Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pembukaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Ibu Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Senin (16/03/2020).

Pembukaan MTQ ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Sulteng, Bupati BanggaiKep serta seluruh Bupati se-Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua bersama anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Anggota DPD, Tokoh Bunda, Ketua umum pimpinan pusat ikatan persaudaran Qori dan Qoriah, wakil gubernur Sulawesi Tengah, Majelis Ulama Provinsi Sulawesi Tengah, ketua LPTQ Provinsi Sulawesi Tengah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan,Dewan Hakim, Ketua Panitia, Kementrian Agama, Kepala OPD dan Seluruh Masyarakat BanggaiKep.

Kegiatan MTQ yang ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di buka oleh Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si bertempat di Alun-alun Rujab Banggai Kepulauan Kota Salakan.

Drs. H. Longki Djanggla, M.Si menyampaikan dalam sambutannya bahwa “Secara pribadi sangat mengucapkan rasa terimakasih dan penghargaan atas penyambutan yang hangat dan ramah tama dari pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan seluruh masyarakat yang telah menerima kedatangan kami semua team”.

Menurut Gubernur Sulteng, “Alquran adalah sumber dan pedoman untuk landasan kedunia akhirat untuk itu marilah kita terus mengajarkan kepada anak-anak agar lebih giat dan mengerti sebab dengan landasan Alquran kita bisa mengerti dan membedakan baik dan buruk, dalam pertandingan ini kita tidak hanya semata untuk  mendapatkan prestasi atau kejuaraan namun agar kiranya bisa mengerti dan menghayati Alquran dalam kehidupan sehari hari”,ucap Longki Djanggola.

“Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah untuk lebih mendukung anak-anak kita agar lebih komitmen, sinergis dan lebih tekun belajar dalam setiap bidang mereka masing masing sehingga bisa melahirkan duta-duta yang kompetensional dan bisa berajang ke tingkat Nasional”, ujar Longki Djanggola.

Gubernur juga menyampaikan dengan adanya isu penyakit atau virus Covid-19 atau virus corona yang masuk di Indonesia maka untuk itu, Beliau menghimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah lebih khususnya masyarakat Banggai Kepulauan.

“Jangan panik, takut atau galau berlebihan melainkan kita sikapi dengan berbagai cara agar terhindar dengan virus tersebut sebab sebenarnya penyakit atau virus ini bisa dengan mudah di cegah, yaitu dengan cara pastikan selalu tubuh kita bersih, cuci tangan dalam setiap aktivitas, selalu mandi, pastikan disekitar lingkungan kita tetap bersih dan tetap waspada jika ada gejala-gejala yang dirasakan menyerupai gejela penyakit tersebut maka secepatnya konsultasi dan periksakan diri ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat”, ucap Gubernur.

Dan kemudian dalam hal ini sebelum mengakhiri penyampain Longki Djanggola menghimbau kembali, “Saya menghimbau kepada kita semua masyarakat untuk mengurangi aktifitas diluar rumah, tidak pergi ketempat-tempat hiburan malam dan mengurangi kontak dengan orang lain secara langsung”, tutup Longki. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Persiapan dan antusias masyarakat wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk menantikan dan menyaksikan pembukaan pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an yang ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dibuka oleh Gubernur Sulteng Drs. H. Longki Djanggola, M.Si di Alun-alun Rujab Bupati di Kota Salakan, Senin (16/03/2020).

Setelah menjelang detik detik masuknya team dari Ibu Kota Provinsi di area pusat pelaksanaan perayaan MTQ ke-28 tingkat Provinsi terpantau meriah oleh team jurnalis Kominfo, terlihat area sudah mulai padat dikerumuni sejumlah lapisan masyarakat di seluruh tingkat daerah baik yang ada di kota salakan atau pun daerah luar kota salakan Provinsi BanggaiKep.

Peserta undangan seluruh Pemerintah antara lain, seluruh Bupati bersama wakil Bupati se-Provinsi Sulawesi Tengah, seluruh kepala OPD, tokoh Agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan  beserta masyarakat.

Adapun dari team pengamanan yaitu dari Kepolisian POLRES BanggaiKep, SATPOL PP, Dinas Perhubungan yang selalu siap di arena pelaksanaan MTQ baik dipintu masuk maupun pintu keluar, Pengamanan terus mengawasi dan memastikan keamanan mulai pembukaan kegiatan tetap berjalan dengan baik dan aman hingga berakhirnya kegiatan pembukaan MTQ XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dilaksanakan di Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan menjelang hari H nampak makin paripurna.

Tinjauan Jurnalis Pemda di lapangan area MTQ yakni salah satu kegiatan pemasangan Pos Pengamanan Terpadu oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Selasa, (10/03/2020).

Pembuatan Pos Terpadu tersebut tepat di depan area pusat pelaksanaan MTQ yang di koordinir oleh Martomi Panggili, S.IP.,MM selaku Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kab. BanggaiKep.

Menurut Kabid LLAJ Dishub Kab. BanggaiKep Maromi Panggili, S.IP., MM mengatakan “Pos pengamanan terpadu ini dibuat dan sudah ditentukan bersama dengan pihak Polres yakni dari Kapolres Banggai Kepulauan” jelas Martomi.

“Pengamanan ini akan dilakukan selama penyelenggaraan kegiatan MTQ berlangsung, yang mana pengamanan melibatkan POLRI, LLAJ dan SATPOL PP agar  area pelaksanaan MTQ yang ke 28 se-Sulawesi Tengah bisa berjalan dengan baik dan tetap aman”, tutup Martomi penuh optimis. (ViktorKominfo)


Sambulangan, BanggaiKep.go.id- Dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawati Qur’an (MTQ) ke 28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, pada tanggal 16 sampai 23 Maret 2020 di Kabupaten Banggai Kepulauan yang dipusatkan di Ibu Kota Salakan, tentunya Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi pusat perhatian bagi masyarakat yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos., MAP saat dijumpai Senin 9/3/2020, “Ini kesempatam bagi kita untuk memperkenalkan kearifan lokal dan keunggulan kita di Kabupaten Banggai Kepulauan dalam berbagai sektor seperti pertanian, perikanan,  pariwisata dan kebudayaan”.

“Untuk itu sejak berdengungnya kabar Banggai Kepulauan selaku tuan rumah MTQ tingkat Provinsi, saya terus mengenjot pengembangan pariwisata yang ada di Kecamatan Bulagi Utara guna menjawab tujuan menjadikan Bulagi Utara unggul dalam pariwisata dan dalam kunjungan kerja ke desa-desa saya mendorong kepada Pemdes dan  pengelola tempat-tempat wisata untuk terus berbenah serta meningkatkan fasilatas dan pelayanan di objek wisata yang ada di desa masing-masing”, kata Edison.

Selanjutnya, Edison menyampaikan “Dengan dilaksanakannya kegiatan MTQ di Salakan pasti peserta MTQ dan pengunjung dari luar Banggai Kepulauan akan menyempatkan diri untuk mengunjungi objek wisata yang ada di Banggai Kepulauan apalagi jarak dari Salakan ke Bulagi Utara tidak jauh”.

“Karena di Kecamatan Bulagi Utara ada objek wisata yang sudah viral di medsos seperti Paisupok, Paiaubatango dan pantai poganda di Lukpanenteng, Pantai Labotan Bone di Ombuli dan pantai Labuan di Montop”, sambung Camat.

“Selalu Saya ingatkan kepada pengelola tempat wisata yakni menjaga kebersihan lokasi wisata, keamanan, sambut pengunjung dengan ramah serta jelaskan kepada pengunjung apa saja fasilitas yang ada serta keungulan lain, bahkan selalu berbenah buat hal baru dan menarik sehingga menjadi daya tarik tersendiri dari pengunjung dan ketika mereka kembali ke daerah asal mereka tidak akan mereka lupa”, jelas Edison. (JARKominfo)

 

 

 

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Panitia Pelaksana menggelar rapat teknis MTQ. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Lantai 2 Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (14/01/2020).
Rapat dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Banggai Kepulauan, H. Rais D. Adam selaku Ketua umum Panitia MTQ ke-28 dan dihadiri oleh perwakilan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Prov. Sulteng, H. Taslim, S.Ag., MM, Kepala Kantor Kemenag Banggai Kepulauan, Kapolres serta panitia MTQ yang terdiri dari para Kepala OPD, LPTQ dan Pejabat Pemda Banggai Kepulauan.
Pada awal rapat, H. Rais D. Adam mengapresiasi seluruh panitia yang telah hadir dan menunjukkan semangat bersama menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk PNS non muslim.
“Mengingat waktu yang sudah dekat dan sangat sempit, maka saya berharap kita jangan lagi menunggu waktu untuk bekerja. Marilah kita pergunakan waktu semaksimal mungkin agar pelaksanaan MTQ ini bisa berjalan sesuai waktu pelaksanaan yang sudah di sepakati bersama yakni tanggal 16 Maret 2020” tegasnya.
Beliau juga mempersilahkan LPTQ Provinsi untuk memberikan arahan dan membahas secara tehnis kebutuhan yang harus disiapkan kepada seluruh panitia penyelenggara.
Pengurus LPTQ Prov. Sulteng, H. Taslim, S.Ag., MM sebagai pembahas tekhnis dalam rapat tersebut mengurai langsung beberapa poin penting yaitu antara lain; Astaka (Tribun Utama), Bendera Merah Putih dan Bendera Kafilah, Tarian Kolosal, Beduk, Tombol Sirene, Tenda Utama, Kesehatan dan Tenda Konsumsi, Masjid dan Sekolah, Registrasi Peserta, Transportasi peserta, Pawai Ta’aruf, Malam Ta’aruf, Pelantikan Dewan Hakim, Pameran, Pemandu Kafilah, penyambutan Gubernur dan lain-lain.
“Pawai ta’aruf akan dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2020, didampingi langsung oleh pemandu kafilah. Kemudian pada tanggal 5 Maret akan diadakan pra-ekspo di lokasi MTQ “ ujar Taslim.
Sementara itu Kapolres BanggaiKep AKBP. Aditya Surya Dharma memberikan dukungan moril dan memastikan kegiatan MTQ Prov. Sulteng ke 28 yang akan dihelat di Kab. BanggaiKep terjamin keamanannya dari awal hingga akhir kegiatan.
“Kami dari Kepolisian dan TNI, siap mengamankan MTQ dari awal hingga akhir kegiatan” tandasnya.

Terlihat antusiasme panitia pada rapat tersebut dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan peserta rapat dan saling memberi gagasan antar pimpinan rapat maupun sesama peserta rapat demi suksesnya MTQ Prov. Sulawesi Tengah ke-28 di Kabupaten Banggai Kepulauan.
“Besar harapan kami agar pelaksanaan MTQ ini berjalan sukses dan penuh berkah sehingga kami juga sangat bersemangat untuk menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan kegiatan ini”, ujar salah satu peserta rapat setelah rapat ditutup. (TrisKominfo)