Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi membuka Festival Literasi Tahun 2025 yang digelar di Taman Kota Salakan, dengan mengusung tema: Literasi untuk Generasi Cerdas yang Kreatif dan Sejahtera”, Selasa (30/9/2025).

Acara dimulai pukul 16.08 WITA dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Sualdi Ali, S.Pd., M.Pd. Festival ini merupakan bagian dari rangkaian program literasi daerah yang didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik dari pemerintah pusat.

Hadir dalam pembukaan festival ini sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya, Pj. Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, S.Sos, Asisten I Setda Bangkep Iswan Saleh, S.Sos, Kepala Dinas Perpustakaan, Ramlin Hamid, S.Pd., M.A.P, Pj. Pabung 1308 LB, Letda Kav. Rahman R. Luande, Kapolres Bangkep yang diwakili Kabag Logistik, AKP Heintje Senewe, Para Kepala OPD atau perwakilan, Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ramlin Hamid menyampaikan bahwa festival ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan budaya literasi masyarakat dan kualitas pelayanan perpustakaan daerah.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari beberapa kegiatan literasi sebelumnya, seperti bimbingan teknis kepenulisan dan bedah buku, serta akan dilanjutkan dengan pendaftaran naskah kuno khas daerah.

“Festival ini menampilkan berbagai lomba, gelar wicara, serta pameran karya literasi, termasuk hasil transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS) dari 9 desa perwakilan 9 kecamatan,” ungkap Ramlin.

Kegiatan gelar wicara dalam festival ini terbagi menjadi dua sesi, yakni: Sesi pertama: “Aksi Buku ke Literasi” oleh organisasi wanita dan Sesi kedua: “Literasi Sejarah Daerah” oleh tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Selain itu, festival ini juga diramaikan dengan lomba tradisional, lomba bertutur untuk siswa SD dan SMP, serta pameran cipta karya seperti buku, komik, puisi, dan video pendek hasil kreativitas masyarakat.

Sementara itu, Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Pj. Sekda Suripto Nurdin, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Festival Literasi ini bukan sekadar acara seremonial, namun menjadi wujud komitmen kita dalam menanamkan budaya literasi sejak dini. Literasi itu mencakup banyak aspek: digital, finansial, budaya, bahkan sains. Generasi literasi adalah generasi yang logis, kritis, dan inovatif,” tegasnya.

Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta membangun ekosistem literasi di lingkungan masing-masing, menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat, dan mendorong anak-anak mencintai buku serta berpikir kreatif.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan istirahat. Seluruh rangkaian pembukaan Festival Literasi berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme dari peserta.

Festival Literasi 2025 ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam menciptakan generasi Banggai Kepulauan yang lebih cerdas, mandiri, dan berdaya saing di masa depan. (IKP-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid resmi memberikan persetujuan pengangkatan dan pelantikan Muhamad Aris Susanto, SE.,M.E sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (26/9/2025).

Persetujuan ini tertuang dalam surat bernomor 800/1204/BKD yang bersifat rahasia, ditujukan kepada Bupati Banggai Kepulauan di Salakan. Surat tersebut menindaklanjuti usulan Bupati Banggai Kepulauan melalui hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Tahun 2025.

Dalam surat tersebut, Muhamad Aris Susanto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banggai Kepulauan, diangkat sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Gubernur Anwar Hafid dalam arahannya menyampaikan bahwa usulan pengangkatan tersebut pada prinsipnya disetujui, dan meminta agar segera dilakukan penetapan serta pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Persetujuan ini diberikan untuk segera ditindaklanjuti dalam rangka efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Banggai Kepulauan,” tegas Gubernur dalam surat yang ditandatanganinya.

Surat persetujuan tersebut juga ditembuskan kepada: Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dengan adanya persetujuan ini, diharapkan roda pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berjalan lebih optimal di bawah koordinasi Sekretaris Daerah yang baru. (IKP-KOMINFO)

Sapelang, BanggaiKep.go.id – UPTD Pelabuhan Perikanan dan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Wilayah VI Bidang Konservasi bersama Komite Pengelolaan Perikanan dan Pesisir Lestari (KP3L) Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan Kegiatan Pelatihan Restorasi dan Peluncuran Modul Terumbu Karang di Pantai Wisata Kayubas, Desa Sapelang, Kecamatan Buko Selatan, Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan mendukung upaya pemulihan dan pelestarian ekosistem laut, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. Restorasi terumbu karang dilakukan menggunakan metode Reef Star yang dinilai efektif untuk mempercepat pemulihan ekosistem bawah laut.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan Dr. Ir. Ferdy Salamat, ST.,M.Si menekankan bahwa terumbu karang tidak hanya menyajikan keindahan bawah laut, tetapi juga merupakan penopang utama ekosistem laut.

Terumbu karang menyediakan habitat bagi ribuan spesies, menjaga garis pantai dari abrasi, serta mendukung kehidupan nelayan dan perekonomian masyarakat pesisir.

“Upaya restorasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan moral dan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ferdy juga menilai pelatihan ini sangat penting sebagai langkah strategis dalam menanamkan kesadaran, keterampilan, dan komitmen menjaga ekosistem laut kepada para pemuda, masyarakat pesisir, serta pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, Ferdy menyampaikan tiga pesan utama yang menjadi harapan Bupati yakni:
1. Peserta pelatihan diharapkan mengikuti kegiatan dengan serius agar kelak menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing.
2. Pemangku kepentingan diminta terus bersinergi mendukung program pelestarian lingkungan, tidak hanya di atas kertas tetapi juga di lapangan.
3. Masyarakat luas diingatkan agar menjaga laut demi keberlanjutan hidup generasi mendatang.

Ferdy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta berharap peluncuran modul restorasi terumbu karang dapat menjadi panduan teknis dan edukatif bagi masyarakat maupun pemerintah daerah dalam upaya konservasi laut yang berkelanjutan.

Turut hadir Kasat Pol Airud Polres Banggai Kepulauan, UPTD PPKK3K Wilayah IV, Unsur Forkopimcam, Camat Buko dan Buko Selatan, Kepala sekolah (SMP Negeri I, SMA Negeri I, SMK Negeri I Buko Selatan), Kepala Desa se-Kecamatan Buko Selatan, Kelompok Konservasi Desa Labangun dan Desa Sapelang, Pokmaswas se-Kecamatan Buko Selatan, Para Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Banggai Kepulauan, Yayasan Living Seas, Yayasan Blue Aliance Indonesia, Masyarakat dan nelayan Desa se-Kecamatan Buko Selatan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 yang jatuh pada 26 September menjadi momentum penting bagi Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus memperkuat peran data dalam pembangunan daerah, Jumat (26/9/2029).

Sumber. Kominfo

Wakili Bupati, Asisten I Setda Iswan Saleh S.Sos meyampaikan Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali. Tujuannya untuk memperoleh gambaran utuh mengenai struktur dan ekonomi nasional maupun daerah. Data yang dihasilkan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan baik pemerintah pusat maupun daerah.

Dengan mengusung tema Hari Statistik Nasional 2025, ‘ Statistik Berdampak untuk Indonesia Maju’ peringatan ini mengingatkan kita semua bahwa data adalah fondasi pembangunan yang memerlukan dukungan dari seluruh pihak. Sejalan dengan itu, Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang mengangkat tema “Mencatat Ekonomi Indonesia” diharapkan dapat memberikan informasi akurat, mutakhir, dan komprehensif mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, baik formal maupun informal.

“Saya menyambut baik kegiatan sosialisasi ini sebagai langkah awal untuk membangun pemahaman bersama, menyatukan gerak dan memastikan bahwa semua unsur siap berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026” ujar Iswan Saleh.

Melalui forum ini, ia berharap seluruh hadirin dapat menyerap informasi secara maksimal, mengedukasi masyarakat di wilayah masing-masing, serta turut membantu Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pelaksanaan sensus di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama Kepala BPS Banggai Kepulauan menjelaskan bahwa BPS memiliki tiga kegiatan sensus besar, yakni Sensus Penduduk ( setiap tahun berakhiran 0), Sensus Ekonomi (setiap tahun berakhiran 6), dan Sensus Pertanian (setiap tahun berakhiran 3). Pada tahun 2026 mendatang, akan dilaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang mencakup seluruh usaha/perusahaan kecuali usaha yang bergerak di sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sektor Administrasi Pemerintah, Pertanahan, dan Jaminan Sosial wajib serta sektor Aktivitas Rumah Tangga sebagai pemberi kerja dan kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa oleh rumah tangga untuk digunakan sendiri.

“Dengan data hasil sensus ekonomi ini, kita akan memperoleh gambaran jumlah dan sebaran usaha berbagai skala, potensi usaha serta berbagai informasi penting lain yang akan menjadi dasar perumusan kebijakan ekonomi. Peringatan HSN 2025 dengan tema Statistik berdampak untuk Indonesia maju menjadi pengingat bahwa data yang akurat dan berkualitas adalah kunci pembangunan, sementara SE2026 dengan tema Mencatat Ekonomi Indonesia menjadi wujud nyata upaya kita dalam menyiapkan pondasi data menuju Indonesia maju” ungkapnya.

Ia menegaskan, tanpa data yang berkualitas, melalui perencanaan dan pembangunan akan sulit tepat sasaran. Melalui SE2026, diharapkan terbangun keterbukaan kolaborasi, serta pemanfaatan data statistik untuk memperkuat pondasi ekonomi daerah dan memberikan kesejahteraan nyata bagi masyarakat Banggai Kepulauan.

Kegiatan bertempat di Taman Kota Salakan dan turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan Perencanaan Daerah ,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil, Kepala Dinas Perikanan, Perwakilan Polres Kabag Log, serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral tahun 2025 bersama sejumlah perangkat daerah bertempat di Aula Kantor Dinas Kominfo, Kamis (25/9/2025).

Peserta kegiatan ini meliputi Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Badan Pusat Statistik, Kepala Bidang PTSP, serta staf dari beberapa OPD terkait, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pertanian Bidang Peternakan, dan Dinas Perindagkop UKM.

Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan sambutan Kepala Dinas Kominfo. Selanjutnya dilanjutkan dengan sesi panel materi oleh Kepala BPS Banggai Kepulauan dan Kepala Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menekankan pentingnya pengelolaan data sektoral yang sesuai standar. Menurutnya, data merupakan instrumen vital dalam perencanaan pembangunan, evaluasi program, serta perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

“Data yang valid, akurat, mutakhir, dan terpadu menjadi kunci dalam mewujudkan Satu Data Indonesia. Melalui pembinaan ini, kita ingin mendorong sinergi antar-perangkat daerah agar tata kelola data semakin baik, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala BPS Banggai Kepulauan dalam pemaparannya menjelaskan ruang lingkup sistem statistik nasional, dasar hukum, hingga penguatan sistem statistik untuk mendukung implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Ia juga menekankan pentingnya membangun Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di setiap OPD guna mencegah ketimpangan, duplikasi, serta ketidakakuratan data.

Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan menegaskan bahwa kesadaran akan pentingnya data harus dimulai dari proses pengumpulan hingga penyampaian ke wali data. Data yang sudah tervalidasi nantinya akan dipublikasikan melalui portal Satu Data Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan. Hal ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat sistem perencanaan daerah dan meningkatkan capaian indeks pembangunan di masing-masing urusan pemerintahan.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin memahami dan konsisten dalam penyelenggaraan statistik sektoral. Sinergi antar-OPD bersama Dinas Kominfo sebagai wali data akan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan data yang berkualitas, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan demi kemajuan Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Laporan Harian Harga Sembako di Pasar Salakan pada Jumat, 26 September 2025.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Laporan Harga Harian (Pasar Salakan – 26_09_2025)

Buko, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Kecamatan Buko berlangsung penuh sukacita dan damai, Jumat (26/9/2025).

Acara yang diikuti jemaat se-Kecamatan Buko ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Banggai Kepulauan, Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah, Camat Buko, unsur Forkopimcam, serta para pimpinan gereja, tokoh masyarakat, dan peserta dari berbagai jemaat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di bacakan Asisten Setda Tommy B. Luasusun menyampaikan apresiasi tinggi diberikan kepada panitia, pelatih, peserta, dan jemaat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Pesparawi ditegaskan bukan hanya sekadar perlombaan vokal, melainkan wujud pengabdian kepada Tuhan melalui puji-pujian, serta menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan memperkuat kerukunan umat beragama.

Kegiatan ini juga mencerminkan nilai spiritual dan sosial yang positif, di mana setiap penampilan mengajarkan kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab. Pesparawi diharapkan mampu menjadi momentum mendorong generasi muda Kristen untuk terus berkarya dalam pelayanan, menjunjung tinggi nilai kebhinekaan, dan menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat majemuk.

“Kepada seluruh peserta, pesan sportivitas dan persaudaraan ditekankan sebagai nilai utama dalam berkompetisi. Menang atau kalah bukanlah tujuan akhir, tetapi semangat pelayanan dan kebersamaan lah yang menjadi makna sesungguhnya,” ucapnya.

“Dengan terlaksananya Pesparawi tingkat kecamatan ini, doa dan harapan disampaikan agar masyarakat Kecamatan Buko serta seluruh Kabupaten Banggai Kepulauan senantiasa hidup dalam damai, sejahtera, dan penuh kasih,” tuturnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong percepatan transformasi digital melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang salah satu pilar utamanya adalah tata kelola data. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bertempat di ruang rapat Bidang Aptika, Kamis (25/9/2025).

Dalam sambutan Bupati diwakili Kepala Dinas Kominfo Banggai Kepulauan, Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menyampaikan bahwa tata kelola data menjadi kunci penting dalam mewujudkan sinkronisasi data sektoral dengan data statistik resmi. Oleh karena itu, sinergi antar instansi seperti Dinas Kominfo sebagai wali data, Bappeda dan Litbang sebagai koordinator, serta Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pembina data, perlu terus diperkuat untuk mewujudkan Pemerintah Digital (Pemdi).

“Data dan statistik memiliki peran vital dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan. Tanpa data yang valid, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan ini juga sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat Sistem Statistik Nasional (SSN) dan mendukung implementasi Satu Data Indonesia (SDI).

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah memprakarsai kegiatan ini bersama seluruh pemangku kepentingan.

Adapun pesan dan harapan yang disampaikan meliputi:

1. Perangkat daerah diingatkan agar serius dalam mengelola data sektoral, mulai pencatatan, pengolahan hingga penyajian dalam bentuk statistik.

2. Dinas Kominfo dan BPS diminta terus memperkuat koordinasi, pendampingan, serta membangun sistem data yang terintegrasi.

3. Seluruh peserta diminta menjadikan pembinaan ini bukan sekadar forum seremonial, melainkan momentum untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman, dan komitmen bersama dalam menghasilkan data berkualitas.

Dengan langkah konkret ini, Pemkab Banggai Kepulauan optimistis mampu mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berbasis data. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan diwakili Asisten 1 Setda Iswan Saleh hadiri Launching Kampung Zakat Penguatan Kelompok Kerja Majelis Taklim Di Desa Tatakalai Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan di hadiri Kepala KUA Banggai Kepulauan, Ketua Baznas Banggai Kepulauan,
Camat Tinangkung, Pejabat Pengawas Kementerian Agama Banggai Kepulauan, Pengurus Majelis Taklim se-kecamatan Tinangkung Utara, Pengurus Majelis Taklim se-kecamatan Tinangkung, dan Pengurus Majelis taklim se-kecamatan Totikum, Kepala Desa Tatakalai serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Iswan Saleh mengatakan potensi zakat umat islam di Indonesia secara angka sangat signifikan. Dalam aspek zakat, berdasarkan data yang telah dirilis oleh baznas yang bekerjasama dengan institut pertanian bogor bahwa potensi zakat di indonesia mencapai angka 327 triliun rupiah.

Angka tersebut menjadi signifikan manakala potensi dapat ter aktualisasikan pada realitas pengumpulannya secara nasional, akan tetapi setelah hadirnya undang-undang nomor 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, data pengumpulan zakat secara nasional yang berhasil dihimpun oleh baznas berkisar kurang dari 3 persen. sedangkan data lembaga zakat baik baznas dan laz berjumlah 584 lembaga.

Ia memaparkan bahwa Kampung zakat adalah suatu program Kementerian agama yang fokusnya pada penguatan atau pemberdayaan mustahik berbasis desa atau kampung melalui ekosistem zakat, infaq, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya.

Pelaksanaan launching kampung zakat hari ini yang diselenggarakan bersamaan dengan penguatan kelompok kerja majelis taklim merupakan sebuah proses penguatan untuk meningkatkan potensi dan aktualisasi nilai-nilai keagamaan dalam bentuk ibadah sosial.

“Kehadiran majelis taklim ditengah kehidupan masyarakat bukan hanya sekedar mempelajari nilai-nilai ubudiyah namun harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sosial dalam bentuk zakat, infaq dan shadaqah. Karena dalam al-quran perintah mendirikan shalat selalu diganti dengan perintah menunaikan zakat. hal ini menunjukkan bahwa suatu ibadah akan sangat berarti jika diwujudkan dalam kehidupan sosial,” jelasnya.

Desa Tatakalai Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan satu dari enam desa yang ditetapkan sebagai kampung zakat di propinsi sulawesi tengah berdasarkan sk kepala kantor wilayah kementerian agama propinsi sulawesi tengah nomor : 233 tahun 2024.

Mengingat betapa pentingnya dan potensi zakat yang begitu besar jika ditunaikan oleh seluruh umat islam, maka Pemerintah Kabupaten Banggai kepulauan lewat kegiatan majelis taklim di semua desa, menaruh harapan bahwa kegiatan majelis taklim bukan hanya sekedar mempelajari ilmu-ilmu agama namun harus menumbuhkan semangat berzakat yang dimulai dari kelompok majelis taklim itu sendiri.

“Oleh karena itu lewat kegiatan launching kampung zakat dan penguatan kelompok kerja majelis taklim, Pemerintah Kabupaten Banggai kepulauan berharap akan tumbuh muzakki- muzakki yang bisa menginfaqkan sebagian hartanya. jika hal ini terwujud dengan baik maka angka kemiskinan di kabupaten banggai kepulauan semakin menurun karena banyak hal yang bisa dilakukan untuk melakukan kegiatan sosial terutama pengentasan kemiskinan di kabupaten banggai kepulauan,” tutupnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan di wakili Staf Ahli Bupati Tommy B. Luasusun secara resmi membuka kegiatan Penyusunan Program Kepanduan dan Ekstrakurikuler Terintegrasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dilaksanakan di Aula Penginapan Bharata, Kamis (27/9/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang di wakili Sekretaris Dinas, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI), Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), Koordinator Wilayah Pendidikan Kabupaten Banggai Kepulauan, Ketua Kwartir Cabang Pramuka, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), serta para kepala sekolah SMP se-Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati dibacakan Tommy Luasusun menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada kecerdasan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan sosial, serta kepemimpinan sejak usia dini.

“Oleh karena itu, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dinilai sangat penting dan relevan untuk menjawab tantangan zaman,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan Tujuh kebiasaan positif yang diajarkan dalam gerakan ini meliputi:

1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
2. Membiasakan salam, senyum, sapa, sopan, dan santun
3. Disiplin dan bertanggung jawab
4. Jujur dan dapat dipercaya
5. Cinta kebersihan dan kesehatan
6. Gemar membaca dan belajar
7. Peduli dan gotong royong

“Nilai-nilai tersebut sejalan dengan misi kita untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi,” ungkap Tommy.

Ia juga berharap penyusunan program kepanduan dan ekstrakurikuler ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar menjadi ruang pembentukan karakter anak yang menyenangkan, terstruktur, dan terintegrasi.

Pemda juga mengajak seluruh pihak – pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat – untuk bersama-sama mendukung gerakan ini demi mencetak generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berbudi pekerti luhur, mandiri, dan berjiwa Nasionalis.

Mengakhiri sambutannya, Staf Ahli  menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan penuh semangat. (Decky-KOMDIGI)