Salakan, BanggaiKep.go.id – Peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) ke- 49 Tahun 2021 yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda Paud Kabupaten dan Pelantikan Ketua TP- PKK Kecamatan se- Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) pada pukul 20:00 Wita di Pendopo Rujab Bupati berlangsung secara hikmat, Selasa, (31/8/2021).

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam menyampaikan, “Selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya mengucapkan selamat memperingati hari kesatuan gerak PKK ke-49. Semoga tim penggerak PKK  Kabupaten Banggai Kepulauan terus maju sesuai dengan tema keluarga pelopor perubahan menuju Indonesia maju.”

Pelopor perubahan memberi makna bahwa PKK dalam hal ini, tim penggerak dan kader hendaknya tahu dan mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keluarga berkualitas dalam aspek moral, pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan hidup.

“Selaku Pemerintah Daerah, saya ucapkan selamat kepada bunda paud dan para ketua tim penggerak PKK kecamatan yang baru saja dilantik, semoga saudara-saudara yang baru saja dikukuhkan dan dilantik dapat menjalankan amanat dan tanggungjawab yang telah diberikan dengan baik dan dapat memajukan paud yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan dengan inovasi-inovasi yang dapat memberikan kualitas pendidikan yang baik pada anak usia dini,” lanjut Bupati.

Disamping itu, Bupati Rais Adam juga mengingatkan agar selalu patuhi protokol kesehatan agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, “Sebagai mitra kerja dari Pemerintah Daerah agar dapat bekerja sama mensosialisasikan serta membantu Pemerintah memutus rantai penyebaran virus covid-19 dengan terus mensosialisasikan Protokol Kesehatan kepada masyarakat,” tutur Bupati.

Kegiatan di hadiri oleh Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda Banggai Kepulauan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan sekaligus Bunda Paud, para Staf Ahli dan Asisten, Ketua Tim Penggerak- PKK Kecamatan, serta undangan lainnya. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam buka secara resmi Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2021 yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati BanggaiKep, Selasa, (31/08/2021).

Kegiatan di hadiri oleh Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bappeda dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati BanggaiKep mengatakan bahwa penanggulangan kemiskinan adalah kebijakan dan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang dilakukan secara sistematis, terencana dan bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk mengurangi jumlah penduduk miskin dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu prioritas pembangunan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2022 yakni penyediaan rumah layak huni, santunan kematian dan jaminan hari tua bagi masyarakat miskin ini merupakan target kita bersama,

untuk itu, kepada saudara-saudara perangkat Daerah untuk dapat bekerjasama serta saling bahu membahu agar target tersebut dapat tercapai,
untuk mendukung percepatan pengentasan kemiskinan.”

“Selaku Bupati Banggai Kepulauan, saya menghimbau kepada seluruh perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Banggai Kepulauan agar mengoptimalkan pelaksanaan koordinasi penanggulangan kemiskinan melalui rapat-rapat tim koordinasi penanggulangan kemiskinan Daerah (TKPKD),” ucap Bupati.

Berdasarkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Banggai Kepulauan perlu menjadi keseriusan dan komitmen seluruh perangkat Daerah dalam mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

”Saya meminta agar memperhatikan kondisi masyarakat di wilayah dengan melakukan fungsi kontrol dan pengendalian setiap program yang di buat oleh perangkat Daerah agar ketepatan sasaran program dan kegiatan dapat terwujud,” pinta Bupati.

“Dengan harapan bahwa apa yang dihasilkan dari pelaksanaan rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) ini baik berupa saran, rekomendasi, serta tindak lanjut yang dibutuhkan dapat bermanfaat bagi kita semua dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan di Daerah yang kita cintai ini,” tutur Bupati Rais Adam. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bertempat di kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep), H. Rais D. Adam selaku Bupati BanggaiKep yang didampingi Wakil Bupati Salim J. Tanasa Ketua DPRD Rusdin Sinaling, Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT, Kepala Kemenag dan peserta undangan hadiri Penutupan STQH Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Kabupaten Banggai Laut (Balut) secara virtual, Senin, (30/08/2021).

Dalam sambutan Bupati Banggai Laut yang di bacakan oleh Wakil Bupati Banggai Laut Ablit H. Ilyas, SH mengatakan bahwa, “Semoga dengan di adakan nya seleksi ini secara daring tidak mengurangi kualitas seleksi itu sendiri sehingga di dapatkan Qori dan Qoriah, Hafidz dan Hafidzah yang berkualitas dan mampu bersaing pada ajang Nasional.”

“Semoga kita semua mendapatkan syafaat di dunia ini, tiada kata yang pantas saya ucapkan kecuali sebuah kata yang indah, Alhamdulillah atas kesuksesan kita semua dalam menyelesaikan seluruh rangkaian STQH yang berlangsung pada tanggal 27-30 Agustus 2021,” tambah Wabup Balut.

Lanjutnya, Kita semua berharap kegiatan ini sukses mencapai tujuan kita bersama yaitu menggali potensi Qori dan Qoriah dari berbagai cabang dan tingkatan dalam rangka mengembangkan kemampuan membaca Al-Quran dan Hadist dengan baik dan benar.

“Saya selaku ketua umum pelaksanaan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi bagi kesuksesan penyelenggaraan seleksi Tilawatil Quran dan Hadist tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021 di Kabupaten Banggai Laut yang kita cintai ini,” jelas Wabup Ablit Ilyas.

Disamping itu, Wabup Balut juga berharap pelaksanaan STQH ini tidak hanya sekedar ajang untuk mengukir prestasi semata melainkan lebih dari pada itu sebagai sarana perekat rasa kebersamaan dan persaudaraan sesama yang menghantarkan masyarakat Sulawesi Tengah menuju suatu tatanan masyarakat yang memiliki komitmen, moral untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

“Saya juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras ketua dan anggota, dewan hakim seleksi Tilawatil quran dan Hadist yang ke-XXVI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021,” tambah Wabup.

Diakhir sambutannya Wabup mengatakan, “Saya ucapkan selamat atas prestasi yang telah di raih oleh para juara dari masing-masing cabang yang di lombakan, dan kepada mereka yang belum berhasil kami mengingatkan kepada peserta agar jangan berkecil hati terus mengasah kemampuan dan terus berlatih.”

“Dan yang sudah di nyatakan sebagai pemenang jangan berpuas diri tapi lakukan langkah-langkah peningkatan kemampuan dan terus berlatih mempersiapkan diri pada Ivent STQH tingkat Nasional nanti dengan harapan membawa hasil terbaik bagi Kabupatennya masing-masing,” tutup Wabup Ablit Ilyas. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Gubernur Ma’mun Amir menutup secara resmi Kegiatan STQH XXVI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Banggai Laut (Balut) secara virtual, Senin, (30/8)2021).

Kegiatan di ikuti oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, Wakil Bupati Salim J. Tanasa, Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT, Ketua DPDR Rusdin Sinaling, Forkopimda Banggai Kepulauan dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wagub menyampaikan, “Selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi, saya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para peserta, kami juga berterima kasih kepada Bupati Banggai Laut dan jajarannya beserta panitia, dewan hakim dan masyarakat Banggai Laut atas dukungannya sehingga semua acara STQH dapat terlaksanakan dengan baik.”

Selanjutnya Wagub menjelaskan dengan berakhirnya STQH  bukan berarti tugas dianggap sudah selesai, “Kita harus melanjutkan  upaya-upaya menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an,” ucap Wagub.

“Marilah luruskan niat membangun daerah dalam gerak cepat menuju Sulawesi tengah yang lebih sejahtera dan maju,” tutur Wagub. (RoyKominfo)

Lemelu, BanggaiKep.go.id – Curah hujan yang tinggi terus mengguyur wilayah pegunungan Pedalaman dataran Osan menyebabkan akses jalan satu-satunya yang menghubungkan beberapa desa di Dataran Osan Kec. Bulagi Selatan dan akses untuk mencari kebutuhan pokok di Desa Lumbi-Lumbia Kec. Buko Selatan rusak parah dan dan sangat memprihatikan.

Sebagai wujud kekecewaan masyarakat atas kerusakan jalan yang sudah sangat parah sehingga tidak dapat dilintasi kendaraan, masyarakat menanam pohon pinang dan pisang serta beberapa tanaman liar lainnya, di ruas jalan yang sudah tidak dapat lagi dilewati kendaraan roda dua dan empat.

Salah satu anak muda Desa Lemelu Imelda Popatoon saat diwawancarai (27/8/2021) mengatakan sudah cukup pak kami hanya terus mendengar janji-janji manis baik dari anggota Legislatif maupun Dinas terkait.

“Kasihan kami disini setiap tahun hanya sebatas janji untuk diperhatikan dan diperbaiki ruas jalan dataran Osan yang menghubungkan Sub Desa Alani, Desa Lemelu, Desa Labotakandi dan Desa Osan,” ucap Imelda.

Lanjut Imelda “Malahan kami lihat jalan yang masih layak terus ditingkatkan dan dibuat mulus dan licin, padahal jalannya masih bagus layak dan tidak berlubang dibandingkan dengan jalan kami di dataran Osan yang sudah rusak parah apalagi di musim hujan seperti ini sudah kayak kebun pece (sawah).”

“Tolong perhatikanlah akses jalan dataran Osan, kami adalah bagian dari daerah ini jangan yang lain diperhatikan dan diprioritaskan kami diabaikan serta dilupakan keluhan dan rintihan kami,” tutur Imelda. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Satuan Tugas (Satgas) Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Prokes) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar operasi yustisi penindakan hukum prokes sesuai Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Kamis, (26/8/2021).

Sekretaris Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol PP) Elisabeth Langitan, SH mengatakan, “Semua titik yang ada di Kota Salakan menjadi objek penegakan disiplin terutama di pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Elisabeth, pelaku usaha banyak yang membangkang, terutama pemakaian masker, mereka tidak indahkan atau cuek sehingga banyak karyawan dari usaha tersebut yang tidak memakai masker.

“Adapun sanksi yang diberikan untuk pelaku usaha yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan akan disanksi denda Rp. 2.000.000, hal ini diatur dalam peraturan wali Kota Palu nomor 9 tahun 2021,” ucap Sekretaris Satpol-PP.

Lanjutnya, “Sedangkan karyawan yang tidak memakai masker akan dikenakan sanksi mental untuk wanita membersihkan jalan, membersihkan sampah, untuk pria akan di berikan sanksi pus up dan untuk anak sekolah yang tidak memakai masker diberikan sanksi menyanyikan lagu kebangsaan atau menghafal Pancasila.”

“Harapan saya ke depan untuk gugus tugas lebih diperketat khususnya penegakan disiplin sehingga masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” harap Elisabeth.

Kegiatan dilakukan oleh Tim Satuan Tugas yang di pimpin oleh Elisabeth A. Langitan, SH bertempat di Pasar Salakan dan di toko-toko. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam hadiri kegiatan Launching Gernas Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Wisata Indonesia (BWI) “Pelangi Sulawesi Secara Hybrid yang mengangkat tema “Dari Sulawesi Menuju Mancanegara” secara virtual di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Kamis, (26/08/2021).

Bupati didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Kadis Pariwisata, Kepala Dinas Koperindag serta pejabat lainnya.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE mengatakan bahwa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tentunya sangat merespon kegiatan ini terlebih karena Sulawesi Utara di jadikan sebagai lokasi pusat pelaksanaannya.

“Kami juga menyambut gembira Launching Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Wisata Indonesia (BWI) yang sangat strategis dalam mendukung perkembangan prodak-prodak UMKM baik lokal maupun dari daerah-daerah yang lain,” ucap Gubernur Sulut.

BBI dan BWI menjadi gagasan yang berpotensi besar dalam mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengangkat prodak-prodak lokal, mengembangkan usaha-usaha ekonomi kreatif dan berwisata di dalam Negeri yang memiliki destinasi yang tidak kalah indah dengan destinasi di luar Negeri.

Untuk mengiringi BBI dan BWI maka menjadi tantangan bagi pelaku UMKM maupun pelaku ekonomi kreatif di daerah, untuk ke depan terus menghasilkan prodak lokal maupun kerajinan yang kreatif berkualitas, berbasis tradisi dan warisan budaya serta terus berinovasi.

Gubernur Sulut juga mengatakan, Kita masih harus berhadapan dengan pandemi covid-19 yang menjadi tantangan bagi kita, tetapi kita percaya bahwa apa yang kita lakukan hari ini akan memberi dampak yang sangat positif dan menghadapi tantangan-tangan yang ada.

Untuk itu mari kita saling support dan jangan pernah menyurutkan semangat untuk memberi dampak baik dan manfaat bagi pengembangan UMKM dan sektor Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara bagi perkembangan masyarakat kita bagi keberlangsungan usaha-usaha ekonomi kreatif bagi pemulihan kondisi Daerah dari pandemi covid-19.

“Mari kita tetap bersinergi dan tetap menjaga kondisi kita dalam tantangan apapun, mari tetap bersama-sama memberikan dukungan terhadap pembangunan dan perkembangan daerah untuk kontribusi bagi terwujudnya visi pembangunan Daerah Sulawesi Utara menuju Sulut Maju dan Sejahtera sebagai pintu gerbang di Indonesia ke Asia Pasifik serta kontribusi untuk tercapainya Indonesia maju,” tutup Olly. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2021 yang dilaksanakan secara virtual dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo.

Dalam kesempatan ini, Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam turut menghadiri dan didampingi Wakil Bupati, Staf Ahli Bupati dan pejabat lainnya di lingkup Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) di ruang rapat kantor Bupati, Rabu, (25/8/2021).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan, Sampai Juli 2021 Inflasi terjaganya rendah dihampir seluruh daerah. Secara Nasional, tercatat 1,52 persen year on year.

“Kami memperkirakan inflasi Tahun 2021-2022 akan terjaga dalam kisaran 3%  plus minus 1%  meskipun risiko kenaikan inflasi pada 2022 perlu kita antisipasi sejalan dengan kenaikan permintaan domestik dan kenaikan harga komoditas dunia,” tambah Perry.

Selanjutnya, Perry juga mengatakan “Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bapak Menko perekonomian selaku ketua tim pengendalian inflasi pusat, para Menteri, Gubernur Provinsi, dan Bupati, Walikota atas sinergi dan peran dalam mewujudkan stabilitas harga dalam upaya pemulihan ekonomi dan menjaga kesejahteraan rakyat.”

Disamping itu, Presiden Joko Widodo juga meminta kepada Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, agar dapat terus menjaga stabilitas harga sebagai pilar untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mampu belanja.

Jokowi juga meminta untuk mendorong peran UMKM pangan melalui optimalisasi digitalisasi untuk mendukung pemulihan ekonomi dan stabilitas harga pangan.

Dalam rangka pemulihan ekonomi Indonesia dan kesejahteraan masyarakat, kami memandang upaya penguatan peran UMKM  Pangan dalam ekosistem ekonomi negara terintegrasi disertai adanya teknologi perlu diperluas bagi UMKM Pangan.

“Ke depan kami yakin transformasi UMKM Pangan dapat semakin meningkatkan perannya dalam mata rantai pasok lokal nasional maupun global,” tutur Perry. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bertempat di ruang rapat kantor Bupati, H. Rais D. Adam selaku Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2021 secara virtual yang dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo, Rabu, (25/08/2021).

Selain Bupati, kegiatan diikuti juga oleh Wakil Bupati BanggaiKep, Asisten Ekonomi dan Pembangunan serta pejabat yang hadir.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan bahwa kita wajib bersyukur meskipun kita masih menghadapi ketidakpastian dan ekonomi Negara kita semakin membaik tetapi kita harus menjaga kewaspadaan.

“Pada kuartal II-2021 perekonomian Indonesia mampu tumbuh 7,07 persen dengan tingkat inflasi yang terkendali di angka 1,52 persen, Angka inflasi tersebut jauh di bawah target inflasi 2021, yaitu sebesar tiga persen,” ucap Presiden.

“Tetapi kita juga tahu bahwa inflasi yang rendah juga bisa bukan hal yang menggembirakan, karena bisa saja ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas,” jelasnya.

Selanjutnya, menurut Presiden, Kita juga harus tetap harus waspada, tetap harus hati-hati mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi, mengatur rem dan gas, Penyebaran COVID-19 harus bisa kita kendalikan dan masyarakat yang rentan harus bisa kita lindungi.

Daya beli masyarakat turut di tingkatkan yang akan mendorong sisi permintaan dan serta bisa menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi.

“Saya ingin menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian TPIP dan juga TPID, jaga terus ketersediaan stok dan stabilitas harga barang-barang utamanya barang pokok, oleh sebab itu kalau ada hambatan segera selesaikan hambatan-hambatan itu di lapangan.

TPIP dan juga TPID tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja tetapi juga harus pro aktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuhnya makin produktif membantu meningkatkan produktifitas petani dan nelayan, memperkuat sektor UMKM agar mampu bertahan.

“Kita harus memanfaatkan momentum pandemi ini untuk meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian, Kita harus serius menggarap ini bukan hanya meningkatkan nilai tukar petani dan kesejahteraan petani tetapi untuk menghasilkan sebuah lompatan sehingga sektor pertanian memiliki fungsi yang semakin besar dalam menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi,” tutur Jokowi. (DeckyKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan membuka kegiatan Sosialisasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat SD dan SMP se Kecamatan Buko yang diselenggarakan  di Aula SMP Negeri 1 Buko Desa Malanggong, Kamis, (19/8/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Kadis Dikbud BanggaiKep Aryono Orab, S.Pd, S.Sos, MM didampingi Korwas Dikbud Banggai Kepulauan Ridwan, S.Pd.,M.Pd dan rombongannya tim Asesmen Nasional Berbasis Komputer Dinas Dikbud Kab. BanggaiKep serta Koorwil Bidang Pendidikan Kec. Buko Frits Taluari, S.Pd.

Dalam sambutannya Aryono Orab menyampaikan bahwa ANBK dirancang untuk memantau dan mengevaluasi sistem pendidikan dasar dan menengah  maupun sekolah umum yang terdiri dari AKM literasi-numerasi, survey karakter dan survey lingkungan belajar.

“Kebijakan ini, telah berubah, dulu dikenal dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan sekarang sudah Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Perbedaanya, kalau UNBK itu masih semi online, sedangkan ANBK sudah full online,” ucap Aryono Orab.

Diuraikan bahwa Asesmen Nasional (AN) bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran yang dilaksanakan dengan melihat kemampuan siswa serta untuk meningkatkan mutu pendidikan pada satuan pendidikan dengan tujuan seberapa besar siswa/siswi menguasai bidang akademik sebelumnya.

Aryono pun menjelaskan tiga kategori penilaian, “Yang pertama adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif, yaitu literasi dan numerasi, kemudian survei karakter dan survei lingkungan belajar.”

Lebih lanjut, dirinya berharap setelah kegiatan sosialisasi ini seluruh tim ANBK segera bergerak dan saling berkoordinasi dalam persiapan menyukseskan penyelenggaran ANBK tahun 2021.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala SD dan SMP negeri / swasta, juga hadir para proktor/operator masing-masing satuan pendidikan, dengan harapan setelah mengikuti kegiatan ini secara maksimal, mereka dapat memberi manfaat bagi peserta didik nantinya karena kunci sukses terlaksananya ANBK ini ada di tangan kepala sekolah dalam menyiapkan fasilitas guna menunjang pelaksanaan ANBK, serta proktor sebagai tenaga teknis.

Untuk itu, Aryono mengharapkan para kepala sekolah untuk dapat membelanjakan dana Bos untuk menunjang program pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.

Disamping itu, Aryono menekankan untuk pengadaan laptop dalam menunjang pelaksanaan ANBK, sambil bercanda Ia mengatakan aset sekolah berupa laptop yang mungkin masih ada di UNTIKA, UNISMU, UNHAS, UNTAD, UNIMA dan perguruan tinggi lainnya untuk dikembalikan ke sekolah.

Kelakar Ono sapaan akrab Kadis Dikbud BanggaiKep, untuk mengingatkan bagi kepala sekolah dan guru untuk mengembalikan aset sekolah yang digunakan secara pribadi. (AmosKominfo)