Pos

Tataba, BanggaiKep.go.id – Guna memberikan pemahaman kepada masyarakat kecamatan Buko tentang penggunaan masker dimasa pandemi penyebaran corana virus desease 2019 (2019), PKM Tataba melaksanakan sosialisasi penggunaan masker yang dilanjutkan dengan aksi bagi masker kain ke masyarakat.

Sosialisasi dilaksanakan pada Sabtu, (9/5/2020) oleh tenaga medis PKM Tataba Kec. Buko yakni dr. Nurur, Ses Melly Laliput, A.Md.Kep , Ririn Masri, SKM, ditempat-tempat umum seperti pelabuhan, pasar serta turun langsung ke desa-desa dengan membagikan browsur petunjuk penggunaan masker yang benar disertakan dengan pembagian masker bagi masyarakat yang belum pakai masker.

Dalam sosialisasi browsur yang dibagikan bahwa virus dapat disebarkan melalui pernafasan normal oleh carier (pembawa virus) yang tidak bergejala, dengan mengenakan masker dapat membatu kita agar tidak tertular penyakit dari orang lain begitu pun sebaliknya.

Dalam sosialisasi disampaikan bahwa semua lapisan masyarakat ditengah situasi pandemi penyebaran virus corona wajib pakai masker dengan perbedaan masker bedah dan Masker N95 untuk tenaga medis serta masker kain untuk masyarakat umum.

Masker kain harus terdiri dari dua lapis, setelah dipakai selama 4 jam segera menggantinya dan masker kain yang kotor dapat dicuci kembali agar kelihatan bersih dan dapat dipakai kembali.

Dalam sosialisasi ini pihak PKM Tataba sangat berharap masyarakat apabila keluar rumah wajib pakai masker apalagi berinteraksi dengan orang lain dan berada ditempat umum seperti Puskesmas, Pelabuhan, Bengkel, Warung, Tokoh serta kantor pemerintahan.

Slogan yang dipakai PKM Tataba dalam sosialisasi dan pembagian masker untuk mengajak masyarakat pakai masker Yakni “Maskerku Melindungimu, Maskermu Melindungiku”.(AmosKominfo)

Lalengan, Banggaikep.go.id – Kepedulian dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan terus ditunjukkan semua pihak dengan tindakan nyata guna membantu semua Satgas pencegahan Covid-19  baik ditingkat kabupaten, kecamatan dan desa.

Grup Paula turut ambil bagian dalam menopang kegiatan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Lalengan Kecamatan Buko, Kab.Banggai Kepulauan dengan berdonasi masker untuk dibagikan kepada masyarakat Desa Lalengan yang belum memiliki masker.

Pj.Kades Lalengan Abubakar Yanduke, S.Sos saat dijumpai Jurnalis Dinas Komunikasi Kab.BanggaiKep disela kegiatan bagi masker kepada masyarakat Lalengan pada Jumat (8/5/2020) membenarkan bahwa Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Lalengan mendapat donasi masker kain dari Grup Paula (Persatuan Pau Lalengan).

“Yang kami terima kemarin dikirimkan lewat KM. Auto Soby dari Luwuk, ini bantuan mereka yang kedua kalinya bagi Tim Relawan Covid-19 Desa Lalengan, donasi masker ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dari Grup Paula kepada masyarakat Lalengan dalam menghadapi penyebaran Virus Corona”, kata Abubakar.

Abubakar juga menjelaskan bahwa Grup Paula (Persatuan Pau Lalengan) adalah anak-anak Desa Lalengan yang sekarang ini berada diluar daerah, diperantauan, “Walaupun mereka juga mengalami dan merasakan dampak pandemi Corona Virus tapi mereka boleh menyatakan kepedulian mereka bagi kami yang ada dikampung, dan mereka pun berencana akan membantu lagi bagi keluarga yang membutuhkan dengan bantuan sembako dalam waktu dekat ini”, ujar Abubakar.

Abubakar pun menyatakan banyak terima kasih kepada Pau-pau Lalengan yang ada diperantauan yang sudah peduli dan membantu, “Bagi semua pihak yang tak dapat kami sebutkan satu persatu atas bantuan masker kain kiranya apa yang saudara-saudara buat diridohi dan diperhitungkan oleh Allah sebagai amal dan ibadah serta saudara-saudara dilimpahi berkat”, tutur Kades. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam melakukan rapat kerja bersama Sekertaris Daerah dan Kepala OPD se-Kabupaten Banggai Kepulauan di Kantor Bupati Banggai Kepulauan terikat penyampaian hasil VidCon bersama KPK dan pelaporan anggaran penanganan Covid-19 di Banggai Kepulauan, Jumat, (08/05/2020).

Bupati Rais Adam menyampaikan, “Ada beberapa hal yang sifatnya sangat penting dan perlu disampaikan kepada kita semua. Makanya alamat surat ditujukan kepada seluruh kepala OPD.”

“Yang pertama saya ingin menyampaikan hasil VidCon kemarin pada hari Rabu, 06 Mei 2020 dengan KPK antara lain adalah mengenai pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan pandemi. Oleh KPK, pengadaan barang dan jasa untuk satuan tugas berkaitan dengan satgas cukup melalui panitia. Kedua, laporan harta kekayaan penyelenggara negara dan situasi darurat Indonesia,” sambung Rais.

“Kita harus sepakati bersama bahwa pemerintah yang berhak menetapkan situasi darurat, yakni situasi darurat militer maupun situasi darurat sipil. Seperti yang kita alami saat ini adalah situasi darurat sipil, dan ini dirasakan satu Negara Indonesia bukan hanya diwilayah kita saja. Oleh karena itu, kita sebagai pemerintah harus berani dan tidak perlu takut dan malu menyampaikan kondisi saat ini karena itu sudah menjadi tugas pokok kita sebagai pemerintah,” jelas Rais.

“Sekali lagi, saya ingatkan kepada kita semua bahwa Corona Virus ini tidak main-main dan dalam penanganannya pun kita tidak boleh main-main. Kita ini yang terbagi dalam beberapa dinas memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing, maka silahkan mainkan peran itu dalam hal ini memainkan peran yang positif agar masyarakat juga tidak panik dan takut dalam situasi ini,” lanjut Bupati.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati berharap “Saya sebagai pemerintah daerah Banggai Kepulauan berharap semoga kita semua ini selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa dan terhindar dari dampak terburuk dari pandemi ini. Mari sama-sama kita bersatu melawan Covid-19 ini, demi terwujudnya Bangkep yang sehat dan sejahtera,” tutup Bupati.

Selanjutnya, dalam kesempatan ini juga Sektetari Daerah Rusli Moidady, ST., MT juga menyampaikan, “Sesering mungkin Pak Camat di tiap-tiap kecamatan memberikan himbauan kepada para kepala-kepala desa untuk terus memantau masyarakatnya, dalam hal ini menjauhi kerumunan dimana saja mengingat kita sedang berada di situasi darurat sipil ini.”

“Jika masih ada masyarakat yang beraktifitas diluar rumah diatas jam 10 malam, maka perlu kiranya pemerintah desa maupun kecamatan melakukan pendekatan-pendekatan agar masyarakat bisa lebih paham dan patuh dalam menyikapi situasi darurat ini,” sambung Sekda. (TrisKominfo).

Tataba, BanggaiKep.go.id – Hidup dan mati adalah kehendak Sang Khalik yang menciptakan kita manusia dan yang memberi kita kesempatan untuk menjalani hari-hari hidup ini, tapi bukan berarti kita pasrah pada keadaan dan tidak berpikir arif dan bijaksana guna menyikapi Pandemi Covid-19.

Ditengah terbatasnya Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh Tim Relawan Covid-19 Kecamatan Buko bahkan APD jauh dibawah standar tetapi itu tidak mengurungkan niat dan semangat dari tim dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Tim Relawan tetap antusias menjalankan tugas kemanusiaan, untuk Kecamatan Buko bebas Covid-19 dan Kabupaten Banggai Kepulauan pada umumnya.

Dalam keterbatasan APD dan fasiltas pencegahan Covid-19, Tim Relawan terus mengandalkan pertolongan dan perlindungan dari Sang Maha Kuasa, sehingga disetiap awal kegiatan Tim Relawan Covid-19 selalu diawali dengan doa menurut kepercayaan masing-masing.

Sudah memasuki hari ke 24 pada Rabu (15/4/2020) karena sesunguhnya tidak ada satu pun akan menimpa umatNya jika Perlindungan itu datang dari Sang Pencipta manusia.

Kepala PKM Tataba Sianti, Amd.Kep selaku selalu mengingatkan Tim untuk “Jangan lupa selalu mengawali dengan doa dalam melaksanakan kegiatan pencegahan Covid-19, baik di pelabuhan maupun saat turun ke desa-desa, karena perlindungan sesungguhnya datang dari Tuhan Yang Maha Kuasa”, ujar Sianti. (AmosKominfo)

Batangono, BanggaiKep.go.id – Hari Selasa malam masyarakat Dusun Ebenheizer Desa Batangono Kecamatan Buko gempar dengan meninggalnya seorang lansia yang baru 7 hari tiba di Eben dari Desa Lauwon Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai untuk menggunjungi anak dan cucunya.

Pada hari Rabu, (15/4/2020) pukul 5.30 anggota Polsek Buko menerima laporan via HandPhone dari salah satu anggota BPD Batangono yang tinggal di dusun Eben yang bernama Yet menyampaikan bahwa di Eben ada yang meninggal dan masyarakat takut dan enggan membantu keluarga yang berduka, karena Almarhuma baru 7 hari tiba di Dusun Eben.

Anggota Polsek Buko langsung menghubungi Jurnalis Diskominfo BanggaiKep untuk berkoordinasi dengan Kepala PKM Tataba langka apa yang harus dilakukan.

Kepala PKM Tataba, Sianti, Amd.Kep saat dijumpai dikediamannya pukul 06.00 menjelaskan bahwa sudah menghubungi petugas medis untuk naik ke Eben beserta Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko.

Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko yang terdiri dari 4 orang dari PKM Tataba, 1 orang Anggota Polsek Buko dan 1 orang anggota Koramil 1308-13 Buko serta Jurnalis DisKominfo pada pukul 07.15 langsung bergerak ke Dusun Ebenheizer Desa Batangono, setiba di Dusun Eben suasana kampung tampak sepi hanya ada beberapa orang saja dijalan yang lain dirumah masing-masing.

dr. Nurul selaku penanggungjawab lapangan menjumpai tenaga medis di Dusun Eben untuk menanyakan kronologi peristiwa, Ses Feby selaku tenaga kesehatan di Eben menjelaskan bahwa “Beberapa hari yang lalu almarhum datang ke Pustu untuk memeriksakan diri karena sakit dan dari hasil pemeriksaan almarhuma menderita hipertensi dan juga pengaruh usia yang sudah rentah dan dari pemantauan kami sampai almarhuma meninggal tidak ada sedikit pun menunjukkan gejala Covid-19”, ujar Ses Feby.

Kemudian Tim menuju rumah duka untuk menggali keterangan dari pihak keluarga ternyata almarhuma memang memiliki riwayat penyakit Hipertensi dan Jantung dipengaruhi juga dengan usia yang sudah tua, menurut keluarga usia almarhuma berkisaran 80an tahun.

Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko pun langsung mengambil langka dan memberikan himbauan dan sosialisasi serta penjelasan kepada masyarakat Ebenheizer melalui pengeras suara yang ada di gereja sedangkan masyarakat didepan rumah masing-masing, Tim menjelaskan “Kona Tambu nia mate bolikon Covid-19, kona tambu nia motua mo, tambu nia ano ko penyakit Dara Tinggi dan Jantung, jadi komiu pelengele tambu nia mate boliko ko Virus penyebabnya”, soasialisasi dan himbauan disampaikan dengan mengunakan bahasa Banggai sehingga masyarakat muda mengerti dan memahaminya.

Setelah selesai himbauan dan sosialisasi dari Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko masyarakat satu persatu mulai berdatangan untuk membantu keluarga membuat peti karena mayat akan dikebumikan di Desa Lauwon Kec. Luwuk Timur Kab. Banggai.(AmosKominfo)

Lalengan, BanggaiKep.go.id – Upaya pencegahan penularan dan pemutusan mata rantai Corona Virus Desianse (Covid-19) terus dilakukan oleh semua pihak guna menuju Kabupaten Banggai Kepulauan bebas dari Covid-19.

Demikian halnya dengan Pemerintah Desa Lalengan Kecamatan Buko Kab. Banggai Kepulauan terus bersinergi dan berupaya bersama masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid-19.

Setelah mengelar rapat guna pembentukan tim relawan Covid-19 tingkat desa, Plt. Kades Lalengan Abubakar Yanduke, S.Sos langsung bertindak cepat bersama aparat dan masyarakat dengan melaksankan kegiatan pemasangan instalasi air bersih dilokasi pelabuhan Lalengan dan pasar, guna tempat cuci tangan bagi penumpang dan pendagang serta pembeli yang mengunjungi pasar Lalengan, Kamis (9/4/2020) disertai dengan pembersihan lokasi.

Dari pemantauan Jurnalis DisKominfo BanggaiKep nampak terlibat dalam kegiatan tersebut Kepala Desa bersama Aparat Desa, BPD dan anggota masyarakat Desa Lalengan. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dampak Viru Corona (Covid-19) telah dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik dari segi ekonomi maupun bahan pangan. Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam menjelaskan beberapa hal mengenai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di BanggaiKep saat diwawancarai di Kantor Bupati, Selasa, (07/04/2020).

Bupati BanggaiKep didampingi Sekretaris Daerah memberikan penjelasan-penjelasan inti upaya Pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 ini dan masalah bahan pangan, ”Apa yang terlihat hari ini merupakan kegiatan dari Gugus tugas Pemerintah Banggai Kepulauan, yang terdiri dari Pemda, PolRI dan TNI, dalam susunan satgas ini bukan hanya ditingkat Pemda tapi juga ditingkat Desa yang disebut Relawan Covid-19”, ucap Bupati saat diwawancarai setelah menyalurkan bantuan beras operasi pasar.

“Kami titik beratkan pada pencegahan Covid-19 dalam satgas gugus tugas ini, pencegahan ini sudah bergerak dan Alhamdulillah sudah hasilnya memuaskan, seperti penyemprotan disinfektan, penggunaan masker dan anjuran mencuci tangan diberbagai daerah BanggaiKep termasuk isolasi mandiri bagi masyarakat yang baru tiba dari daerah zona merah,” lanjut Rais.

Selanjutnya Rais menambahkan, “Hari ini penyaluran beras yang dilakukan merupakan rencana dari satgas melalui beberapa kali rapat dan dihadiri oleh petugas lengkap, gunanya adalah untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19, operasi pasar ini akan dilakukan ke seluruh wilayah Banggai Kepulauan yang diawali oleh tiga kecamatan hari ini,” jelasnya.

Disamping itu juga Bupati Rais mengatakan harapannya, “Harapan saya kepada seluruh masyarakat Banggai Kepulauan yang berada didalam maupun diluar daerah untuk tidak pulang selama berlangsungnya Covid-19 ini guna menjaga orang tua kita yang masih terbebas dari virus”.

Selain itu dalam kesempatan ini juga Bupati menganjurkan untuk selalu menggunakan masker saat berada diluar rumah sehingga dapat mencegah virus, “Selalu gunakan masker ketika keluar rumah agar mencegah penularan virus, selalu cuci tangan dan jaga jarak ketika berada dikeramaian dan terakhir selalu berdoa pada Allah SWT agar wabah pandemi global ini segera berakhir”, ucap Bupati. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penutupan Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Alun-alun Rujab Bupati Salakan berjalan lancar dan meriah. Minggu 22/03/2020.

“Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) adalah momentum mulia untuk meningkatkan jejak-jejak peradaban yang di tandai dengan berubahnya pola pikir, kebiasaan dan karakter yakni dari pemikiran sempit kepada pemikiran yang maju dan terbuka” Kata H. Rusli Dg. Pallabi selaku Wakil Gubernur dalam mengawali membacakan sambutan Gubernur Sulteng.

Lanjut beliau “ Saya pribadi selaku pemerintah daerah Sulawesi Tengah mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia, dewan hakim, pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan serta semua pihak yang turut mendukung penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang ke 28 tahun 2020 sehingga berjalan lancar dan sukses dari awal sampai penutupan pada malam hari ini”.

“MTQ 28 telah melahirkan para pemenang dan juara pada masing-masing cabang yang dilombakan dan untuk itu dengan rasa bangga saya mengucapkan selamat dan apresiasi atas prestasi yang sudah di raih para Qori dan Qoriah, Hafizh dan Hafizah, Muffasir dan Mufassirah, dan tentu saja kepada Pemda yang berhasil merebut gelar juara umum pada kesempatan ini” Sambung Wabug.

Sebelum menutup sambutannya, Rusli berharap dan mengingatkan “ Harapan saya kepada para pemenang, agar jangan cepat berpuas diri, bersikap jumawah (sombong) karena saya ingatkan bahwa setelah ini masih ada gelar MTQ Nasioanal yang sudah menunggu. Untuk itu, teruslah memacu diri dan lebih giat lagi berlatih pada cabang-cabang Musabaqah yang di tekuni supaya di MTQ Nasioanal di Sumatera Barat bisa kembali meraih prestasi” ujarnya.

Sebelum menutup sambutannya, Rusli menyampaikan bahwa Kabupaten Sigi dipercayakan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Sulteng ke 29 tahun 2020 dan kegiatan ini dihadiri oleh pejabat-pejabat daerah dan Provinsi se – Sulawesi Tengah.

Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi menutup kegiatan MTQ didampingi Bupati Banggai Kepulauan, Ketua DPRD Kab.BanggaiKep, Sekda BanggaiKep, Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah, Karo Setda Provinsi Sulawesi Tengah ditandai dengan pemukulan bedug dan penekanan tombol sirene. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan penjemputan rombongan Kafilah oleh panitia yang sudah ditugaskan pada setiap Kafilah masing-masing Kabupaten dan penjemputan bertempat dipelabuhan Salakan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (14/03/2020).

Penjemputan 3 (tiga) Kafilah di pelabuhan Salakan antara lain, Kafilah Poso, Kafilah Morowali Utara dan Tojo Una Una, hal ini diwarnai antusias dan semangat yang sangat besar walau dengan teriknya panas matahari di pelabuhan tidak mengurungkan semangat dan niat seluruh team penjemput yang sudah ditugaskan di masing-masing kafilah.

Hal ini dibuktikan dengan adanya kerja sama team antara penjemput dan peserta Kafilah yakni saat proses pembongkaran atau penurunan barang dilakukan bersama-sama hingga barang-barang sudah dipastikan termuat semua di mobil yang sudah di atur tiap kafilah.

Dan setelah barang sudah di pastikan semua aman, kemudian seluruh team penjemput dan peserta Kafilah di arahkan ke Kantor Dinas Bappeda untuk istirahat sejenak, selesai itu langsung di lanjutkan ke runah Kafilah masing-masing untuk istirahat.

Selain dari team penjemput Kafilah atau panitia yang sudah ditugaskan, adapun dari Kepolisian, SATPOL PP, Dinas Perhubungan yang ikut serta dalam membantu, menjaga dan mengawasi dan memastikan keamanan agar semua tamu Khafila yang akan masuk di wilayah Kabupaten BanggaiKep tetap aman dan terjaga. (ViktorKominfo)

 

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Rabu, 19 Februari 2020, Dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Sabang Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (PTM).

Penangungjawab program Penyakit Tidak Menular (PTM), Jhoin F. Karamaoy saat dikonfirmasi via hand phone menjelaskan bahwa “Kegiatan Pos Pembinaan Terpadu untuk PTM adalah upaya pencehan yang menjadi prioritas kami adalah penyakit Diabetes Melitus (DM), Hipertensi, Jantung dan kangker”.

“Kegiatan yang kami lakukan adalah mensosialisasikan pola hidup sehat dengan mengkomsumsi makanan yang mengandung gizi yang seimbang serta menghentikan pola hidup dengan asap rokok dan miras karena itu juga menjadi pemicu penyakit tidak menular”, ujar Jhoin.

Lanjut Jhoin, “Untuk Posbindu PTM di Desa Lukpanenteng ini kami melakukan pengecekan/pemeriksaan pada masyarakat baik yang ada di Lukpanenteng maupun sub desa Poganda, kami bersyukur kegiatan ini berjalan dengan baik karena peran serta masyarakat dan Pemdes Lukpanenteng”, ujar Mantri Jhoin. (JARKominfo)