Pos

Tatandeng, BanggaiKep.go.id – Kamis, 20 Februari 2020, Dampak musim kemarau yang sudah memasuki 4 bulan menambah piluh para petani tanaman kacang yang ada di Desa Tatendeng Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat ini para petani kacang tanah Desa Tatendeng memasuki masa panen, tapi yang tampak dalam raut wajah para petani bukanlah kegembiraan karena panen telah tiba tetapi kesedihan akibat tanaman kacang mereka hampir saja gagal panen akibat kemarau yang sudah hampir 4 bulan terakhir ini.

Anel salah satu petani kacang saat dijumpai dikebunnya memaparkan bahwa mereka merugi disebabkan musim kemarau hampir gagal panen, walau pun tidak gagal panen tapi hasil panen menurun drastis dari biasanya, karena buah kacang banyak yang kempis ada yang besar buahnya tapi berulat.

Anel juga menabahkan “Tahun ini kami merugi karena semua serba disewa, seperti pembukaan lahan, pembakaran dan pembersihan, penanaman saja seliter benih kacang yang akan ditanam diupahi 20 ribu rupiah jadi kalau hasil panen tidak maksimal tentunya kami rugi besar”, ujar Anel.

Untuk itu Anel sangat berharap untuk musim tanam selanjutnya Pemerintah dapat membantu kami para petani seperti penyediaan bibit dan pupuk dan juga modal kerja. (JARKominfo)

Minanga, BanggaiKep.go.id – Program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Pusat Kesehatan Masyarakat adalah upaya Pemerintah dalam mencegah penyakit tidak menular.

Masyarakat Minanga Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut dengan baik kehadiran tenaga medis Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Desa Sabang Kec. Bulagi Utara di desa mereka (Minanga), masyarakat Minanga dengan antusias berbondong-bondong menuju tempat pelaksanaan Pembinaan Posbindu PTM guna melakukan pemeriksaan kesehatan di Balai Pertemuan Desa Minanga Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, 20 Februari 2020.

Jhoin F. Karamoy salah satu mantri di PKM Sabang memaparkan “Program ini merupakan usaha dan upaya dari Pemerintah dibidang kesehatan dalam rangka mencegah serta terus mengsosialisasikan kepada masyarakat tentang penyakit tidak menular namun dapat berdampak buruk untuk kesehatan bahkan dapat menyebabkan kematian”.

Adapun penyakit yang paling prioritas adalah Diabetes Melitus (DM) yang kita kenal penyakit gula, Hipertensi, Kangker dan penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (PJPD) serta penyakit lainnya.

“Upaya kami dari pihak kesehatan adalah terus mengkampanyekan, mensosialisasi kepada masyarakat bagaimana menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit tidak menular namun dapat menyebabkan kematian dini, untuk itu kami sangat mengharapkan masyarakat dapat menggontrol pola makan yang baik dan benar, serta hindari asap rokok dan minuman keras karena polah hidup perokok dan peminum miras mudah terserang penyakit hipertensi, dan jantung”, ujar Jhoin. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Pdt. Gomar Gultom, M.Th tiba di kota Salakan pada jam 01.00 Wita hari Selasa, 11 februari 2020 sehubungan dengan pelaksanaan Sidang Sinode V GPIBK yang akan dilaksanakan di Jemaat GPIBK Imanuel Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah tanggal 11 s.d 15 Februari 2020.

MPH Sinode GPIBK mengundang khusus Ketua Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, M.Th untuk melayani/memimpin Ibadah pembukaan Sidang Sinode dan menyampaikan ceramah sehubungan dengan tema sentral Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) “Aku Adalah Yang Awal dan Yang Akhir”, Selasa, (11/2/2020).

Ibadah pembukaan Sidang Sinode GPIBK dilayani oleh Pdt. Gomar Gultom, M.Th sedangkan yang bertindak sebagai pembawa Litorgos Pdt. Ardin Lateano, S.Th sebagai Liturgos 1 dan Pdt. Marni Ningsi, S.Th sebagai Liturgos 2.

Pdt. Gomar Gultom, M.Th dalam khotbahnya yang terdapat dalam kitab Wahyu 22:13 ” Aku Adalah Alfa dan Omega Yang Pertama dan Yang Terakhir”, dalam Khotbanya Pdt.Gomar Gultom mengawali dengan sapaan hangat bagi seluruh pelayan-pelayan dan segenap jemaat yang hadir dalam ibadah Pembukaan Sidang Sinode sebagai perkenalan awal kehadiran beliau sebagai pemimpin persekutuan Gereja-gereja Indonesia.

Dalam khotbahnya Pdt. Gomar Gultom menyampaikan “Seringkali kita sebagai orang benar atau sebagai umat mengapa berada dalam penderitaan seraya bertanya dimanakah TUHAN ALLAH yang kita sembah, oleh karena berbagai persoalan yang kita alami baik secara pribadi, persekutuan gereja, bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti masalah Kemiskinan, Kerusakan Lingkungan, Radikalisme, Ketidakadilan yang terjadi diseluruh lini kehidupan kita, tanpa kita sadari hal ini juga terjadi karena seringkali manusia dalam menjalani hidup mengambil jalan pintas “mau cepat kaya lakukan korupsi dan lain sebagainya”, kata Pdt. Gomar.

Lanjut Pdt. Gomar Gultom, “Roh zaman ini sudah menutup telinga kita sehingga tidak dapat lagi mendengar suara TUHAN, roh zaman ini sudah membutakan kita sehingga kita tidak dapat lagi melihat jalan TUHAN, bahkan realita yang terjadi banyak orang kristen tidak dapat berdoa dan beribadah oleh karena ketidakamanan, sehingga dalam penderitaan zaman ini sering kita bertanya dimanakah Allah, tanpa kita sadari ALLAH selalu hadir dalam setiap saat dan waktu bahkan dalam segala keadaan dan situasi yang kita alami sebagaimana Firman TUHAN dalam Wahyu 22 ayat 13 memberi penegasan “Aku Adalah Yang Awal dan Yang Akhir” jadi kerjaan ALLAH hadir didunia ini dari awal sampi akhir”.

Di akhir kotbahnya, Pdt. Gomar Gultom berkata “Mari lihat sejarah perjalan orang percaya semakin dihambat semakin merambat, ini bukti ALLAH selalu hadir dari awal sampai akhir”, ujar Pdt. Gomar.

Ibadah pembukaan Sidang  Sinode ini dihadiri oleh seluruh pendeta di lingkup pelayanan GPIBK dan para penatua/syamas yang menjadi utusan sidang dan juga para undangan lainnya nampak hadir juga pimpinan OPD BanggaiKep yang nasrani diantaranya Bpk. Haran Pea, SH, Kadis Kominfo Ir. Kondrad D. Galala, MM.(JARKominfo)

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pembukaan Kegiatan Sosialisasi Bantuan Sosial Program Sembako tahun 2020 dilaksanakan di Gedung Babengketan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (11/02/2020).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah mewakili Plt Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri Kepala Dinas Sosial Kab. BanggaiKep, Kapolres yang di wakili oleh Wakapolres BanggaiKep, Kepala Bank Mandiri Unit Cabang Salakan, Perangkat Daerah, Camat se-Kab. BanggaiKep serta peserta sosialisasi.

Sosialisasi ini bertujuan untuk menyatukan pemahaman tentang mekanisme pelaksanaan penyaluran bantuan sosial program sembako kepada tim koordinasi Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan selaku tim penanggungjawab distribusi bantuan sosial program sembako dari agenda E-warung ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan dalam hal pengimputan data keluarga miskin.

Sosialisasi Bansos ini akan diselenggarakan selama empat hari, masing-masing di empat titik tertentu, yaitu Selasa, 11 Februari 2020 di Gedung Babengketan Salakan, Rabu, 12 Februari 2020 di Gedung BPU Kecamatan Bulagi, Senin, 17 Februari 2020 di Gedung BPU Kecamatan Buko dan Rabu, 19 Februari 2020 di Gedung BPU Kecamatan Totikum Selatan.

Menurut Ketua Panitia Yuli Astuti, S.Sos “Peserta kegiatan ini diikuti oleh Camat se-Kab. BanggaiKep, Lurah dan Kepala Desa se-Kab. BanggaiKep, 82 Agen E-Warung, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pendamping Keluarga Harapan (PKH) dengan jumlah peserta 284 orang”.

Dengan narasumber terdiri dari Kepala Dinas Sosial Kab. BanggaiKep dan Kepala Bank Mandiri Unit Salakan dan pembiayaannya di bebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas Sosial Kab. BanggaiKep tahun anggaran 2020.

Dalam sambutan Paisal Pahil Muhammad, S.Sos selaku Plt. Kepala Dinas Sosial mengatakan “Program bantuan pangan non tunai yang sekarang berubah menjadi program sembako ini sebagai upaya untuk menyalurkan bantuan pangan yang selama ini melalui RASKIN, RASTRA agar lebih tepat sasaran, jumlah dan waktu”.

“Melalui  program sembako ini dapat memberikan keleluasan penerima manfaat dalam memilih jenis, kualitas harga dan tempat untuk membeli bahan pangan yang sebelumnya hanya beras dan telur sekarang di tambah dengan daging, ikan serta kacang-kacangan”, ungkapnya.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST., M.T mengatakan “ Sebagai Pemerintah di Banggai Kepulauan, saya berharap dengan bantuan ini kiranya dapat mengurangi angka kemiskinan khususnya  di Banggai Kepulauan”, kata Rusli.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rusli Moidady berpesan “Saya ingin berpesan kepada kita semua, kepada Camat dan Kepala-kepala desa selaku pengelola dalam bantuan sosial sembako ini agar betul-betul memilih pihak-pihak yang menerima bantuan ini adalah mereka yang memang sudah terdapat dalam basis rastra terpadu yang memang seharusnya disetiap peroide mengadakan update”, tutup Sekda.(TrisKominfo)

Salakan, Banggaikep – Rapat Pra Ekspose persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 di Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan dilaksanakan di Ruang rapat kantor Bupati BanggaiKep, Kamis (06/02/2020).

Rapat diawali dengan pemaparan dari Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST., M.T yang dimulai dengan pengenalan potensi unggulan Daerah Kab. BanggaiKep mulai dari hasil perkebunan, peternakan, nelayan dan wisata-wisata unggulan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Selain itu, Sekda juga memaparkan persiapan dan kesiapan pelaksanaan MTQ ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 diantaranya, kesiapan tempat dan lokasi yang akan dilaksanakannya MTQ beserta persiapan tempat tinggal seluruh Khalifah yakni dua belas Kabupaten dan satu Kota se-Prov. Sulteng diluar Kabupaten BanggaiKep, Kesiapan sarana kesehatan, Kesiapan transportasi dan kesiapan lainya seperti jaringan telekomunikasi di tempat area pelaksanaan MTQ.

Selanjutnya dipaparkan juga beberapa cabang lomba yang akan dilombakan pada MTQ tingkah Prov. Sulteng sehingga seluruh pembahasan mengenai persiapan pelaksanaan MTQ ke-28 telah dipaparkan oleh Sekda Kab. BanggaiKep dengan harapan apabila ada saran ataupun masukan serta kritikan untuk tuan rumah BanggaiKep siap menerima.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Setda Prov. Sulteng Ir. Moh. Faisal Mang, M.Si yang mewakili Pemda Kab. se-Sulteng, para Kepala Kemenag Kab. se-Prov. Sulteng, Ketua dan pengurus LPTQ Kab. se-Prov Sulteng, serta Panitia MTQ ke-28 Kab. BanggaiKep.(ViktorKominfo)