Pos

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka melakukan koordinasi strategis terkait pengembangan sektor transportasi di daerah, khususnya Pelabuhan Salakan yang saat ini tengah dalam proses pembangunan, Rabu (24/6/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan terkait kesiapan operasional pelabuhan, termasuk penentuan rute pelayaran serta jenis kapal yang akan melayani Pelabuhan Salakan ke depan.

Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Kementerian Perhubungan yakni Kasubdit Angkutan Tidak Dalam Trayek, Utomo Harmawan, A.TD, MT dan Kasubdit Angkutan Dalam Trayek, Irly Saritini Permata, ST, M.Sc, diperoleh kabar menggembirakan bahwa usulan trayek untuk tahun 2027 telah terakomodir. Pelabuhan Salakan direncanakan akan masuk dalam trayek R-6 sebagai salah satu pelabuhan singgah.

Adapun rute pelayaran yang direncanakan meliputi: Gorontalo – Salakan – Banggai – Samuya – Palabisahaya – Dofa – Sanana – Namlea (PP). Kapal yang direncanakan melayani trayek tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 83, yang merupakan bagian dari armada kapal perintis dalam program tol laut untuk mendukung konektivitas wilayah kepulauan.

Keberadaan kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 83 selama ini memang berperan penting dalam melayani daerah-daerah terpencil dan meningkatkan akses distribusi logistik serta mobilitas masyarakat antarwilayah.

Selain koordinasi terkait pelabuhan, dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Perhubungan Banggai Kepulauan Din L. Lamasada dan Kepala Bidang Perizinan Dinas PMPTSP Baharudin I. Saudia S.Pd.,M.Pd juga menyerahkan proposal bantuan bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan transportasi bagi pelajar di Banggai Kepulauan, khususnya dalam menunjang akses pendidikan yang aman dan layak.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur transportasi darat dan laut sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terakomodirnya Pelabuhan Salakan dalam trayek nasional, diharapkan ke depan konektivitas wilayah semakin meningkat, distribusi barang menjadi lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas, yang dihadiri langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, H. Rusli Moidady, S.Pd., M.M. Kegiatan ini menandai langkah awal pembangunan infrastruktur strategis untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah, Senin (13/10/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat Forkopimda, OPD terkait, dan perwakilan instansi vertikal, termasuk Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Mohammad Yasir, S.E., Kepala Subbagian Tata Usaha. Kehadiran perwakilan Kantor Pertanahan menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan infrastruktur pelabuhan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kegiatan ekonomi, khususnya sektor perdagangan dan logistik di wilayah kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan bahwa pembangunan Pelabuhan Peti Kemas ini merupakan salah satu program prioritas daerah dalam rangka memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong distribusi barang dan jasa yang lebih efisien.

“Pelabuhan ini nantinya akan menjadi gerbang utama kegiatan ekonomi dan perdagangan di Banggai Kepulauan. Kami berharap dukungan dari semua pihak agar pembangunan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Sementara itu, perwakilan dari Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan, Mohammad Yasir, S.E., menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung kelancaran proses administrasi pertanahan yang berkaitan dengan pembangunan pelabuhan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur strategis ini, khususnya dalam aspek pengelolaan dan penataan tanah,” ungkapnya.

Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan akses distribusi hasil bumi dan perikanan dari Banggai Kepulauan ke berbagai wilayah di Indonesia. (Sumber: Admin ATR/BPN)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar prosesi peletakan batu pertama pembangunan tahap I Pelabuhan Salakan, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan infrastruktur pelabuhan yang diharapkan menjadi gerbang utama transportasi laut dan pusat aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Acara yang berlangsung di kawasan Pelabuhan Salakan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bangkep Serfi Kambey, Ketua DPRD Arkan Supu, S.Th.,I.MH, Pj. Sekda Suripto Nurdin, S.Sos, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan, S.I.K, Sekda Banggai Kepulauan Terpilih Moh. Arisusanto, SE.,ME, Asisten, Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan, Ketua Bawaslu Muslim Bakara, S.Kom.,MM, Kepala Kantor Kementerian Agama H. Sofyan Arsyad, S.Pd.I.M.Si, Danramil Tinangkung di wakili oleh Pelda Ahmat Djamila, Kepala OPD se- Kab. Banggai Kepulauan, Kepala Bank Mandiri Salakan, Tokoh agama, Tokoh masyarakat serta undangan.

Dalam sambutan Bupati Bangkep Rusli Moidady menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan penting ini. Ia menegaskan bahwa Pelabuhan Salakan memiliki posisi strategis sebagai gerbang utama transportasi laut di Kabupaten Banggai Kepulauan, sekaligus menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas antar pulau.

“Dengan meningkatnya mobilitas barang dan orang, keberadaan pelabuhan yang representatif dan modern menjadi kebutuhan mendesak. Melalui pembangunan tahap pertama ini, kita mengambil langkah awal untuk mewujudkan sarana transportasi laut yang aman, nyaman, dan berdaya saing,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam perencanaan dan pendanaan proyek strategis ini. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mengawasi pelaksanaan pembangunan agar berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai harapan bersama.

“Kepada pelaksana proyek, kami berpesan agar menjaga kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan kelestarian lingkungan. Pembangunan ini harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.

Pembangunan Pelabuhan Salakan diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, memperlancar arus logistik, serta mendukung sektor perdagangan dan pariwisata di Banggai Kepulauan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kunjungan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Luwuk Hasfar M, SE.,MM ke lokasi pembangunan pelabuhan laut di Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (4/10/2024).

Dalam wawancara bersama Kepala Dinas Perhubungan Kab. Banggai Kepulauan Joko Prihantoro, S.STP.,M.Si mengatakan “Kunjungan Kepala UPP Luwuk dalam rangka untuk pembangunan pelabuhan salakan, dimana pelabuhan salakan ini sudah lama direncanakan, kami dari Dinas Perhubungan sudah menyelesaikan segala macam bentuk dokumen yang dibutuhkan,” ucapnya.

Menurutnya, hari ini adalah bukti bahwa sanya pelabuhan salakan ini siap untuk dibangun. Ini menjadi awal dari meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kepala Kantor UPP Kelas II Luwuk menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke Salakan Kab. Banggai Kepulauan yaitu untuk berkunjung ke lokasi rencana pembangunan pelabuhan laut salakan dan memastikan bahwa lokasi tersebut layak dan aman untuk dilanjutkan pembangunan sesuai

“Hari ini kami telah berkunjung ke lokasi rencana pembangunan pelabuhan laut salakan, alhamdulilah kami memastikan langsung bahwa lokasi yang saat ini sudah aman untuk dilanjutkan pembangunan, karena dari segi administrasi alhamdulilah sekarang sudah 90% dan anggaran pun sudah hampir ditetapkan karena sudah mulai beberapa tahap tinggal mengetuk palu,” kata Hasfar.

Ia juga memaparkan tahap pengerjaan pelabuhan diperkirakan akan memakan waktu selama satu tahun setengah dimulai pada bulan februari 2025 dan rampung pada bulan mei 2026.

“Insyaallah paling lambat kita akan mulai dari bulan dari februari 2025 tahap pertama dan tahap kedua 2026 selesai. Manfaatnya sebagai pelabuhan singgah kapal pelni, tilong kabila dan tol laut di november 2026 itu rencana, dan itu sesuai dengan perencanaan studi yang kita lakukan,” ungkapnya.

“Untuk kerampungan pembangunan diperlukan waktu satu tahun setengah, insyaallah rampung di mei 2026, kita bisa manfaatkan di november 2026 dengan masa pemeliharaan kurang lebih lima bulan,” tambah Hasfar.

Kepala UPP Luwuk juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan yang sudah berupaya menyiapkan lahan hibah untuk pembangunan pelabuhan laut ini.

Untuk itu, Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan berharap dengan adanya pelabuhan salakan ini, ke depan akan memberikan nilai positif terutama dalam peningkatan pelayanan operasional pada Pelabuhan Salakan menjadi urat nadi atau ujung tombak perekonomian daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, sehingga pada gilirannya akan mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah melalui pelayanan transportasi laut yang aman, lancar, dan terjangkau oleh masyarakat luas. (IKP-KOMINFO)