Salakan, BanggaiKep.go.id – Komandan Korem (Danrem) 132/Tadulako Brigjen TNI Sutara Wisnu Budi Hidayanta SH.,M.Sc melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 1308/LB sebagai bagian dari agenda pembinaan teritorial dan penguatan sinergitas antara TNI dengan pemerintah daerah di Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (7/5/2026).

Kedatangan Danrem 132/Tadulako beserta rombongan disambut langsung oleh jajaran Kodim 1308/LB, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.

Dalam rangkaian kegiatan, Danrem 132/Tadulako melakukan tatap muka dan koordinasi bersama jajaran Kodim 1308/LB guna memperkuat pelaksanaan tugas kewilayahan, menjaga stabilitas keamanan, serta meningkatkan kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan. Suasana penuh kekeluargaan tampak dalam pertemuan tersebut sebagai wujud soliditas dan sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan di daerah.

Danrem 132/Tadulako menyampaikan pentingnya menjaga koordinasi dan komunikasi yang baik antara seluruh unsur Forkopimda guna menciptakan situasi daerah yang aman, kondusif, dan harmonis. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah serta masyarakat Banggai Kepulauan terhadap tugas-tugas TNI di wilayah.

Sementara itu, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kunjungan kerja Danrem 132/Tadulako di daerah tersebut. Diharapkan, hubungan baik dan sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati dan di hadiri Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkan Supu, S. Th. I. MH,  Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, Sekda Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, SE. ME, Kapolres Banggai Kepulauan di wakili oleh Kabag Ops, Kompol Maikun, Kajari Balut di wakili oleh Kasi Intel Doni Andrian, SH, Pabung Bangkep. Mayor Inf. Burhanuddin, Asisten 1 Setda Banggai Kepulauan, Rahman Hasan, ST, Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan, Muchsin HS. Yasano, S.Ag, Plt. Sekwan, Asgar Lalu, SH, Kepala Satuan Perangkat Daerah (Decky-KOMINFO)

Ambelang Sub Desa Kuakon, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto, menghadiri prosesi pelepasan jenazah almarhumah Ibu Rilismin Reick Vita Banetan. Suasana duka menyelimuti acara yang dihadiri keluarga besar, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pelayat, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, Aris Susanto menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhumah. Ia menegaskan bahwa kepergian seseorang merupakan kehendak Tuhan yang tidak dapat dihindari. “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan,” ujarnya.

Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, ia mendoakan agar seluruh amal ibadah dan kebaikan almarhumah semasa hidup diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan dalam menghadapi masa duka.

Menurut Aris, almarhumah dikenal sebagai pribadi yang baik, penuh perhatian, serta memiliki semangat dalam kehidupan bermasyarakat. Keteladanan dan dedikasinya, kata dia, akan selalu menjadi kenangan bagi keluarga dan masyarakat yang mengenalnya.

Ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat akan pentingnya mempererat persaudaraan, meningkatkan iman, serta terus berbuat baik kepada sesama.

“Sebagai manusia beriman, kita diajarkan untuk menerima setiap kehendak-Nya dengan keikhlasan dan ketabahan,” katanya.

Di akhir sambutan, Sekda secara resmi menyerahkan jenazah almarhumah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Ia mengajak seluruh pelayat untuk mengiringi kepergian almarhumah dengan doa, agar perjalanan menuju hadirat Tuhan Yang Maha Esa berlangsung dengan damai. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait standar pelayanan publik dalam rangka konsultasi statistik Satu Data Indonesia (SDI). Selasa, (05/05/2026)

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dipimpin oleh Staf Ahli yang mewakili Bupati Banggai Kepulauan FGD dihadiri Kepala BPS, Moderator, perwakilan instansi vertikal, serta pihak terkait yang berperan dalam pengelolaan dan penyediaan data statistik sektoral di daerah.

Dalam sambutan Bupati yang di bacakan Staf Ahli Bupati Muksin Yasono menegaskan pentingnya penerapan standar pelayanan publik yang terintegrasi dalam pengelolaan data. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional melalui program Satu Data Indonesia yang bertujuan untuk mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui forum ini, kita berharap dapat menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antar instansi dalam penyelenggaraan statistik sektoral, sehingga pelayanan publik berbasis data dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

FGD ini juga menjadi ruang diskusi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pengelolaan data, termasuk aspek validasi, standarisasi, serta interoperabilitas antar sistem informasi di lingkungan pemerintah daerah.

Selain itu, para peserta turut memberikan masukan terkait penyusunan dan penerapan standar pelayanan publik yang berkaitan dengan konsultasi statistik, agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat implementasi Satu Data Indonesia di Kabupaten Banggai Kepulauan, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola data yang lebih baik guna mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis bukti. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menerima kunjungan Dewan Musyawarah Adat Provinsi dalam sebuah pertemuan resmi yang berlangsung di ruang rapat Bupati, Selasa (05/05/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, dan dihadiri oleh Kepala Bappeda dan Litbang beserta sejumlah perwakilan Dewan Musyawarah Adat Provinsi.

Pertemuan ini membahas berbagai hal strategis terkait pelestarian adat dan budaya lokal, serta penguatan peran lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dewan Musyawarah Adat Provinsi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat guna menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Banggai Kepulauan.

Bupati Rusli Moidady dalam penyampaian memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan lembaga adat dalam rangka menciptakan pembangunan yang berakar pada budaya dan nilai-nilai lokal.

“Peran lembaga adat sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi dan masukan dari Dewan Musyawarah Adat terkait berbagai isu sosial kemasyarakatan, termasuk penguatan hukum adat dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Diharapkan melalui pertemuan ini, hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga adat semakin erat, sehingga mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga budaya serta mendorong kemajuan Banggai Kepulauan ke depan. (Decky-KOMINFO)

Batang Babasal, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Desa Batang Babasal melaksanakan kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk periode bulan Januari hingga April 2026, Senin (4/5/2026).

Kegiatan bertempat di Balai sanggar seni budaya ini berlangsung dengan tertib dan dihadiri oleh perwakilan masyarakat serta unsur pemerintah desa. Turut hadir Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang diwakili oleh Ibu Siska Yuni Sabae.

Dalam sambutan Kepala Desa Batang Babasal Kaleb Nasir kades penambahan 2 tahun menekankan kepada seluruh penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat digunakan secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan utama keluarga.

Ia berharap BLT tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Ketua KIM Batang Babasal Yonce Kuna menyampaikan bahwa pembagian BLT ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus upaya menjaga kesejahteraan warga desa.

Kegiatan penyaluran BLT berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat.

Pemerintah desa juga berharap bantuan ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat di Desa Batang Babasal. (Decky-KOMINFO)

Bone, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey laksanakan audiensi sekaligus kunjungan kerja dengan Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Bone, Sulawesi Selatan, Kegiatan tersebut berlangsung di ruang tamu (guest room) Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Senin (4/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Banggai Kepulauan diterima langsung oleh Direktur Politeknik KP Bone, Dr. Muhammad Hery Riyadi Alauddin, S.Pi., M.Si., bersama jajaran pimpinan kampus, yakni Wakil Direktur II Dr. Budiyanti, A.Pi., M.Si., serta Wakil Direktur III Yasser Arafat, A.Pi., M.T.

Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dengan institusi pendidikan vokasi di bidang kelautan dan perikanan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kapasitas nelayan di daerah.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan, Dr. Ir. Ferdy Salamat, S.T., M.Si., IPU, serta Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, Leonarto Y. Gonero, S.Si.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan kecil di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta diakhiri dengan diskusi terkait peluang kolaborasi ke depan antara pemerintah daerah dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, S.E.M.E menekankan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) serta penertiban pengelolaan aset daerah menjelang berakhirnya pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun anggaran 2025, Senin (4/5/2026).

Dalam apel pagi yang digelar di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Aris menyebutkan bahwa ASN harus tetap menjaga kedisiplinan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah. “Disiplin menjadi kunci utama agar kinerja pemerintahan tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa BPK dijadwalkan menyelesaikan tugas pemeriksaan dalam waktu dekat. Salah satu perhatian utama dalam pemeriksaan tersebut adalah pengelolaan aset daerah. Pemerintah daerah, kata dia, telah menerima gambaran awal terkait kondisi pengelolaan aset yang masih memerlukan pembenahan.

Aris meminta ASN yang masih memiliki kewajiban terkait aset, seperti retribusi penggunaan rumah dinas, agar segera menyelesaikannya sebelum tim BPK kembali. “Kami minta dalam satu hingga dua hari ini, Senin dan Selasa, seluruh kewajiban tersebut dapat dituntaskan,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti masih banyaknya aset milik perangkat daerah yang tidak berada di organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing, melainkan masih dikuasai oleh ASN, baik yang telah pindah tugas maupun yang sudah tidak aktif. Ia meminta agar aset-aset tersebut segera dikembalikan.

“Bagi ASN yang merasa masih memegang aset dari OPD sebelumnya, segera dikembalikan paling lambat sebelum BPK kembali. Silakan berkoordinasi dengan bidang aset di BPKAD untuk memastikan data yang dimiliki,” ujar Aris.

Menurut dia, perbaikan tata kelola aset menjadi krusial agar pemerintah daerah dapat mempertahankan opini laporan keuangan yang baik. “Jangan sampai karena kelalaian dalam pengelolaan aset, kita gagal meraih opini yang diharapkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Aris juga menyinggung hasil evaluasi terhadap kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Ia mengungkapkan adanya keterlambatan pembayaran gaji pegawai PDAM yang dipicu oleh rendahnya tingkat pembayaran rekening air, termasuk dari kalangan ASN sendiri.

“Banyak pegawai PDAM baru menerima gaji di atas tanggal 20. Ini tentu memprihatinkan, karena mereka juga memiliki kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi di awal bulan,” katanya.

Ia pun mengimbau ASN yang menjadi pelanggan PDAM agar membayar tagihan air tepat waktu, yakni antara tanggal 1 hingga 10 setiap bulan. “Jangan menunggu tambahan penghasilan pegawai. Pembayaran air bersih seharusnya sudah menjadi prioritas dari gaji,” ujar Aris.

Menutup arahannya, Aris kembali menegaskan pentingnya tanggung jawab bersama dalam menjaga aset daerah serta mendukung kinerja layanan publik. “Ini menjadi perhatian kita semua, termasuk kepala perangkat daerah, agar seluruh aset terdata dan dikelola dengan baik,” katanya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati. Asisten I Sekretariat Daerah, Rachman Hasan, ST., M.Si membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia di hadapan aparatur sipil negara (ASN) serta siswa-siswi di Salakan, Sabtu (2/5/2026).

Upacara tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam memajukan sektor pendidikan. Dalam amanatnya, Menteri menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata.

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan tahun ini diikuti para pemangku kepentingan pendidikan di seluruh Indonesia, mulai dari guru, tenaga kependidikan, pelajar, hingga masyarakat luas.

Dalam sambutan yang dibacakan, Menteri menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan upaya memanusiakan manusia. Ia mengingatkan kembali nilai-nilai dasar pendidikan nasional yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara, melalui konsep asah, asih, dan asuh.

“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi insan yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab,” demikian kutipan amanat tersebut.

Menteri juga menegaskan bahwa arah pembangunan pendidikan saat ini sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto, yang menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Indonesia maju, makmur, dan bermartabat.

Dalam pidatonya, dipaparkan lima kebijakan strategis pemerintah di bidang pendidikan. Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran. Hingga 2025, lebih dari 16 ribu satuan pendidikan telah direvitalisasi dan ratusan ribu sekolah mulai memanfaatkan perangkat pembelajaran digital.

Kedua, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru melalui program beasiswa, pelatihan kompetensi, hingga penyaluran tunjangan secara langsung setiap bulan.

Ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Berbagai program seperti kebiasaan positif siswa, kegiatan pramuka, serta pembelajaran berbasis pengalaman terus didorong.

Keempat, peningkatan mutu pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, serta pendekatan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Pemerintah juga menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen evaluasi capaian pendidikan.

Kelima, perluasan akses pendidikan melalui skema fleksibel seperti sekolah terbuka, pembelajaran jarak jauh, hingga pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Menteri menekankan bahwa keberhasilan kebijakan tersebut tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi lintas sektor. Pendidikan, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

“Tanpa dukungan semua pihak, kebijakan pendidikan hanya akan menjadi formalitas. Dibutuhkan pola pikir maju, mental kuat, dan komitmen yang lurus untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.

Menutup sambutan, Menteri mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sinergi dalam membangun pendidikan nasional.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita bersama-sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua demi Indonesia yang lebih cerdas dan bermartabat.” (Roy-KOMINFO)