Palu Banggaikep. go.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. Muh Arya Kirana Bakara, siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Palu, sukses melaksanakan tugasnya sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulawesi Tengah pada peringatan HUT RI ke-80, Minggu (17/8/2025).

Arya yang merupakan utusan dari Kota Palu dipercaya memegang peran penting sebagai Komandan Pasukan 8 (Rajawali) dalam upacara penurunan bendera yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, serta turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid.

Keberhasilan Arya menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat seleksi Paskibraka dilakukan secara ketat dan berjenjang. Dari puluhan peserta yang mendaftar melalui jalur Kota Palu, Arya berhasil menorehkan prestasi hingga lolos sebagai anggota Paskibraka tingkat provinsi dan dipercaya memegang posisi strategis di barisan inti.

Tahun ini, Paskibraka Sulawesi Tengah mengusung tagline penuh semangat:

“Berani Cerdas, Berani Sehat, Sulteng Nambaso, Generasi 25”

Tagline tersebut menjadi simbol semangat generasi muda Sulteng yang berani tampil unggul, sehat jasmani dan rohani, serta cerdas dalam menghadapi tantangan bangsa.

Kiprah Muh Arya Kirana Bakara tidak hanya membanggakan MAN IC Kota Palu, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas.(IKP-KOMINFO)

Alakasing, BanggaiKep.go.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dengan tema “Pemulihan dan Pemberdayaan Perempuan Korban Kekerasan” bertempat di Balai Desa Alaksing Kecamatan Peling Tengah, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Desa Alaksing, Narasumber dari Kadis Koperindagkopukm, Pemateri dari Pekerja Sosial, PKK Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Dasawisma, Aparat Desa, BPD dan Staf Dinas DP3AP2KB.

Sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan yang dilakukan adalah upaya untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat tentang bentuk kekerasan, serta cara-cara untuk mencegah dan melindungi diri dari kekerasan tersebut. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat umum, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan.

Pada kesempatan ini, Sekretaris Desa Alakasing Djima Jaama dalam sambutannya berharap melalui kegiatan ini, masyarakat bisa sadar sehingga kasus kekerasan terhadap perempuan tidak terjadi.

Selain itu, Kepala Dinas Koperindakopukm Kab. Banggai Kepulauan Dra. Jeane B. Rorimpandey, M.Si selaku narasumber membawakan materi yakni “Bangkit dan Berdaya Pemulihan Perempuan Korban Kekerasan”.

Beliau mengatakan bahwa angka kekerasan terhadap perempuan masih tinggi di Indonesia, untuk itu perlunya upaya pemulihan dan pemberdayaan agar korban bisa bangkit dan berdaya kembali.

Harapannya, dapat tercipta lingkungan aman bebas dari kekerasan, beri dukungan kepada korban, saling mendukung sesama perempuan dan semua bisa berperan melindungi korban.

Pekerja Sosial Adiyanto S Bahroen, S.Tr.Sos selaku pemateri mengatakan bahwa pemulihan dan pemberdayaan bagi perempuan korban kekerasan sangatlah penting, untuk itu perlunya edukasi terhadap semua pihak termasuk kepada masyarakat.

“Pemulihan berkaitan dengan mengembalikan keberfungsian sosial menjadi seperti seharusnya. Kemudian pihak terkait membantu agar perempuan korban kekerasan berdaya kembali sehingga bisa mandiri secara ekonomi dan dapat melanjutkan kehidupannya dikemudian hari sesuai dengan apa yang diharapkan,” katanya. (IKP-KOMINFO BANGKEP)