Pos

Tataba, BanggaiKep.go.id – Sabtu,(10/4/2021) Dalam memberikan pemahaman dan pencerahan bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19 dimana pemerintah meluncurkan berbagai bentuk bantuan baik berupa uang tunai dan sembako dalam upayah meringankan beban masyarakat miskin ditengah Pandemi Covid-19.

Setiap menghadiri musyawarah desa (Musdes) dalam rangka verifikasi calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif, Muhammad Rizal Kaniu mengawalinya dengan sosialisasi tentang BLT-DD dengan slogan “BLT Dana Desa Berkah Bukan Bencana”

Sosialisasi ini dilaksanakan dalam upayah memberikan pemahaman bagi masyarakat siapa yang sebenarnya layak dan pantas menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan bantuan pemerintah lainnya yang diperuntukkan bagi masyarakat yang dikategorikan miskin berdasrakan 14 kareteria yang ditentukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Tahun 2020 dengan adanya pandemi Covid-19, Indonesia menyalurkan berbagai bentuk bantuan pemerintah dari data yang ada masyarakat miskin Indonesia meningkat drastis” ucap Rizal dalam sosialisasi.

“Karena dengan adanya bantuan pemerintah dimasa pandemi Covid-19 yang pemilik kelapa terima BLT bersama pemilik pohon kelapa, yang penarik bentor terima BLT bersama pemilik bentor ini anehkan” canda Rizal sambil disambut tawa masyarakat.

“Sebenarnya yang dikategorikan sebagai masyarakat miskin berati tidak memiliki apa-apa, seperti ada penggalan syair lagu Orang Termiskin Di dunia karya Hamdan ATT berikut Jangankan gedung gubuk pun aku tak punya, jangankan permata uang pun aku tak punya, aku merasa orang termiskin didunia. Dari penggalan syair lagu ini menggambarkan orang miskin berarti tidak memiliki apa-apa” sambung om Lucky sapaan akrap Rizal Kaniu.

“Kita di Banggai Kepulauan semiskin apa pun punya tempat tinggal dan masih bisa makan serta beli baju berganti baju, kemudian keluarga yang baru menikah bukan berarti karena tidak punya rumah sebab aman tingal di HMI “Hotel Mertua Idaman”. dikategorikan sebagai masyarakat miskin karena ibarat kendaraan bermotor neraka baru memulai rumah tangga jadi masih 0 Km/jam, bukan berarti dapat dikategorikan sebagai masyarakat miskin yang bisa menerima fasilitas bantuan pemerintah bagi masyarakat miskin” ungkap Om Lucky. (Amos Kominfo).

Tataba, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J Tanasa, SE, MM dalam sambutanya pada Musrembang RKPD Tahun 2022 Tingkat Kecamatan Buko yang dilaksanakan pada hari Selasa (23/3/2021) di BPU Kecamatan Buko mengajak kepada semua pihak terlibat aktif dalam mengentaskan masalah Stunting.

Masalah Stunting menjadi isu nasional yang harus kita tangapi bersama dengan serius sebab untuk meningkatkan Index Pembangunan Manusia (IPM) tidak lepas dari bagaiamana kita mempersiapkan generasi selanjutnya.

“Stunting menunjukkan kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak, tidak hanya tubuh pendek atau pertumbuhan tidak normal tetapi juga Stunting memiliki banyak dampak buruk bagi perkembangan anak termasuk didalamnya kecerdasan akibat kekurangan gizi” ucap Wabup.

“Selain itu dalam upayah penuntasan masalah stunting di BanggaiKep mari kita bersinergi bersama untuk terus dapat memgsosialisasikan kepada masyarakat tentang masalah Stunting. Bagi Kepala Desa dan perangkat desa tolong serius atasi masalah Stunting ini sosialisasi bagi masyarakat serta manfaatkan sebaik mungkin angaran yang diperuntukkan penuntasan masalah Stunting. Sebab menyelesaikan masalah Stunting harus dimulai ditingkat desa karena perangkat desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat” jelas Wabup.

“Bagi tokoh Agama dan masyarakat kami pun berharap untuk dapat membatu kami pemerintah pusat menyelesaikan Stunting di Kab.Banggai Kepulauan dengan terus mengingatkan kepada umat (Jemaat) dan masyarakat baik dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan agar masyarakat paham dan mengerti dampak dari Stunting.”

“Sebenarnya daerah kita banyak sumber makana bergizi tetapi kita tidak paham. Seperti contoh kita sebagai nelayan yang mancing ikan tetapi hasil tangkapan kita dijual dan uangnya dibelikan mie untuk kita makan bersama istri dan anak, kita yang menangkap ikan kekurangan gizi yang membeli ikan pasokan gizinya terpenuhinya sehinga mereka cerdas” canda pak Wabup yang disambut ketawa oleh peserta Musrembang.

“Dalam bahasa daerah “mau tongo mangan ndeke tukon baku bai kona boulon manuk kambung, (biar cuma makan bete dan ubi Banggai asalkan kua daging ayam kampung) itu pasti bergizi” tutup Salim Tanasa. (Amos Kominfo).

 

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Sidang Sinode Am Gereja Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (SAG SULUTENG) tahun 2021 akan digelar di ibu Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Panitia pelaksana Sidang SAG SULUTENG sudah dilantik oleh Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) tahun 2020 kemarin.

Ketua Umum Panitia Pelaksanaan Sidang SAG SULUTENG dipercayakan kepada Ir. Kondrat D. Galala, MM yang menjabat Staf Ahli Bupati Banggai Kepulauan yang juga dilingkup Sinode GPIBK sebagai Ketua Majelis Pengawasan Perbendaharaan (MPP) Sinode GPIBK.

Komposisi kepanitiaan yang lain dipercayakan kepada Ketua I Ferdy Slamat, ST, M.Si, Ketua II Hengki Dilengan, S.STP, Ketua III dr. James H.D Pinontoan, Sp.PD, Sekretaris Demiyanus Solani, S.KM, Waksek Pnt. Willyanto Feky Talemo, A.Md.Kom dan Bendahara Pnt. Yunita Sendewana, S.Th, S.Pd.K, dan dilengkapi dengan seksi-seksi guna kelancaran pelaksanaan Sidang SAG SULUTENG.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th saat dijumpai di Kantor Sinode GPIBK di Desa Bulagi II Kecamatan Bulagi pada hari Jumat (19/3/2021) mengatakan “Tahun ini GPIBK dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Sidang Sinode Am Sulteng dan Konsultasi BIPRA SAG SULUTENG yang bakal digelar di Jemaat GPIBK Toksion Tompudau Klasis Salakan.”

“Kegiatan ini akan dihadiri oleh 13 Sinode Gereja yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo yang tersebar dibeberapa Kabupaten dan Kota ditiga provinsi ini” jelas Pdt. Anasir.

“Sebenarnya kegiatan persidangan SAG SULUTENG akan dilaksanakan pada bulan Mei 2021. Namun karena melihat keadaan dan situasi Covid-19 maka melalui rapat  Badan Pekerja Harian (BPH) SAG SULUTENG dan para pimpinan sinode anggota SAG SULUTENG secara virtual pada beberapa waktu yang lalu maka di tunda sampai bulan Agustus 2021 dengan harapan para peserta Sidang SAG SULUTENG sudah selesai divaksin Covid-19.” tutup Pdt. Anasir. (Amos Kominfo)

Tolulos, BanggaiKep.go.id- Pemerintah Desa Tolulos Kecamatan Peling Tengah Kabupaten Banggai Kepulauan mengelar Musyawara Desa (Mudes) dalam rangka penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan sosialisasi prioritas pengunaan dana desa tahun 2021.

PJ. Kepala Desa Tolulos Adi Stiven Maukar, S.Sos saat dihubungi via handphone pada hari Selasa (16/3/2021) mengatakan “Bahwa berdasarkan hasil musyawarah desa sudah ditetapkan sebanyank 52 KPM BLT-DD tahun anggaran 2021.”

“Dalam penetapan calon penerima BLT-DD kami mengacu dari apa yang ditentukan berdasarkan regulasi/aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 222 Tahun 2020 dalam Pasal 38 dan 39 serta Peraturan Mentri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dengan memperhatikan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kementerian Sosial RI” jelas Adi Maukar.

“Musdes Desa Tolulos dilaksanakan pada hari Jumat (13/3/2021) yang dipimpin oleh Ketua BPD Desa Tolulos Deprianto, S.Pd, dihadiri oleh Perangkat Desa Tolulos dan Anggota BPD, Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif  BanggaiKep, M.Rizal Kaniu, Tenaga Pendamping Desa (TPD) Kecamatan Peling Tengah, Arafik Kamasae dan serta perwakilan masyarakat”. tutup Adi. (Amos Kominfo).

 

Lumbi-Lumbia, BanggaiKep.go.id- Vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) di Banggai Kepulauan (Bangkep) sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 9 Februari 2020.

Untuk pemberian dosis pertama saat ini sejumlah nakes yang telah menerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama sudah mulai menerima dosis kedua vaksin Covid-19.

Sebanyak 19 tenaga kesehatan Puskesmas Lumbi-Lumbia Kecamatan Buko Selatan menerima vaksin Covid-19 dosis kedua pada hari Selasa (23/2/2021).

Kepala Puskesmas Lumbi-Lumbia Maslin Bambari, S. KM memaparkan bahwa “Pemberian vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan Puskesmas Lumbi-Lumbia untuk dosis yang kedua sudah dilaksanakan, tetapi dari sasaran 21 orang Nakes baru terealisasikan sebanyak 19 orang. Sementara itu, 2 orang Nakes masih ditunda karena belum dapat menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua berdasarkan ketentuan dan syarat pemberian vaksinasi.”

” Kami berharap dalam waktu dekat ini dua orang nakes yang tersebut dapat terlaksana sehinga dari total sasaran 21 orang Nakes Puskesmas Lumbi-Lumbia tuntas dalam menerima vaksin Covid-19.” tutup Maslin. (AmosKominfo)

 

Seano, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat Puskesmas Lumbi-Lumbia Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Puskesmas Keliling (Pusling) di Dusun Pedalaman Sasake Desa Seano Kecamatan Buko Banggaikep.

Kegiatan Puskesmas Keliling (Pusling) yang digelar oleh Puskesmas Lumbi-Lumbia di dusun pedalaman Sasake Desa Seano dilaksanakan pada hari Sabtu (20/2/2021) dibawah pimpinan Kepus Lumbi-Lumbia Maslin Bambari, S.KM bersama 12 orang tenaga kesehatan yang didampingi oleh Yulinrawati Yunggoli sebagai penunjuk jalan dan juga merupakan aparat Desa Seano.

Kepala Puskesmas Lumbi-Lumbia Maslin Bambari S.KM mengatakan “Tujuan dari pelaksanan kegiatan puskesmas keliling (Pusling) dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tidak dapat terjangkau oleh Puskesmas maupun Puskesmas Pembantu (Pustu)”.

“Adapun kegiatan yang dilakukan yakni pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat Dusun Pedalaman Sasake dan pemberian obat-obatan bagi masyarakat yang membutuhkan.” lanjut beliau.

Tim Pusling Puskesmas Lumbi-Lumbia harus menempuh perjalanan sejauh 10 KM dengan berjalan kaki untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pedalam Dusun Sasake. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (Banggaikep) menggelar rapat kerja sekaligus tatap muka pertama dengan Ketua Tim Pengerak PKK Kecamatan  Buko yang baru mengalami pergantian dikarenakan telah dilantiknya Camat Buko yang baru, Winarto, ST bertugas untuk mengisi kekosongan jabatan Camat Buko yang ditinggalkan Alm. Sarkian Abbas, S.Sos.

Rapat kerja TP-PKK Kecamatan Buko bersama TP-PKK Desa se-Kecamatan Buko dilaksanakan pada Jumat, (12/2/2021) di rumah jabatan Camat Buko yang dihadiri oleh Ketua TP PKK Kecamatan Buko Ny. Sitti Utari Winarto, Sekretaris TP-PKK Kecamatan Buko Ny. Altrin Porodisa Yolisan dan pengurus TP-PKK Kecamatan Buko serta Ketua dan Sekretaris TP-PKK Desa se- Kecamatan Buko.

Ny. Sitti Utari Winarto dalam rapat kerja perdana mengajak serta mendorong agar TP-PKK Desa se-Kecamatan Buko bisa meningkatkan tugas dan fungsi Tim Pengerak PKK Desa.

Kiranya TP-PKK bisa terus melaksanakan 10 Program PKK dimasa pandemi Covid-19. TP-PKK Desa juga diharapkan dapat terus berinovasi dan mengambil perannya dimasa pandemi Covid-19 ini.

“Mari kita bersinergi bersama dengan pemerintah dan semua komponen yang ada di desa dalam menghadapi dampak dan akibat dari Covid-19.” Ucap Sitti Utari Winarto.

“Sebab jika 10 Program PKK kita terus tingkatkan dimasa pandemi Covid-19 melalui Pokja yang ada, pasti keluarga-keluarga yang ada di desa tetap kokoh dan kuat serta tangguh dalam menghadapi berbagai krisis dampak dari Covid-19” tutup Sitti Utari.

Dalam rapat kerja ini pun Ketua TP-PKK Kecamatan Buko membagikan masker kepada TP-PKK Desa se-Kecamatan Buko yang disalurkan oleh TP-PKK Kabupaten. (AmosKominfo)

Sabang, BanggaiKep.go.id – Sebanyak 39 orang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Sabang Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) diberikan vaksin Covid-19 tahap pertama, Selasa, (9/2/2021).

Sebelum divaksin nantinya 39 orang nakes tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

Kepala Puskesmas Sabang Kec. Bulagi Utara Asrion, A.M.G saat dihubungi Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep memaparkan bahwa “Pada hari pertama vaksinasi Covid-19 pada Selasa, 9 Februari 2021, bagi tenaga medis yang ada di Puskesmas Sabang yang dimulai pada Pukul 11.15 Wita, karena pagi hari nakes masih memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang memeriksa kesehatan dan berobat di Puskesmas Sabang,” jelas Asrion.

“Hari ini memang kita baru melakukan vaksin kepada 25 orang nakes dahulu dari total 39 nakes yang ada di Puskesmas Sabang yang siap divaksinasi Covid-19, sedangkan untuk 12 orang nakes masih ditunda jadwal Vaksinasinya, serta 2 orang nakes tidak dapat diberikan vaksin Covid-19 berdasarkan ketentuan vaksinasi Covid-19,” terang Asrion.

Kegiatan Vaksinasi Covid-19 dihadiri oleh Plt. Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan, dr. James H.D Pinontoan, Jubir Satgas Pencegahan Covid-19 Kab. Banggai Kepulauan Arabia Tambrin, SKM beserta rombongan dan Tim Monitoring Inspektorat Kab. Banggai Kepulauan. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) diwakili Asisten I Setda Dra. Jeane B. Rorimpandey resmikan SPBU Kompak Program BBM Satu Harga yang bertempat di Desa Peling Seasa Kecamatan Bulagi Kab. Banggai Kepulauan. Senin, (14/12/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Stevan Moidady, Camat Bulagi Norma Liling Padang, Polsek Bulagi, Pemilik SPBU Hariyanto Sunartan dan masyarakat setempat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakan oleh Asisten I Setda Dra. Jeane B. Rorimpandey mengatakan bahwa, sebagaimana kita ketahui bersama hampir setiap hari di SPBU yang ada di Daerah ini terdapat antrian kendaraan, hal ini menunjukan betapa tingginya angka kebutuhan BBM di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menyadari akan pentingnya dan strategisnya peranan SPBU melatarbelakangi hal tersebut, “Saya berharap dengan hadirnya SPBU di Desa Peling Seasa ini dapat membantu menjawab permasalahan tersebut,” harap Jeane.

Selaku Kepala Daerah ingin menyampaikan pesan dan harapan bahwa perlu kita ketahui peresmian ini merupakan implementasi dari amanat undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Oleh karenanya Bupati berpesan kepada pemilik yang mengelola untuk mengikuti setiap aturan yang berlaku yang telah ditetapkan, tentunya dengan kerjasama yang resmi dengan PT. Pertamina dapat terus dijalin sinergitas yang baik.

Keberadaan SPBU ini tentu saja memberikan ragam manfaat yang mana lokasinya juga strategis dan dapat dijangkau dari berbagai penjuru arah, “Saya menghimbau mari kita bersama pemilik atau pengelola dapat menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan sehingga masyarakat sebagai konsumen pun merasa nyaman saat melakukan pengisian bahan bakar minyak di SPBU ini,” jelas Jeane. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar Rapat Pleno Terbuka Rekpitulasi Hasil Perhitungan Suara Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Gedung BPU Kecamatan Tinangkung, Senin, (14/12/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati BanggaiKep, Unsur Forkopimda, Pejabat KPU, Ketua dan Anggota Bawaslu, Anggota PanwasCam Se-Kabupaten, Anggota PPK, PPS, KPPS Se-Kabupaten BanggaiKep.

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan doa.

“Alhamdulillah, sekali lagi alhamdulillah pada pagi hari ini kita masuk pada tahapan yang sangat menetukan apa yang kita sudah laksanakan pada delapan bulan yang lalu,” ucap Tamin Djoupau, S.Pd.M.Si selaku Ketua KPU BanggaiKep.

“Perlu kami laporkan beberapa hal yang pertama, kami KPU Banggai Kepulauan sudah melakukan tahapan sampai dengan hari ini. Yang sangat krusial yang kami rasakan adalah musibah non alam ini. Kami selalu memenuhi  protokol kesehatan,” tambah Tamin.

Lanjutnya, “Ada kurang lebih 300 anggota KPPS kami yang reaktif, sehingga kami melaksanakan pergeseran teman-teman KPPS itu. Mungkin pada saat monitoring di kabupaten hanya terlihat 5 orang saja petugas KPPS dari yang semestinya 9 orang yang bertugas sudah termasuk dengan keamanan.”

“Hal ini dikarenakan kami dari KPU Banggai Kepulauan sangat berhati-hati dalam setiap tahapan-tahapan dan sangat memperhatikan protokol kesehatan ini kami terapkan dengan baik,” jelas Ketua KPU.

Menurut Tamin, hari ini yang menjadi fokus rekapitulasi perhitungan suara ditingkat kabupaten yaitu hasil-hasil yang sudah dilakukan teman-teman dari tingkat PPS, PPK dan alhamdulillah sampai dengan saat ini belum ada laporan yang signifikan tentang persoalan keamanan ataupun manipulasi suara di tingkat PPS maupun PPK.

“Terima Kasih kepada Pemda Banggai Kepulauan yang sudah banyak memfasilitasi dan memberikan dukungan penuh kepada teman-teman di tingkat kabupaten, PPS, PPK dan KPPS,” tutup Tamin. (TrisKominfo)