Pos

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tim pengerak disiplin penerapan protokol kesehatan Kecamatan Buko yang terdiri dari Anggota Polsek Buko, Anggota Koramil 1308 -13 Buko dan Anggota Polisi Pamong Praja (Pol-PP) kembali melaksanakan operasi Yustisi Protkes yang kali ini lokasi sasaran operasi di Pelabuhan Leme-leme Bungin Kecamatan Buko.

Dalam operasi ini, tim penegakan disiplin Protkes Kecamatan Buko kembali menjaring 12 orang pelanggar di Pelabuhan Leme-leme Bungin Kecamatan Buko Banggaikep pada hari selasa (2/3/2021) pagi.

Brigpol I Ketut Picca memaparkan  bahwa “Operasi yustisi dengan sasaran utama adalah masyarakat pengendara sepeda motor dan mobil serta masyarakat lainnya yang tidak mematuhi Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penerapan Hukum Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).”

“Selama kegiatan berlangsung, tim menindaki masyarakat yang melanggar mayoritas tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.”

“Kepada masyarakat yang melanggar prokes tersebut, tim Penegakan Disiplin Protkes memberikan sanksi sosial berdasarkan Perbup No 23 Tahun 2020 berupa peringatan secara lisan serta kerja sosial disarana umum dengan membersihkan rumah ibadah, membersihkan sampah plastik di area pelabuhan serta diberikan sangsi menyanyi lagu Indonesia raya dan menghafal Pancasila dan UUD 1945.” Jelas Brigpol Picca.

“Dalam operasi itu, Tim Penegakan Disiplin Protkes Kecamatan Buko juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi prokes, guna mengantisipasi Covid-19,” tutup Picca. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Simulasi Pengendalian Massa Unjuk Rasa (Dalmas) yang dilakukan oleh SatPol-PP Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dalam upaya mengantisipasi kasus Pembobolan Dana APBD Tahun 2020 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan berjalan aman dan lancar, Jumat, (29/1/2021).

Simulasi tersebut dipimpin langsung oleh Elisabeth A. Langitan, SH selaku Plt. Kasat Pol-PP Kab. BanggaiKep.

Dalam wawancara (29/1/2021), Elisabeth  mengatakan “Lagi viralnya pembobolan APBD Tahun 2020, kita sudah persiapan kegiatan diklat selama sembilan hari, dan kita juga melibatkan anggota Polres satu orang dan khusus pelatih dalmas yang terbaik.”

Kasat Pol-PP juga menjelaskan pentingnya dilakukan Dalmas, “Gunanya Dalmas untuk penangkal anti huru hara dengan adanya Dalmas ini kekuatan untuk Pemda dalam penanganan huru hara”.

Lanjut Elisabeth, “Kita persiapkan anggota sebanyak empat puluh (40) orang dan rata-rata tinggi badan tujuh puluh (70) cm, dan umur dari delapan belas tahun sampai umur dua puluh dua tahun yang masuk”.

“Kita beri nama Pasukan Kerangka DALMAS atau pasukan inti, jadi dimana-mana dalam kegiatan pengawalan, pengamanan Bupati pasukan kerangka yang akan mendampingi,” sambung Elisabeth.

Kemudian Elisabeth juga menyampaikan “Anggota DALMAS ini ditarik dari tiap Kecamatan satu orang dan setelah ikut latihan kemudian pulang akan melatih teman-teman yang ada di tiap kecamatan sehingga tidak menutup kemungkinan biar di kecamatan juga akan ada DALMAS.”

“Kedepannya akan ditambah lagi sehingga makin banyak DALMAS dan bisa membantu Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan,” tutur Kasat Pol-PP.

Kegiatan Simulasi tersebut disaksikan oleh Sekda, Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan serta peserta senam. (RoyKominfo)