Salakan, BanggaiKep.go.id – Setelah menanti sekian lama sejak tahapan pemilihan Wakil Bupati Banggai Kepulauan pengisian kekosongan sisa masa jabatan 2017-2022 pada bulan Oktober 2020, akhirnya kekosongan jabatan Wabup Banggai Kepulauan (BanggiKep) resmi terisi.

Pada hari Jumat, 5 Februari 2021 mantan Sekdis Perhubungan Kab. Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa, SE, MM resmi menduduki kursi jabatan Wabup BanggaiKep setelah dilantik Gubernur Sulawesi Tengah H. Drs. Longki Djanggola, M.Si di Kota Palu.

Pelantikan Salim Tanasa sebagai Wabup Banggai Kepulauan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.72-118 Tahun 2021 Tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Bupati Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, tertanggal 21 Januari 2021.

Salim memilih mengundurkan diri dari jabatan sebagai Sekdis Dinas Perhubungan Kab. BanggaiKep dan berhenti sebagai ASN guna mengikuti konstentasi pemilihan Pengisian Kekosongan Wakil Bupati Banggai Kepulauan.

Kekosongan jabatan Wabup pasca dilantiknya H. Rais D. Adam menjadi Bupati mengantikan H. Zainal Mus yang diberhentikan karena tersandung kasus korupsi, ketika masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kab. Kepulauan Sula.

Salim Tanasa unggul dari rivalnya Nurdin Lagandja yang merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Banggai Kepulauan melalui pemilihan yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kab. Banggai Kepulauan. (AmosKominfo)

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. H. Longki Djanggola, M.Si resmi melantik Wakil Bupati (Wabup) Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa, SE, MM sisa masa jabatan tahun 2017-2022 di ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Jumat, (05/02/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sulteng Rusli Baco Dg. Palabbi, Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, Ketua DPRD BanggaiKep Rusdin Sinaling, serta undangan lainnya.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah saya mengucapkan selamat atas di lantiknya saudara Salim J. Tanasa sebagai Wakil Bupati Banggai Kepulauan yang baru sisa masa jabatan 2017-2022,” ucap Gubernur.

“Semoga saudara dapat menjalankan amanat kepemimpinan ini dengan dasar integritas keikhlasan dan tanggungjawab, serta mampu bekerjasama bahu membahu dengan Bupati guna memastikannya roda Pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan,” tambah Longki.

Selanjutnya, Gubernur juga berpesan, “Saya berpesan, bangunlah selalu komunikasi yang baik, tanamkan rasa kepercayaan, saling memahami dan keterbukaan agar dapat betul-betul bersinergi dan menahan ego masing-masing. Semoga saudara Bupati dan Wakil Bupati dapat menjadi dwitunggal kepeminpinan yang saling mengisi dan melengkapi satu sama lain.”

“Terkhusus saudara Wakil Bupati, saya berpesan agar dapat membantu Bupati khususnya dalam pertanggung jawaban serta membantu Bupati dalam pengawasan Pemerintahan, Pembangunan dan Keuangan,” tutur Gubernur.

Tidak lupa pula Gubernur Sulteng mengingatkan khusus kejadian covid-19 yang terjadi di seluruh Dunia bahkan di Indonesia di Sulawesi Tengah termasuk di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Kita harus betul-betul serius dalam penanggulangan pencegahan penularan Covid-19 di wilayah kita masing-masing,” kata Longki. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat sore, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 5 Februari 2021 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 1 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF covid-19 asal wilayah Kec. Buko berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan spesimen Covid-19 dengan menggunakan metode Test Cepat Molekuler (TCM) oleh Instalasi Laboratorium RSUD Luwuk tertanggal 3 Februari 2021.

2. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria suspek dan probable Covid-19.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 64.514 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)