjutnya, “Bupati pun menyampaikan permohonan maaf kepada direktur dan para dosen pembimbing karena tidak sempat bertatap muka karena lagi kegiatan di palu.”

“Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang telah memilih Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai tempat Pelaksanaan PKL semoga ke depan bisa kembali lagi,” ujar Edison.

Kemudian dalam sambutan Direktur Poltekkes Palu yang diwakili Ketua Prodi Kebidanan menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, atas sambutannya saat tiba di kota Salakan selanjutnya menuju kecamatan Bulagi Utara di terima oleh Camat dan menyerahkan kepada kepala desa.

Ketua prodi juga mengucapkan terima kasih kepada camat dan kepala desa serta masyarakat atas penerimaan dan pelayanan mereka, serta dukungan mereka, sehingga pelaksanaan program mereka bisa terlaksana 100% dengan baik.

Diakhir sambutannya beliau memohon maaf jika kurang lebih 26 hari mahasiswanya melakukan PKL ada hal-hal yang tidak berkenan mohon di maafkan, serta berharap jika ada anak-anak khusus wanita di kecamatan Bulagi Utara agar dapat menempuh pendidikan prodi kebidanan di Poltekkes Palu. (AmosKominfo)

Ambelang-Kuakon, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dibawah Kepemimpinan Bupati H. Rais D. Adam dan Wabup Salim J. Tanasa, SE, MM terus bersinergi dalam upaya memberikan pelayanan bagi masyarakat Banggai Kepulauan khususnya dalam hal pembangunan jaringan listrik bagi desa dan sub desa yang ada di Kab. Banggai Kepulauan yang belum menikmati pelayanan PLN.

Pembangunan jaringan listrik jalur Desa Manggalai ke Sub Desa Kuakon Desa Ambelang Kec. Tinangkung, sudah mulai dikerjakan sejak tahun 2020 kemarin yang pekerjaannya berkisar 75%.

Salah satu masyarakat Sub Desa Kuakon saat dijumpai pada hari Senin, (7/6/2021) Erien Laasi mengatakan bahwa “Pengerjaan jaringan listrik dari Manggalai ke Kuakon sudah dikerjakan sejak tahun 2020 lalu kalau tidak salah sekitaran bulan bulan Juli kalau tidak salah,” ucap Erien.

“Menurut para pekerja pembangunan jaringan listrik di Sub Desa Kuakon bahwa paling lambat bulan Desember 2020 sudah selesai dan dilanjutkan dengan pemasangan meteran bagi pelanggan yang sudah mendaftar,” kata Erien

Lanjutnya, “Tapi sampai saat ini pembangunan jaringan listrik juga belum selesai, sehingga kami belum bisa menikmati indahnya malam hari dengan penerangan Listrik PLN.”

“Apakah mungkin terhambat karena Pandemi Covid-19, tapi harapan kami semoga pembangunan jaringan listrik ini cepat selesai agar kami sudah bisa menikmati pelayanan listrik dari PLN,” harap Erien. (AmosKominfo)

Leme-leme Bungin, BanggaiKep.go.id- Dalam mengisi kekosongan jabatan kepala Desa Leme-leme Bungin Kecamatan Buko Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam mengeluarkan surat keputusan pengangkatan pejabat Kepala Desa Leme-leme Bungin.

Sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor: 125 Tahun 2021 memberhentikan dengan hormat saudara Rolin Labungani, S.Sos sebagai pejabat Kepala Desa Leme-leme Bungin dan mengangkat saudara Hamlan, S.IP sebagai pejabat kepala Desa Leme-leme Bungin serta memerintahkan Camat Buko untuk segera melakukan pelantikan.

Camat Buko Winarto, ST atas nama Bupati Banggai Kepulauan melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah PJ. Kades Leme-leme Bungin bertempat di balai desa Leme-leme Bungin dan dihadiri oleh Sekcam Buko, unsur Forkompincap Kecamatan Buko, para kepala seksi dan kasubag Kantor Camat Buko, Rohaniawan dan Kepala Desa se-Kecamatan Buko serta Aparat Desa Leme-leme Bungin dan Anggota BPD Leme-leme Bungin. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Sabtu,(10/4/2021) Dalam memberikan pemahaman dan pencerahan bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19 dimana pemerintah meluncurkan berbagai bentuk bantuan baik berupa uang tunai dan sembako dalam upayah meringankan beban masyarakat miskin ditengah Pandemi Covid-19.

Setiap menghadiri musyawarah desa (Musdes) dalam rangka verifikasi calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif, Muhammad Rizal Kaniu mengawalinya dengan sosialisasi tentang BLT-DD dengan slogan “BLT Dana Desa Berkah Bukan Bencana”

Sosialisasi ini dilaksanakan dalam upayah memberikan pemahaman bagi masyarakat siapa yang sebenarnya layak dan pantas menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan bantuan pemerintah lainnya yang diperuntukkan bagi masyarakat yang dikategorikan miskin berdasrakan 14 kareteria yang ditentukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Tahun 2020 dengan adanya pandemi Covid-19, Indonesia menyalurkan berbagai bentuk bantuan pemerintah dari data yang ada masyarakat miskin Indonesia meningkat drastis” ucap Rizal dalam sosialisasi.

“Karena dengan adanya bantuan pemerintah dimasa pandemi Covid-19 yang pemilik kelapa terima BLT bersama pemilik pohon kelapa, yang penarik bentor terima BLT bersama pemilik bentor ini anehkan” canda Rizal sambil disambut tawa masyarakat.

“Sebenarnya yang dikategorikan sebagai masyarakat miskin berati tidak memiliki apa-apa, seperti ada penggalan syair lagu Orang Termiskin Di dunia karya Hamdan ATT berikut Jangankan gedung gubuk pun aku tak punya, jangankan permata uang pun aku tak punya, aku merasa orang termiskin didunia. Dari penggalan syair lagu ini menggambarkan orang miskin berarti tidak memiliki apa-apa” sambung om Lucky sapaan akrap Rizal Kaniu.

“Kita di Banggai Kepulauan semiskin apa pun punya tempat tinggal dan masih bisa makan serta beli baju berganti baju, kemudian keluarga yang baru menikah bukan berarti karena tidak punya rumah sebab aman tingal di HMI “Hotel Mertua Idaman”. dikategorikan sebagai masyarakat miskin karena ibarat kendaraan bermotor neraka baru memulai rumah tangga jadi masih 0 Km/jam, bukan berarti dapat dikategorikan sebagai masyarakat miskin yang bisa menerima fasilitas bantuan pemerintah bagi masyarakat miskin” ungkap Om Lucky. (Amos Kominfo).

Tataba, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J Tanasa, SE, MM dalam sambutanya pada Musrembang RKPD Tahun 2022 Tingkat Kecamatan Buko yang dilaksanakan pada hari Selasa (23/3/2021) di BPU Kecamatan Buko mengajak kepada semua pihak terlibat aktif dalam mengentaskan masalah Stunting.

Masalah Stunting menjadi isu nasional yang harus kita tangapi bersama dengan serius sebab untuk meningkatkan Index Pembangunan Manusia (IPM) tidak lepas dari bagaiamana kita mempersiapkan generasi selanjutnya.

“Stunting menunjukkan kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak, tidak hanya tubuh pendek atau pertumbuhan tidak normal tetapi juga Stunting memiliki banyak dampak buruk bagi perkembangan anak termasuk didalamnya kecerdasan akibat kekurangan gizi” ucap Wabup.

“Selain itu dalam upayah penuntasan masalah stunting di BanggaiKep mari kita bersinergi bersama untuk terus dapat memgsosialisasikan kepada masyarakat tentang masalah Stunting. Bagi Kepala Desa dan perangkat desa tolong serius atasi masalah Stunting ini sosialisasi bagi masyarakat serta manfaatkan sebaik mungkin angaran yang diperuntukkan penuntasan masalah Stunting. Sebab menyelesaikan masalah Stunting harus dimulai ditingkat desa karena perangkat desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat” jelas Wabup.

“Bagi tokoh Agama dan masyarakat kami pun berharap untuk dapat membatu kami pemerintah pusat menyelesaikan Stunting di Kab.Banggai Kepulauan dengan terus mengingatkan kepada umat (Jemaat) dan masyarakat baik dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan agar masyarakat paham dan mengerti dampak dari Stunting.”

“Sebenarnya daerah kita banyak sumber makana bergizi tetapi kita tidak paham. Seperti contoh kita sebagai nelayan yang mancing ikan tetapi hasil tangkapan kita dijual dan uangnya dibelikan mie untuk kita makan bersama istri dan anak, kita yang menangkap ikan kekurangan gizi yang membeli ikan pasokan gizinya terpenuhinya sehinga mereka cerdas” canda pak Wabup yang disambut ketawa oleh peserta Musrembang.

“Dalam bahasa daerah “mau tongo mangan ndeke tukon baku bai kona boulon manuk kambung, (biar cuma makan bete dan ubi Banggai asalkan kua daging ayam kampung) itu pasti bergizi” tutup Salim Tanasa. (Amos Kominfo).

 

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Sidang Sinode Am Gereja Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (SAG SULUTENG) tahun 2021 akan digelar di ibu Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Panitia pelaksana Sidang SAG SULUTENG sudah dilantik oleh Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) tahun 2020 kemarin.

Ketua Umum Panitia Pelaksanaan Sidang SAG SULUTENG dipercayakan kepada Ir. Kondrat D. Galala, MM yang menjabat Staf Ahli Bupati Banggai Kepulauan yang juga dilingkup Sinode GPIBK sebagai Ketua Majelis Pengawasan Perbendaharaan (MPP) Sinode GPIBK.

Komposisi kepanitiaan yang lain dipercayakan kepada Ketua I Ferdy Slamat, ST, M.Si, Ketua II Hengki Dilengan, S.STP, Ketua III dr. James H.D Pinontoan, Sp.PD, Sekretaris Demiyanus Solani, S.KM, Waksek Pnt. Willyanto Feky Talemo, A.Md.Kom dan Bendahara Pnt. Yunita Sendewana, S.Th, S.Pd.K, dan dilengkapi dengan seksi-seksi guna kelancaran pelaksanaan Sidang SAG SULUTENG.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th saat dijumpai di Kantor Sinode GPIBK di Desa Bulagi II Kecamatan Bulagi pada hari Jumat (19/3/2021) mengatakan “Tahun ini GPIBK dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Sidang Sinode Am Sulteng dan Konsultasi BIPRA SAG SULUTENG yang bakal digelar di Jemaat GPIBK Toksion Tompudau Klasis Salakan.”

“Kegiatan ini akan dihadiri oleh 13 Sinode Gereja yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo yang tersebar dibeberapa Kabupaten dan Kota ditiga provinsi ini” jelas Pdt. Anasir.

“Sebenarnya kegiatan persidangan SAG SULUTENG akan dilaksanakan pada bulan Mei 2021. Namun karena melihat keadaan dan situasi Covid-19 maka melalui rapat  Badan Pekerja Harian (BPH) SAG SULUTENG dan para pimpinan sinode anggota SAG SULUTENG secara virtual pada beberapa waktu yang lalu maka di tunda sampai bulan Agustus 2021 dengan harapan para peserta Sidang SAG SULUTENG sudah selesai divaksin Covid-19.” tutup Pdt. Anasir. (Amos Kominfo)

Tolulos, BanggaiKep.go.id- Pemerintah Desa Tolulos Kecamatan Peling Tengah Kabupaten Banggai Kepulauan mengelar Musyawara Desa (Mudes) dalam rangka penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan sosialisasi prioritas pengunaan dana desa tahun 2021.

PJ. Kepala Desa Tolulos Adi Stiven Maukar, S.Sos saat dihubungi via handphone pada hari Selasa (16/3/2021) mengatakan “Bahwa berdasarkan hasil musyawarah desa sudah ditetapkan sebanyank 52 KPM BLT-DD tahun anggaran 2021.”

“Dalam penetapan calon penerima BLT-DD kami mengacu dari apa yang ditentukan berdasarkan regulasi/aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 222 Tahun 2020 dalam Pasal 38 dan 39 serta Peraturan Mentri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dengan memperhatikan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kementerian Sosial RI” jelas Adi Maukar.

“Musdes Desa Tolulos dilaksanakan pada hari Jumat (13/3/2021) yang dipimpin oleh Ketua BPD Desa Tolulos Deprianto, S.Pd, dihadiri oleh Perangkat Desa Tolulos dan Anggota BPD, Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif  BanggaiKep, M.Rizal Kaniu, Tenaga Pendamping Desa (TPD) Kecamatan Peling Tengah, Arafik Kamasae dan serta perwakilan masyarakat”. tutup Adi. (Amos Kominfo).

 

Lumbi-Lumbia, BanggaiKep.go.id- Vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) di Banggai Kepulauan (Bangkep) sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 9 Februari 2020.

Untuk pemberian dosis pertama saat ini sejumlah nakes yang telah menerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama sudah mulai menerima dosis kedua vaksin Covid-19.

Sebanyak 19 tenaga kesehatan Puskesmas Lumbi-Lumbia Kecamatan Buko Selatan menerima vaksin Covid-19 dosis kedua pada hari Selasa (23/2/2021).

Kepala Puskesmas Lumbi-Lumbia Maslin Bambari, S. KM memaparkan bahwa “Pemberian vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan Puskesmas Lumbi-Lumbia untuk dosis yang kedua sudah dilaksanakan, tetapi dari sasaran 21 orang Nakes baru terealisasikan sebanyak 19 orang. Sementara itu, 2 orang Nakes masih ditunda karena belum dapat menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua berdasarkan ketentuan dan syarat pemberian vaksinasi.”

” Kami berharap dalam waktu dekat ini dua orang nakes yang tersebut dapat terlaksana sehinga dari total sasaran 21 orang Nakes Puskesmas Lumbi-Lumbia tuntas dalam menerima vaksin Covid-19.” tutup Maslin. (AmosKominfo)

 

Seano, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat Puskesmas Lumbi-Lumbia Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Puskesmas Keliling (Pusling) di Dusun Pedalaman Sasake Desa Seano Kecamatan Buko Banggaikep.

Kegiatan Puskesmas Keliling (Pusling) yang digelar oleh Puskesmas Lumbi-Lumbia di dusun pedalaman Sasake Desa Seano dilaksanakan pada hari Sabtu (20/2/2021) dibawah pimpinan Kepus Lumbi-Lumbia Maslin Bambari, S.KM bersama 12 orang tenaga kesehatan yang didampingi oleh Yulinrawati Yunggoli sebagai penunjuk jalan dan juga merupakan aparat Desa Seano.

Kepala Puskesmas Lumbi-Lumbia Maslin Bambari S.KM mengatakan “Tujuan dari pelaksanan kegiatan puskesmas keliling (Pusling) dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tidak dapat terjangkau oleh Puskesmas maupun Puskesmas Pembantu (Pustu)”.

“Adapun kegiatan yang dilakukan yakni pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat Dusun Pedalaman Sasake dan pemberian obat-obatan bagi masyarakat yang membutuhkan.” lanjut beliau.

Tim Pusling Puskesmas Lumbi-Lumbia harus menempuh perjalanan sejauh 10 KM dengan berjalan kaki untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pedalam Dusun Sasake. (AmosKominfo)