Salakan, BanggaiKep.go.id – Penasehat Dharma Wanita Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Ny. Hj. Sartini Rais Adam buka secara resmi Workshop Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021 dengan tema “Melalui Workshop Bersama Menjaga Ketahanan Perempuan, Sehat Fisik dan Mental”.

Kegiatan bertempat di Ruang Auditorium Kantor Bappeda dan Litbang di hadiri oleh Ketua DWP Banggaikep, Sekertaris DWP Banggaikep, Ketua Panitia dan undangan yang hadir, Selasa, (30/11/2021).

Dalam sambutan Penasehat Dharma Wanita Kab. BanggaiKep menyampaikan apresiasi yang tinggi akan program dan kegiatan Dharma Wanita Persatuan Kab. Bangkep bidang pendidikan yaitu melaksanakan workshop yang setiap tahunnya dengan materi workshop yang berbeda setiap tahun.

Untuk itu, diharapkan pada peserta Workshop saat ini yang semuanya adalah istri ASN dan ASN Perempuan kiranya tidak hanya sebatas menerima materi tetapi bisa mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari yang di awali dari kehidupan diri kita sendiri, keluarga, tetangga dan lebih luas lagi pada masyarakat umumnya.

Kegiatan semacam ini adalah merupakan wujud dari pembinaan dalam hal memotivasi untuk dapat berkreasi sebagai bagian integral dari upaya meletakan landasan moral, etika dan spritual dalam mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang dapat membawa ke arah yang lebih baik lagi.

“Untuk itu di harapkan para peserta workshop dapat memanfaatkan waktu dan kesempatan ini semaksimal mungkin sampai pada penutupan dan jalanilah tali silaturahmi antara sesama peserta workshop demi kesatuan organisasi yang kita cintai,” ucap Penasehat DWP Bangkep.

Lanjutnya, “Saat ini kita masih dalam situasi Pandemi Covid-19, untuk itu tetaplah patuhi protokol kesehatan yang sudah di himbaukan oleh satuan tugas covid-19.” (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Pemkab Bangkep) mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Ke-50 Tahun secara virtual di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin, (29/11/2021).

Peringatan HUT KORPRI ke-50 mengambil tema “ASN BERSATU, KORPRI TANGGUH, INDONESIA TUMBUH”, dengan harapan para anggota KORPRI tetap bersemangat dalam bekerja melayani kepentingan publik dan mwujudkan fungsinya sebagai perekat persatuan bangsa sebagai prasyarat pembangunan nasional.

Pada tanggal 29 November 2021, Organisasi KORPRI genap berusia ke-50 tahun berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971 Tentang Korp Pegawai Republik Indonesia.

Ulang tahun kali ini bertepatan dengan pandemi COVID-19 menuju New Normal sehingga perlu dijadikan perhatian bagi seluruh anggota KORPRI namun tanpa mengurangi semangat dalam berbakti terhadap masyarakat, bangsa dan negara.

KORPRI sebagai wadah bagi Pegawai Republik Indonesia selalu berupaya terus menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum, serta mengembangkan kesejahteraan anggota.

Hadir dalam peringatan KORPRI, Bupati Banggai H. Rais D. Adam, Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST., MT., Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat serta ASN di lingkungan Pemkab Banggai Kepulauan.

Peserta mengikuti Upacara Nasional Peringatan HUT KORPRI Ke – 50 Tahun 2021 yang dipusatkan Auditorium Sujana Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang disiarkan langsung melalui siaran TV, sementara peserta upacara Provinsi, Kabupaten/Kota mengikuti Upacara Virtual di wilayah masing-masing.

Upacara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KORPRI serta membacakan Panca Prasetya oleh seluruh peserta upacara faktual maupun virtual kemudian dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama yang di pimpin oleh rohaniawan 6 agama yang ada di Indonesia yaitu Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu.

Beberapa rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT KORPRI ke-50 ini yaitu pelaksanaan upacara, dilaksanakan secara Hybrid Terpusat di Manggala Wana Bakti, Kementerin Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kemudian dilanjutkan dengan Ziarah Taman Makam Pahlawan (TMP) untuk mengenang, menghormati dan menghargai jasa para pahlawan, kegiatan bakti sosial, olahraga, beberapa perlombaaan dan pertemuan ilmiah.

“Bangun dan perkokoh integritas aparatur, ciptakan birokrasi yang lebih transparan dan akuntabel. Jangan mempersulit, mengambil pungutan liar dan memberatkan masyarakat. Bangun pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” ujar Presiden Jokowi dalam acara peringatan HUT ke-50 KORPRI secara virtual.

Menurutnya, Lakukan terobosan dan inovasi secara berkelanjutan. Ubah mindset cara pikir, cara bekerja, hindari ketidakefisienan, kerumitan, hanya masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh satu sektor saja.

“Untuk itu setiap dinas, kementerian, maupun lembaga, agar berkolaborasi lintas organisasi, lintas daerah, lintas ilmu, lintas profesi, terapkan e-government untuk tingkatkan kecepatan dan kredibilitas pelayanan,” kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta anggota Korpri memiliki nilai dasar yang sama yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Pegang teguh core values aparatur sipil negara. Orientasi pelayanan akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif,” tuturnya.

Ia juga berpesan agar aparatur negara terus menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa, “Menjaga NKRI, Pancasila, konstitusi dan Bhineka Tunggal Ika. Jalin kerja sama yang kokoh dengan seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan,” ucap Jokowi.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat ulang tahun ke-50 bagi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Kepala Negara berharap Korpri menjadi abdi negara yang tangguh, profesional dan inovatif.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan, pada usia yang menyentuh setengah abad ini, Korpri harus terus menjaga orbitnya agar marwah seluruh anggota dan pengurusnya tetap terjaga.

Sebab, Korpri merupakan satu-satunya organisasi kedinasan bagi para ASN.

“Saat ini tidak ada pilihan lain bagi ASN dan birokrasi Indonesia untuk secara bertahap bertransformasi menuju digital,” kata Zudan dalam keterangan tertulisnya.

Oleh karena itu, dia meminta seluruh pengurus Korpri harus menjadi pionir untuk mewujudkan pemerintahan digital, yakni sebuah pemerintahan yang berbasis teknologi dan terhubung atau terintegrasi satu dengan yang lain. (Triskominfo)

Toi-Toi, BanggaiKep.go.id – Pemaparan Visi/Misi Calon Kepala Desa periode 2021-2027 yang di selenggarakan di Desa Toi-Toi Kecamatan Bulagi Selatan, bertempat di Balai Desa Toi-Toi dan di hadiri oleh Sekretaris Camat Bulagi Selatan, Pj Kepala Desa Toi-Toi, Ketua Pilkades, Pengawas Pilkades, Panitia Pilkades, Ketua BPD,Toko Agama, Forkopimcam serta masyarakat Toi-Toi berjalan baik dan aman, Kamis, (25/11/2021).

Dalam sambutan Sekretaris Camat Yetchon Bilalu, ST.,M.Si mengingatkan dalam rangka kampanye terbuka pada saat ini untuk menjaga keamanan,

“Mari kita menjaga keamanan, ada empat calon kepala desa saat ini semuanya baik namun satu yang terpilih yang terbaik yang memimpin dan memajukan desa ini,” ucapnya.

Ketua Panitia Pilkades Aan juga menyampaikan bahwa kegiatan hari ini penyampaian visi dan misi yang tentunya masyarakat akan mengenal langsung secara bersama-sama melihat ragam, konsep, rencana yang akan dibangun oleh para calon untuk memajukan Desa Toi-Toi.

Dengan hadirnya para calon kepala desa membuktikan bahwa mereka tetap bersama, bersatu, komitmen dan kompak.

Persoalan menang tidaknya tidak menjadi awal sebuah permasalahan namun tetap menjaga kerukunan dan kedamaian baik masa sekarang maupun masa yang akan datang

“Mari kita sukseskan bersama pemilihan Kepala Desa To-Toi Tahun 2021 dengan motto pilihan boleh berbeda tapi tujuan kita satu,” ucap Aan.

Selain itu, sambutan Kapolsek Bulagi Iptu Partono mengatakan, “Saya selaku Kapolsek mengucapkan terima kasih kepada ketua panitia yang menyelenggarakan acara ini berjalan baik teruma aman.”

“Saya juga mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi agar imun kita tetap terjaga karena saat ini Bulagi Selatan masih rendah untuk masalah vaksinasi sehingga saya berharap tidak usah takut untuk melakukan vaksin itu untuk kebaikan kita sendiri,” tegas Kapolsek Bulagi Selatan.


Saat wawancara singkat bersama salah satu calon kades nomor urut dua Darkon Y. Yamuka menyampaikan bahwa semua calon kades visi/misinya sudah baik biarlah masyarakat yang menentukan pilihannya.

“Saya berharap tidak ada yang saling menjatuhkan karena kita semua keluarga jadi biarlah masyarakat yang menilai dan siapapun yang terpilih itu yang terbaik untuk memajukan Desa Toi-Toi yang lebih baik lagi,” ucap Darkon. (RoyKominfo)

Buko, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka percepatan penurunan stunting, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) Percepatan Penurunan Stunting di setiap desa atau kelurahan di Indonesia.

Sebagaimana Tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres)  Nomor 72 Tahun 2021, Tim ini bertugas untuk memonitor dan melaporkan kasus stunting di wilayah masing-masing.

TPK terdiri dari tiga unsur, yaitu bidan atau tenaga kesehatan, PKK, dan kader Keluarga Berencana (KB). Tim akan bekerja dibawah koordinasi Penyuluh Keluarga Berencana (PKB).

TPK akan melakukan pendampingan pada tiga kelompok sasaran, yaitu calon pengantin, ibu hamil, serta baduta dan balita. Tugasnya adalah melakukan pengawasan dan edukasi kepada kelompok sasaran untuk mencegah stunting.

Untuk meningkatkan pengetahuan TPK Percepatan Penurunan Stunting di Kec. Buko, Balai Penyuluh Keluarga Berencana (BP-KB) Kecamatan Buko melaksanakan kegiatan orientasi bagi TPK Percepatan Penurunan Stunting bertempat di Balai Rakyat Desa Labasiano Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Rabu, (24/11/2021).

Kegiatan orientasi TPK Percepatan Penurunan Stunting BP-KB Kecamatan Buko dibuka oleh Kepala Dinas P3AP2KB yang diwakili Kasie Pendayagunaan PLKB dan Kader KB, Ramla S. Hasan, A.Md.Keb, dihadiri oleh Koordinator BP-KB Kecamatan Buko, Yuliana Sukel, S.Sos.

Bertindak sebagai narasumber Degi S. Matade, SH yang juga merupakan Koordinator BP-KB Kecamatan Bulagi. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar Upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2021 dan Hari Ulang Tahun PGRI Ke-76 di halaman Kantor Bupati Bangkep, Kamis, (25/11/2021).

Dalam upacara, Sekretaris Daerah Bangkep Rusli Moidady, ST.,MT selaku inspektur upacara yang membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini mengusung tema “ Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”.

Dalam sambutan tertulis Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim yang dibacakan oleh Sekda Bangkep mengatakan hari ini 25 November 2021 kita kembali mengenang sejarah 76 tahun lalu ketika para guru di seluruh tanah air yang tergabung dalam puluhan organisasi guru yang berbeda paham dan golongan dengan semangat dan niat mulia bersepakat melebur menjadi satu wadah organisasi yaitu Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

“Saya berharap seluruh insan pendidikan menjadikan situasi pandemi ini sebagai laboratorium bersama untuk menempa mental pantang menyerah dan mengembangkan budaya inovasi, saya juga mengajak semua pihak melanjutkan kolaborasi yang telah terbentuk,” ucapnya.

Mendikbudristek juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga kependidikan, Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa agar menjadi Indonesia yang tangguh dan Negeri ini semakin maju mengejar ketertinggalan di masa pandemi covid-19.

“Saya sangat terharu melihat dan mendengar cerita-cerita hebat, dedikasi, kesungguhan bapak dan ibu guru untuk bergerak mencari solusi agar proses belajar anak-anak kita tidak terhenti,” kata Nadiem dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Bangkep di Peringatan Hari Guru.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari awal berkomitmen dan sungguh-sungguh untuk terus memperjuangkan hak-hak para pendidik melalui kebijakan rekrutmen guru ASN, pengembangan pendidikan, peningkatan profesionalisme, peningkatan kesejahteraan guru.

Mendikbudristek juga mengucapkan terimakasih yang tak terhingga bagi bapak dan ibu guru yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi murid-murid tercinta, sekali lagi terima kasih telah menjadi pelukis masa depan dan peradaban Indonesia.

Upacara di hadiri oleh Wakapolres Bangkep, Ketua dan Anggota Tim Penggerak PKK Bangkep, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Pabung 1308/LB, Kemenag, Ibu Bhayangkari serta peserta upacara. (DeckyKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kecamatan Bulagi Utara melaksanakan berbagai kegiatan lomba dalam rangka memeriahkan peringatan hari ulang tahun Kecamatan Bulagi Utara yang ke-14.

Camat Bulagi Utara, Nonce Yaalis, SH mengatakan bahwa menyambut peringatan HUT ke-14 Kecamatan Bulagi Utara ada berbagai lomba yang digelar ditingkat desa. “Lomba kebersihan tingkat dusun/lingkungan, pemanfaatan pekarangan rumah, pengertian hewan ternak dan lomba menu tradisional yang pelaksanaannya mulai tanggal 22-24 November 2021,” ucapnya.

Sedangkan acara puncak peringatan HUT ke-14 Kecamatan Bulagi Utara akan digelar pada hari Jumat, 26 November 2021 mendatang.

“Selain itu juga akan dilaksanakan pelaksanaan pencatatan sipil (Nikah masal) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Banggai Kepulauan,” jelas Camat Bulagi Utara saat diwawancarai Selasa, (23/11/2021). (AmosKominfo)

Lolantang, BanggaiKep.go.id – Sebanyak 60 orang yang tergabung dalam Tim Pendamping Keluarga (TPK) mengikuti orientasi percepatan penurunan angka stunting di Kecamatan Bulagi Selatan yang dilaksanakan oleh Balai Penyuluh Keluarga Berencana (BP-KB) Kecamatan Bulagi Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Kegiatan Orentasi penurunan Stunting Tim Pendamping Keluarga Balai Penyuluh Keluarga Berencana Kec. Bulagi Selatan dibuka oleh Kepala Dinas P3AP2KB Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Kasie Avokasi Jasman Soulong, SH dan dihadiri oleh Camat Bulagi Selatan yang diwakili oleh Diharjo, S.H dan dan Kepala BP-KB Kecamatan Bulagi Selatan Desman Mansa dan Fasilitator Orientasi serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) SE Kec. Bulagi Selatan, Senin, (22/11/2021).

Degi S. Matade, SH selaku fasilitator orientasi dan juga merupakan Kepala BP-KB Kecamatan Bulagi, mengatakan secara umum Tim Pendamping Keluarga bertugas melakukan pendampingan kepada keluarga dengan cara:

1. Mengidentifikasi faktor risiko Stunting (surveilans/pengawasan/pengamatan)

2. Pelayanan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) / Penyuluhan.

3. Pelayanan kesehatan dan rujukan.

4. Fasilitasi penerimaan program bantuan sosial, dan

5. Pelayanan lainnya untuk melakukan pencegahan kepada keluarga dengan risikom melahirkan anak-anak Stunting.

Lanjut Degi, Tim Pendamping Keluarga bekerja dibawah koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Desa/Kelurahan (TPPS Desa/Kelurahan). TPPS Desa/Kelurahan merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan percepatan penurunan stunting Nasional yang bertugas mengkoordinasikan, mensinergikan dan mengevaluasi penyelenggaraan, Percepatan Penurunan Stunting di tingkat desa/kelurahan. Jelas Degi.

Kepala BP-KB Kecamatan Bulagi Selatan Desman Mansa yang juga merupakan fasilitator Orientasi TPK Percepatan Penurunan Stunting mengatakan “Saya berharap semua ini berjalan lancar, dan kedepannya dapat bermanfaat bagi keluarga khususnya ibu hamil, Batuta, balita dan calon pengantin. Sehingga angka penurunan stunting dapat terus ditekan, dan tidak ada lagi kasus Stunting di kecamatan Bulagi Selatan,” ucap Desman. (AmosKominfo)

Tunggaling, BanggaiKep.go.id – Mengingat masih tingginya angka stunting khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Banggai Kepulauan melaksanakan Edukasi pengasuhan 1000 HPK serta Pemahaman Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Stunting.

Selain kegiatan edukasi pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi ibu dan keluarga serta pemahaman Kespro dan stunting bagi remaja sebagai calon pengantin diberikan sarana penunjang berupa sarana media Bina Keluarga Balita (BKB) KIT Eliminasi Masalah Anak Stunting (EMAS) dan sarana media KIT siap nikah guna menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut dalam percepatan penurunan angka stunting.

Dalam sambutan Bupati Bangkep H. Rais D. Adam berharap melalui Posyandu terintegrasi dengan wadah BKB dapat memberikan edukasi dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku hidup bersih dan sehat.

Untuk meningkatkan kualitas hidup dalam rangka cegah stunting, Bupati juga berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Saya berharap bantuan berupa sarana media Bina Keluarga Balita KIT Eliminasi Masalah Anak Stunting dan KIT siap nikah dapat dimanfaatkan dengan baik dan dipelihara agar dapat membantu tugas-tugas kelompok Pusat Informasi Konseling Remaja,” ucap Bupati.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 November 2021 di desa Tunggaling Kecamatan Peling Tengah dan dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kab. Bangkep, Kadis DP3AP2KB, Kadis Kominfo, Kepala Bapeda, Kadis Ketahanan Pangan, Camat Peling Tengah, Anggota TP-PKK Kabupaten Bangkep dan Kecamatan Peling Tengah serta Masyarakat Desa Tunggaling. (ElsiKominfo)

Sabang, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 guna membentuk kekebalan kelompok/komunitas, Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Bulagi Utara bersama Puskesmas Sabang Kecamatan Bulagi Utara terus bersinergi bersama dalam melaksanakan vaksinasi mobile ke desa dan kelurahan di Wilayah Bulagi Utara.

Kepala Puskesmas Sabang, Jhoin Ferdy Karamoy, S.KM saat dijumpai pada hari Sabtu, (20/11/2021) mengatakan bahwa “Kami selaku tenaga teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19, terus bersinergi bersama Pemerintah Kecamatan Bulagi Utara dan selalu berkoordinasi dengan Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Bulagi Utara yang juga adalah Camat Bulagi Utara Nonce Yaalis, SH guna melaksanakan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Bulagi Utara.”

Lanjutnya, “Dalam pelayanan vaksinasi mobile yang kami lakukan di desa dan kelurahan kami sangat mengapresiasi langkah dari beberapa kepala desa dalam mendorong percepatan vaksinasi dengan menghimbau serta mengajak warga masyarakat untuk divaksinasi.”

Dengan langkah beberapa kades dalam mendorong percepatan vaksinasi, Jhoin sangat mengapresiasi, “Saya sangat mengapresiasi langkah yang diambil Kades Montop Istono Iyong dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi mobile di Desa Montop.”

“Antusias masyarakat yang bersedia divaksin mencapai 329 orang, Kades Montop melaksanakan penyaluran BLT Dana Desa dirangkaikan dengan vaksinasi Covid-19 di Desa Montop,” jelas Jhoin.

Disamping itu Ia juga menegaskan bahwa tenaga teknis pelaksanaan vaksinasi sangat berharap peran serta aktif dari para Kades/Lurah untuk dapat terus mensosialisasikan pelaksana vaksinasi di desa/kelurahan masing-masing.

Menurutnya, “Karena Pemdes yang selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat sedangkan kami hanya sebagai tenaga teknis, kami siap melayani jika ada permintaan pelaksanaan vaksinasi,” ucap Kapus Sabang. (AmosKominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Dalam mempersiapkan tim pendamping di desa dalam upaya mendampingi masyarakat guna percepatan menurunkan angka Stunting, Balai Penyuluh Keluarga Berencana (BP-KB) Kec. Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan orientasi bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) Percepatan Penurunan Stunting Se-Kecamatan Bulagi bertempat di Balai Penyuluh KB Kec. Bulagi, Sabtu, (20/11/2021).

Kegiatan Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) percepatan penurunan Stunting di kecamatan Bulagi dibuka oleh Kepala Dinas P3AP2KB Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Kasie Data, Jabbar Killa, S.KM.

Peserta orientasi TPK Percepatan Penurunan Stunting tingkat Kecamatan Bulagi berdasarkan panduan peserta Orientasi TPK Percepatan Penurunan Stunting merupakan perutusan dari desa/kelurahan sebanyak 3 orang yang di SK kan oleh Kepala Desa dan Lurah.

Kepala BP-KB Kecamatan Bulagi, Degi S. Matade, S.H saat diwawancarai mengatakan bahwa dilaksanakannya kegiatan ini menindak lanjuti perintah Presiden Republik Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Kegiatan Orientasi TPK Percepatan Penurunan Stunting, ini bertujuan agar tersedianya tim pendamping di desa yg siap mendampingi sasaran diantaranya, Calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca melahirkan, keluarga punya balita 0-59 bulan yang  terindikasi stunting,” ucap Degi.

Model orientasi yang akan diikuti oleh TPK terdiri atas belajar mandiri dan tatap muka.

“Belajar mandiri melalui modul yang dibagikan di grup WhatsApp dan tatap muka langsung diskusi, yang akan didampingi oleh dua orang fasilitator Orientasi untuk kecamatan Bulagi yakni saya sendiri (Degi Matade) dan Desman Mansa,” jelas Degi Matade. (AmosKominfo)