Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Konsultasi publik I penyusunan revisi  PERDA No. 1 Tahun 2016 rencana tata ruang wilayah (RT/RW) Kab. Banggai Kepulauan di buka oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa di Ruang Rapat Kantor Bupati dihadiri oleh Kadis PUPR, Kaban Bappeda,Tenaga Ahli, serta undangan lainnya, Kamis, (18/11/2021).

Dalam sambutannya Wabup mengatakan “Penyusunan revisi PERDA Nomor I Tahun 2016 Tentang RT/RW Kab. Banggai Kepulauan 2016-2036, harapannya kita mampu menghasilkan PERDA RT/RW Kab. Banggai Kepulauan yang berkualitas dan mampu mensejahterakan masyarakat Kab. Banggai Kepulauan, tentunya kami berharap seluruh pemangku kebijakan/stakeholder yang hadir saat ini,” ucap Salim.

Revisi PERDA RT/RW Kab. Banggai Kepulauan merupakan momentum yang tepat untuk mengakomodir dinamika dan isu-isu yang berkembang saat ini, serta perkiraan proyeksi di masa yang akan datang berkaitan dengan pemanfaatan ruang dan pengembangan wilayah di Kab. Banggai Kepulauan.

“Saya mengharapkan peserta forum konsultasi publik ini dapat berpartisipasi aktif dalam memberikan saran serta masukan sehingga penyusunan revisi I PERDA No. I Tahun 2016 tentang RT/RW Kab. Banggai Kepulauan dan review peta RT/RW menjadi lebih baik dan sempurna,” tutup Wabup. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kunjungan  Tim Monitoring Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) pendamping wilayah timur Indonesia di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis, (18/11/2021).

Adapun tujuan kunjungan tersebut dalam rangka memantau dan mengevaluasi hasil kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai salah satu penyelenggara program dari 5 (lima) Perpustakaan desa sebagai penerima manfaat Program TPBIS yang diluncurkan oleh pihak PERPUSNAS RI.

Saat wawancara singkat dengan Konsultan Pendamping PERPUSNAS RI Dharmawan mengatakan, “Saya monitoring dan evaluasi lima desa penerima manfaat untuk Kabupaten Banggai Kepulauan karena Tahun ini Kabupaten Banggai Kepulauan dapat lima desa program ini.”

“Adapun Desa yang mendapatkan manfaat yaitu Desa Alakasing, Desa Sambiut, Desa Tunggaling, Desa Mansamat B, dan Desa Ponding-Ponding, saya mau pastikan bahwa bantuan dari Perpustakaan diterima dengan baik,” ucap Dharmawan.

Konsultan Pendamping PERPUSNAS RI juga menyampaikan bahwa tahun ini, sebanyak 450 perpustakaan desa yang mendapat bantuan untuk program transformasi berbasis inklusi di 159 Kabupaten salah satunya di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Saya lihat kepala dinas dan seluruh jajarannya Perpustakaan Daerah sangat respon baik terutama juga dari dukungan-dukungan Pemerintah Daerah,” tutur Dharmawan.

Selain itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin.Hamid,S.Pd,SD.M.AP juga menyampaikan bahwa suatu keberuntungan masyarakat atas perhatian Pemerintah Pusat melalui PERPUSNAS RI.

“Dengan adanya program tersebut kebutuhan masyarakat tentang akses informasi dapat terjangkau dengan mudah dan cepat, memperkuat peran perpustakaan umum dalam mendorong akselerasi peningkatan kualitas SDM yang mampu meningkatkan taraf hidup,” ucap Ramlin.

“Harapan saya untuk keberlanjutan Program TPBIS di Banggai Kepulauan mendapat dukungan dari semua komponen khususnya PEMDA Banggai Kepulauan,” tutup Ramlin

Kunjungan Tim Monitoring disambut hangat oleh Kadis serta Kabid Perpustakaan di ruang kerja Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Bangkep. (RoyKominfo)

Kindandal, BanggaiKep.go.id – Dalam  pelaksanaan kegiatan Sidang Tahunan Majelis Sinode Ke XXII yang digelar di Jemaat GPIBK Viadolorosa Desa Kindandal Kecamatan Liang, dalam acara penutupan Sidang Tahunan Majelis Sinode Ke XXII pada Jumat, (12/11/2021) malam.

Dalam kegiatan ini Ketua MPH Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK), Pdt. Anasir Suayong, M.Th mengajak dan mendorong para peserta Sidang Tahunan Majelis Sinode yang merupakan perutusan dari dua belas Klasis di wilayah pelayanan Sinode GPIBK yang tersebar di Kabupaten Banggai Kepulauan dan Banggai Laut untuk dapat bersinergi bersama dengan Pemerintah Daerah untuk menyukseskan berbagai program dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Pdt. Anasir Suayong menerangkan Saat ini pemerintah mulai dari pusat sampai daerah sedang dan sementara menggencarkan program vaksinasi Covid-19 dalam rangka mempercepat pembentukan kekebalan kelompok/komunitas.

“Untuk itu saya berharap gereja dapat mengambil peran dalam menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang sudah dicanangkan pemerintah,” ucap Ketua Sinode GPIBK.

“Saya berharap para Pelayan-pelayan GPIBK dapat terlibat aktif dengan mengingatkan dan menyampaikan kepada warga jemaat yang juga merupakan warga masyarakat dalam setiap kegiatan peribadatan di jemaat-jemaat mulai dari ibadah Minggu, ibadah rumah tangga dan ibadah Kompelka BIPRA, agar dapat mengikutinya serta menyukseskan program vaksinasi Covid-19,” jelas Pdt. Anasir Suayong.

“Dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru kiranya kita lebih ketat lagi menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan mengantisipasi munculnya gelombang ketiga pandemi Covid-19 di tanah air terutama di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut,” tutup Anasir. (AmosKominfo)

Kindandal, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka mengevaluasi program pelayanan dan realisasi anggaran tahun pelayanan 2021 serta mengumpuli tugas dan panggilan gereja yang akan dituangkan melalui program kerja dan pelayanan tahun 2022, Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) mengelar Sidang Tahunan Majelis Sinode Ke XXII tahun 2021 di Jemaat Viadolorosa Kindandal Klasis Liang, Kecamatan Liang, Kamis, (11/11/2021).

Sidang Tahunan Majelis Sinode Ke XXII Sinode GPIBK dilaksanakan mulai tanggal 10-12 November 2021.

Ibadah Pembukaan Sidang Tahunan Majelis Sinode GPIBK dipimpin oleh Pdt. Andreas Sangande, S.Th dalam Khotbahnya beliau menekankan bahwa tujuan dilaksanakan sidang guna menjawab panggilan gereja untuk terus bersaksi, bersekutu dan melayani serta dalam sidang gereja ini tujuan kita adalah mencari kehendak Allah.

Ketua Sinode GPIBK, Pdt. Anasir Suayong, M.Th dalam sambutannya mengatakan “Oleh karena perubahan sistem dilingkup pelayanan Sinode GPIBK maka tahun ini Sinode GPIBK menggelar dua kali Sidang Tahunan Majelis Sinode.”

“Bulan Februari dilaksanakan di Bukit Sinai Tatarandang Klasis Paisumatano Kecamatan Bulagi Selatan dan Bulan November ini kita bersidang di Kindandal,” tambah Pdt. Anasir Suayong.

Pdt. Anasir Suayong mengharapkan agar persidangan ini dapat menjawab tugas dan panggilan gereja dan menjawab kebutuhan pelayanan bagi warga Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan yang tersebar di Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.

Anasir juga mengajak para pelayan GPIBK untuk berperan aktif bersama dengan pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan mendukung program pemerintah sehubungan dengan pencegahan penyebaran Covid-19.

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Keuangan, Ir. Kondrad D. Galala, MM yang mewakili Bupati Banggai Kepulauan sekaligus membacakan sambutan Bupati Banggai Kepulauan, mengajak kepada para pelayan GPIBK dan warga jemaat untuk tetap setia dalam menjalani tugas dan panggilan pelayanan agar persekutuan jemaat terus bertumbuh dan berkembang.

“Sebab keberhasilan pelayanan gereja bukan saja hanya terletak pada  terealisasinya program pelayanan, tetapi seberapa tangguh pelayanan itu dalam menjalankan tugas dan panggilannya ditengah tantangan dan pergumulan pelayanan,” ucap Kondrad.

Sesudah membacakan sambutan Bupati Banggai Kepulauan, Ir. Kondrad Galala MM, atas nama Bupati Banggai Kepulauan meresmikan Sidang Tahunan Majelis Sinode Ke XXII, dilanjutkan dengan penyamatan tanda peserta sebagai tanda kegiatan ini resmi dibuka. (AmosKominfo)

Alakasing, BanggaiKep.go.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Patukuki, Camat Peling Tengah, PMI Kab. Bangkep, TP-PKK Peling Tengah dan Ikatan Komunitas Khitan (IKLAN) melaksanakan beragam kegiatan bakti sosial diantaranya, Vaksinasi Masal, Pelayanan KB, Sunatan Masal dan Pemeriksaan Golongan Darah dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-57, Sabtu, (13/11/2021).

Kegiatan dalam memperingati HKN ke-57 ini dilaksanakan di Desa Alakasing Kecamatan Peling Tengah Kab. Bangkep, dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dan dihadiri Unsur Forkopimda Bangkep, Kepala OPD Kab. Bangkep, serta masyarakat.

Hari Kesehatan Nasional ke-57 yang jatuh pada tanggal 12 November 2021 dengan mengusung tema “Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku”, tujuannya adalah sebagai momentum penyatuan tekad dan semangat memperjuangkan ketahanan kesehatan Indonesia, sekaligus sebagai pengingat, edukasi serta menumbuhkan partisipasi masyarakat agar berperan aktif dalam upaya kesehatan, dengan menguatkan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, dan meningkatkan target cakupan vaksinasi Covid-19.

dr. Abdi Gunawan, MPH selaku Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bangkep mengajak kepada masyarakat agar terlibat aktif dalam meningkatkan capaian target vaksinasi covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Karena selama ini, Pemerintah sedang berupaya melakukan penanganan dan pemutusan mata rantai covid-19,” ucap dr. Abdi.

Disamping itu, Bupati Bangkep H. Rais D. Adam juga menuturkan, “Semoga dengan adanya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi, capaian program vaksinasi dapat tercapai sesuai harapan.”

Capaian vaksinasi dalam kegiatan vaksinasi masal sebanyak 409 dosis, Sunat Masal sebanyak 69 orang dan pemerikasaan golongan darah sebanyak 357 orang serta pelayanan KB IUD 5 orang dan Implan sebanyak 12 orang. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati hari Pahlawan Nasional yang ke-76 di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu, (10/11/2021).

Pelaksanaan upacara ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Upacara bendera dimulai pada pukul 08:00 Wita dan diikuti oleh Unsur Forkopimda Bangkep seluruh jajaran pejabat Pemda Bangkep, ASN dan gabungan TNI-POLRI.

Upacara dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Bupati Eka Silawati Sipatu, A.MK., S.Pd., M.Kes sebagai inspektur upacara.

Peringatan hari Pahlawan tahun 2021 dengan tema “Pahlawanku Inspirasiku” kiranya tidak hanya sekedar diingat pada setiap tanggal 10 November saja, namun lebih dari itu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah rela mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus dikenang sepanjang masa oleh kita semua.

Meskipun dalam masa pandemi Covid-19, Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021 diharapkan dapat berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna.

Inspektur upacara menyampaikan amanat dari Menteri Sosial RI  Dr. (H.C.) Ir. Tri Risma Harini, M. T pada upacara bendera memperingati hari pahlawan tahun 2021 yang intinya apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka.

“Kalau dulu mereka berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda dunia,” ucap Eka.

Lanjutnya, Hari Pahlawan Tahun 2021 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dengan saling menghargai satu sama lain dan mengisi kemerdekaan dengan halhal yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dengan bersamasama menjadi Pahlawan Masa kini yang dapat dimulai dari sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya.  

“Semangat dan nilainilai kepahlawanan dapat sebagai inspirasi di dalam setiap langkah kehidupan kita,” tambahnya.

Setiap tahun pada tanggal 10 November, bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Pahlawan. Hari Pahlawan perlu diperingati karena pada tanggal tersebut rakyat dengan penuh semangat bersatu padu mengusir penjajah yang berniat menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

“Selamat Hari Pahlawan Tahun 2021. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatanNya kepada bangsa Indonesia,” tutup Eka. (TrisKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Guna mencapai target vaksinasi di Wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan terlebih khusus di wilayah Kecamatan Buko, Satgas Covid-19 Kecamatan Buko bersama dengan tim teknis Puskesmas Tataba Kecamatan Buko terus bersinergi bersama melaksanakan pelayanan vaksinasi ke desa-desa melalui kegiatan vaksin mobile.

Satgas Covid-19 Kecamatan Buko dan Puskesmas Tataba melakukan pelayanan vaksinasi mobile sebanyak 144 orang di Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis, (4/11/2021).

Kegiatan ini diawali dengan pengarahan dari Pemerintah Desa Malanggong yang disampaikan oleh Sekdes Malanggong dilanjutkan dengan pengarahan dari Camat Buko dan Kepala Puskesmas Tataba.

Camat Buko Winarto, ST sebelum pelaksanaan vaksinasi memberikan beberapa pengarahan sekaligus mensosialisasikan Edaran Bupati Banggai Kepulauan Nomor 140/1. 151/Dinkes Tahun 2021 Tentang Percepatan vaksinasi dalam penanggulangan Covid-19 di Kab. Banggai Kepulauan serta penegasan sangsi-sangsi administrasi yang bagi masyarakat yang belum divaksin untuk dihentikan sementara pelayanan administrasi dan jaminan sosial lainnya.

“Bukan saja hanya bagi masyarakat biasa tetapi bagi ASN, PNS, THL, Honorer serta aparat dan perangkat Desa akan dihentikan sementara pembayaran insentif dan berbagai tunjangan lainnya jika belum divaksin sebagaimana tertuang dalam surat edaran tersebut,” ucap Winarto.

Winarto juga menegaskan bahwa kita hanya menjalankan tugas dan tanggungjawab serta perintah dari atasan dalam upaya melindungi masyarakat Banggai Kepulauan dari Covid-19.

Kapus Tataba Sianti, A.Md.Kep mengatakan bahwa sampai saat ini sudah 1.800 orang yang divaksin di wilayah Kecamatan Buko dan semuanya sampai saat ini masih dalam keadaan yang sehat dan baik-baik saja.

“Masyarakat jangan mudah percaya dengan berita hoax atau bohong baik dari mulut ke mulut maupun melalui medsos, jika setelah vaksin ada rekasi seperti demam dan lain-lain hubungi tenaga kesehatan,” ucap Sianti.

Disamping itu, dr. Maria Patty pun mengatakan bahwa vaksin yang digunakan sudah melewati beberapa tahapan uji klinis dalam rangka mengetahui layak tidak untuk digunakan atau dipakai sebagai vaksin dalam upaya meningkatkan kekebalan tubuh terhadap Covid-19.

“Dan bukan hanya satu dua kali uji klinis yang dilakukan tetapi berkali-kali, seperti dulu yang divaksin hanya untuk usia 17 tahun keatas, tidak bisa untuk ibu hamil dan menyusui, tetapi setalah dilakukan beberapa kali uji klinis sekarang vaksin bisa untuk anak usia 12 tahun keatas, ibu menyusui, ibu hamil 14 Minggu keatas serta mereka yang menderita penyakit-penyakit kronis lainnya yang dapat divaksin,” jelas dr. Maria.

“Jadi masyarakat jangan takut dan khwatir ketika melewati tahap Pemerintah dari meja pertama sampai keempat sampaikan yang benar dan akurat riwayat penyakit dan lain sebagainya yang ditanyakan oleh tenaga medis,” lanjut dr. Maria.

“Karena dari tahapan pemeriksaan ini akan ditentukan layak tidak kita untuk divaksin, dan jika ada reaksi dampak dari vaksin jangan takut dan panik langsung hubungi tenaga kesehatan di Desa,” tambah dr. Maria. (AmosKominfo)

Leme-leme Bungin, BanggaiKep.go.id – Satgas Covid-19 Kecamatan Buko bersama Puskesmas Tataba terus bersinergi bersama dalam memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang ada di Kecamatan Buko, guna mencapai target untuk membentuk kekebalan komunitas.

Satgas Covid-19 Kecamatan Buko bersama dengan Tim Vaksinator Puskesmas Tataba melaksanakan pelayanan vaksinasi Covid-19 di Desa Leme-leme Bungin Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu, (3/11/2021).

Dalam pelayanan vaksinasi mobile di Desa Leme-leme Bungin sebayak 88 orang menerima pelayanan vaksin.

Kegiatan vaksinasi mobile di Desa Leme-leme Bungin dihadiri oleh Camat Winarto, ST, Kepala Puskesmas Tataba, Sianti, A.Md.Kep, PJ. Kades Leme-leme Bungin Hamlan Paepa, S.SIP anggota Polsek Buko dan Koramil 1308-13 Buko bersama Tim Vaksinator Puskesmas Tataba. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Selain memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Banggai Kepulauan, berbagai upaya terus dikembangkan untuk melayani masyarakat di Banggai Kepulauan (Bangkep).

Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkep lakukan visitasi izin operasional agar dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Banggai Kepulauan, Selasa, (2/11/2021).

Kegiatan visitasi izin operasional UDD PMI Kabupaten Banggai Kepulauan dihadiri oleh Tim visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Unit Transfusi Darah Sulawesi Tengah serta didampingi Ketua PMI sekaligus Kadis Kesehatan Bangkep dr. Abdi Gunawan, MPH, Wakil Ketua PMI yang membidangi Yankesmas dan UTD Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dan Sekretaris PMI.

Ketua PMI Bangkep dr. Abdi Gunawan, MPH menuturkan, visitasi ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi kelayakan UDD PMI Bangkep sebagai persyaratan memperoleh izin dari PMI Pusat.

Menurutnya, Persiapan uji kelayakan sudah dipenuhi, gedung unit transfusi darah yang representatif, kelengkapan alat laborataorium yang memadai sesuai standar UDD dan personil yang sesuai latar belakang pendidikan yang dibutuhkan serta tersertifikasi setelah mengikuti pelatihan di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Pusat.

“Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya penyediaan darah transfusi yang aman dan berkualitas,” ucap dr. Abdi.

Lanjutnya, “Keamanan darah menjadi prioritas melalui skrining darah yang sangat ketat dgn alat laboratorium yang presisi tinggi. Ini untuk mencegah penularan penyakit melalui darah yang sangat berbahaya terutama HIV, hepatitis B dan hepatitis C,” jelas dr. Abdi.

Menurut Ketua Tim visitasi, persiapan dan perencanaan untuk mengelola darah transfusi di UDD PMI Bangkep sangat baik dan sangat layak.

Disamping itu, tim visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng mengapresiasi visitasi ini, sebab rencana yang sudah matang dilakukan UDD PMI di Banggai Kepulauan.

Tampak dalam visitasi, selain seluruh tim yang hadir melakukan pengecekan berkas dan melihat langsung peralatan dan layanan donor darah UDD PMI Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kepala UDD PMI Bangkep dr. Abdi Gunawan juga memaparkan perkembangan UDD PMI Bangkep dari masa kemasa, termasuk kelembagaan, perencanaan, manajemen, capaian dan yang lainnya dipaparkan kepada seluruh Tim visitasi. (ElsiKominfo)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu dan Selamat sore, Bapak/Ibu yang kami Hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan Update, 03 November 2021 Jam 16.00 wita, Sbb :

I. Pada Hari ini terlapor tidak ada kasus yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

II. Pada hari ini terlapor 4 kasus yang dinyatakan SEMBUH dari Covid-19 tersebar di wilayah :
1. Kecamatan Bulagi Utara 1 kasus di Desa Bangunemo berdasarkan Surat Keterangan UPTD Kesehatan Puskesmas Sabang
2. Kecamatan Tinangkung 3 kasus tersebar di Desa Baka 1 kasus, di Desa Bongganan 1 kasus, dan di Desa Tompudau 1 kasus berdasarkan Surat Keterangan UPTD Kesehatan Puskesmas Salakan

III. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 4 kasus tersebar di wilayah :
1. Kec. Bulagi Utara 1 Kasus
2. Kec.Tinangkung 1 kasus
3. Kec. Tinangkung Utara 0 kasus
4. Kec. Totikum 0 kasus
5. Kec. Buko 0 kasus
6. Kec. Totikum Selatan 0 kasus
7. Kec. Buko selatan 0 kasus
8. Kec. Tinangkung Selatan 0 kasus
9. Kec. Bulagi Selatan 0 kasus
10. Kec. Bulagi 2 kasus
11. Kec. Peling Tengah 0 kasus
12. Kec. Liang 0 kasus

IV. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. dengan perpanjangan leveling PPKM kita, level 3, sesuai Inmendagri 56, Thn 2021, tetap waspada, tetap menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitas keseharian, sesuai dengan Anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, wajib melaksanakan 5 M :

1. Memakai masker
2. Mencuci Tangan pakai Sabun pada Air yang mengalir,
3. Menjaga Jarak,
4. Menghindari kerumunan
5. Mengurangi mobitas

V. Mengoptimalkan Posko-Posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah Desa dan Kelurahan.

VI. Percepatan vaksinasi, untuk pencegahan lebih efektif, dengan melibatkan semua elemen masyarakat. Semoga berkah segalah upaya dan niatan baik kita semua, Untuk keluar dari Pandemi Covid -19 Amiin 🙏

“Bangkep Bersatu Lawan Covid-19”

SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT
BANGKEP SEHAT
BANGKEP KUAT

SALAM SEHAT🙏🙏🙏

Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN