Pos

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tindak lanjut kerja Tim Relawan Covid-19 Kecamatan Buko dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus berjalan, bukan saja hanya sebatas penjagaan dipintu masuk dan keluar Kec. Buko melalui pelabuhan penyebrangan, tetapi upaya pencegahan Covid-19 pun dilakukan dengan pemantauan keadaan warga yang datang dari luar daerah.

Setiap hari Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko memantau terus warga yang datang dari luar daerah yang melaksankan karantina mandiri dirumah masing-masing yang terdiri dari 13 Desa yang ada di Kecamatan Buko.

dr. Nurul Istiqomah Tri Astuti selaku koordinator lapangan saat dijumpai di PKM Tataba (7/4/2020) menjelaskan pemantauan bagi masyarakat yang baru datang dari luar daerah sangatlah penting dalam upaya pencegahan Covid-19.

“Tujuan dari pemantauan adalah yang pertama apakah benar mereka melaksanakan karantina mandiri sesuai protokol pencegahan Covid-19, kemudian memastikan keberadaan kesehatan mereka apa lagi bagi mereka yang datang dari daerah yang masuk zona merah atau sudah terpapar Covid-19, yang dikategorikan pelaku perjalanan beresiko, kita harus memastilan perkembangan mereka selama 14 hari kedepan sejak kedatangan sampai selesai menjalani masa karantina mandiri”, ujar dr. Nurul.

Kepala PKM Tataba Sianti, Amd.Kep juga menegaskan bahwa “Saya sudah mengintruksikan juga kepada tenaga medis yang ditempatkan di desa se Kecamatan Buko agar dapat memantau warga yang datang dari luar daerah bekerja sama dengan Pemdes setempat serta terus melaporkan setiap saat keberadaan mereka yang menjalani karantina mandiri”, jelas Kepala PKM Tataba. (AmosKominfo)

Labasiano, BanggaiKep.go.id – Dampak dari penyebaran Covid-19 sangat terasa diseluruh lini kehidupan manusia, baik dalam bidang sosial, pendidikan, keagamaan bahkan perekonomian.

Menyikapi dampak pandemi penyebaran Covid-19 Pemerintah Desa Labasino Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan mengambil langka upaya memberikan bantuan sembako dan Vitamin kepada masyarakat Desa Labasiano yang menjalani masa karantina selama 14 hari dikarenakan baru pulang dari luar daerah.

Sesuai protokol pencegahan Covid-19 harus menjalani masa karantina mandiri selama 14 hari sejak kedatangan dan akan dipantau terus oleh Pemerintah desa dan tenaga kesehatan.

Kepala Desa Labasiano Nurlan Nurdin diwawancarai Jurnalis Diskominfo BanggaiKep pada saat pembagian bantuan sembako dan vitamin, beliau jelaskan bahwa, “Langkah yang kami ambil guna meringankan beban masyarakat ditengah penyebaran Covid-19 dan saat ini baru dikhususkan bagi mereka yang menjalani masa karantina mandiri”, ujar Nurlan.

Bantuan sembako dan vitamin disalurkan langsung Kepala Desa bersama perangkat Desa Labasiano pada hari Sabtu (4/4/2020) didampingi oleh Ketua BPD Labasiano Rudiawan Alisi dan anggota BPD Fihrin Mambuhu serta tenaga kesehatan PKM Tataba Jhon Rambu.

Kades juga menjelaskan alasan Pemdes lakukan hal ini, “Kenapa pemerintah desa berinisiatif membantu meraka, dikarenakan selama karantina mandiri mereka tidak bisa keluar rumah, berinteraksi dengan siapa pun, tidak dapat melaksanakan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga kami memberi bantuan sembako dan vitamin selama 10 hari kedepan bagi mereka, dan ini akan ada tahap selanjutnya sampai masa karantina berakhir”, jelas Nurlan Kades Labasiano.(AmosKominfo)