Salakan, Banggaikep.go.id – Kejadian Luar Biasa (KLB) terjadi di Kabupaten Banggai Kepulauan di wilayah Kota Salakan, Sebanyak 157 siswa dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK di wilayah Kota Salakan, mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu 17/09/2025

Para siswa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trikora Salakan dengan keluhan utama berupa mual, muntah, sesak napas, gatal-gatal, dan kram perut. Enam siswa dari SDN Inpres Tompudau menjadi yang pertama tiba di rumah sakit, disusul oleh gelombang siswa lainnya dari beberapa sekolah yang terdampak di antaranya SDN Inpres Tompudau, SMP Negeri 1 Tinangkung, SMA Negeri 1 Tinangkung, SMK Negeri 1 Tinangkung, Hingga tercatat ada 157 siswa, mengalami Keracunan  77 siswa masih dalam perawatan serius dan 80 lainnya telah dipulangkan untuk rawat jalan. Jumlah tersebut diperkirakan masih dapat bertambah karena beberapa siswa masih berdatangan dengan keluhan sama.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, Pemerintah Daerah Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO didampingi jajaran Forkopimda meninjau langsung kondisi para siswa di RSUD Trikora Salakan. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkam Supu, S.Th.I., MH, Pj. Sekretaris Daerah, Suripto Nurdin, S.Sos, Kapolres Banggai Kepulauan, AKBP. Ronaldus Karurukan, S.I.K, Pj. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Andi Gunawan, MPH, Pabung Kodim 1308 Luwuk Banggai, Pelda Kav. Rahmat Luande, Sejumlah anggota DPRD dan pejabat teknis lainnya Bupati Rusli menyampaikan keprihatinan mendalam dan memastikan bahwa seluruh korban mendapat penanganan medis terbaik. Ia juga menyatakan bahwa Pemerintah Daerah akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.

Berdasarkan laporan awal, dugaan penyebab keracunan berasal dari menu lauk ikan cakalang yang diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi. Pihak Kepolisian Resor Banggai Kepulauan telah melakukan penyidikan awal, termasuk pengambilan sampel makanan untuk menyelidiki kemungkinan adanya kontaminasi mikroba maupun bahan kimia berbahaya. Sampel tersebut kemudian dikirim ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu untuk dilakukan uji laboratorium.

Sementara Penanggung jawab program MBG yang dikelola oleh

PIC MBG, Zulkifli Lamiju, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden tersebut. saat kejadian masi berada di Kota Palu, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas “Kejadian ini kejadian ini baginya benar-benar di luar kemampuan kami sebagai pengelola dan penanggung jawab. Kami sangat menyesal dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, terutama kepada para siswa dan orang tua. Saat ini, saya bersama Ketua SPPG masih di Palu dan malam ini langsung kembali ke Salakan untuk menangani situasi,” ungkap Zulkifli.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam penyajian makanan dan menyatakan bahwa staf lapangan seperti ahli gizi dan asisten lapangan telah diarahkan untuk memprioritaskan penanganan siswa yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar siswa telah kembali ke rumah masing-masing untuk menjalani rawat jalan, sementara sisanya masih dalam pengawasan intensif tim medis di RSUD Trikora. Pihak rumah sakit bekerja sama dengan Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan bahwa keselamatan siswa adalah prioritas utama. Evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan program MBG, mulai dari rantai distribusi bahan makanan, keamanan pangan, hingga prosedur penyajian, akan segera dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (IKP.KOMINFO BANGKEP)

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah gelar Rapat Evaluasi distribusi BBM bersubsidi di Kabupaten Banggai Kepulauan yang dipimpin Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT., AIFO, Rabu (17/9/2025).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan “Dalam rangka membicarakan terkait dengan evaluasi distribusi BBM yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan dan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada kita semuanya atas kehadirannya,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa bahan bakar minyak ini merupakan sumber energi utama yang diselenggarakan transportasi dan industri baik industri besar maupun menengah, maupun industri kecil serta kebutuhan dasar masyarakat, selain itu juga sebagai penggerak ekonomi dengan transportasi maka tenaga kerja barang jasa dan sebagainya bisa bergerak dengan kata lain bahwa BBM ini sebagai urat nadi perekonomian daerah sehingga pemerintah sangat memperhatikan bagaimana BBM ini bisa terdistribusi secara merata dan tentu sesuai dengan kebutuhan.

Selanjutnya, sambutan Ketua DPRD Arkam Supu mengatakan bahwa “Hari ini saya kira kita tahu bersama bahwa isu BBM dan lain sebagainya tentu menjadi topik yang menarik maka segera mungkin kita berkolaborasi bersama-sama untuk melihat situasi dan kondisi sendiri oleh karena itu barangkali tinggal kita bagaimana metode ini kami sampaikan agar memberikan edukasi sama-sama baik kami sebagai pemerintah daerah,” terangnya.

Ia juga memaparkan, beberapa poin penting yakni Poin yang pertama terkait transparansi dalam penyaluran, kedua dibutuhkan informasi tentang stok dari sekian SPBU yang ada kemudian bagaimana teknis dan ketiga stok subsidi dan non subsidi juga harus jadi perhatian agar proses pemberian informasi edukasi terhadap masyarakat ini tidak salah.

Kabag Ekonomi Paisal mengatakan subsidi tiap-tiap SPBU BBM/Bulan (KL) di Kabupaten Banggai Kepulauan data terbaru kami sampaikan bahwa untuk SPBU Desa Bonepuso Bulagi Selatan pertalite 150 (JBKP) untuk Solar 38 (JBT), SPBU Desa Kautu Kecamatan Tinangkung pertalite 146 (JBKP) untuk Solar 24 (JBT), SPBU Seasa Desa Peling Seasa Kecamatan Bulagi pertalite 145 (JBKP) untuk Solar 23 (JBT), SPBU Buko Desa Labasiano Kecamatan Buko pertalite 100 (JBKP) untuk Solar 45 (JBT), SPBU Tinangkung Desa Timpudau Kecamatan Tinangkung pertalite 330 (JBKP) untuk Solar 55 (JBT), SPBU Tinangkung Selatan Desa Mansamat A Kecamatan Tinangkung Selatan pertalite 70 (JBKP) untuk Solar 23 (JBT), SPBU Liang Desa Liang Kecamatan Liang pertalite 130 (JBKP) untuk Solar 45 (JBT), SPBU Totikum Desa Sobonon Kecamatan Totikum pertalite 145 (JBKP) untuk Solar 38 (JBT) total kebutuhan perbulan di Banggai Kepulauan pertalite 1,216 Ton dan Solar 291 yang di salurkan ke Banggai Kepulauan.

Turut hadir Pj. Sekda, Ketua DPRD, Anggota Komisi III, Asisten Setda, Pj. Pabung1308 L/B, Wakili Kapolres Kabag Logistik, Unsur Forkopimda, Camat se-Banggai Kepulauan, Toko Agama, Toko Masyarakat  Pemilik SPBU se- Kabupaten Banggai Kepulauan serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Serfi Kambey menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil dari ancaman praktik perikanan ilegal (illegal fishing) maupun penangkapan ikan yang merusak (destrutive fishing).

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Teknis Terpadu Peningkatan Kapasitas Aparatur Pengawasan dan Penanganan Illegal Fishing dan Destructive Fishing tahun 2025 di Hotel Estrella Luwuk, Rabu (17/9/2025).

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Banggai Kepulauan memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan sekaligus menjadi benteng ekologis dari tekanan aktivitas manusia.

“Tindakan penangkapan ikan secara ilegal maupun dengan cara-cara merusak seperti penggunaan bom dan racun bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menghancurkan habitat penting seperti terumbu karang, padang lamun, dan wilayah pemijahan ikan. Jika dibiarkan, hal ini akan berdampak jangka panjang terhadap ketersediaan sumber daya ikan, ekonomi lokal, dan keanekaragaman hayati laut kita,” tegas Wabup.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum tepat untuk menyatukan langkah, menyamakan persepsi, serta memperkuat kapasitas aparatur dalam pengawasan dan penegakan hukum. Ia juga mendorong lahirnya rekomendasi strategis, rencana aksi bersama, serta peningkatan kapasitas teknis dan kelembagaan yang dapat diaplikasikan langsung di lapangan.

Wabup turut mengajak semua pihak baik pemerintah pusat, daerah, aparat penegak hukum, akademisi, LSM, maupun masyarakat pesisir agar terus berkomitmen menjaga kelestarian laut. “Laut bukan hanya sumber daya ekonomi, tetapi juga warisan berharga bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Dalam sambutan Kepala Dinas Perikanan Banggai Kepulauan Ferdy Salamat menyampaikan bahwa keberhasilan pengawasan tidak hanya ditentukan oleh aparat, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat desa pesisir dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut. “Harmonisasi Perdes dengan regulasi kabupaten dan nasional menjadi fondasi penting agar pengawasan memiliki dasar hukum yang kuat serta mendukung kelestarian ekosistem,” ucapnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Ia berharap terbangun sistem pengawasan terpadu yang efektif, serta terwujud komitmen bersama untuk menjaga kawasan konservasi dan pulau-pulau kecil dari praktik penangkapan ikan yang merusak, demi keberlanjutan sumber daya perikanan dan peningkatan kesejahteraan nelayan.

Acara ditutup dengan pantun yang mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi menjaga laut Banggai Kepulauan agar tetap lestari, indah, dan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat.

Turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Kasat Polairud Polres Banggai Kepulauan, Kepala Satpol PP Banggai Kepulauan, Kepala Diskominfo Banggai Kepulauan, Komandan Pos TNI AL Luwuk dan Banggai Laut, Kepala Kantor Wilker PSDKP Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, Kepala UPTD KKP3K Dalaka, Camat Liang, Kapolsek Liang Polres Bangkep, Danramil Liang, Perwakilan Pertamina EP DMF & JOB Pertamina, Pimpinan DS LNG, Pimpinan PT. PAU, Kepala Bidang Dinas Perikanan Bangkep (Bidang Pemberdayaan Nelayan, Budidaya, dan Perizinan), Kepala Desa beserta Ketua BPD dari beberapa desa di Kecamatan Liang (Tomboniki, Tangkop, Okumel, Mamulusan, Kinandal), Sejumlah Ketua Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) dari berbagai desa di Banggai Kepulauan, antara lain: Barakuda, Baku, Kombombu, Molubos, Lumba-lumba, Sikat, Teluk Peling, Godang Permai, Mina Bahari, Sapu Bersih, Permenggangan, Pau Lipu, Lestari Laut, Malanggong, Menara Putih, Usaha Bersama, Gurita, Bobu, Lobuan, dan lainnya, serta Lembaga dan organisasi masyarakat/NGO: Burung Indonesia, Yayasan Blue Alliance Indonesia, Perkumpulan Salanggar, Yayasan KOMIU dan LINI. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku melakukan kunjungan kerja ke Banggai Command Center yang dikelola oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai, Rabu (17/9/2025).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala DKISP Banggai Lesmana Kulab, S.Kom dengan tujuan untuk melihat secara langsung pemanfaatan teknologi digital terintegrasi dalam mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Banggai.

Saat ini, Command Center telah dilengkapi dengan 320 kamera CCTV di 98 titik strategis serta terintegrasi dengan 35 perangkat daerah, guna memperkuat pelayanan publik berbasis digital.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Banggai Kepulauan mengapresiasi berbagai fitur unggulan yang dihadirkan oleh Banggai Command Center, di antaranya: Pemantauan real time melalui jaringan CCTV di titik strategis wilayah Kabupaten Banggai, Dashboard layanan publik yang mencakup pengelolaan pengaduan masyarakat, pemantauan program pembangunan, hingga isu sosial seperti penanganan stunting, Call Center 112 sebagai layanan darurat yang siap siaga 24 jam, Analisis media sosial untuk memantau opini publik dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan Integrasi data antar perangkat daerah guna mempercepat layanan serta meningkatkan efektivitas kebijakan.

Wakil Bupati menyampaikan bahwa inovasi digital yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai ini patut menjadi contoh dalam penguatan transformasi digital di Banggai Kepulauan.

Ia berharap, ke depan kerja sama dan pertukaran pengetahuan antar daerah dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, responsif, dan berbasis teknologi.

“Command Center ini membuktikan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan terintegrasi. Tentu ini menjadi inspirasi bagi kami di Banggai Kepulauan untuk terus berbenah,” ungkap Wakil Bupati.

Sebagai informasi, Banggai Command Center mulai beroperasi sejak peringatan HUT ke-64 Kabupaten Banggai pada tahun 2024 dengan dukungan anggaran pembangunan dan pengadaan infrastruktur sebesar Rp10,9 miliar. Kehadiran pusat kendali digital ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat sistem pemerintahan berbasis elektronik di daerah. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi mengumumkan hasil seleksi yang telah dilaksanakan. Berdasarkan rapat Panitia Seleksi pada 14 September 2025, ditetapkan tiga peserta terbaik yang berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Dalam pengumuman bernomor 800.1.2.6/7/PANSELDA-BANGKEP/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi Dra. Novalina, M.M., disebutkan tiga nama yang dinyatakan lolos, yaitu:

1. Dr. Ariyono Orab, S.Pd., S.Sos., M.M.

2. Dr. Ir. Ferdy Salamat, S.T., M.Si.

3. Muhamad Aris Susanto, S.E., M.E.

Nama-nama tersebut disusun berdasarkan abjad, bukan berdasarkan peringkat. Hal ini untuk menegaskan bahwa semua peserta yang lolos memiliki kedudukan yang sama sebagai kandidat terbaik hasil seleksi.

Panitia menegaskan, keputusan ini bersifat final, mutlak, dan tidak dapat diganggu gugat. Proses seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas.

Dengan diumumkannya tiga nama peserta terbaik ini, diharapkan proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berjalan lancar, sehingga nantinya terpilih pejabat yang mampu menjalankan tugas strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta pelayanan publik yang lebih efektif. (IKP-KOMINFO)

Salakan, Banggaikep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) melakukan peninjauan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Salakan pada Senin, 15/09/2025.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang tercampur air dan menyebabkan beberapa kendaraan mengalami gangguan mesin.

Tim Satgas yang turun langsung ke lokasi terdiri atas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Edison E. Moligay, S.Sos., M.A.P., Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Halima Umar Hamid, S.Sos Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Dra. Jeane B. Rorimpandey, Kepala Dinas Perikanan Ir. Ferdy Selamat, ST., M.Si., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku, SKM., MPH., Pejabat Bagian Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Banggai Kepulauan yang di wakili Nathan Iring Frans Tappi, S.E., M.A.P Kepala Bindang Perizinan dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, Ersandy Kasan, S.Pi serta Pejabat Penyidik ASN Kasi Penegakan Bidang Penegakan Perda dari Satuan Polisi Pamong Praja, Adi Stiven Maukar, S.Sos.

Dalam peninjauan tersebut, Tim Satgas bertemu langsung dengan pemilik SPBU Salakan, Yeri Ludong, serta melakukan pemeriksaan terhadap instalasi dan sistem distribusi BBM, khususnya pada tangki penyimpanan Pertalite.

Yeri Ludong menjelaskan bahwa penanganan teknis atas permasalahan tersebut telah dilimpahkan kepada Manajer SPBU Salakan, Marsono. Sehingga dalam keterangannya, Marsono membenarkan adanya kejadian tercampurnya BBM dengan air, yang berdampak pada beberapa kendaraan konsumen.

“Hal ini terjadi karena adanya perembesan air hujan ke area dombak. Saat proses rehabilitasi area bongkar dan pengecoran lantai, terjadi perubahan ketinggian sehingga permukaan lantai sejajar dengan penutup dombak. Akibatnya, air hujan merembes masuk dan mengalir ke tangki pendam,” jelas Marsono.

Ia menambahkan bahwa tim teknis SPBU telah melakukan perbaikan pada area tersebut, dan saat ini operasional SPBU telah kembali normal tanpa adanya gangguan pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya untuk memastikan kualitas pelayanan publik, termasuk distribusi BBM yang aman dan sesuai standar. Tim Satgas juga meminta agar pengelola SPBU meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan sistem secara berkala guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady. ST.,MT.,AIFO hadiri Pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pemuda Muda Indonesia (HIPMI) Kab. Banggai Kepulauan Periode masa bakti 2025-2028, dengan tema “Meneguhkan kepemimpinan pengusaha muda dari Banggai Kepulauan” bertempat Aula Penginapan Bharata, Kamis (11/9/2025).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten, Banggai Kepulauan, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada para pengurus BPC HIPMI yang baru saja dilantik, semoga saudara-saudara mampu mengemban amanah organisasi ini dengan penuh komitmen, dedikasi, dan semangat kebangsaan,” ucapnya.

Sebagai organisasi yang menghimpun para pengusaha muda, HIPMI memiliki peran besar dlm mencetak pemimpin masa depan di bidang ekonomi dan kewirausahaan, yang nantinya akan ikut andil dalam mewujudkan indonesia emas 2045.

“Kabupaten Banggai kepulauan memilki potensi besar, baik dari sektor kelautan, perikanan, pertanian, hingga pariwisata. namun potensi ini tidak akan berarti tanpa peran aktif anak-anak muda, khususnya para pengusaha muda yang mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran HIPMI yang baru di lantik untuk bekerja nyata, membangun sinergi dengan pemerintah daerah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta terus mendorong semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.

” Saya yakin, di bawah kepemimpinan yang solid, hipmi banggai kepulauan akan menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi daerah sekaligus menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional,” tuturnya.

“Sekali lagi, saya ucapkan selamat bertugas kepada pengurus yang baru. mari kita wujudkan cita-cita bersama untuk menjadikan banggai kepulauan sebagai daerah yang maju, mandiri,dan berdaya saing,” tambahnya.

Turut hadir Kabagops Polres Bangkep Kompol. Dimas Maikun Dimejo. SH.,MH., Pj. Pabung Bangkep/Danramil 1308-10/Salakan diwakili oleh Serda Harsono R. Bangunan, Sekdis Perikanan Dian Nopan Saleh, SE, Sekdis Perikanan Rabiah SH, Wakil Ketua Umum OKK BPD HIPMI Sul-teng Rahmatullah M. Djufri, Dinas DPMPTSP Bangkep, Seksi Japung Nurhadi. S.Sos, Ketua KNPI Bangkep Bayu Akbar Sipatu, Ketua Umum BPC HIPMI Kab. Banggai Angga Nasar, Ketua BPD Sul-Teng Sriwanti tombolotutu, S.Ip, Ketua Umum BPC HIPMI Kab. Banggai Kepulauan Aditya Setiawan, Ketua Panitia Ekky Dg Tjolik, Sekretaris Panitia Rexy Wahyu Sandria, Para fungsional yang dilantik Staf BPC HIPMI Kab. Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO membuka secara resmi Pertemuan Tim Ekspedisi Patriot ITB bersama Unsur Akademisi dan Unsur Peneliti yang akan melaksanakan kegiatan Penelitian di Lokasi Transmigrasi Kawasan Salakan, Jumat (12/9/2025).

Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan turut dihadiri Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Pj. Sekda Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, Ketua DPRD Banggai Kepulauan Arkam Supu, S.Th.,I.MH, Asisten II Setda Banggai Kepulauan Edison Moligay, Kabag Ren Polres Banggai Kepulauan AKP Jolly R. Lengkong, Pj. Pabung Bangkep/Danramil 1308 – 10/Salakan, Letda Kav. Rahmad R. Luande, Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan Tommy Luasusun, Kepala OPD atau yang mewakili, Camat Tinangkung, Supardi Silaturahmi, Camat Liang, Irfan Mayang, Sekcam Peling Tengah, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Rusli Moidady menyampaikan selamat datang kepada seluruh tim ekspedisi, akademisi, dan peneliti. “Kehadiran bapak ibu semua merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami, serta menjadi wujud nyata sinergi antara Dunia Akademik dan Pemerintah Daerah dalam mendorong pembangunan berbasis riset dan data,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa kawasan transmigrasi di wilayah salakan memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam, sosial budaya, maupun sumber daya manusia. namun, potensi tersebut perlu diolah dan di kembangkan secara bijak, berkelanjutan, dan berbasis pada pendekatan ilmiah yang komprehensif.

“Oleh karena itu, kegiatan penelitian yang akan dilaksanakan ini sangat kami dukung, kami berharap hasil dari ekspedisi ini dapat menjadi rekomendasi kebijakan yang konstruktif, terutama dalam rangka pengembangan kawasan transmigrasi yang lebih inklusif, produktif, dan berwawasan lingkungan di Kabupaten Banggai Kepulauan,” jelasnya.

Bupati juga berharap kegiatan ini dapat menjadi media pertukaran ilmu, sekaligus mempererat hubungan baik antara Akademisi, Peneliti, dan masyarakat lokal.

Rusli Moidady juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan komitmen dari seluruh tim ekspedisi. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan capaian yang maksimal bagi pengembangan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” tuturnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan transformasi digital melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hal ini ditandai dengan penyelenggaraan Bimbingan Teknis Implementasi SPBE dalam Akselerasi Pemerintah Digital oleh Dinas Komunikasi dan Informatika dan dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO, Kamis (11/9/2025).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kapasitas aparatur daerah dalam mengimplementasikan SPBE sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE dan Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional.

“Implementasi SPBE yang efektif tidak hanya membutuhkan regulasi dan infrastruktur, tetapi juga pemahaman kuat dari seluruh pemangku kepentingan di setiap unit kerja. Karena itu, bimtek ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan,” jelas Kadis Kominfo.

Lebih lanjut disampaikan, maksud dan tujuan bimtek ini antara lain memberikan pemahaman teknis kepada perangkat daerah terkait penerapan SPBE, sekaligus meningkatkan kemampuan aparatur dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini menghadirkan narasumber SPBE Bapak Prof. Tony D. Susanto, PHD dan diikuti oleh staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah atau perwakilannya, serta admin SPBE di lingkup OPD Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menegaskan bahwa transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan adalah sebuah keniscayaan. SPBE dipandang bukan hanya sekadar digitalisasi dokumen atau layanan, tetapi sebagai upaya menyeluruh untuk membangun pemerintahan yang responsif, transparan, partisipatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kegiatan ini harus menjadi momentum bersama dalam memperkuat komitmen kita terhadap transformasi digital pemerintahan di Banggai Kepulauan. Mari kita wujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Bupati.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya bimtek ini, dengan harapan hasil yang diperoleh dapat mendorong percepatan implementasi SPBE di setiap lini pemerintahan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO buka secara resmi Sosialisasi Percepatan Digitalisasi Desa Kabupaten Banggai Kepulauan, bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang, Kamis (11/9/2025).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan melalui desa digital, pelayanan publik di desa akan lebih efisien karena menggunakan sistem berbasis jaringan nirkabel yang terintegrasi. Penggunaan data akan memudahkan evaluasi layanan dan memungkinkan perbaikan berkelanjutan berdasarkan kebutuhan masyarakat, dari segi ekonomi, desa digital dapat berfungsi sebagai katalisator dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja ekonomi desa, potensi ekonomi lokal bisa lebih terpublikasikan serta pemasaran produk desa bisa dilakukan secara lebih luas dan efektif.

Ada beberapa tujuan yang dapat dicapai dari pembangunan desa digital dan pembuatan website desa, sebagai berikut : publikasi keberadaan desa ke seluruh dunia sehingga desa dapat dikenal lebih luas tugas, publikasi produk, layanan, dan kegiatan desa sehingga berbagai aktifitas dan potensi desa dapat diketahui oleh masyarakat umum, meningkatkan pelayanan publik yang lebih profesional dengan sistem berbasis digital yang efisien dan mudah diakses publikasi produk usaha masyarakat secara menyeluruh, mempromosikan produk lokal agar dikenal dan dipasarkan lebih luas.

Sedangkan manfaat yang ingin diperoleh dari pembangunan desa digital dan pembuatan website desa adalah sebagai berikut, meningkatkan informasi tentang keberdaan desa, sehingga desa lebih mudah ditemukan dan dikenal menyediakan layanan informasi terkini kepada publik, memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi terbaru mengenai desa; memfasilitasi masyarakat dalam berbisnis, membantu pemasaran dan pemasaran produk lokalsecara digital komunikasi dan informasi yang lebih lancar, memungkinkan warga dan perangkat desa berkomunikasi dengan lebih efektif pelayanan publik semakin mudah dan cepat, dengan proses administrasi yang digital dan lebih efisien mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat, melalui akses pasar yang lebih luas untuk produk dan layanan desa, masyarakat semakin cerdas dan inovatif, karena terbiasa menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat berdaya dan mandiri, dengan pemanfaatan teknologi untuk mendukung kemandirian ekonomi dan sosial.

“Saya berharap pemerintah desa menjadi pusat informasi digital yang bisa diakses oleh masyarakat desa dan pihak luar. disamping itu digitalisasi juga menyediakan layanan online, seperti administrasi kependudukan, surat-surat dan layanan publik lainnya sehingga masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor desa untuk keperluan administrasi yang nantinya mendukung terciptanya desa yang cerdas, berdaya saing dan berkelanjutan,” ucap Bupati.

Selanjutny,a Kepala Dinas Pembedaya Masyarakat dan Desa Moh. Arisanto, SE. ME memaparkan bahwa Kita diminta untuk menyiapkan infrastruktur yang akan mendukung digitalisasi desa tetapi tahun depan isu untuk prioritas penggunaan dana desa adalah digitalisasi desa artinya sudah dilaksanakan jadi kita ketemu hari ini dalam rangka sosialisasi paling lambat di minggu pertama Oktober kita akan melakukan uji coba selama 3 bulan sampai 31 Desember 2025.

“Tanggal 1 Januari 2026 kita akan secara 100% itu akan melakukan digitalisasi desa dan Kabupaten Banggai Kepulauan akan menjadi pertama di Sulawesi Tengah yang 100% desanya itu melakukan digitalisasi desa, ini menjadi satu kebanggaan buat kita semua terutama untuk mendukung apa yang menjadi visi-misi Bupati terutama di berkah ke-8 untuk bangkit berdiri,” ujarnya.

“Kami lagi merancang setelah sosialisasi adalah desa emas, artinya adalah elektronik kemudian masnya adalah menuju akuntabilitas jadi desa emas adalah elektronik menuju akuntabilitas desa, di Banggai Kepulauan dan kami berharap desa emas ini menjadi cikal bakal dari bangkit,” tambahnya.

Turut hadir Pj. Sekda Suripto Nurdin, Wakil I DPRD Rusdin Sinaling, Staf Ahli Tomy Luasusun SH, Asisten II Edison Moligay S. Sos, Kadis PMD Moh. Arisanto, SE. ME, Kadis PTSP Din Lamasada, SH. M. A. P, Kadis Pariwisata dr. James, Pinontoan, Kepala Bank Mandiri, Narasumber Kasman Suherman Co- Founder DIGIDES serta Kades se- Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)