Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling dalam Penetapan dan Pencabutan Nomor Urut Calon Wakil Bupati sisa masa jabatan tahun 2017-2022.

Dalam proses pencabutan nomor urut,  ada 2 (Dua) kandidat calon Wabup yaitu ditetapkan Nurdin Laganja dengan nomor urut 1 (Satu) dan Salim J Tanasa, SE.,MM dengan nomor urut 2 (Dua).

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin, (28/9/2020).

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Bupati H. Rais D. Adam, Wakil Ketua I DPRD Rizal Arwie, Wakil Ketua II Eko Wahyudi, Wakapolres Kompol I Made Dharma, SH, Staf Pabung Harsono B, Ketua Bawaslu Banggaikep serta Anggota DPRD BanggaiKep dan Kepala OPD lingkup Pemda BanggaiKep.

Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam menyampaikan dihadapan sejumlah wartawan pasca paripurna, “Siapapun yang terpilih menjadi wakil Bupati nantinya, dialah yang terbaik.”

Menurut Rais Adam, pemilihan calon wakil Bupati sudah menjadi ketentuan perudang-udangan yang berlaku.

“Siapapun yang terpilih nanti bisa melanjutkan program pembangunan Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan,” ucap Rais.

Pemilihan Wakil Bupati akan dilaksanakan pada selasa pekan depan yakni dibulan oktober 2020. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan rapat evaluasi terpadu dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursus Narkotika di Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati BanggaiKep, Senin, (28/9/2020).

Kegiatan dihadiri Asisten II Setda Dra. Abderiana Loto, MM, Iptu Deky Wahyudi selaku Kasat Narkotika BanggaiKep, Kepala Badan Narkotika Nasional BanggaiKep Oslan Daud SKM., M.PH, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Nugrahaeni Pakabu, SH, M.Si serta Kepala OPD lainnya.

“Sebagai Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi kinerja tim terpadu fasilitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) dan prekursus narkotika Banggai Kepulauan”, ujar Abde.

“Dalam tim ini tentunya yang semua unsur bisa bekerjasama dalam upaya pencegahan narkoba ini, Pemerintah berharap setiap OPD ada yang harus dilakukan dan bisa membuat rancangan anggaran agar tim ini bisa berjalan dengan baik,” sambung Abde.

Lanjut Abde, “Tujuan kita yaitu untuk Kabupaten Banggai Kepulauan bisa terhindar dari narkoba sehingga generasi penerus bangsa kita bisa terwujud tanpa adanya narkoba.”

Sementara itu, Kepala BNN Kab. BanggaiKep Oslan Daud menyampaikan “Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang langkah apa yang akan kita lakukan bersama sehingga nanti forum ini pula kita bisa menggambil kesimpulan halangan atau hambatan apa yang terjadi, mengapa kegiatan oleh tim ini belum maksimal dilaksanakan.”

Pada kesempatan ini juga kita akan melihat bahwa di tahun 2019 kemarin sudah ada beberapa OPD yang sudah melakukan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemerintah Daerah diantaranya yaitu Bappeda, KesbangPol, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kebudayaan dan lainnya.

“Adapun yang sudah dilakukan dalam kegiatan ini yaitu pelaksanaan deteksi dini yang berupa tes urine kepada ASNnya dimana ada beberapa orang yang sudah dilakukan tes urine. Ini merupakan salah satu instruksi Presiden untuk melaksanakan deteksi dini bagi pegawai,” kata Oslan.

Dalam kesempatan ini pula, Kasat Narkotika BanggaiKep Deky Wahyudi menyampaikan beberapa hal, “Sesuai dengan laporan-laporan tadi kita ketahui bersama bahwa sudah terbentuk tim P4GN di BanggaiKep, dalam pelaksanaan tugasnya banyak hambatan-hambatan yang mungkin penyebabnya kita kurang komunikasi dan koordinasi, semoga kedepan nanti kita bisa lebih memaksimalkan lagi.”

Dengan adanya rapat ini, didapatkan kesimpilan bahwa perlu adanya payung hukum berbentuk Perda atau Perbup yang menaungi, surat pemberitahuan yang ditanda tangani oleh Bupati, Pembiayaan tes diserahkan kepada masing-masing OPD dan sasaran pemeriksaan OPD dilakukan oleh BKD dan BNN langsung. (TrisKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Melalui Video Conference, Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam didampingi Kapolres BanggaiKep AKBP Reja A. Simanjuntak, SH, SIK.,MH dan Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT mengikuti kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Maklumat Bersama antara Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dan Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Drs. Abdul Rakhman Baso, SH di Ruang Rapat Sekda BanggaiKep.

Kegiatan dipimpin langsung Gubernur Prov. Sulteng dan dihadiri oleh Bupati se-Sulawesi Tengah bersama Kapolres dan jajaran Polda Sulawesi Tengah di Ruangan Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Senin, (28/09/2020).

Mekanisme penanganan laporan atau pengaduan masyarakat antara penegak Hukum dan aparat pengawas Internal Pemerintah yang diatur dalam perjanjian kerja sama antara Kementerian Dalam Negeri dengan Kejaksaan dan Kepolisian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan konsep dasar dalam perjanjian kerjasama yang akan di tandatangani antara Kapolda Sulawesi Tengah dan Gubernur Sulawesi Tengah sebagai upaya optimalisasi dalam pencegahan tindak pidana korupsi.

“Saya berharap dengan terbangunnya sinergritas dan kolaborasi antara penegak hukum polda dan pengawas internal pemerintah provinsi sulteng, maka diharapkan akan mengoptimalkan pencegahan tindak pidana korupsi dengan pengembalian keuangan negara atau daerah secara berkelanjutan,” harap Kapolda Abdul Rakhman Baso.

Sementara itu, Gubernur Sulteng Longki Djanggola memaparkan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) optimalisasi pencegahan tindak pidana korupsi oleh Apartur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Provinsi Sulawesi Tengah dan Aparatur Penegak Hukum (APH) Polda Sulteng Tahun 2020 sebagai sarana pencegahan tindak pidana dan korupsi di daerah lewat upaya-upaya koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan kolaborasi antara APIP dan APH.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Sulawesi Tengah, saya memberi apresiasi dan dukungan terhadap upaya-upaya pengawasan pencegahan dan penanganan tindak pidana korupsi di Sulawesi Tengah,” ucap Longki.

“Harapan kami semua, butir-butir perjanjian kerja sama yang telah di tandatangani ini dapat dilaksanakan dengan kesungguhan dan tanggungjawab yang tinggi sehingga hasil-hasilnya akan berhasil guna dalam optimalisasi langkah-langkah terpadu pencegahan tingkat pidana sesuai apa yang menjadi tujuan dan harapan kita semua,” harap Longki. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Paripurna Penetapan dan Pencabutan nomor urut calon Wakil Bupati Banggai Kepulauan sisa masa jabatan 2017-2022, dilaksanakan diruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Provinsi Sulawesi Tengah, Senin, (28/9/2020).

Kegiatan dipimpin langsung Rusdin Sinaling selaku Ketua DPRD Banggai Kepulauan Prov. Sulteng didampingi Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, Wakil Ketua I Rizal Arwie, Wakil Ketua II Eko Wahyudi dan diikuti para Anggota DPRD, TNI, POLRI serta Kepala OPD Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam beberapa tahun ini kita ketahui bahwa Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam telah banyak mengukir kemajuan dan prestasi, melaksanakan tanggung jawab sebagai Pemimpin Kabupaten Banggai Kepulauan dengan sangat baik walau tidak mempunyai wakil.

Menurut Bupati BanggaiKep Rais D. Adam, yang terpilih nanti untuk mendampingi dirinya adalah orang yang dapat bersinergi dalam hal melanjutkan program pembangunan Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan.

Proses pengambilan nomor urut kedua kandidat Calon Wakil Bupati yaitu ditetapkan Nurdin Laganja nomor urut 1 (Satu) dan Salim J. Tanasa nomor urut 2 (Dua) untuk bersiap menjadi wakil Bupati Banggai Kepulauan sisa masa jabatan 2017-2022.

Kegiatan penetapan dan pengambilan nomor urut Calon Wakil Bupati Banggai Kepulauan tahun 2017-2022 berjalan dengan baik dan lancar. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 28 September 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor sbb :

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan kasus baru suspek, kasus probable dan kasus konfirmasi positif Covid-19.

2. Pelaku perjalanan yang sudah selesai masa pemantauan sebanyak 30.402 orang.

3. Sesuai dengan informasi resmi Kementerian Kesehatan RI, update tanggal 6 Agustus 2020 jam 08.00 WIB bahwa terjadi penambahan daerah/wilayah yang dinyatakan sebagai daerah transmisi lokal diantaranya Kab. Banggai Provinsi Sulawesi Tengah dimana secara geografis sangat berdekatan dengan wilayah Kab. Bangkep, oleh karena itu Pemerintah Daerah menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan yang efektif di era pandemi saat ini guna memutus rantai penularan covid-19.

4. Adapun langkah-langkah dari penerapan protokol kesehatan adalah sbb:
a. Sering cuci tangan pakai sabun
b. Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin menggunakan siku terlipat atau tisu
c. Menggunakan masker
d. Tidak menyentuh wajah, mata, hidung dan mulut
e. Menjaga jarak, tidak keluar rumah bila tidak berkepentingan, dan hindari berkumpul dengan orang banyak
f. Berperilaku hidup bersih dan Sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)