Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) terima bantuan alat kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa, (19/10/2021).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan dihadiri oleh Bupati Bangkep H. Rais D. Adam, Kabid Dinas Kesehatan, Staf BPBD.

Dalam wawancara singkat Jurnalis Pemda dengan Kepala BPBD Saprin K. Pitter, SSTP., M.Si menyampaikan bahwa Pemerintah Banggai Kepulauan berterima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah yang telah memberikan bantuan yang diminta oleh BPBD Banggai Kepulauan seperti baju APD sekitar 5000 baju Asmat.

“Ada juga obat vitamin dan obat anti virus kemudian ada oksigen sentral yang diberikan,” kata Saprin Pitter.

Bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi langsung diserahkan ke Bupati Banggai Kepulauan dan diberikan ke Dinas Kesehatan untuk disalurkan ke puskesmas-puskesmas dan Rumah Sakit yang berada di Banggai Kepulauan.

“Bagaimana kita bersinergi dengan Dinas Kesehatan dengan memanfaatkan bantuan dari pusat untuk Daerah Banggai Kepulauan sehingga kalau ada masyarakat membutuhkan obat-obatan kita sudah siapkan,” ucap Saprin.

Kegiatan penyerahan bantuan dilakukan di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan, Kabid Dinas Kesehatan, Staf BPBD. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Satuan Tugas (Satgas) Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (ProKes) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar operasi yustisi penindakan hukum prokes sesuai Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Selasa, (19/10/2021).

Saat diwawancara, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Elisabeth A. Langitan, SH mengatakan “Untuk hari ini banyak pelanggaran sekitar seratus lebih pelanggaran yang tidak memakai masker, dan kita berfokus ke tempat strategis seperti perempatan jalanan depan SD Pembina, perempatan lapangan trikora dan di bundaran.”

“Hari ini kita berikan teguran, membagikan masker dan mencatat nama bagi yang melanggar tetapi ke depan kita akan memberikan sanksi moral sanksi fisik  yang wanita untuk menyapu, dan pria bisa push up dan kalau ada yang membangkang mungkin ada sanksi dari TNI ataupun Polri,” tambah Sekdis SatPol-PP.

Menurut Elisabeth, saat ini Banggai Kepulauan sudah masuk di level dua karena gugus tugas di manapun berada baik di kecamatan di Banggai Kepulauan memperketat keluar masuk, sehingga diharapkan masyarakat Banggai Kepulauan khususnya yang ada di Kota Salakan agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (ProKes). (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW atau hari lahir Nabi Muhammad SAW Tahun 2021 jatuh pada hari ini Selasa, 19 Oktober tahun 1443 H/ 2021 M.

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bangkep, Selasa, (19/10/2021).

Dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW kali ini bertemakan “Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Meningkatkan Semangat Kepedulian Kepada Sesama di Tengah Pandemi Covid-19”.

Dalam sambutan Bupati Bangkep H. Rais D. Adam mengatakan, “Saya sebagai pemerintah daerah bersama seluruh jajaran mengucapkan terimakasih banyak kepada tiga organisasi yang ada di kabupaten banggai kepulauan.”

Menurut Bupati, atas dukungan dan dorongan seluruh panitia, hal ini bisa terjadi karena hebatnya pengaturan panitia telah mempersiapkan kegiatan ini dengan hasil yang luar biasa.

“Apa yang kita saksikan dan kita rasakan hari ini sebagai pertanda bahwa prestasi wanita yang ada di kabupaten Banggai Kepulauan sudah menunjukkan hebatnya persatuan ibu-ibu dan in sya Allah sampai selama-selamanya seperti ini,” ucap Bupati.

Selanjutnya, Bupati juga menjelaskan bahwa peringatan seperti ini setiap tahunnya kita selalu peringati, semua kita lakukan sebagai penghormatan kecintaan dan rasa syukur kita kepada Nabi besar Muhammad SAW.

“Semoga dengan peringatan ini membawa hikmah bagi kita semua untuk terus meningkatkan iman dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” kata Bupati.

“Melalui momentum ini saya mengajak kepada kita semua untuk kita merenung, mengapresiasi dan meneladani adanya perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam membangun tatanan kehidupan baru lewat tingkah dan perkataan kita baik dalam keluarga, masyarakat dan lingkungan kerja kita,” tutup Bupati.

Hadir dalam kegiatan Wabup Bangkep, Sekda, Kepala Kemenag Bangkep, Unsur Forkopimda Bangkep, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK, Ketua DWP Banggai Kepulauan, Penceramah, Ibu-ibu anggota TP-PKK, para Anggota DWP Bangkep, serta Majelis Ta’lim. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa pimpin Rapat Percepatan Pengembangan Pariwisata Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Senin, (18/10/2021).

Dalam sambutan, Wabup menyampaikan “Kami mengharapkan kepada Bappeda dan kepada semua stakeholder untuk bersepakat mengangkat simbol Kabupaten Banggai Kepulauan, sehingga saat berfoto sudah diketahui lokasi di Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.”

Menurut Salim Tanasa dalam pengelolaan pariwisata ada empat poin penting yaitu, pengelolaan yang berkelanjutan, ekonomi yang berkelanjutan ekonomi sosial, budaya yang berkelanjutan, dan aspek lingkungan.

Selanjutnya, sambutan Kepala Dinas Pariwisata Banggai Kepulauan Edison E. Moligay, S.Sos, M.A.P menyampaikan, “Saya menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata saat ini berusaha membangun, mengembangkan wisata yang ada di Banggai Kepulauan.”

Di daerah Banggai Kepulauan terdapat berbagai jenis wisata, seperti wisata pantai ataupun bahari, wisata budaya dan wisata-wisata lainnya.

“Kami mengambil langkah dimana Dinas Pariwisata di Tahun 2022 fokus di dua destinasi ataupun dua tempat wisata yaitu di Desa Lukpanenteng dan yang kedua di Ibu Kota Salakan bagaimana kita mengembangkan, membangun kembali Monumen Trikora Salakan yang lebih indah,” ucap Kadis Pariwisata.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati BanggaiKep dan dihadiri oleh Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perikanan dan undangan rapat lainnya. (RoyKominfo)

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam hadiri kegiatan Forum Group Diskusi (FGD) dalam rangka Sosialisasi kawasan dan peningkatan efektivitas pengelolaan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) yang dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Jumat, (15/10/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Ir. H. Amirudin mengucapkan selamat datang kepada Bupati Banggai Kepulauan dan Bupati Balut di daerah Kabupaten Banggai dan alhamdulillah untuk diketahui bersama Kabupaten Banggai sudah memasuki level dua.

“Tanggal 10 oktober sesuai dengan assessment Kabupaten Banggai telah berada pada level dua dan sudah mengalami penurunan dalam penyebaran virus covid 19, semoga kedepan jikalau masyarakat sudah terpenuhi vaksinnya kita akan memasuki level 1,” ucap Bupati Banggai.

“Dalam diskusi sosialisasi ini kita menyadari bahwa kekayaan sumber daya alam disektor kelautan dan perikanan di provinsi Sulawesi Tengah secara umum belum dikelola dan dimanfaatkan secara umum,” kata Amirudin.

“Seperti yang kita tahu di tiga Kabupaten Banggai Brothers makin maraknya melakukan penangkapan ikan dengan cara pengeboman ikan (Ilegal Fishing) sehingga bisa merusak laut seperti terumbu karang dan ekosistem dalam laut,” tambahnya.

Selanjutnya, Bupati Banggai juga menerangkan bahwa “Kita kabupaten banggai memiliki garis pantai 613, 25 km, jikalau kita melihat potensi laut kita sangat luar biasa apalagi ditambah dengan area-area pariwisatanya.”

Sehingga Amirudin berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat membahas lebih jauh dalam lagi, agar apa yang disampaikan kedepan menjadi lebih baik dalam hal ini dapat meningkatkan taraf hidup pendapatan masyarakat pesisir.

Sosialisasi KKP3K tersebut dihadiri Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP RI, Kemenko Maritim (Virtual), Bupati Banggai Laut, Sekretaris Daerah Kab Banggai, Mewakili Dandim 1308LB, Danpos AL, Kadis DLH Kabupaten Banggai, Kadis Pariwisata Banggai, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi dan Kabupaten, Kepala Wilker PSDKP, Camat Balantak, Balantak Utara, Pemerintah Desa dan peserta FGD. (ElsiKominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Kemitraan antara Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (BP-KB) Kecamatan Bulagi dan Puskesmas Bulagi terus berjalan, ini  dilihat dari beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara dua instansi ini dalam hal memberikan pelayanan KB bagi masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Dalam rangka memperingati hari Kontrasepsi sedunia, kembali Balai Penyuluh Keluarga Berencana (BP-KB) kecamatan Bulagi bersama Puskesmas Bulagi melaksanakan pelayanan KB gratis bagi masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Bulagi dengan cara pelayanan KB keliling dari desa ke desa.

Koordinator BP-KB Kecamatan Bulagi, Degi S. Matade, SH saat dijumpai berkata bahwa kegiatan pelayanan KB gratis ini bisa berjalan dengan baik atas  kemitraan yang sudah boleh terjalin dengan baik antara BP-KB Kecamatan Bulagi dengan pihak Puskesmas Bulagi.

“Melalui koordinasi kami dengan Kepala Puskesmas Bulagi, Piter Pasinggi, S.KM, dan ditindaklanjuti oleh Bidan Kordinator (Bikor) Ayu Trisnawati Likak, A.Md.Keb serta kerja keras dari Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) serta para bidan desa yang bersinergi di lapangan dalam mencari calon akseptor,” ucap Degi.

Kegiatan pelayanan KB keliling ini dimulai dari Kamis, 14 Oktober 2021 sampai dengan selesai dengan target sasaran sebanyak IUD 3 akseptor, Implan 10, Suntik 50 dan Pil 36 akseptor.

“Target ini yang hendak kami capai dalam beberapa hari ke depan, kami sudah memulai pelayanan KB gratis hari ini untuk dua Desa yakni Desa Lalanday dan Kambal dalam pelayanan di dua desa tersebut kami sudah melayani 11 akseptor untuk Implan, 4 akseptor suntikan dan 4 akseptor pil,” jelas Degi. (AmosKominfo)

 

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sosialisasi dan Pembekalan Kepala Panitia Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang Tiga Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2021 oleh Panitia pelaksana Kabupaten diselenggarakan pagi tadi pukul 09.00 Wita berjalan dengan aman dan kondusif, Kamis, (14/10/2021).

Wakil Bupati Salim J. Tanasa, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rahmat Labou, Kepala Dinas Kependidikan dan Catatan Sipil Harli A. Masenge S.Pd., M.Si, Ketua Kantor Urusan Agama Zainudin Adam, S.Ag, Perwakilan KPU BanggaiKep dan peserta sosialisasi yang terdiri dari panitia pelaksana pemilihan kepala desa se-Kabupaten BanggaiKep turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan ini, Kadis PMD banyak memberikan arahan kepada peserta agar kegiatan pemilihan yang akan dilaksanakan pada tanggal 02 Desember yang diikuti 32 desa nanti bisa berjalan aman, tertib dan lancar.

“Saya sampaikan kepada Plt. Kepala Desa dan Ketua BPD bahwa Pilkades bagian dari pemerintah desa yang salah satu unsur pelaksana ada Plt. Kades dan BPD itu sendiri,” ucap Kadis PMD.

“Jadi, keberhasilan pemilihan kades tergantung pada Plt. Kades dan BPD. Kalau Pilkades kacau penanggung jawab utama Plt. Kades dan BPD,” tambahnya.

Menurutnya, tugas BPD mengangkat dan memberhentikan kades dalam momentum Pilkades. Kalau BPD gagal, maka camat di masing-masing wilayah akan dinyatakan gagal juga.

“Untuk itu, situasi tetap aman di ciptakan, jaga netralitas dan hilangkan dendam pribadi sesama serta hindari konflik dan kepentingan pribadi. Hindari konflik dan kepentingan pribadi,” ucap Rahmat.

“Saya juga memohon kepada peserta sosialisasi kiranya dapat mengikuti kegiatan dgn baik karena akan ada materi dari Panitia P2AH, Kepolisian dan Kejaksaan. Ingat, sukses tidaknya Pilkades tergantung panitia di wilayah masing-masing,” lanjut Kadis.

Kadis PMD juga berharap, “Saya sangat berharap kita semua bisa berhasil melaksanakan kegiatan pilkades tanpa ada kekacauan sekecil apapun itu sehingga bisa menghasilkan hasil yang baik” tutupnya. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Parahita Ekapraya (APE) adalah suatu penghargaan terhadap Prakarsa dan prestasi yang dicapai dan menunjukkan kondisi orang lain dalam kaitannya dengan Pencapaian Kesejahteraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Daerah.

Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, Perwakilan dari Polres Banggaikep, Kepala Dinas Kominfo BanggaiKep, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana serta stafnya turut mengikuti acara Pemberian Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) melalui Zoom metting/ secara virtual di Ruang kerja Bupati Banggai Kepulauan, Rabu, (13/10/2021).

Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) di berikan selama 2 tahun sekali, oleh kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (Meneg PP & PA)Bintang Puspayoga dan kepada daerah-daerah yang dinilai telah berkomitmen dalam pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak serta memenuhi kebutuhan anak.

Penghargaan ini juga sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG).

Pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan strategi Pengarusutamaan gender di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah sendiri dilakukan dengan indikator-indikator yang dapat mengukur Pengarusutamaan gender.

Dengan melihat aspek kelembagaan dan implementasi dari tujuh prasyarat Pengarusutamaan gender dan sebagai bentuk apresiasi bagi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang dianggap berhasil mengimplementasikan Pengarusutamaan gender dalam program dan kegiatannya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan bahwa “Implementasikan Pengarusutamaan gender dalam pembangunan diharapkan dapat memperkecil kesenjangan gender di kalangan masyarakat.”

“Pengarusutamaan gender telah ditetapkan sebagai salah satu dari empat pengarusutamaan guna mewujudkan pembangunan yang inovatif dan adaptif, sehingga dapat menjadi katalis pembangunan untuk menuju masyarakat sejahtera dan berkeadilan,” terangnya.

Menteri PPPA juga menyebutkan Kementerian PPPA memberikan penghargaan APE setiap dua tahun sekali, sejak tahun 2006. Dengan empat kategori yakni kategori pratama, kategori madya, kategori utama dan kategori mentor.

“APE tahun 2020 yang sedianya diberikan di tahun 2020, karena kendala covid-19 mengalami perubahan jadwal dan dilaksanakan tahun 2021. Terdapat 13 kementerian/lembaga, 29 provinsi dan 556 kabupaten/kota yang menerima penghargaan APE tahun 2020, dengan harapan agar lebih meningkat di tahun mendatang”, tutupnya.

Di tengah acara berlangsung, turut hadir Bupati BanggaiKep menyaksikan pemberian penghargaan tersebut. (TrisKominfo)

Tolulos, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Tolulos Kecamatan Peling Tengah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) kembali menyalurkan bantuan bagi kelompok pemberdayaan masyarakat dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengelola potensi yang ada di Desa Tolulos.

Pemerintah Desa Tolulos menyalurkan bantuan pemberdayaan bagi masyarakat Desa Tolulos, bantuan yang disalurkan berupa mesin ketinting sebanyak 3 unit , pukat jaring sebanyak 9 dan mesin sensor kayu mini 7 unit serta 7 unit mesin potong rumput.

Bantuan disalurkan oleh PJ. Kades Tolulos Adi Steven Maukar, S.Sos didampingi Ketua BPD Desa Tolulos, Deprianto, S.Pd serta para perangkat Desa Tolulos, Selasa, (12/10/2021).

PJ. Kades Tolulos Adi Steven Maukar, S.Sos mengatakan bahwa program pemberdayaan masyarakat desa adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa serta meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan.

“Untuk itu dengan disalurkannya bantuan untuk kelompok pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Tolulos dengan harapan dapat mendorong produktivitas kerja masyarakat dalam upaya peningkatan pendapatan serta dapat meningkatkan perekonomian keluarga,” ucap Adi.

Adi juga berharap, “Maka dengan itu kami sangat berharap bagi masyarakat yang menerima manfaat dana desa melalui program pemberdayaan masyarakat dapat memanfaatkan itu dengan sebaik-baiknya agar menunjang pekerjaan kita sehingga lebih maksimal.”

“Dengan harapan masyarakat penerima bantuan baik bagi petani alat potong rambut dan mesin sensor mini serta Nelayan bantuan mesin ketinting dan pukat agar dapat dijaga dan dirawat serta dari hasil yang didapatkan disisikan untuk biaya perawatan bahkan pembelian baru alat yang dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan kita,” tegas Adi.

“Serta manfaatkan bantuan yang ada dengan sebaik-baiknya, serta jangan dialih fungsikan atau bahkan sampai dijual,” tutup PJ. Kades Tolulos. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam buka dengan resmi Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan- Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kabupaten Banggai Kepulauan, Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2021, Rabu, (13/10/2021).

Dalam sambutan Bupati menyampaikan “Selaku Pimpinan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas di selenggarakannya kegiatan ini guna memajukan seluruh perpustakaan di Kabupaten Banggai Kepulauan.”

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan sangat mengapresiasi kepada pihak Perpustakaan Nasional, yang terus memberikan perhatian di daerah melalui pembangunan fisik maupun non fisik.

“Saya sangat mengharapkan instansi terkait sebagai mitra advokasi dinas perpustakaan dan kearsipan untuk terus bersinergi dalam hal perencanaan kegiatan untuk perpustakaan desa agar bisa berkembang dan menjadi pusat informasi dan edukasi masyarakat untuk meningkatkan sumber daya manusia  di Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai ini,” ucap Bupati.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perpustakaan Ramlin M. Hamid, S.Pd.,SD menjelaskan bahwa Transformasi perpustakaan inklusi sosial ialah suatu pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup untuk kesejahteraan masyarakat.

“Inklusi ialah tindakan yang terjadi di suatu kelompok dengan keterlibatan perorang maupun masyarakat yang berkarater dan berbudaya,” ucap Ramlin.

Menurut undang-undang No. 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, bahwa perpustakaan sebagai center live from education yaitu pusat pembelajaran dari tingkat pusat sampai ketingkat desa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Banggai Kepulauan adalah salah satu dari lima Kabupaten yang mendapat program ini di Provinsi Sulawesi Tengah dan yang terbanyak adalah Kabupaten Banggai Kepulauan yaitu lima perpustakaan desa.

“Adapun perpustakaan penerima manfaat yaitu Desa Alakasing, Desa Tunggaling, Desa Mansamat B, Desa Sambiut, Desa Ponding-ponding,” kata Kepala Dispusip BanggaiKep.

Kegiatan dilakukan di Ruang Rapat Kantor Bupati BanggaiKep dihadiri oleh Kadis PMD, Ketua TP-PKK, Konsultan Pendamping dan undangan lainnya. (RoyKominfo)