Tolulos, BanggaiKep.go.id – Kehadiran Pengurus Komisi Pelayanan Khusus Pria Kaum Bapak Sinode Am Gereja-gereja Sulawesi Utara Tengah dan Gorontalo (SAG SULUTENGGO) dalam acara Temu Raya Kompelka PKB Sinode GPIBK di Desa Tolulos Kec. Peling Tengah disambut dengan tarian Salendeng, Senin, (4/10/2021).

Kehadiran Sekretaris Kompelsus PKB SAG Sulutenggo, Pnt. Dwight Moody Rondonuwu, ST, MT dan Wakil Sekretaris SAG Sulutenggo Bidang Hubungan Gereja dan Masyarakat, Pdt. Jhon Mandey di Jemaat GPIBK Gunung Karmel Tolulos Klasis Liang, di Sambut oleh Bendahara Sinode GPIBK Pdt. Barnabas Sooai, S.Th, Ketua PKB Sinode GPIBK, Amos Porodisa, S.Pd, S.Th beserta pengurus PKB Sinode GPIBK, Ketua Klasis Liang, Pdt. Yorim Yolisan dan Ketua MPH Jemaat GPIBK Gunung Karmel Tolulos, Pdt. Preti Losama, S.Teol beserta majelis jemaat, Panitia Pelaksanaan Temu Raya serta peserta Temu Raya Kompelka PKB Sinode GPIBK.

Seusai acara penyambutan Pnt. Dwight Moody Rondonuwu, ST, MT, sekilas bertanya tentang tarian Salendeng dan Balatindak, dan dijelaskan oleh Pnt. Agresmon Leapano.

Menurut Agresmon, tarian Salendeng merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, serta tarian Balatindak merupakan tarian penyambutan bagi tamu sebagai rasa hormat.

Moody Rondonuwu mengatakan “Kekayaan budaya yang ada harus terus dijaga dan dilestarikan serta diwariskan kepada generasi kita, karena ini merupakan kekayaan dari daerah ini bahkan bangsa kita indonesia,” ucap Moody yang juga sebagai Dosen Fakultas Teknik Unsrat Manado. (AmosKominfo)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu dan Selamat Sore, Bapak/Ibu yang kami Hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan Update, 05 Oktober 2021 Jam 16.00 wita, Sbb :

I. Pada Hari ini terlapor 6 kasus yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 tersebar diwilayah :
1. Kecamatan Bulagi Utara 2 kasus di Desa Bangunemo 1 kasus dan Kelurahan Sabang 1 kasus berdasarkan Hasil pemeriksaan spesimen Covid-19 dengan menggunakan Rapit Test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan UPTD Kesehatan Puskesmas Sabang
2. Kecamatan Totikum 1 kasus didesa Batangbabasal berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen Covid-19 dengan menggunakan Rapit Antigen oleh Fasilitas kesehatan UPTD Kesehatan Puskesmas Sabang
3. Kecamatan Tinangkung Utara 1 kasus berdasarkan Hasil pemeriksaan spesimen Covid-19 dengan menggunakan Rapit Antigen oleh Fasilitas Kesehatan RSUD Trikora Salakan
4. Kecamatan Peling Tengah 2 kasus di desa Tolulos berdasarkan Hasil pemeriksaan spesimen Covid-19 dengan menggunakan Rapit Antigen oleh Fasilitas Kesehatan UPTD Puskesmas Patukuki

II. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 53 kasus tersebar di wilayah :
1. Kec. Bulagi Utara 3 Kasus
2. Kec.Tinangkung 30 kasus
3. Kec. Tinangkung Utara 5 kasus
4. Kec. Totikum 1 kasus
5. Kec. Buko 1 kasus
6. Kec. Totikum Selatan 1 kasus
7. Kec. Buko selatan 0 kasus
8. Kec. Tinangkung Selatan 2 kasus
9. Kec. Bulagi Selatan 1 kasus
10. Kec. Bulagi 3 kasus
11. Kec. Peling Tengah 5 kasus
12. Kec. Liang 1 kasus

III. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kabupaten Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah menghimbau agar setiap masyarakat dapat menjalankan Protokol Kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan Anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 5 M yakni : Memakai masker, Mencuci Tangan pakai Sabun pada Air yang mengalir, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas

IV. Mengoptimalkan Posko-Posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah Desa dan Kelurahan dalam mengatasi dan mencegah penyebaran Covid-19.

V. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi, untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, Semoga Tuhan Yang Maha Esa Senantiasa Meridhoi setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari Pandemi Covid-19 ini. Amin🙏

“Bangkep Bersatu Lawan Covid-19”

SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT
BANGKEP SEHAT
BANGKEP KUAT

SALAM SEHAT🙏🙏🙏

Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Parimo, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam lakukan Kunjungan Studi Tiru tekait keberhasilan dalam penanganan stunting pada Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Selasa, (5/10/2021).

Dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap upaya penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan, maka diperlukan kecakapan baik dari sisi keterampilan Sumber Daya Manusia maupun pemahaman tentang pelaksanaan program dan kegiatan yang berdampak langsung terhadap intervensi penurunan stunting khususnya pada pelaksanaan aksi 5 sampai dengan aksi 8.

Dalam sambutan Bupati BanggaiKep menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemda Parimo karena telah menerima dan membantu dalam penanganan stunting yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menurut data aplikasi E-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) per Agustus tahun 2020, Banggai Kepulauan berada pada peringkat ke 2 Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Tengah dengan jumlah kasus stunting terbanyak setelah Kabupaten Donggala.

Maka dari itu, Banggai Kepulauan ditetapkan menjadi Kabupaten Lokasi Fokus (Lokus) stunting tahun 2021 berdasarkan keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor Kep 42/M.PPN/HK/04/2020 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2021.

Bupati Rais Adam berharap kunjungan studi tiru intervensi stunting dapat mematangkan gerakan sinergi menuju pada rencana aksi sehingga dampaknya segera dirasakan dalam waktu yang tidak lama, “Yakin dengan kerja keras kita dapat mengatasi kondisi tersebut di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan,” ucap Bupati BanggaiKep.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bappeda dan Litbang Kab. Parimo, Bupati Banggai Kepulauan dan Wakil Bupati Parimo H. Badrun Nggai, SE saling bertukar cendra mata yang disaksikan undangan yang hadir diantaranya, Ketua TP-PKK Kab. Parimo dan BanggaiKep, Kepala Bappeda dan Litbang Kab. Parimo dan BanggaiKep, Kepala Dinas Lingkup Pemda Parimo dan BanggaiKep, Kesra Kab. Parimo, dan BPS Parimo. (ElsiKominfo)

Tolulos, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan Temu Raya Komisi Pelayanan Kategorial Pria Kaum Bapak Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) yang dilaksanakan di Jemaat GPIBK Gunung Karmel Tolulos Klasis Liang Desa Tolulos, Puskesmas Patukuki Kec. Peling Tengah Kab. Banggai Kepulauan (BanggaiKep) melaksanakan pelayanan vaksinasi Covid-19 bagi peserta Temu Raya Kompelka PKB Sinode GPIBK dan Panitia Pelaksanaan Temu Raya Kompelka PKB Sinode GPIBK serta masyarakat Desa Tolulos.

Kepala Puskesmas Patukuki, Siti Rohmi, S.KM saat dijumpai di sekretariat panitia pelaksana (4/10/2021) mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan Rapid Tes Antigen bagi peserta Temu Raya Kompelka PKB Sinode GPIBK berdasarkan surat dari Dinas Kesehatan Kab. Banggai Kepulauan tertanggal 28 September 2021 yang memerintahkan  Puskesmas yang ada di Banggai Kepulauan yang wilayah kerjanya mencakup tempat pelaksanaan kegiatan Temu Raya untuk melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan selama pelaksanaan kegiatan dengan mematuhi 5 M selama pelaksanaan temu raya.

“Kami pun akan memberi pelayanan vaksinasi dan Rapid Tes Antigen bagi panitia dan peserta temu raya Kompelka BIPRA Sinode GPIBK,” ucap Siti Rohmi.

“Jadi untuk Puskesmas Patukuki kami melaksanakan pelayanan vaksinasi Covid-19 dan Rapid Tes Antigen bagi panitia dan peserta temu raya Kompelka PKB Sinode GPIBK di Desa Tolulos, dengan vaksin yang tersedia sebanyak 200 vial untuk panitia dan peserta yang belum divaksin serta kami pun akan membuka pelayanan vaksinasi bagi masyarakat umum yang bersedia divaksin,” jelas Siti.

Untuk Rapid Tes Antigen bagi panitia dan peserta tidak dipungut biaya sepeser pun atau gratis, sebab alat tes rapid Antigen sudah disiapkan oleh Pemda BanggaiKep untuk membantu pelaksanaan kegiatan Temu Raya agar berjalan dengan lancar tanpa mengabaikan penerapan protokol kesehatan.

“Harapan kami kiranya semua yang terlibat dalam kegiatan ini dapat membudayakan penerapan protokol kesehatan selama pelaksanaan kegiatan, dengan tetap memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan,” tutup Kapus Patukuki. (AmosKominfo)