Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady resmi kukuhkan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025, bertempat di Aula Bappeda Kab. Banggai Kepulauan, Jumat (15/8/2025).

Kegiatan di hadiri Pj. Sekda, Asisten I dan II Setda, perwakilan DPRD Bangkep, Waka Polres Bangkep, Pj. Pabung/Danramil 1308 – 10/Salakan, Kepala OPD yang sempat hadir serta Orang tua calon Paskibraka (Mendampingi).

Dalam sambutan Bupati Rusli menyampaikan selamat kepada capas semua, yang telah di berikan amanah dan kehormatan sebagai anggota paskibraka pada peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan, yang sesaat tadi pengukuhannya di saksikan bersama.

Menurutnya, Pengukuhan ini bermakna bahwa telah tertanamnya semangat kebangsaan dan cinta tanah air, tumbuh suburnya jiwa patriotisme dan idealisme, rela berkorban serta memiliki sikap disiplin dan tanggungjawab pada adik-adik anggota paskibraka sebagai kader dan calon pemimpin bangsa di masa depan.

Rusli menerangkan bahwa sebagai bagian dari generasi muda Bangsa Indonesia yang merupakan kader Bangsa dan sumber insani pembangunan Nasional di masa depan, anggota paskibraka harus menjadi pelopor dan garda terdepan dalam menangkal setiap peristiwa dan kejadian yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, serta ikut memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pengukuhan ini adalah awal dari perjuangan ananda sekalian, yang tidak boleh berhenti seiring dengan berakhirnya momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Proklamsi Kemerdekaan Republik Indonesia, jiwa Nasionalisme, Patriotisme, Kepeloporan, serta Kepemimpinan yang terbentuk, harus di jadikan sebagai bagian dari kepribadian, dan senantiasa di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai Putra Putri Indonesia pilihan,” ungkapnya.

Anggota Paskibraka harus mampu memberi energi positif bagi generasi muda lainnya serta masyarakat. “Tumbuh kembangkan lah semangat membangun Bangsa, memajukan Negeri, membanggakan daerah kalian melalui kontribusi-kontribusi positif di masa depan,” ucap Rusli.

Anggota paskibraka adalah putra-putri pilihan, baik dari segi fisik, kecakapan, maupun mental, di pundak kalianlah, sukses tidaknya Upacara Bendera peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80.

“Saya harap agar tugas ini dapat di laksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh semangat dan tanggungjawab, dengan mempersiapkan fisik dan mental agar pelaksanaan upacara bendera nanti dapat berjalan dengan sukses dan lancar,” ujar Bupati.

“Saya percaya dan berharap pada anggota paskibraka yang merupakan putra-putri pilihan terbaik akan mampu dan dapat melaksanakan tugas ini dengan sungguh-sungguh dan penuh percaya diri, saya sangat memahami bahwa tugas yang diemban sangat berat tetapi sangat terhormat dan mulia sebagai pengibar dan penurun duplikat bendera pusaka dalam rangka memperingati Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tanggal 17 agustus 2025 nanti,” tambahnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady ST,.MT,. AIFO resmi melaunching klinik layanan aduan dan konsultasi di Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (15/8/2025).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan inspektorat sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) memiliki tugas ganda yaitu Assurance ( memberikan keyakinan bahwa penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai aturan) dan Consulting ( berikan pendampingan serta solusi perbaikan), dua fungsi ini berjalan beriringan dengan memastikan bahwa potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.

Rusli juga menjelaskan bahwa Klinik ini dirancang dengan tujuan utama, pertama mendekatkan layanan pengawasan kepada masyarakat dan aparatur sehingga mereka dapat menyampaikan aduan atau berkonsultasi tanpa birokrasi yang rumit, kedua meningkatkan kecepatan dan ketepatan respon terhadap setiap laporan atau pertanyaan, ketiga memberikan edukasi dan pembinaan agar aparatur memahami aturan dan prosedur dengan benar keempat membangun kepercayaan publik bahwa pemerintah daerah benar-benar serius dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan berintegritas.

Selain itu, Klinik ini tidak hanya menjadi ruang untuk menerima laporan, tetapi juga tempat belajar dan berbagi pengetahuan. “Aparatur dapat datang untuk berkonsultasi mengenai pengelolaan keuangan, pengadaan barang/ jasa, dan tata kelola pemerintahan lainnya. Kita tidak menunggu masalah muncul, tetapi aktif mencegahnya,” ucapnya.

Inovasi ini juga sejalan dengan arahan kebijakan nasional, khususnya peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan berbagai strategi pencegahan korupsi yang dicanangkan oleh KPK.

“Dengan adanya klinik layanan aduan dan konsultasi ini saya ingin menegaskan bahwa, pengawasan dalam bentuk kepedulian bukan ancaman, konsultasi adalah upaya pencegahan bukan pembenaran setelah kesalahan terjadi, transparansi adalah kekuatan bukan kelemahan,” terang Rusli.

Bupati juga berharap dengan klinik ini dapat menciptakan budaya kerja yang terbuka, di mana setiap aparatur berani bertanya, mencari solusi, dan memperbaiki diri.

Bupati mengajak kita semua untuk melihat manfaat besar yang akan dihasilkan dari layanan ini. Bagi pemerintah daerah, layanan ini akan menjadi instrumen pengawasan dan pembinaan yang efektif sehingga kualitas perencanaan dan pelaksanaan program akan semakin baik,” papar Bupati.

Bagi masyarakat, layanan ini menjadikan aspirasi yang jelas dan mudah diakses, sehingga hak mereka untuk mendapatkan pelayanan yang bersih dapat terpenuhi.

Bagi aparatur, layanan ini menjadi ruang aman untuk mencari solusi dan mendapatkan bimbingan sehingga mereka dapat bekerja dengan percaya diri sesuai aturan,

“Saya berharap semoga klinik layanan aduan dan konsultasi ini menjadi awal yang baik bagi terciptanya pemerintahan yang bersih, melayani, dan terpercaya di Kabupaten Banggai Kepulauan. Mari kita jadikan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat anti korupsi, membangun budaya kerja yang profesional dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” harapnya.

Kegiatan turut dihadiri Pj. Sekda, Inspektur Inspektorat, Ketua Tim BPKP Provinsi Sulteng, Camat se-kabupaten, serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)