Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP ) menyelenggarakan rapat pembentukan Tim Percepatan Pembentukan Mal Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (2/9/2025).

Rapat pembentukan Tim percepatan pembentukan Mal Pelayanan Publik dipimpin oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey dan dihadiri oleh Pj. Sekda dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bangkep, antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Digital, Kepala Dinas Catatan sipil, Perwakilan dari ATR/BPN, Para Kepala Instansi Vertikal Banggai Kepulauan, Kepala Bank Sulteng cabang Salakan, Pimpinan perusahaan daerah air minum Banggai Kepulauan bertempat di ruang rapat kantor bupati.

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan reformasi birokrasi yang dicanangkan oleh pemerintah pusat menuntun kita semua untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, muda, terjangkau, aman, dan nyaman. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang akan menjadi pusat integrasi pelayanan lintas sektor dalam satu tempat.

“Melalui mal pelayanan publik, kita ingin menghadirkan pelayanan suatu pintu yang memadukan pelayanan dari berbagai instansi baik pemerintah pusat daerah, BUMN, BUMD, maupun swasta. Sehingga masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan secara efisien tanpa harus berpindah-pindah tempat,” ucap Serfi.

Ia memaparkan bahwa hari ini kita membentuk tim pengelolaan mal pelayanan publik sebagai ujung tombak dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pelayanan publik yang terintegrasi. “Saya tekankan bahwa tim ini harus diisi oleh orang-orang yang memiliki integritas, kompetensi, dan tinggi terhadap peningkatan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Wabup juga berharap, tim ini tidak hanya bersifat administratif tetapi mampu menjadi motor penggerak perubahan paradigma birokrasi dari yang sebelumnya kaku dan berbelit, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Tugas ke depan tentu tidak ringan. Kita akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyiapan sarana prasarana, sistem informasi, hingga Sinergi antara instansi. Namun saya yakin dengan semangat kolaborasi, Sinergi dan gotong royong, kita akan mampu mewujudkan mal public yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Wabup juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi semua pihak. “Mari kita sukseskan pembentukan dan pengelolaan Mal pelayanan publik ini demi pelayanan publik yang semakin baik dan membanggakan,” katanya.

Selanjutnya, Kepala DPMPTSP Din Lamasada dalam sambutannya menyampaikan bahwa perlunya kerjasama antar OPD terkait dalam percepatan pelayanan publik, karena dari 100 kabupaten kota seluruh Indonesia dan 13 kabupaten kota Sulawesi Tengah, Banggai Kepulauan dipercayakan mewakili Sulawesi Tengah sebagai MPP yang akan di evaluasi oleh kementerian.

“Berdirinya MPP juga merupakan salah satu cara yaitu percepatan pelayanan, akurasi pelayanan, dan fleksibilitas kerja. MPP juga diharapkan mampu mempermudah pelayanan masyarakat Banggai Kepulauan,” tutupnya. (Roy-KOMDIGI)

Mansamat, BanggaiKep.go.id – Turnamen sepak bola bergengsi Bupati Cup 1 resmi dibuka di Lapangan Keramat Jaya, Desa Mansamat B, Kecamatan Tinangkung Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan. Acara pembukaan yang berlangsung sekitar pukul 14.35 WITA ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan tokoh penting, di antaranya Pj. Sekda Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, Ketua DPRD Arkam Supu, Ketua PSSI Banggai Kepulauan Ikhsan Nursin, serta perwakilan kepolisian dan KONI setempat.

Terhitung sebanyak 32 tim sepak bola dari berbagai klub di Kabupaten Banggai Kepulauan akan bertanding dalam turnamen yang berlangsung hingga 15 Oktober mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk semangat generasi muda dalam berolahraga, sebagai wadah pembinaan bakat sepak bola sekaligus seleksi tim U-18 untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi Morowali 2026.

Ketua Panitia Ikbal, SE., dalam laporannya mengungkapkan bahwa total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp53 juta, dengan juara pertama mendapatkan Rp20 juta plus trofi. “Kami berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong sportivitas dan kebersamaan antar masyarakat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua PSSI Kab. Banggai Kepulauan Ikhsan Nursin menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran dalam pertandingan. “Kita harapkan tidak ada pihak yang dirugikan, wasit bertindak adil, dan para pemain bermain dengan penuh integritas,” pesannya.

Sementara itu, Pj. Sekda Suripto Nurdin atas nama Bupati Banggai Kepulauan memberikan apresiasi besar kepada panitia dan masyarakat yang mendukung pertandingan. Ia mengajak seluruh pemain dan suporter untuk menjaga kedamaian dan sportifitas, karena kemenangan yang sebenarnya adalah sikap terhormat yang diperlihatkan selama pertandingan.

Acara pembukaan ditutup dengan pertandingan Perdana antara tim Mansamat B melawan Peling Sulawesi yang turut disaksikan sekitar 1.000 penonton dengan antusiasme tinggi.

Turnamen ini diharapkan menjadi kalender olahraga tahunan yang mampu mengangkat prestasi sepak bola Kabupaten Banggai Kepulauan di tingkat provinsi bahkan nasional. (IKP-KOMINFO)

Mansamat, BanggaiKep.go.id – Pj. Sekda Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, S. Sos membuka secara resmi Turnamen Bupati Cup 1 di Lapangan Keramat Jaya, Desa Mansamat B Kecamatan Tinangkung Selatan Kab. Banggai Kepulauan, Senin (1/9/2025).

Dalam sambutan, Pj. Sekda Suripto Nurdin  menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga turnamen ini dapat terlaksana.

“Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi, pembinaan karakter generasi muda, dan peningkatan semangat sportivitas serta kebersamaan di tengah masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, ini juga menjadi ruang untuk menjaring bibit-bibit unggul di bidang sepak bola, yang kelak bisa mengharumkan nama daerah kita dikancah provinsi bahkan nasional.

“Kepada para pemain, saya berpesan : bertanding lah dengan sportif tunjukan kemampuan terbaik, jaga emosi, dan hormati wasit serta lawan main, karena sejatinya, kemenangan sejati adalah ketika kita mampu menunjukkan sikap terhormat, baik saat memang maupun kalah,” kata Suripto.

Dan kepada para suporter, Sekda mengajak agar dapat mendukung tim favorit dengan sportif dan damai, mari ciptakan suasana positif dan penuh semangat tanpa menyinggung atau memprovokasi lawan.

“Apapun hasil pertandingan mari kita terima dengan lapang dada demi menjunjung tinggi fair play, hindari tindakan anarkis, perkelahian dan kerusuhan, serta jika ada hal mencurigakan atau potensi keributan, segera laporkan kepada petugas terdekat,” jelasnya.

“Mari kita tunjukkan bahwa suporter kita adalah suporter yang berbudaya, cerdas, dan cinta damai. menang kalah itu biasa, yang luar biasa adalah menjaga persaudaraan dan kedamaian,” tambah Sekda.

Kegiatan di hadiri Ketua DPRD Banggai Kepulauan Arkam Supu, S. Th. I. MH, Asisten I Setda Banggai Kepulauan Iswan Saleh, S. Sos, Ketua PSSI Banggai Kepulauan Iksan Nurdin, S. Pd, Waka Polres Banggai Kepulauan Kompol Abidin, Wakil Ketua KONI Banggai Kepulauan Hermawan, Kepala Dinas PMD Moh. Ari susanto, SE. ME, Kepala Dinas Pemuda dan olahraga Moh. Wahyudi, ST., Kasat Pol- PP Hari Saputra Nursin, S. STP. M. A. P., Camat Tinangkung Selatan Dr. Mahali, S. Pd. M. Pd, Masyarakat ( Pengunjung) sekitar 1000 orang. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penetapan perubahan kebijakan umum APBD serta perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara tahun anggaran 2025 di Ruang Sidang DPRD Banggai Kepulauan dengan kehadiran 20 anggota DPRD dari 25 orang, Senin (1/9/2025).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Banggai Kepulauan Arkan Supu, S. Th. I. M. H diikuti oleh pejabat penting lain seperti Ketua I dan Ketua II DPRD, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Banggai Kepulauan, Asisten Sekretariat Daerah, Kepala OPD, serta para kabag dan sekretaris dinas yang hadir.

Agenda rapat dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama sebelum dilanjutkan oleh laporan Badan Anggaran DPRD yang memaparkan hasil pembahasan perubahan APBD dan rancangan prioritas plafon anggaran sementara tahun anggaran 2025. Seluruh fraksi DPRD menyatakan apresiasi dan menerima laporan tersebut dengan baik.

Dalam sambutannya yang mewakili Bupati Banggai Kepulauan, Pj. Sekda Suripto Nurdin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pembahasan ini dan berterima kasih atas dukungan legislatif selama proses pembahasan rancangan perubahan kebijakan umum APBD.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara program prioritas daerah dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat, serta menyambut baik koreksi dan penajaman yang dilakukan selama pembahasan.

Suripto juga mengungkapkan penerimaan perubahan asumsi makro ekonomi, pendapatan, serta belanja daerah yang telah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan program dan kegiatan prioritas dalam rangka memaksimalkan pencapaian target realisasi fisik dan keuangan tahun 2025.

Hasil kesepakatan ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rancangan perubahan APBD yang diharapkan dapat ditetapkan tepat waktu sesuai peraturan perundang-undangan.

Rapat paripurna ditutup dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD untuk segera menindaklanjuti dengan penyusunan dan pembahasan rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2025, guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, Banggaikep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO menghadiri kegiatan serentak Gerakan Pangan Murah (GPM) secara Virtual yang digelar di seluruh Indonesia dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80 di gedung BPU Kecamatan Tinangkung, Selasa (30/8/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan di hadiri Gubernur Bupati dan walikota di seluruh Indonesia.

Gerakan Pangan Murah Serentak ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah tantangan produksi serta dampak perubahan iklim yang memengaruhi ketersediaan pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan mendampingi Bupati Bangkep, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai Kepulauan Edison Moligay, SE., M.AP., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Djibran Malotes, SP., MP., Kepala Dinas Pertanian Sumianto Manopo, SP., MM., Camat Tinangkung Supardi Sipatu, S.Sos., perwakilan Pabung yang diwakili Danramil 1308 Salakan Pelda Kav. Rahmat Luande, serta pejabat daerah lainnya termasuk Kabag Prokopim dan Kabid IKP Diskominfo Bangkep.

Menteri Dalam Negeri Dr. Muhammad Tito Karnavian, P.hD dalam arahan nya menjelaskan bahwa stok beras nasional yang dikelola Bulog saat ini mencapai sekitar 4 juta ton. Namun, akibat musim kemarau di sejumlah daerah, produksi beras mengalami penurunan.

Untuk menjaga stabilitas, pemerintah telah menyiapkan 1,3 juta ton beras cadangan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dengan distribusi rata-rata 7.000 ton per hari melalui tujuh saluran distribusi, termasuk pasar rakyat dan BUMD.

“Hari ini, gerakan masif distribusi beras SPHP secara resmi diluncurkan, melibatkan 4.663 kecamatan di seluruh Indonesia dengan estimasi partisipasi 3,4 juta orang dan kebutuhan beras mencapai 43.000 ton,” ungkap Mendagri Tito. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, Bulog, dan seluruh pihak terkait yang mendukung program ini.

Sementara itu, Menteri Pertanian Dr. Ir. Arman Andi Sulaeman, MP menegaskan bahwa GPM Serentak merupakan langkah konkret pemerintah membangun ekosistem pangan yang sehat, merata, dan stabil. Hingga kini, pemerintah telah menerbitkan 17 Instruksi Presiden (Inpres) di sektor pangan untuk memperkuat regulasi, memperlancar distribusi, serta menjamin ketersediaan pupuk dan sarana produksi pertanian.

Di tingkat daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banggai Kepulauan Djibran Malotes menyampaikan bahwa harga pangan di wilayah Bangkep saat ini masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). “Untuk beras harga Rp62.500 per 5 kg, gula Rp17.000 per kg, dan minyak goreng kemasan botol Rp16.500 per liter. Semua masih sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka meningkatkan aksesibilitas layanan tanggap darurat di Kabupaten Banggai Kepulauan, Bupati Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO mengapresiasi kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Akses Layanan Nomor Tunggal Call Center 112 Kabupaten Banggai Kepulauan yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika, Jumat (29/8/2025).

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Banggai Kepulauan di ruang rapat kantor Bupati dan dihadiri Ketua Tim Kerja Fasilitasi Sistem Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kemenkomdigi RI Agung Setio Utomo (via zoom), David Kristianto Yohansyah, S.Sos.,MPP selaku Perwakilan PT. Jasnita Telekomindo (via zoom), Kepala Dinas Kominfo, Kapolres Bangkep diwakili Kabagbinops, Danramil 1308/LB dan perwakilan OPD terkait (Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas P3AP2KB, RS Trikora Salakan).

Layanan call center 112 merupakan salah satu program nasional untuk memberikan akses cepat, gratis dan terpadu bagi masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, seperti kebakaran, kecelakaan, tindak kriminal, bencana alam, maupun keadaan darurat kesehatan.

Dalam sambutan Bupati Rusli Moidady menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menggagas dan memfasilitasi terselenggaranya kegiatan FGD ini. “Kegiatan FGD hari ini merupakan bagian penting dari upaya kita bersama meningkatkan aksesibilitas layanan darurat melalui nomor tunggal panggilan darurat 112 di wilayah Banggai Kepulauan,” ucapnya.

Rusli mengajak semua untuk menjadikan FGD ini sebagai momentum evaluasi dan perbaikan agar kedepan layanan call center 112 benar-benar hadir sebagai solusi cepat dan andal dalam menghadapi kondisi darurat di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Bupati berharap melalui kegiatan ini, terjadinya sinkronisasi antara instansi layanan darurat, baik dari sisi teknis maupun SOP penanganan, tersusun strategi sosialisasi terpadu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nomor 112 dan terpetakan berbagai kendala dilapangan, baik dari sisi jaringan, kesiapsiagaan personel maupun manajemen respon darurat.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kominfo Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dalam laporannya menyampaikan tujuan dari kegiatan ini yaitu menyamakan persepsi dan menyatukan langkah antara pemerintah daerah, Kementerian Komdigi serta pihak developer aplikasi dalam mempersiapkan layanan darurat 112 dan merumuskan rencana tindak lanjut agar layanan ini dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Membanggakan, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) berhasil meraih Pada emas dan perak pada cabang atletik dipelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tahun 2025 di Palu, Rabu (27/8/2025).

Pelari asal Bangkep Levi Tri Putra meraih 2 emas pada lomba lari 800 dan 400 m dan Alifah Syakhilah meraih 2 perak di kelas 100 dan 200 m, sehingga total medali dicabang atletik berjumlah 4 medali.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Bangkep Moh. Wayudi, ST.,MP mangapresiasi dan bersyukur atas capaian atletnya bisa meraih emas dan perak.

“Alhamdulillah, Bangkep masih punya andalan di cabor atletik dan berhasil meraih medali emas dan perak,” ujar Kadis Wahyudi.

Wahyudi juga mengatakan, persiapan POPDA ini, Bangkep melaksanakan pemusatan latihan selama dua pekan. Meskipun singkat, TC tersebut berguna untuk pemantapan dan pematangan atlet jelang lomba.

“Total kita membawa 38 orang atlet. 5-10 orang sekolah di SMANOR untuk pembinaan dan latihan mereka. Setiap ada event dari SMANOR ini kita ikutkan,” kata Wahyudi.

Harapannya, Pemerintah Banggai Kepulauan dalam cabang olahraga (cabor) atletik berpusat pada peningkatan prestasi atlet melalui pembinaan dan anggaran yang memadai, penyelenggaraan kompetisi untuk menjaring bibit unggul, serta kerjasama antara keluarga, sekolah, dan pemerintah untuk mengoptimalkan potensi atlet lokal. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banggai Kepulauan, dengan agenda utama meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Baka, Kecamatan Tinangkung, selasa 26/08/2025

Program ini merupakan salah satu prioritas nasional Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, serta unsur perangkat daerah terkait, termasuk Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan, Adapun sasaran langsung program MBG 3B yang ditinjau meliputi, Ibu Hamil 18 orang, Ibu Menyusui 40 orang, Baduta Non PAUD 100 orang

Dalam arahannya, Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi seimbang terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia di bawah dua tahun (baduta), sebagai fondasi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

“Gizi yang baik menjadi kunci mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh. Selain itu, pengasuhan yang disiplin dan penuh kasih harus dimulai sejak dini,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya membatasi paparan gawai pada anak-anak, dengan menyampaikan,

“Jangan kenalkan handphone pada anak sejak dini. Anak-anak butuh interaksi nyata, bukan layar.”

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara BKKBN dan Badan Gizi Nasional, sekaligus menjadi media sosialisasi dan penguatan pelaksanaan Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Kepala Perwakilan Kemendukbangga Provinsi Sulawesi Tengah dalam kesempatan tersebut turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadi bagian dari gerakan orang tua asuh, dalam upaya bersama menurunkan prevalensi stunting di wilayah masing-masing.

Program GENTING yang digerakkan secara lokal oleh DP3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan, merupakan wujud partisipasi masyarakat dalam bentuk gotong royong, untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Adapun kelompok sasaran utama dalam program ini yaitu Ibu hamil, Ibu menyusui, Bayi di bawah dua tahun, Balita dari keluarga pra-sejahtera

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan secara berkelanjutan, melalui pendekatan pemberdayaan, edukasi, dan intervensi langsung di lapangan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan di wakili Asisten II Setda Edison Moligay, S.Sos.,M.A.P hadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kelembagaan dan Proses Bisnis Sentra IKM di Kab. Banggai Kepulauan yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu (27/8/2025).

Kegiatan di hadiri Direktorat Jenderal IKMA Kementerian RI (Narasumber via zoom) Satrio Pratomo, ST. MT, Tenaga Ahli Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Iskandar Zulkarnain, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Prov. Sulteng di wakili Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri Mira Astuti, Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan Halima Hamid, S.Sos, Kepala Dinas Koperindagkop UKM Banggai Kepulauan Dra. Jeane Rorimpandey, Camat Tinangkung Utara Umara P. Ali, S.Pd.,MH.,M.A.P, Ketua MUI Banggai Kepulauan Suardi Esa, SE, Sekertaris Dinas Kominfo Kornelius Bisala, S.Sos, Sekertaris Dinas Koperindagkop Banggai Kepulauan Rani, S. Sos dan peserta kegiatan.

Dalam Sambutan Bupati Banggai Kepulauan di bacakan Asisten II Setda Banggai Kepulauan Edison Moligay menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada dinas perindustrian dan perdagangan provinsi sulawesi tengah yang telah bekerja sama dengan dinas perindustrian, perdagangan, koperasi dan UKM Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan FGD ini di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi terhadap penguatan kelembagaan dan pengembangan proses bisnis sentra IKM di daerah Banggai Kepulauan.

“Melalui forum diskusi ini, saya berharap akan terbangun sinergi antara Pemerintah Daerah, pelaku IKM, akademisi, serta stakeholder lainnya,” ucapnya.

Pemerintah Bangkep mengajak seluruh Perangkat Daerah dan stakeholder terkait untuk bersinergi dan berperan aktif dalam mendukung implementasi hasil FGD ini, dengan menciptakan kebijakan yang pro-IKM serta program-program pendampingan yang berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan daya saing IKM lokal dan peningkatan kesejahteraan IKM.

“Saya ingin menegaskan kembali komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendukung pengembangan sektor industri kecil dan menengah sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi Daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Edison.

Ia berhasil semoga diskusi hari ini menghasilkan rumusan yang konstruktif dan aplikatif bagi kemajuan IKM di Daerah ini.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perindustrian Prov. Sulteng di wakili oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pengembangan Industri Mira Astuti dalam sambutannya mengatakan sesuai dengan amanat undang-undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang perindustrian pemberdayaan industri kecil dan industri menengah ini dilakukan antara lain melalui peningkatan kemampuan sentra industri kecil dan industri menengah atau IKM.

“Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan sentra IKM sampai saat ini adalah kurangnya sarana dan prasarana fisik yang dimiliki serta kelemahan dalam aspek legalitas dan kelembagaan sentra IKM yang tidak berfungsi dengan baik,” katanya.

Dalam peraturan pemerintah nomor 29 tahun 2018 tentang pembetulan industri dalam mewujudkan PKN yang berdaya saing dapat dilakukan salah satunya dengan penguatan kapasitas kelembagaan.

Adapun program pengembangan industri di Sulawesi Tengah ini berdasarkan peraturan daerah nomor 6 tahun 2018 tentang rencana pembangunan industri propinsi atau RTP meletakkan pengembangan industri melalui sentra-sentra industri kecil menengah sebagai basis peningkatan ekonomi di daerah sentra-sentral yang akan dikembangkan sebagai industri unggulan Sulawesi Tengah.

Berdasarkan potensi kemudian keunggulan yang berada di Kabupaten maupun kota untuk daerah upaya pemanfaatan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki daerah serta kemampuan untuk memanfaatkan peluang-peluang yang ada di luar maupun di dalam negeri harus dilakukan secara optimal, karena esensi daya saing tersebut terletak pada upaya menggerakkan dan mengorganisasikan seluruh potensi sumber daya produktif untuk menghasilkan produk inovatif yang lebih murah lebih baik lebih mudah didapat dalam rangka pemenuhan kebutuhan dan permintaan pasar strategi pembangunan industri kedepan.

“Mengadaptasi pemikiran-pemikiran terbaru yang berkembang saat ini yaitu pengembangan industri melalui pendekatan sentra industri kecil menengah dalam rangka membangun daya saing industri produk unggulan daerah peningkatan daya saing industri dilakukan dengan membangun dan mengembangkan sentra industri kecil menengah,” terang Mira.

Karena menurutnya, semakin tinggi keaslian dan tahapan lokal dari komoditas atau sesuatu maka akan semakin tinggi nilainya dan akan menjadi perhatian internasional oleh karenanya di dalam memicu pertumbuhan ekonomi daerah program sentra ikm sangat membantu pengembangan industri di Daerah.

Sebagai upaya mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri kecil menengah Provinsi Sulawesi Tengah memiliki sentra industri kecil menengah atau sikim ini tersebar hampir di 13 kabupaten maupun kota yang pembangunannya melalui dana alokasi khusus atau di angka dan diantaranya ini berada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Kita tahu di Kabupaten Banggai Kepulauan ada dua sentra yaitu sentra pengolahan gula aren dan sentra minyak kelapa maka dari itu pengelolaan sentra ikm yang sudah dibangun melalui dana DAK kementerian perindustrian haruslah jelas dari segi kelembagaan pengelolaan legalitas SK penetapan sentra dari Bupati maupun data pelaku IKM yang ada di lingkungan Sentral berdasarkan data yang ada bahwa sentra pengolahan gula aren dan minyak kelapa yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan ini belum belum efektif, ini salah satu penyebabnya karena kelembagaan dan pengelolaan Sentral yang belum terbentuk,” paparnya.

“Diharapkan nantinya dalam FGD kita ini akan mendapat informasi yang mengenai strategi dalam penyusunan kelembagaan dan proses bisnis dalam pengembangan sentra IKM ke depannya memiliki kelembagaan dan pengelolaan aset yang baik maka para pemangku kepentingan pada Sentral tersebut seperti pelaku usaha penyuplai bahan baku dan konsumen dapat merasakan dampak peningkatan ekonomi dan pendapatan Daerah secara berkelanjutan,” tutup Mira. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Malam Ramah Tamah Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido beserta TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Sry Nirwanti Bahasoan bersama Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady, ST.,MT., AIFO Wakil Bupati Serfi Kambey dan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Bangkep juga Pejabat Daerah lainnya diselenggarakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Selasa (26/08/2025).

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady mengatakan “Satu kebahagian tentunya bagi kami dengan kehadiran bapak dan ibu merupakan wujud perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Daerah ini,” ucapnya.

Menurut Rusli, kunjungan ini adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan serta kebahagiaan bersama dan berharap bahwa silaturahmi malam hari ini Insya Allah selalu membuat keberkahan buat semuanya.

“Dalam rangka kita membangun kerjasama dengan sinergi guna kemajuan masyarakat bangkep, harapan kami Insya Allah Gubernur dan teman-teman Pimpinan Provinsi senantiasa diberikan kesehatan kekuatan sehingga bisa memimpin ke depan lebih baik lagi, lebih maju lagi dan tentu kita berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan satu ℅ pertama dengan komitmen kita bersama,” terang Bupati.

Rusli juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan dan sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dalam mendorong kemajuan di berbagai sektor, baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, maupun pelestarian budaya lokal.

“Semoga kebersamaan ini dapat menjadi modal sosial yang kuat dalam menyongsong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Bupati.

Bupati berharap kunjungan kerja Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah beserta rombongan dapat membawa semangat dan motivasi baru bagi semua dalam melaksanakan tugas-tugas Pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dihadiri Staf Ahli dan Asisten Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Para Kepala Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Pj. Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Staf Ahli dan Asisten Sekretariat Banggai Kepulauan, Para Kepala Badan/ Dinas/ Bagian/ Satuan Kerja Perangkat Daerah Banggai Kepulauan, Ketua TP PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, Para Pimpinan Instansi Vertikal di Banggai Kepulauan, serta undangan lainnya. (Decky-KOMDIGI)