Salakan, Banggaikep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO menghadiri kegiatan serentak Gerakan Pangan Murah (GPM) secara Virtual yang digelar di seluruh Indonesia dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80 di gedung BPU Kecamatan Tinangkung, Selasa (30/8/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan di hadiri Gubernur Bupati dan walikota di seluruh Indonesia.

Gerakan Pangan Murah Serentak ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah tantangan produksi serta dampak perubahan iklim yang memengaruhi ketersediaan pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan mendampingi Bupati Bangkep, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai Kepulauan Edison Moligay, SE., M.AP., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Djibran Malotes, SP., MP., Kepala Dinas Pertanian Sumianto Manopo, SP., MM., Camat Tinangkung Supardi Sipatu, S.Sos., perwakilan Pabung yang diwakili Danramil 1308 Salakan Pelda Kav. Rahmat Luande, serta pejabat daerah lainnya termasuk Kabag Prokopim dan Kabid IKP Diskominfo Bangkep.

Menteri Dalam Negeri Dr. Muhammad Tito Karnavian, P.hD dalam arahan nya menjelaskan bahwa stok beras nasional yang dikelola Bulog saat ini mencapai sekitar 4 juta ton. Namun, akibat musim kemarau di sejumlah daerah, produksi beras mengalami penurunan.

Untuk menjaga stabilitas, pemerintah telah menyiapkan 1,3 juta ton beras cadangan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dengan distribusi rata-rata 7.000 ton per hari melalui tujuh saluran distribusi, termasuk pasar rakyat dan BUMD.

“Hari ini, gerakan masif distribusi beras SPHP secara resmi diluncurkan, melibatkan 4.663 kecamatan di seluruh Indonesia dengan estimasi partisipasi 3,4 juta orang dan kebutuhan beras mencapai 43.000 ton,” ungkap Mendagri Tito. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, Bulog, dan seluruh pihak terkait yang mendukung program ini.

Sementara itu, Menteri Pertanian Dr. Ir. Arman Andi Sulaeman, MP menegaskan bahwa GPM Serentak merupakan langkah konkret pemerintah membangun ekosistem pangan yang sehat, merata, dan stabil. Hingga kini, pemerintah telah menerbitkan 17 Instruksi Presiden (Inpres) di sektor pangan untuk memperkuat regulasi, memperlancar distribusi, serta menjamin ketersediaan pupuk dan sarana produksi pertanian.

Di tingkat daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banggai Kepulauan Djibran Malotes menyampaikan bahwa harga pangan di wilayah Bangkep saat ini masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). “Untuk beras harga Rp62.500 per 5 kg, gula Rp17.000 per kg, dan minyak goreng kemasan botol Rp16.500 per liter. Semua masih sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka meningkatkan aksesibilitas layanan tanggap darurat di Kabupaten Banggai Kepulauan, Bupati Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO mengapresiasi kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Akses Layanan Nomor Tunggal Call Center 112 Kabupaten Banggai Kepulauan yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika, Jumat (29/8/2025).

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Banggai Kepulauan di ruang rapat kantor Bupati dan dihadiri Ketua Tim Kerja Fasilitasi Sistem Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kemenkomdigi RI Agung Setio Utomo (via zoom), David Kristianto Yohansyah, S.Sos.,MPP selaku Perwakilan PT. Jasnita Telekomindo (via zoom), Kepala Dinas Kominfo, Kapolres Bangkep diwakili Kabagbinops, Danramil 1308/LB dan perwakilan OPD terkait (Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas P3AP2KB, RS Trikora Salakan).

Layanan call center 112 merupakan salah satu program nasional untuk memberikan akses cepat, gratis dan terpadu bagi masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, seperti kebakaran, kecelakaan, tindak kriminal, bencana alam, maupun keadaan darurat kesehatan.

Dalam sambutan Bupati Rusli Moidady menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menggagas dan memfasilitasi terselenggaranya kegiatan FGD ini. “Kegiatan FGD hari ini merupakan bagian penting dari upaya kita bersama meningkatkan aksesibilitas layanan darurat melalui nomor tunggal panggilan darurat 112 di wilayah Banggai Kepulauan,” ucapnya.

Rusli mengajak semua untuk menjadikan FGD ini sebagai momentum evaluasi dan perbaikan agar kedepan layanan call center 112 benar-benar hadir sebagai solusi cepat dan andal dalam menghadapi kondisi darurat di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Bupati berharap melalui kegiatan ini, terjadinya sinkronisasi antara instansi layanan darurat, baik dari sisi teknis maupun SOP penanganan, tersusun strategi sosialisasi terpadu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nomor 112 dan terpetakan berbagai kendala dilapangan, baik dari sisi jaringan, kesiapsiagaan personel maupun manajemen respon darurat.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kominfo Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dalam laporannya menyampaikan tujuan dari kegiatan ini yaitu menyamakan persepsi dan menyatukan langkah antara pemerintah daerah, Kementerian Komdigi serta pihak developer aplikasi dalam mempersiapkan layanan darurat 112 dan merumuskan rencana tindak lanjut agar layanan ini dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Membanggakan, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) berhasil meraih Pada emas dan perak pada cabang atletik dipelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tahun 2025 di Palu, Rabu (27/8/2025).

Pelari asal Bangkep Levi Tri Putra meraih 2 emas pada lomba lari 800 dan 400 m dan Alifah Syakhilah meraih 2 perak di kelas 100 dan 200 m, sehingga total medali dicabang atletik berjumlah 4 medali.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Bangkep Moh. Wayudi, ST.,MP mangapresiasi dan bersyukur atas capaian atletnya bisa meraih emas dan perak.

“Alhamdulillah, Bangkep masih punya andalan di cabor atletik dan berhasil meraih medali emas dan perak,” ujar Kadis Wahyudi.

Wahyudi juga mengatakan, persiapan POPDA ini, Bangkep melaksanakan pemusatan latihan selama dua pekan. Meskipun singkat, TC tersebut berguna untuk pemantapan dan pematangan atlet jelang lomba.

“Total kita membawa 38 orang atlet. 5-10 orang sekolah di SMANOR untuk pembinaan dan latihan mereka. Setiap ada event dari SMANOR ini kita ikutkan,” kata Wahyudi.

Harapannya, Pemerintah Banggai Kepulauan dalam cabang olahraga (cabor) atletik berpusat pada peningkatan prestasi atlet melalui pembinaan dan anggaran yang memadai, penyelenggaraan kompetisi untuk menjaring bibit unggul, serta kerjasama antara keluarga, sekolah, dan pemerintah untuk mengoptimalkan potensi atlet lokal. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banggai Kepulauan, dengan agenda utama meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Baka, Kecamatan Tinangkung, selasa 26/08/2025

Program ini merupakan salah satu prioritas nasional Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, serta unsur perangkat daerah terkait, termasuk Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan, Adapun sasaran langsung program MBG 3B yang ditinjau meliputi, Ibu Hamil 18 orang, Ibu Menyusui 40 orang, Baduta Non PAUD 100 orang

Dalam arahannya, Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi seimbang terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia di bawah dua tahun (baduta), sebagai fondasi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

“Gizi yang baik menjadi kunci mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh. Selain itu, pengasuhan yang disiplin dan penuh kasih harus dimulai sejak dini,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya membatasi paparan gawai pada anak-anak, dengan menyampaikan,

“Jangan kenalkan handphone pada anak sejak dini. Anak-anak butuh interaksi nyata, bukan layar.”

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara BKKBN dan Badan Gizi Nasional, sekaligus menjadi media sosialisasi dan penguatan pelaksanaan Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Kepala Perwakilan Kemendukbangga Provinsi Sulawesi Tengah dalam kesempatan tersebut turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadi bagian dari gerakan orang tua asuh, dalam upaya bersama menurunkan prevalensi stunting di wilayah masing-masing.

Program GENTING yang digerakkan secara lokal oleh DP3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan, merupakan wujud partisipasi masyarakat dalam bentuk gotong royong, untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Adapun kelompok sasaran utama dalam program ini yaitu Ibu hamil, Ibu menyusui, Bayi di bawah dua tahun, Balita dari keluarga pra-sejahtera

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan secara berkelanjutan, melalui pendekatan pemberdayaan, edukasi, dan intervensi langsung di lapangan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan di wakili Asisten II Setda Edison Moligay, S.Sos.,M.A.P hadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kelembagaan dan Proses Bisnis Sentra IKM di Kab. Banggai Kepulauan yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu (27/8/2025).

Kegiatan di hadiri Direktorat Jenderal IKMA Kementerian RI (Narasumber via zoom) Satrio Pratomo, ST. MT, Tenaga Ahli Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Iskandar Zulkarnain, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Prov. Sulteng di wakili Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri Mira Astuti, Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan Halima Hamid, S.Sos, Kepala Dinas Koperindagkop UKM Banggai Kepulauan Dra. Jeane Rorimpandey, Camat Tinangkung Utara Umara P. Ali, S.Pd.,MH.,M.A.P, Ketua MUI Banggai Kepulauan Suardi Esa, SE, Sekertaris Dinas Kominfo Kornelius Bisala, S.Sos, Sekertaris Dinas Koperindagkop Banggai Kepulauan Rani, S. Sos dan peserta kegiatan.

Dalam Sambutan Bupati Banggai Kepulauan di bacakan Asisten II Setda Banggai Kepulauan Edison Moligay menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada dinas perindustrian dan perdagangan provinsi sulawesi tengah yang telah bekerja sama dengan dinas perindustrian, perdagangan, koperasi dan UKM Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan FGD ini di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi terhadap penguatan kelembagaan dan pengembangan proses bisnis sentra IKM di daerah Banggai Kepulauan.

“Melalui forum diskusi ini, saya berharap akan terbangun sinergi antara Pemerintah Daerah, pelaku IKM, akademisi, serta stakeholder lainnya,” ucapnya.

Pemerintah Bangkep mengajak seluruh Perangkat Daerah dan stakeholder terkait untuk bersinergi dan berperan aktif dalam mendukung implementasi hasil FGD ini, dengan menciptakan kebijakan yang pro-IKM serta program-program pendampingan yang berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan daya saing IKM lokal dan peningkatan kesejahteraan IKM.

“Saya ingin menegaskan kembali komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendukung pengembangan sektor industri kecil dan menengah sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi Daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Edison.

Ia berhasil semoga diskusi hari ini menghasilkan rumusan yang konstruktif dan aplikatif bagi kemajuan IKM di Daerah ini.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perindustrian Prov. Sulteng di wakili oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pengembangan Industri Mira Astuti dalam sambutannya mengatakan sesuai dengan amanat undang-undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang perindustrian pemberdayaan industri kecil dan industri menengah ini dilakukan antara lain melalui peningkatan kemampuan sentra industri kecil dan industri menengah atau IKM.

“Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan sentra IKM sampai saat ini adalah kurangnya sarana dan prasarana fisik yang dimiliki serta kelemahan dalam aspek legalitas dan kelembagaan sentra IKM yang tidak berfungsi dengan baik,” katanya.

Dalam peraturan pemerintah nomor 29 tahun 2018 tentang pembetulan industri dalam mewujudkan PKN yang berdaya saing dapat dilakukan salah satunya dengan penguatan kapasitas kelembagaan.

Adapun program pengembangan industri di Sulawesi Tengah ini berdasarkan peraturan daerah nomor 6 tahun 2018 tentang rencana pembangunan industri propinsi atau RTP meletakkan pengembangan industri melalui sentra-sentra industri kecil menengah sebagai basis peningkatan ekonomi di daerah sentra-sentral yang akan dikembangkan sebagai industri unggulan Sulawesi Tengah.

Berdasarkan potensi kemudian keunggulan yang berada di Kabupaten maupun kota untuk daerah upaya pemanfaatan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki daerah serta kemampuan untuk memanfaatkan peluang-peluang yang ada di luar maupun di dalam negeri harus dilakukan secara optimal, karena esensi daya saing tersebut terletak pada upaya menggerakkan dan mengorganisasikan seluruh potensi sumber daya produktif untuk menghasilkan produk inovatif yang lebih murah lebih baik lebih mudah didapat dalam rangka pemenuhan kebutuhan dan permintaan pasar strategi pembangunan industri kedepan.

“Mengadaptasi pemikiran-pemikiran terbaru yang berkembang saat ini yaitu pengembangan industri melalui pendekatan sentra industri kecil menengah dalam rangka membangun daya saing industri produk unggulan daerah peningkatan daya saing industri dilakukan dengan membangun dan mengembangkan sentra industri kecil menengah,” terang Mira.

Karena menurutnya, semakin tinggi keaslian dan tahapan lokal dari komoditas atau sesuatu maka akan semakin tinggi nilainya dan akan menjadi perhatian internasional oleh karenanya di dalam memicu pertumbuhan ekonomi daerah program sentra ikm sangat membantu pengembangan industri di Daerah.

Sebagai upaya mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri kecil menengah Provinsi Sulawesi Tengah memiliki sentra industri kecil menengah atau sikim ini tersebar hampir di 13 kabupaten maupun kota yang pembangunannya melalui dana alokasi khusus atau di angka dan diantaranya ini berada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Kita tahu di Kabupaten Banggai Kepulauan ada dua sentra yaitu sentra pengolahan gula aren dan sentra minyak kelapa maka dari itu pengelolaan sentra ikm yang sudah dibangun melalui dana DAK kementerian perindustrian haruslah jelas dari segi kelembagaan pengelolaan legalitas SK penetapan sentra dari Bupati maupun data pelaku IKM yang ada di lingkungan Sentral berdasarkan data yang ada bahwa sentra pengolahan gula aren dan minyak kelapa yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan ini belum belum efektif, ini salah satu penyebabnya karena kelembagaan dan pengelolaan Sentral yang belum terbentuk,” paparnya.

“Diharapkan nantinya dalam FGD kita ini akan mendapat informasi yang mengenai strategi dalam penyusunan kelembagaan dan proses bisnis dalam pengembangan sentra IKM ke depannya memiliki kelembagaan dan pengelolaan aset yang baik maka para pemangku kepentingan pada Sentral tersebut seperti pelaku usaha penyuplai bahan baku dan konsumen dapat merasakan dampak peningkatan ekonomi dan pendapatan Daerah secara berkelanjutan,” tutup Mira. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Malam Ramah Tamah Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido beserta TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Sry Nirwanti Bahasoan bersama Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady, ST.,MT., AIFO Wakil Bupati Serfi Kambey dan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Bangkep juga Pejabat Daerah lainnya diselenggarakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Selasa (26/08/2025).

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady mengatakan “Satu kebahagian tentunya bagi kami dengan kehadiran bapak dan ibu merupakan wujud perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Daerah ini,” ucapnya.

Menurut Rusli, kunjungan ini adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan serta kebahagiaan bersama dan berharap bahwa silaturahmi malam hari ini Insya Allah selalu membuat keberkahan buat semuanya.

“Dalam rangka kita membangun kerjasama dengan sinergi guna kemajuan masyarakat bangkep, harapan kami Insya Allah Gubernur dan teman-teman Pimpinan Provinsi senantiasa diberikan kesehatan kekuatan sehingga bisa memimpin ke depan lebih baik lagi, lebih maju lagi dan tentu kita berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan satu ℅ pertama dengan komitmen kita bersama,” terang Bupati.

Rusli juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan dan sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dalam mendorong kemajuan di berbagai sektor, baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, maupun pelestarian budaya lokal.

“Semoga kebersamaan ini dapat menjadi modal sosial yang kuat dalam menyongsong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Bupati.

Bupati berharap kunjungan kerja Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah beserta rombongan dapat membawa semangat dan motivasi baru bagi semua dalam melaksanakan tugas-tugas Pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dihadiri Staf Ahli dan Asisten Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Para Kepala Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Pj. Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Staf Ahli dan Asisten Sekretariat Banggai Kepulauan, Para Kepala Badan/ Dinas/ Bagian/ Satuan Kerja Perangkat Daerah Banggai Kepulauan, Ketua TP PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, Para Pimpinan Instansi Vertikal di Banggai Kepulauan, serta undangan lainnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Ny. Ir. Sry Nirwanti Bahasoan melakukan kunjungan kerja dan koordinasi dengan jajaran Tim Penggerak PKK se- Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (26/8/2025).

Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ny. Ir. Sry Nirwanti Bahasoan merasa senang dan bahagia atas pertemuan yang dilakukan saat ini.

“Pada hari ini saya sangat berbahagia bisa mengunjungi dan bertatap muka dengan ibu-ibu sekalian tim penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan,” ucapnya.

Sebagai mitra strategis pemerintah, tim penggerak PKK diharapkan mampu mendukung tercapainya Asta cita Presiden menuju Indonesia emas 2045. Semangat kolaborasi dan gerakan PKK yang proaktif, terutama dalam menggerakkan potensi keluarga dan masyarakat.

Peran utama keluarga menjadi pondasi pembangunan dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, tangguh dan berdaya saing.

“Saya merasa bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung PKK dan Posyandu termasuk pemerintah daerah. Program Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah yaitu program 9 berani menjadi prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sulawesi Tengah yang meliputi 1 berani cerdas 2 berani sehat 3 berani lancar 4 berani menyala 6 berani Makmur 7 berani Harmoni 8 berani Sejahtera 9 berani berintegritas,” jelasnya.

Sry Nirwanti juga menghimbau kepada Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan, desa dan kelurahan agar membuat papan aku hatinya PKK yang lebih kreatif dan inovatif.

“Aku hatinya PKK adalah singkatan dari amalkan dan kukuhkan halaman Asri, teratur, indah, dan nyaman. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan halaman rumah sebagai sumber daya yang bermanfaat dan produktif,” ujarnya.

Selain itu, Dasa Wisma berperan sebagai Garda terdepan dalam melaksanakan 10 program pokok PKK dan program keluarga.

Kesuksesan gerakan PKK tidak terlepas dari dorongan dan semangat seluruh kader PKK untuk senantiasa terus berkarya, berinovasi dan selalu memberikan yang terbaik demi kemajuan PKK.

“Kita memiliki 10 program pokok PKK yang menjadi panduan dan peta jalan kita. Program-program ini mencakup berbagai aspek kehidupan keluarga mulai dari 1. Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, 2 gotong royong, 3. pangan,4. Sandang, 5. Perumahan dan tatalaksana rumah tangga, 6. Pendidikan dan keterampilan, 7. Kesehatan, 8. Pengembangan kehidupan per koperasi, 9. Kelestarian lingkungan hidup, 10. Pembangunan keluarga sejahtera,” papar Sry Nirwanti.

Berdasarkan survei kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi stunting di provinsi Sulawesi Tengah mencapai 27, 2% meskipun hasil survei status gizi Indonesia tahun 2024 menunjukkan penurunan menjadi 26, 1%( turun 1,1%) Siapa yang ini masih di atas rata-rata nasional sebesar 9, 8%

“Sementara di Banggai Kepulauan angka stunting mengalami kenaikan dari 27, 7% menjadi 28, 5% atau kenaikan 0, 8%. Saya selaku ketua TP- PKK Provinsi Sulawesi Tengah mengharapkan kepada kader PKK dan kader Posyandu secara kontinyu dan konsisten melalui edukasi memantau gizi balita, imunisasi, pemberian asupan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita dan juga memastikan tiap keluarga Memahami pentingnya asupan gizi seimbang 4 sehat 5 sempurna,” harapnya.

“Selaku ketua tim penggerak PKK dan ketua tim Pembina posyandu, Saya menaruh harapan yang besar semoga kader PKK dan kader Posyandu di Banggai Kepulauan dapat menjadi role model dan referensi bagi kabupaten kabupaten lainnya dalam intervensi 10 program PKK, memberikan dukungan terhadap germas, penurunan stunting dan juga implementasi 6 standar pelayanan minimal (SPM) posyandu Saya berharap implementasi 6 bidang Segera dilaksanakan pada pelayanan Posyandu di desa dan kelurahan,” tutupnya.

Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangkep, Para Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan se-kabupaten Kabupaten Bangkep, Para Pengurus PKK provinsi serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, Banggaikep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid, M.Si dan Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido didampingi Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO serta Pejabat Daerah lainnya melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan. Kunjungan ini disambut antusias oleh seluruh warga sekolah dan orang tua siswa, serta menjadi momen bersejarah yang memperkuat harapan akan kemajuan pendidikan di wilayah kepulauan, Senin, (26/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa kunjungan ini adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai pemimpin daerah. “Sejak tahun 2017, pengelolaan SMA, SMK, dan SLB telah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. Karena itu, saya ingin melihat langsung kondisi sekolah-sekolah di daerah, termasuk di Banggai Kepulauan ini,” tuturnya.

Gubernur juga memperkenalkan program unggulan “Berani Cerdas” yang berfokus pada pemerataan akses pendidikan. Program ini mencakup tiga hal utama: memastikan seluruh anak usia sekolah mengenyam pendidikan menengah, menjadikan sekolah bebas pungutan, serta menyediakan beasiswa kuliah bagi anak-anak tidak mampu namun berprestasi.

“Tidak boleh ada lagi anak yang tidak sekolah hanya karena tidak memiliki biaya atau seragam. Sekolah harus menerima semua anak. Wajib belajar 12 tahun harus kita wujudkan bersama,” tegas Gubernur.

Dalam program beasiswa “Berani Cerdas”, pemerintah provinsi juga siap menanggung biaya kuliah mahasiswa berprestasi, termasuk yang ingin menjadi dokter, dengan biaya SPP hingga Rp20 juta per semester. “Harapan kita, ke depan satu desa memiliki minimal satu dokter,” tambahnya.

Gubernur juga mengungkapkan kerja sama strategis dengan Universitas Hasanuddin dalam menyediakan akses ke jurusan Teknik Metalurgi dan Teknik Industri. Lulusan program ini dijamin mendapat pekerjaan di kawasan industri besar seperti Morowali. Tahun depan, kuota akan ditingkatkan hingga 40 orang dan Gubernur berharap ada siswa dari Banggai Kepulauan yang turut serta.

Menutup sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan komitmen kuatnya untuk terus menjaga keberlanjutan program pendidikan selama ia memegang amanah. “Pendidikan adalah jalan utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Mari kita lahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu membangun Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Sementara sambutan Kepala Sekolah SMAN 1 Tinangkung, Alwiah, S.Pd., M.Pd menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kehadiran langsung Gubernur di sekolah. “Kunjungan ini bukan sekadar penyemangat, tetapi bukti nyata perhatian Bapak terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah kepulauan. Ini adalah suatu kehormatan luar biasa bagi kami,” ujarnya.

Ia juga memaparkan sekilas Profil SMAN 1 Tinangkung, yang berdiri sejak 1993, merupakan salah satu SMA tertua di Kabupaten Banggai Kepulauan. Saat ini sekolah memiliki 17 ruang kelas, laboratorium komputer, perpustakaan, ruang PKS, sarana sanitasi yang memadai dengan 14 unit toilet, serta didukung oleh 38 guru, 3 tenaga kependidikan, dan melayani 580 siswa aktif.

Alwiah juga mengungkapkan adanya tantangan serius yang tengah dihadapi, yaitu bangunan dua lantai di belakang ruang guru yang terbengkalai dan membahayakan keselamatan. Ia berharap kunjungan Gubernur ini dapat menjadi jalan untuk mencari solusi konkret atas permasalahan tersebut melalui dukungan Pemerintah Provinsi. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si bersama Wakil Gubernur dr. Reny Arniwaty Lamadjido beserta rombongan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Banggai Kepulauan yang dirangkaikan dengan agenda rapat kerja bersama pemerintah daerah, hingga silaturahmi dengan masyarakat Banggai Kepulauan, Selasa (26/8/2025).

Kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur serta rombongan disambut hangat oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady ST.,MT.,AIFO bersama jajaran pemerintah daerah lainnya serta masyarakat di pelabuhan Salakan.

Selanjutnya, Rapat kerja Gubernur bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dilaksanakan di Auditorium Bappeda dan Litbang Kab. Bangkep.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Banggai Kepulauan yang telah ikut berpartisipasi dalam mensukseskan Pilkada tahun 2024.

Anwar juga mengajak membangun sinergitas antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi tanpa dukungan Bupati, tidak akan berjalan roda pemerintah di Provinsi Sulawesi Tengah

“Kita membangun sinergitas karena Gubernur tidak bisa jalan sendiri walaupun gubernur yang lebih tinggi dari Bupati kewenangannya lebih besar daripada Bupati tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa tanpa bantuan Bupati” ucapnya.

Perlu sinergitas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar supaya visi dan misi berjalan sama, sumber daya kita juga bisa digabungkan sehingga bisa menyelesaikan persoalan.

“Kehadiran kami juga ini adalah ingin membangun komitmen bersama karena biar visi kita sama misi kita sama tapi komitmen kita tidak sama, saya kira itu susah juga untuk kita cepat melihat hasilnya komitmen apa yang ingin kita bangun,” tutur Anwar.

Selain itu, Gubernur juga mengajak untuk memerangi angka kemiskinan di daerah dalam 5 tahun kedepan agar bisa menurun dari tahun sebelumnya.

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Bapak Gubernur dan Ibu wakil Gubernur beserta seluruh rombongan di bumi trikora.

“Kunjungan ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kita semua, sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dalam upaya mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujar Bupati.

Melalui kesempatan ini, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan wakil Gubernur atas atensi terhadap pembangunan di wilayah Banggai Kepulauan melalui 9 program berani yang mana telah kami selaraskan dengan 8 program berkah.

“Perlu kami laporkan bahwa visi pembangunan kabupaten banggai kepulauan tahun 2025-2029 adalah banggai kepulauan bangkit menuju masyarakat yang maju, sejahtera, merata dan berkelanjutan dengan misi: Memantapkan tatanan kehidupan masyarakat yang agamis, harmonis dan bermartabat yang didukung nilai-nilai budaya lokal; Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan merata penguatan reformasi birokrasi melalui transformasi digital untuk meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang efektif mewujudkan kesinambungan pembangunan dan pemerataan infrastruktur yang maju dan berkualitas membangun perekonomian berbasis pemberdayaan masyarakat dan potensi unggulan lokal berwawasan lingkungan yang berkelanjutan.

Bupati juga memaparkan program prioritas yang menjadi unggulan “BANGKEP BERKAH” yang telah kami selaraskan dengan 9 BERANI , 8 program unggulan yaitu :
1. Berkah sejahtera dengan prioritas kegiatan pada: Bantuan perumahan untuk petani dan nelayan BPJS ketenagakerjaan untuk penduduk miskin Bantuan usaha keluarga 10 juta/kepala keluarga santunan kematian 5 juta bagi masyarakat miskin.
2. Berkah cerdas dengan prioritas kegiatan difokuskan pada pendidikan gratis untuk masyarakat banggai kepulauan.
3. Berkah sehat yang difokuskan pada pencapaian: Universal Health Coverage (UHC)
pencegahan dan penurunan stunting
4. Berkah infrastruktur peningkatan infrastruktur jalan dimana masih ada kondisi jalan provinsi yang rusak berat kurang lebih 5,48 km dan jalan kabupaten sepanjang 441,10 km
peningkatan sarana air bersih terutama di wilayah bulagi, bulagi utara dan bulagi selatan
peningkatan akses listrik bagi masyarakat
penyediaan pelabuhan laut sesuai standar yang mana kami sebagai wilayah kepulauan membutuhkan pelabuhan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.
5. Berkah bermartabat pemberian insentif pengurus masjid dan guru mengaji pemberian insentif pengurus gereja berkah mengaji jumat berkah.
6. Berkah berintegritas melalui peningkatan kesejahteraan ASN.
7. Berkah desa membangun melalui program unggulan yaitu peningkatan alokasi dana desa (ADD) dari 10% menjadi 15%.
8. Berkah berdering melalui pembangunan program smart village (free wifi) di semua desa di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan dan kami berharap tidak ada lagi wilayah blank spot di Banggai Kepulauan.

Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki luas wilayah daratan kurang lebih 2.385,82 kilo meter persegi dan luas wilayah lautan kurang lebih 6.671,32 kilo meter persegi, dengan jarak ke Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah kurang lebih 671 km. wilayahnya berada di kepulauan dan memiliki garis pantai kurang lebih 1.714,218 km dengan jumlah penduduk pada tahun 2024 sebanyak 130.058 jiwa, karena berada di Kepulauan, Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam pembangunan daerah di semua bidang sehingga dengan segala keterbatasan terutama kondisi fiskal kami berusaha memanfaatkan potensi luar biasa agar bisa terkelola dengan baik,

“Kami berharap dan meminta dukungan bapak Gubernur dan ibu wakil Gubernur dalam mensukseskan program kami untuk Banggai Kepulauan yang lebih maju, sejahtera, merata dan berkelanjutan,” terang Rusli.

Turut hadir ADC Gubernur (Sumarlan), ADC Gubernur (Abin), ADC Ibu Ketua TP PKK (Angel), ADC Wagub (Sari), Asisten I Setda Prov. Sulteng Drs. Fahrudin D. Yambas, Asisten II Setda Prov. Sulteng, Kadis Perhubungan Prov. Sulteng, Kadis Bina Marga Prov. Sulteng, Kadis Perkebunan dan Peternakan Prov. Sulteng, Kadis Pendidikan Prov. Sulteng, Kadis Cipta Karya dan SDA Prov. Sulteng, Kaban Bappeda Prov. Sulteng, Kasat Pol-PP Prov. Sulteng, Kepala Bapenda Prov. Sulteng, Kepala BPBD Prov. Sulteng, Kadis Kesehatan Prov. Sulteng, Kadis Kelautan dan Perikanan Prov. Sulteng, Kadis ESDM Prov. Sulteng, Kadis Pangan Prov. Sulteng, Kadis Kehutanan Prov. Sulteng, Kadis Perkintan Prov. Sulteng, Kadis Perindag Prov. Sulteng, Kadis P2KB Prov. Sulteng, Kadis Nakertrans Prov. Sulteng, Kadis DPM PTSP Prov. Sulteng, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulteng, Ketua DPRD Banggai Kepulauan Arkam Supu, S.,Th. I, Anggota DPRD Prov. Sulawesi Tengah Sadat Anwar, Anggota DPRD Prov. Sulteng Samiun,  Ketua II DPRD Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling, Pj. Sekda Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, S. Sos, Kajari Balut di wakili oleh Kasi Intel Andi Prawiro Setiono, S.H., M.H., Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Banggai Kepulauan H. Sofyan Arsad, S. Pd. I. M. Si, Waka Polres Bangkep Kompol Abidin, Pj. Pabung Bangkep/Danramil 1308 – 10/Salakan, Letda Kav. Rahmad R. Luande., Kepala OPD se- Kab. Banggai Kepulauan, Kabag, Sekertaris OPD dan Camat se- Kab. Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan turut serta dalam kegiatan Rapat Kerja (Raker) Gubernur Sulawesi Tengah yang diselenggarakan di Auditorium Bappeda dan Litbang Kabupaten Banggai Kepulauan. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, serta instansi vertikal lingkup Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (26/8/2025).

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan, Dr. Dito Syaferli, S.H., M.Kn., hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat sinergi pembangunan, pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam agenda Raker ini, Gubernur Sulawesi Tengah menekankan pentingnya konsolidasi dan kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan pemerataan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Partisipasi Kantor Pertanahan Banggai Kepulauan menjadi wujud komitmen dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya terkait percepatan pelayanan pertanahan yang Melayani, Profesional, dan Terpercaya.

Melalui keikutsertaan pada kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan berharap dapat terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga tercipta harmonisasi kebijakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pertanahan yang efektif, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (IKP-KOMINFO BANGKEP)