Alul, BanggaiKep.go.id – Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah UPT. Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pulau Peling melaksanakan sosialisasi pada kegiatan Conven Pekerja Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) yang diselenggarakan di Desa Alul Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sosialisasi bertempat di Gedung Gereja Jemaat GPIBK Lembah Sion Alul, Kamis, (17/9/2020).

Sosialisasi dibawakan langsung oleh Kepala KPH Pulau Peling, Diosthenes, S.Hut, M.Si.

Diosthenes menyampaikan tujuan dilaksanakannya sosialisasi mengenai Kelembagaan Kesatuan Pengolahan Hutan (KPH) dan program perhutanan sosial bagi peserta Conven Pekerja GPIBK yang merupakan para pendeta yang juga adalah pemimpin jemaat.

Agar gereja dapat mengambil peran bersama Pemerintah dalam melestarikan hutan yang ada serta mengelolanya dengan penuh tanggungjawab guna menghindari kerusakan lingkungan dengan tindakan-tindakan tak bertangungjawab oleh masyarakat.

Kepala KPH Pulau Peling menawarkan kepada para Pendeta beberapa program dalam pengelolaan hutan guna memberdayakan anggota jemaat yang juga adalah bagian dari masyarakat untuk berperan dalam pelestarian hutan dengan menanam pohon-pohon yang berbuah seperti kemiri, jambu mente, cengkeh dan pala disamping untuk penghijauan kawasan hutan tapi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“KPH Pulau Peling siap memfasilitasi penyediaan bibit tanaman produktif serta kayu-kayuaan bahkan membantu masyarakat dalam pengurusan lahan yang masih berstatus dilindungi oleh Pemerintah agar tidak tersangkut masalah hukum dikemudian hari,” ungkap Diosthenes.

Menutup kegiatan sosialisasi Dios mengatakan, “Masyarakat Sejahtera, Hutan Lestari”. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 18 September 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor sbb :

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan kasus baru suspek, kasus probable dan kasus konfirmasi positif Covid-19.

2. Pelaku perjalanan yang sudah selesai masa pemantauan sebanyak 26.955 orang.

3. Sesuai dengan informasi resmi Kementerian Kesehatan RI, update tanggal 6 Agustus 2020 jam 08.00 WIB bahwa terjadi penambahan daerah/wilayah yang dinyatakan sebagai daerah transmisi lokal diantaranya Kab. Banggai Provinsi Sulawesi Tengah dimana secara geografis sangat berdekatan dengan wilayah Kab. Bangkep, oleh karena itu Pemerintah Daerah menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan yang efektif di era pandemi saat ini guna memutus rantai penularan covid-19.

4. Adapun langkah-langkah dari penerapan protokol kesehatan adalah sbb:
a. Sering cuci tangan pakai sabun
b. Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin menggunakan siku terlipat atau tisu
c. Menggunakan masker
d. Tidak menyentuh wajah, mata, hidung dan mulut
e. Menjaga jarak, tidak keluar rumah bila tidak berkepentingan, dan hindari berkumpul dengan orang banyak
f. Berperilaku hidup bersih dan Sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)