Tataba, BanggaiKep.go.id – Sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) menjalani gladi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

ANBK bertujuan untuk penjaringan mutu sekolah dalam mendidik anak selama mengikuti proses pembelajaran.

Selain itu juga, untuk melatih pola pikir anak menjadi lebih kritis ketika menyelesaikan suatu permasalahan.

Dengan mata pelajaran yang dikerjakan matematika dan bahasa Indonesia untuk mengetahui kemampuan anak secara numerik dan literasi.

Gladi ANBK diikuti siswa Sekolah Dasar (SD) Se-Kabupaten Banggai Kepulauan, sedangkan rencananya, ANBK sendiri akan digelar pada bulan November mendatang.

Salah satu guru SD Negeri Ebenheizer, Muh. Ardi, S.Pd mengatakan pola sebelumnya, anak hanya diajarkan untuk menghafal dan menyebutkan materi pada suatu mata pelajaran.

“Sekarang anak dilatih untuk bisa menjabarkan suatu tema dan menyampaikan argumennya,” tuturnya saat mendampingi anak didiknya mengikuti gladi ANBK, di SD Negeri 1 Paisubatu Kecamatan Buko pada hari Selasa, (26/10/2021) karena keterbatasan fasilitas pendukung di SD Negeri Ebenheizer.

“ANBK tentu berdampak positif bagi anak didik di masa depan, anak akan menjadi pribadi yang lebih matang dalam menghadapi kehidupan, tutup Muh. Ardi yang juga merupakan guru pengerak,” ucap Muh. Ardi.(AmosKominfo)

Lumbi-Lumbia, BanggaiKep.go.id – Dalam memantapkan persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat sekolah dasar (SD) yang bakal digelar pada bulan November mendatang diawali dengan pelaksanaan gladi ANBK dengan tujuan agar siswa semakin siap menghadapi ANBK nanti.

Dalam mengikuti kegiatan gladi ANBK, Siswa SDN Labotakandi Kecamatan Bulagi Selatan karena keterbatasan fasilitas pendukung pelaksanaan ANBK siswa SD Negeri Labotakandi harus menempuh jarak kurang lebih 36 KM ke SMK Negeri 1 Buko Selatan untuk mengikuti gladi ANBK dan ujian ANBK yang akan digelar bulan November 2021.

Kepsek SDN Labotakandi, Aprince Popatoon, S.Pd, saat diwawancarai pada (26/10/2021) mengatakan untuk mengikuti gladi ANBK dan ujian ANBK nantinya kami harus bolak balik ke SMK 1 Buko Selatan dikarenakan ketidak tersedia fasilitas pendukung pelaksanaan ANBK.

“Tapi bagi kami bukan menjadi penghalang untuk tidak menyukseskan pelaksanaan ANBK,  meski dalam segala keterbatasan kami sekolah yang ada di dataran Osan apa yang menjadi agenda nasional dalam bidang pendidikan tetap kami usahakan untuk mengikutinya,” jelas Aprince.

“Meskipun harus menempuh jarak kurang lebih 36 KM dari Desa Labotakandi ke Desa Lumbi-Lumbia Kec. Buko Selatan, harus melewati jalan yang rusak total,” tambahnya.

Lanjutnya, “Bahkan ada anak didik kami yang baru kali ini naik mobil jadi mabuk kendaraan, kami sebagai tenaga pendidik harus mampu berusaha agar Siswa-siswi kami mengikuti ujian ANBK,” ucap Kepsek SDN Labotakandi.

“Tentunya harapan kami kedepan kiranya dapat disiapkan fasilitas pendukung pelaksanaan seperti komputer dan jaringan internet, supaya ketika ada program nasional di bidang pendidikan yang menggunakan fasilitas itu kami sudah dapat melaksanakan secara mandiri, tanpa menempuh perjalanan yang cukup jauh,” tutup Aprice Popatoon penuh harap. (AmosKominfo)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu dan Selamat sore, Bapak/Ibu yang kami Hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan Update, 27 Oktober 2021 Jam 16.00 wita, Sbb :

I. Pada Hari ini terlapor 1 kasus yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Bulagi Desa Bulagi I berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen Covid-19 dengan menggunakan Rapit Antigen oleh Fasilitas Kesehatan UPTD Puskesmas Bulagi

II. Pada hari ini terlapor 1 kasus yang dinyatakan SEMBUH dari Covid-19 di Wilayah Kecamatan Bulagi Selatan di Desa Lemelu berdasarkan Surat keterangan UPTD Puskesmas Lolantang

III. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 14 kasus tersebar di wilayah :
1. Kec. Bulagi Utara 1 Kasus
2. Kec.Tinangkung 7 kasus
3. Kec. Tinangkung Utara 2 kasus
4. Kec. Totikum 0 kasus
5. Kec. Buko 0 kasus
6. Kec. Totikum Selatan 1 kasus
7. Kec. Buko selatan 0 kasus
8. Kec. Tinangkung Selatan 0 kasus
9. Kec. Bulagi Selatan 0 kasus
10. Kec. Bulagi 3 kasus
11. Kec. Peling Tengah 0 kasus
12. Kec. Liang 0 kasus

IV. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. dengan perpanjangan leveling PPKM kita, level 3, sesuai Inmendagri 54, Thn 2021, tetap waspada, tetap menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitas keseharian, sesuai dengan Anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, wajib melaksanakan 5 M :

1. Memakai masker
2. Mencuci Tangan pakai Sabun pada Air yang mengalir,
3. Menjaga Jarak,
4. Menghindari kerumunan
5. Mengurangi mobitas

V. Mengoptimalkan Posko-Posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah Desa dan Kelurahan.

VI. Percepatan vaksinasi, untuk pencegahan lebih efektif, dengan melibatkan semua elemen masyarakat. Semoga berkah segalah upaya dan niatan baik kita semua, Untuk keluar dari Pandemi Covid -19 Amiin 🙏

“Bangkep Bersatu Lawan Covid-19”

SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT
BANGKEP SEHAT
BANGKEP KUAT

SALAM SEHAT🙏🙏🙏

Sumber: JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN