Palu, BanggaiKep.go.id – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Pemda mengawal keuangan desa agar proses pembangunan desa lebih akuntabel sesuai amanat UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Dalam mendorong akuntabilitas pengelolaan keuangan desa dengan mengembangkan aplikasi tata kelola keuangan desa melalui Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES), sejumlah Kepala Desa dan Kaur Keuangan (Bendahara Desa) yang ada di Banggai Kepulauan (BangKep) mengikuti Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Desa, menggunakan Aplikasi Siskeudes 2.0.4 akan di pakai untuk pengelolaan keuangan desa tahun 2022.

Mahrobin Moligay, S.Sos, Kasie Pengelolaan Data dan Informasi Desa Dinas PMD Kab. Bangkep, saat dihubungi (8/12/2021) mengatakan bahwa kegiatan Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa menggunakan Aplikasi Siskeudes 2.0.4 diikuti oleh 91 peserta yang terdiri dari Kepala Desa dan Kaur Keuangan (Bendahara Desa).

“Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 7-9 Desember 2021 di Citra Mulia Hotel Palu, kegiatan ini sangat penting untuk diikuti oleh Kepala Desa dan Kaur Keuangan karena aplikasi Siskeudes 2.0.4 ini akan digunakan dalam pengelolaan keuangan desa tahun 2022 mendatang,” jelas Robin.

Kegiatan Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa menggunakan Aplikasi Siskeudes 2.0.4, dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Rahmad Labou, S.STP, M.A.P dan pemateri dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). (AmosKominfo)

Sapelang, BanggaiKep.go.id – Guna menggali aspirasi masyarakat dan pengawasan Anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan dari Komisi III, Feliks Go menggelar Reses Masa Sidang 3 di Desa Sapelang Kecamatan Buko Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Selasa, (7/12/2021).

Kegiatan Reses ini dihadiri oleh Aparat Desa Sapelang, Ketua BPD Desa Sapelang bersama Anggota BPD, Tokoh Masyarakat, Perempuan, Adat dan Pemuda.

Dalam reses ini Kasie Pelayanan Desa Sapelang Ahiin Nunui, mewakili Kades Sapelang menyampaikan usulan prioritas yakni pembangunan tanggul pemecah ombak guna mengantisipasi gelombang pasang dan hantaman ombak yang sewaktu-waktu dapat mengancam pemukiman warga, serta masyarakat mengusulkan peningkatan pembangunan jalan jalur dua dari Sapelang, menuju ke Panagin dan terus ke Sub Dusun Asiuliu.

Selanjutnya, Ketua BPD Desa Sapelang Bahrun Lakumo mengusulkan pemasangan gardu dan jaringan Listrik di Sub Dusun Asiuliu karena sudah dilewati jaring listrik tapi belum ada pelayanan pemasangan bagi masyarakat dikarenakan tidak adanya gardu.

Sementara itu, Feliks Go merespon baik apa yang menjadi usulan masyarakat, dan Feliks berharap masyarakat dapat bersabar.

“Jikalau mungkin tahun depan ataupun dua tahun depan belum dapat terealisasi karena mengingat keadaan keuangan daerah kita, apalagi ada pemangkasan anggaran dalam upaya penanganan pandemi Covid-19,” ucap Feliks.

Sehubungan dengan memberikan pelayanan listrik 1×24 bagi masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan, sekarang pemerintah sudah mulai mengerjakan pemasangan jaringan untuk inter koneksi.

Saat ini yang dikerjakan dari Desa Labangun ke Sapelang, pengerjaan jaringan untuk menghubungkan jaringan listrik dari kecamatan Buko dengan Buko Selatan.

“Untuk itu saya berharap pemerintah desa dan masyarakat dapat membantu dan mengikhlaskan lahan atau pun tanaman yang mangganggu pemasangan jaringan listrik agar kita boleh secepat menikmati listrik 1×24 jam,” jelas Feliks. (Amos Kominfo)

Palu, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) H. Rais D. Adam memberikan materi tentang kebijakan daerah dalam konvergensi intervensi stunting di Banggai Kepulauan sekaligus menerima penghargaan kategori kabupaten paling inspiratif di Sulawesi Tengah, Rabu, (8/2/2021).

Kegiatan tersebut di laksanakan di hotel Best Western Palu Sulawesi Tengah dan di hadiri Pj. Sekretaris Daerah Sulawesi Tengah, Ketua DPR Provinsi (mewakili), Bupati/Walikota se- Sulawesi Tengah, Direktur Bangda Kemendagri, Direktur Gizi Kementrian Kesehatan, Pejabat Kemendagri dan Bapenas serta sejumlah Kepala OPD se- Sulawesi Tengah.

Dalam materinya Bupati Banggai Kepulauan memaparkan tentang penanganan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan, Pemerintah Banggai Kepulauan dan seluruh Pemerintah Desa, memproporsikan APBD dan APBD desa, kegiatan aksi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Hal itu merupakan salah satu indikator utama dari program penanganan stunting dan karenanya hal tersebut Banggai Kepulauan mendapatkan salah satu predikat terbaik dalam aksi penurunan stunting di Sulawesi Tengah.

Dalam materinya Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan beberapa inovasi. Inovasi dari beberapa OPD diantaranya, Bapeda dengan musrembang plus, sagu cerdas. Dinas Kesehatan dengan gema peling, Kerapu stunting, Generasi anak top, Koas selapa.

Kemudian Dinas DP3AP2KB dengan Remaja anti stunting generasi berencana Bangkep, TPKK dengan si cantik dan masih banyak lainnya inovasi kegiatan aksi penurunan stunting.

Bupati Bangkep Rais Adam juga berterimakasih kepada seluruh TIM WORK yang ada di OPD, Organisasi Perempuan dan seluruh Pemerintah Desa serta seluruh pihak yang telah membantu aksi percepatan penurunan stunting di Banggai Kepulauan.

Setelah itu, Bupati Bangkep menerima penghargaan sebagai Kabupaten “PALING INSPIRATIF” se-Sulawesi Tengah.

Dalam pemberian penghargaan ini, hanya 5 Kabupaten saja yang mendapatkan penghargaan yaitu Kategori paling Inovatif diberikan kepada Kabupaten Parigi Moutong, Kategori paling Inspiratif diberikan kepada Kabupaten Banggai Kepulauan, Kategori paling Replikatif diberikan kepada Kabupaten Morowali, Aksi Percepatan Penurunan Stunting Terbaik 2 Kabupaten Sigi dan Aksi Percepatan Penurunan Stunting Terbaik 1 yaitu Kabupaten Banggai.

Penghargaan Kabupaten paling Inspiratif di capai oleh Kabupaten Banggai Kepulauan berkat pencapaian beberapa indikator aksi yaitu sebagai berikut,
yakni Kabupaten Banggai Kepulauan dianggap mampu menstimulasi gagasan untuk mengembangkan kebijakan yang lebih kreatif dengan memastikan aksi 1-8 tuntas 100%.

serta berhasil menurunkan stunting sebesar 40,5 % pada tahun 2018 menjadi 24,6% pada tahun 2019 dan data pertanggal 1 oktober 2021 jumlah balita stunting 1.165 orang atau 21,8% dari 5004 bayi yang di ukur.

Dalam kesempatan yang sama seluruh kepala daerah melaksanakan penandatangan komitmen bersama aksi percepatan penurunan stunting di kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah oleh Bupati/Walikota se-Sulawesi Tengah untuk pencapaian target bersama 2024 untuk Provinsi Sulawesi Tengah yakni 13%, yakni naik 1% dari standar nasional yakni 14%. (Bag. Prokopim Bangkep)

Bolubung, BanggaiKep.go.id – Akibat jebolnya tanggul pemecah ombak, 2 Kepala Keluarga di Desa Bolubung Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan terpaksa harus mengungsi, Selasa, (7/12/2021).

Camat Bulagi Utara, Nonce Yaalis, SH saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut sebagaimana laporan yang disampaikan oleh pemerintah desa Bolubung,  bahwa pada hari Selasa (7/12/2021) sekitar pukul 18.30 telah terjadi musibah yang disebabkan oleh alam yakni jebolnya tanggul pemecah ombak di Desa Bolubung.

“Atas musibah ini mengakibatkan 2 kepala keluarga harus diungsikan karena rumah mereka sudah terendam air laut setinggi 70 cm,” jelas Camat Bulagi Utara.

“Dalam musibah jebolnya tanggul pemecah ombak di Desa Bolubung tidak ada korban jiwa, hanya 2 rumah terendam air dan bangunan sekolah PAUD terendam air,” ungkap Nonce.

“Harapan kami kiranya Dinas terkait dapat membantu meringankan beban keluarga yang mengalami musibah serta, tanggul yang jebol dapat segera diperbaiki,” tutup Nonce Yaalis. (AmosKominfo)

Banggai, BanggaiKep.go.id – Festival Malabot Tumbe yang dibuka secara langsung oleh Direktur Event Daerah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia Drs. Reza Pahlevi, M.Si yang digelar di taman kota Banggai Laut, Sabtu, (4/12/2021).

Festival kali ini mengangkat tema “Malabot Tumbe, Konggolio ko Adat Tukon Montolutusan Banggai”.

Kadis Pariwisata Bangkep, Edison E. Moligay, S.Sos, M.A.P memanfaatkan momen Festival Malabot Tumbe bertemu dengan Kementerian Pariwisata RI, guna memaparkan keadaan pariwisata yang ada di Banggai Kepulauan.

“Dari pertemuan ini Drs. Reza Pahlevi merespon dengan baik bahkan beliau menyampaikan beberapa petunjuk dalam pengembangan Pariwisata di Bangkep,” jelas Kadis Pariwisata saat dihubungi pada hari Senin, (6/12).

“Walaupun peremuan ini singkat tetapi sangat bermanfaat karena bisa berkomunikasi langsung dengan orang penting di Kementerian,” ucap Edison.

Ia berharap semoga apa yang menjadi program pengembangan Pariwisata Banggai Kepulauan kedepan bisa mendapat dukungan di Kementerian.

Drs. Reza Pahlevi, sangat berharap agar pembangunan Pariwisata Banggai Kepulauan bisa dikelola dengan baik agar bisa berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Bahkan beliau juga berharap ada moment yang baik untuk mengunjungi Banggai Kepulauan kedepan. (AmosKominfo)

Lalengan, BanggaiKep.go.id – Akhirnya Masyarakat Desa Lalengan Kecamatan Buko boleh memiliki kepala desa defenitif, karena 2 tahun dijabat oleh PJ. Kades oleh karena Kades Lalengan defenitif meninggal dunia sebelum masa jabatannya selesai.

Pemilihan Kepala Desa Lalengan Kecamatan Buko digelar pada hari Kamis (2/12/2021) Pilkades Desa Lalengan diikuti oleh 3 kandidat calon kades yang bersaing memperebutkan suara rakyat untuk tampil sebagai pemenang dalam halatan Pilkades Desa Lalengan.

Dalam Pilkades Desa Lalengan yang dimulai pukul 8 pagi pembukaan kotak suara yang dilanjutkan dengan pencoblosan sampai dengan pukul 13.00, dan dilanjutkan penghitungan suara yang dimulai dari dusun 1 sampai dengan dusun 3.

Dari hasil penghitungan suara Sarpin Lakato tampil sebagai pemenang dengan mengalahkan dua rivalnya dengan mengantongi suara terbanyak.

Sarfin Lakato memperoleh 263 sedangkan dua rivalnya nomor urut 1 Mahir Moligay mengantongi 67 suara dan nomor urut 2 Masra Maana mengantongi 158 suara, Sarfin Lakato menang talak dalam Pilkades Desa Lalengan dengan mampu memperoleh suara signifikan di 3 dusun yang ada di Desa Lalengan.

Salah satu masyarakat Desa Lalengan yang enggan menyebutkan namanya  mengatakan semoga dengan terpilihnya Kades yang baru Desa Lalengan semakin maju dan rakyat semakin sejahtera, serta dana desa dapat dikelola sebagai mana mustinya serta mengutamakan program atau kegiatan yang mampu mendorong pendapatan masyarakat Lalengan, ucapnya. (AmosKominfo)

Batangono, BanggaiKep.go.id – Gedung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Karmel Batangono Kecamatan Buko diresmikan oleh Majelis Pusat GPdi, peresmian gedung gereja GPdi Jemaat Karmel Batangono dilaksanakan pada hari Kamis, 2 Desember 2021.

Peresmian Gedung Gereja GPdI Jemaat Karmel Batangono diawali dengan prosesi diluar gedung gereja dengan pengalungan bunga bagi Majelis Pusat dan Majelis Daerah GPdi serta Pemerintah Kecamatan Buko.

Sesudah itu dilanjutkan dengan doa dan pembacaan firman Tuhan kemudian sebagai tanda gedung gereja Jemaat GPdI Karmel Batangono pembukaan selubung papan nama gereja dan pengguntingan pita oleh Majelis Pusat GPdI.

Dalam pemberitaan firman Tuhan yang disampaikan oleh Majelis Pusat GPdI, Pdt. Dr. Hendrik Suanga, M.Th mengajak kepada umat/jemaat untuk menggunakan gedung gereja pada fungsinya sebagai tempat yang Kudus untuk datang berdoa dan bergumul pada Tuhan Allah sebagai sang pencipta.

“Dengan membangun tempat yang khusus yang diperintahkan Tuhan berarti kita mengundang Tuhan hadir,” kata Pdt. Dr. Hendrik Suanga.

Sambutan Camat Buko yang dibacakan oleh Apria Mombilia, SE, Kasie Pemerintah Kantor Camat Buko menekankan untuk menjadikan sarana peribadatan ini menjadi tempat untuk membangun iman jemaat serta membangun keluarga jemaat moral dan etika yang baik serta taat pada norma keagamaan, dan norma hukum maupun norma sosial yang berlaku.

“Selaku Pemerintah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas peran dan tanggung jawab dari pimpinan umat dan jemaat yang sudah boleh membangun gedung gereja ini sebagai wada pembinaan iman bagi warga jemaat,” ucap Apria.

Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja GPdI Karmel Batangono, Esrim Elim Weling saat menyampaikan laporan panitia mengatakan bahwa kami sudah dua kali meresmikan gedung gereja yang pertama 28 April 2010 tapi tidak bertahan lama ambruk disebabkan bencana alam tanah longsor.

“Akhirnya pada 11 Maret 2011 kami melakukan peletaka batu permata pembangunan gedung gereja ini dan syukur kepada Tuhan gedung gereja ini sudah boleh diresmikan hari ini, dengan biaya yang kami gunakan berkisar 300 juta,” ucap Elim yang juga merupakan Anggota DPRD Bangkep.

“Atas nama panitia dan jemaat GPdI Karmel Batangono mengucapkan banyak terima kasih kepada anak-anak Tuhan yang sudah boleh membantu pembangunan gedung gereja ini,” lanjut Elim.

“Serta pemerintah desa yang juga sudah memberi kontribusi untuk pembangunan bahkan teristimewa pak gembala Pdt. Yusuf Tadirerung bersama ibu gembala yang begitu antusias dan bersemangat mendorong kami untuk terus bekerja untuk membangun rumah Tuhan ini,” tambah Elim.

Peresmian Gedung Gereja GPdI Karmel Batangono dihadiri juga oleh Majelis Daerah GPdi Sulteng, Pdt. R.D Sumuan, S.Th, Ketua Majelis Wilayah GPdI Buko, Pdt. Roni Ompi, S.Th, Kepala Desa Batangono, Herpin Montolitus, dan para hamba-hamba Tuhan. (AmosKominfo)

Leme-leme Bungin, BanggaiKep.go.id – Setelah dua kali mengalami pergantian Pejabat Kades Leme-leme Bungin, akhirnya hari ini masyarakat Desa Leme-leme Bungin Kecamatan Buko melaksanakan pencoblosan pemilihan kepala desa defenitif.

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Leme-leme Bungin diikuti oleh 4 orang Calon Kades yakni Aswan Halusi nomor urut 1 yang juga merupakan mantan Kades Leme-leme Bungin dua periode, nomor urut 2 Jasanudi Jahing, Hadidja Djafar nomor 3 dan nomor urut 4 Marwan Hambali.

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Desa Leme-leme Bungin, Ridwan Baga mengatakan Desa Leme-leme Bungin terdiri atas 3 dusun dengan jumlah pemilih tetap berdasarkan DPT sebanyak 375 orang, “Kami berharap masyarakat antusias dalam menyalurkan hak pilihnya,” ucap Ridwan.

“Dalam menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 kami membagi pemilih untuk datang ke TPS perdusun dengan bergantian agar tidak terjadi kerumunan saat pencoblosan,” tutup Ridwan Baga. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) H. Rais D. Adam menyerahkan secara langsung Trophy Program Kampung Iklim (Proklim) Utama dan Sertifikat Proklim serta Piagam Proklim Madya Kabupaten Banggai Kepulauan kepada Empat Kepala Desa, Kamis, (02/12/2021).

Empat Kepala Desa yaitu Kepala Desa Leme-Leme Darat memperoleh Trophy Proklim Utama dan Sertifikat Proklim Utama, Kepala Desa Balayon memperoleh Sertifikat Proklim Utama, Kepala Desa Boyomoute memperoleh Piagam Proklim Madya dan Kepala Desa Patukuki memperoleh Piagam Proklim Madya.

Kegiatan penyerahan tersebut bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bangkep, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan undangan yang hadir.

Bupati Rais Adam menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan ini karena sebagaimana kita ketahui bersama peningkatan kosentari gas rumah kaca (GRK) seperti karbodiaksida (CO2), metana (CH4), dan N2O, yang di hasilkan dari beragam aktifitas manusia menyebabkan bertambahnya radiasi sinar matahari yang tertangkap di admosfer dan berdampak pada kenaikan suhu bumi sehingga terjadi pemanasan global.

Oleh karena itu, untuk menjaga dan menjamin keberlanjut upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim maka perlu di lakukan penguatan kelembagaan masyatrakat, dukungan kebijakan terkait perubahan iklim, meningkatkan partisipasi masyarakat, meningkatkan kapasitas masyarakat, dukungan sumberdaya eksternal, pengembangan kegiatan, pengelolaan data aksi, dan manfaat terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Semoga dengan program ini dapat menumbuhkan gerakan Nasional Proklim berbasis masyarakat yang bersifat aplikatif, adaptif dan berkelanjutan.

Dalam sambutan Bupati mengucapkan terimakasih kepada tiga desa yang mendapatkan sertifikat Program Kampung Iklim (Proklim).

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada beberapa desa yang mendapatkan sertifikat program kampung iklim,” ucap Bupati.

“Saya berharap agar penerimaan penghargaan proklim ini semakin memberikan motivasi bekerja dan meningkatkan capaian yang telah di raih serta selalu menjaga dan melestarikan lingkungan hidup sehingga tidak tercemar dengan terjadinya perubahan iklim,” tutup Bupati Rais. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sebanyak 32 Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2021 secara serentak.

Kepala Dinas PMD BanggaiKep Rahmad Labou, S.STP, M.A.P, saat dimintai keterangan melalui Mahrobin Moligay, S.Sos, Kasie Pengelolaan Data dan Informasi Desa Dinas PMD Kab. Bangkep saat penyaluran Logistik Pilkades di Kecamatan Buko (1/12/2021), mengatakan bahwa pada hari Rabu, 2 Desember secara serentak 32 Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan akan melaksakan pemilihan Kepala Desa, “Saat ini logistik sudah kami salurkan di desa-desa yang akan melaksanakan Pilkades,” ucap Robin.

Untuk pelaksanaan Pilkades serentak di Banggai Kepulauan dimulai pukul 08.00 pembukaan Kotak Suara dan dilanjutkan dengan pencoblosan sampai dengan pukul 13.00 Wita, selanjutnya pukul 14.00 Wita dilanjutkan dengan penghitungan suara.

“Untuk itu saya berharap panitia dapat menjalankan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan apa yang telah tertuang didalam aturan sehubungan dengan pelaksanaan Pilkades serentak di Banggai Kepulauan tahun 2021, agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutur Robin.

“Harapan kami Pilkades serentak di 32 Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” tutup Robin. (AmosKominfo)