Tone, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Banggai Kepulauan (Bangkep) dampingi Tim Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam giat Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Desa Tone Kecamatan Totikum Kab. Banggai Kepulauan, Rabu (22/5/2024).

Turut hadir mewakili Gubernur Sulteng Kepala Bidang Penataan dan Perkembangan Desa DPMD Prov. Sulteng Emy, S.Sos.,MM yang juga sebagai Ketua Tim Penilai Lomba Desa bersama anggota, Mewakili Bupati Bangkep Asisten Administrasi Umum Jeane B. Rorimpandey, Kepala Dinas PMD Bangkep, Perwakilan Ketua TP PKK Kabupaten, Forkopimda Kabupaten dan Forkopimcam Totikum, Camat Totikum, Kades dan aparat serta tokoh masyarakat desa.

Dalam sambutan Bupati Bangkep yang dibacakan Jeane B. Rorimpandey menyampaikan selamat datang di Kabupaten Banggai Kepulauan kepada tim penilai perlombaan desa dan kelurahan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

“Desa Tone salah satu desa yang mewakili Kabupaten Banggai Kepulauan pada lomba desa tingkat provinsi sulawesi tengah tahun 2024,” ujarnya.

Dengan dukungan dan semangat gotong royong serta kesadaran masyarakat desa Tone dapat mendukung keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan.

Selanjutnya, sambutan Gubernur Sulteng yang dibacakan Emy mengatakan melalui perlombaan desa dan kelurahan diharapkan dapat mengevaluasi kinerja desa sehingga dapat diketahui sejauh mana perhatian, komitmen dan konsistensi kita terhadap perkembangan desa.

“Pemerintah desa dan kelurahan harus dikuatkan, harus terus di dorong sehingga desa dan kelurahan dapat menjadi identitas masyarakat yang kuat, mandiri dan berdaya saing menuju Indonesia emas tahun 2045,” tuturnya. (IKP-KOMINFO)

Tone, BanggaiKep.go.id – Dalam kegiatan Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang diselenggarakan pada Rabu, 22 Mei 2024, Desa Tone Kecamatan Totikum menjadi perwakilan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dengan tema “Stabilitas Politik, Sosial dan Ekonomi Mewujudkan Desa Berdaya Saing Menuju Indonesia Emas”.

Hal itu sesuai Keputusan Bupati Bangkep nomor 284 tahun 2024 tanggal 3 Mei 2024 tentang penetapan pemenang lomba desa tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2024.

Pj Bupati Bangkep diwakili Asisten Administrasi Umum Jeane B. Rorimpandey menyampaikan dasar pelaksanaan lomba desa mengacu pada peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 81 tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan.

“Dalam penunjukan desa Tone sebagai perwakilan Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mengikuti perlombaan desa tingkat Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya.

Menurut Jeane dukungan dan peran seluruh masyarakat sangat mendukung keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan, dan itu dapat dibuktikan dengan tingginya semangat gotong royong serta tingginya kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan diri mengikuti lomba desa ini.

Pemerintah Kab. Bangkep berharap melalui kegiatan perlombaan desa ini, masyarakat desa Tone mendapatkan nominasi untuk penilaian pada lomba desa tingkat selanjutnya. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Badan Pusat Statistik Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar Kegiatan Penilaian Mandiri Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) di daerah tersebut, Selasa (7/5/2023).

Melalui kebijakan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 3 Tahun 2022, Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral merupakan suatu proses penilaian secara sistematis melalui verifikasi dan validasi informasi terhadap hasil penilaian mandiri untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral.

Melalui paparannya, Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Persandian dan Statistik Dinas Kominfo Kab. Bangkep Hamdani Mania menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk penguatan tata kelola data pemerintah daerah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, transparan, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagi-pakaikan antar instansi pemerintah.

Hamdani juga menekankan tujuan dari EPSS adalah untuk mengukur capaian kemajuan penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pusat dan pemerintah daerah, meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pusat dan pemerintah daerah, meningkatkan kualitas pelayanan Publik di bidang statistik pada instansi dan pemerintah daerah.

“Kami berupaya semaksimal mungkin meningkatkan kualitas data di Kabupaten Banggai Kepulauan, khususnya 2 (dua) prioritas utama yang menjadi sasaran penilaian evaluasi sektoral yaitu sektor urusan kependudukan dan catatan sipil serta inflasi,” kata Kabid Aptika.

Tim EPSS Badan Pusat Statistik Kab. Bangkep Bondan Fajar Ramadhan selaku pemateri memaparkan terkait penilaian status statistik sektoral yang ada di Banggai Kepulauan dan upaya yang akan dilaksanakan kedepan untuk memenuhi bukti dukung penilaian indeks pembangunan statistik dengan target 2,6.

Untuk memenuhi target tersebut, Pemerintah Banggai Kepulauan harus memenuhi bukti dukung penilaian indeks pembangunan statistik diantaranya, data yang dihasilkan oleh produsen data harus memenuhi standar data, memiliki metadata statistik, memenuhi kaidah interoperabilitas data dan menggunakan kode referensi dan/atau data induk.

Kegiatan bertempat di ruang rapat Bidang Aptika, Persandian dan Statistik Diskominfo Bangkep dan turut di hadiri Tim Penilai Internal EPSS Dinas Kominfo Banggai Kepulauan, staf BPS Banggai Kepulauan, Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Bangkep, Perwakilan Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bangkep serta staf Bidang Aptika Persandian dan Statistik. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. I Nyoman Sriadijaya, MM buka secara resmi Workshop Literasi parenting dari ibu untuk keluarga di Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (7/5/2023).

Kegiatan ini salah satu program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov Sulteng yang merupakan visi Pemerintah Provinsi yaitu gerak cepat menuju Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju.

“Saya sebagai pembina di tingkat provinsi apa yang kita lakukan pada kesempatan ini, tentu kami membackup visi pemerintah provinsi yaitu gerak cepat menuju Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju,” ucap I Nyoman Sriadijaya dalam sambutannya.

Menurutnya, pelayanan perpustakaan merupakan hak masyarakat tanpa membedakan apakah mereka di perkotaan di daerah terpencil di daerah perbatasan tidak membedakan suku ras agama dan golongan.

“Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat menyediakan koleksi pengelolaan melibatkan masyarakat yang pada intinya adalah untuk sebagai upaya pembudayaan kegemaran membaca ini tugas kita untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat,” jelasnya.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Sulteng juga menyampaikan bahwa tujuan dari perpustakaan yaitu membangun masyarakat yang inklusif.

“Tujuan dari perpustakaan adalah yang membangun masyarakat yang inklusif berpusat kepada manusia setiap orang dapat mencipta mengakses menggunakan dan berbagi informasi serta pengetahuan,” katanya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bangkep Ramlin M. Hamid menyambut baik atas kedatangan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov Sulteng di Kabupaten Banggai Kepulauan, “Saya mengucapkan selamat datang Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Tengah, kami sangat bangga karena Dinas Perpustakaan Provinsi Sulawesi Tengah tidak bosan mengunjungi Kabupaten Banggai Kepulauan,” ujarnya.

Workshop di laksanakan di ruang rapat kantor Bupati Bangkep dan di hadiri Ketua TP PKK, Bunda Paud dan Literasi Kab. Bangkep Prof Wahyuningsih, SE.,M.Si.,PhD, Ketua Dharma Wanita Halimah Rusli Moidady, Pengurus TP PKK dan DWP Kab. Bangkep dan staf Dispusip Bangkep. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (MUSRENBANG RPJPD) Tahun 2025-2045 Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan di Aula Bappeda dan Litbang, Senin (06/05/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Bangkep Ihsan Basir dalam sambutannya saat membuka acara tersebut mengucapkan selamat datang kepada para narasumber yang telah hadir bersama di ruangan ini maupun narasumber yang sudah hadir tersambung melalui Link Zoom.

Perencanaan merupakan hal yang krusial dalam mewujudkan pembangunan yang berhasil, perencanaan mencakup pembelajaran dan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya serta merangkum tren perkembangan, potensi Daerah, serta terutama aspirasi masyarakat, apalagi bila menyangkut Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah yang notabene akan di gunakan sebagai induk perencanaan.

Dalam kegiatan musrenbang RPJPD ini, selaku pimpinan daerah Ihsan Basir melibatkan berbagai elemen baik para perwakilan masyarakat, para pembuat kebijakan, serta berbagai elemen lain yang di mana diharapkan dapat memberi kontribusi masukkan dalam penyusunan dokumen RPJPD ini.

“Harapan kami RPJPD tahun 2025-2045 Kabupaten Banggai Kepulauan benar-benar dapat mencerminkan aspirasi masyarakat Banggai Kepulauan dan berdampak bagi kemajuan Daerah dan masyarakat Banggai Kepulauan secara merata dan tepat guna,” kata Ihsan Basir.

Selain itu, Ihsan juga menghimbau seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin.

Kegiatan dihadiri Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Wakapolres Bangkep, Pabung 1308/LB, Tim Ahli, Ketua TP PKK Kab. Bangkep, Kepala OPD Lingkup Pemda Bangkep, Camat Se Kabupaten Bangkep, Kepala Desa Se-Kabupaten Bangkep, serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir berharap agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dapat menjadi roda perekonomian masyarakat serta mengembangkan daya saing dan memberdayakan potensi yang ada di desa di daerah tersebut.

Hal itu diungkapnya saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Pengurus Badan Usaha Milik Desa Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024 bertempat di Aula Bappeda dan Litbang, Kamis (2/5/2024).

Kegiatan tersebut di laksanakan dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola BUMDES tentang tugas pokok dan fungsinya, meningkatkan pemahaman pengelola BUMDES  tentang tata cara dan prosedur pengurusan dan pengelolaan BUMDES yang benar, meningkatkan pemahaman pengelolaan BUMDES tentang berbagai Program kebijakan pemerintah dalam bidang pengembangan BUMDES.

“Untuk itu saya berharap BUMDES di Banggai Kepulauan ini dapat menjadi roda perekonomian masyarakat, serta mengembangkan daya saing dan daya ungkit masyarakat dalam memperdayakan potensi yang ada di desa,” kata Bupati Ihsan Basir.

Ihsan Basir juga berharap para pengelola BUMDES aktif dalam mencari informasi dan belajar dari BUMDES serupa yang telah lebih dulu berdiri dan di anggap berhasil dalam pengelolaannya profesionalisme para pengurusnya, sehingga BUMDES dapat terus berkembang dan berinovasi. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir buka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024 di Aula Bappeda dan Litbang, Kamis (2/5/2024).

Dalam sambutannya Ihsan Basir menyampaikan ucapan selamat datang kepada narasumber bimbingan teknis pengurus badan usaha milik desa di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya mengucapkan selamat datang kepada narasumber bimbingan teknis pengurus badan usaha milik desa di Kabupaten Banggai Kepulauan,” ujarnya.

“Semoga keberadaannya di daerah kami dapat merasakan kenyamanan dan dapat memberikan kontribuksi besar terhadap kemajuan BUMDES yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan melalui materi yang di sampaikan serta dapat menambah wawasan para peserta bimtek dalam mengelola BUMDES,” tambah Ihsan Basir.

Bimtek pengurus BUMDES ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola BUMDES  tentang tugas pokok dan fungsinya, meningkatkan pemahaman pengelola BUMDES  tentang tata cara dan prosedur pengurusan serta pengelolaan BUMDES yang benar, meningkatkan pemahaman pengelolaan BUMDES tentang berbagai Program kebijakan pemerintah dalam bidang pengembangfan BUMDES.

“Saya berharap BUMDES di Banggai Kepulauan ini dapat menjadi roda perekonomian masyarakat, serta mengembangkan daya saing dan daya ungkit masyarakat dalam memperdayakan potensi yang ada di desa,” harap Bupati.

Selain itu, Bupati Ihsan Basir juga berharap pengelola BUMDES dapat aktif dan belajar menambah wawasan dari BUMDES yang lebih dulu berdiri dan dianggap berhasil.

“Saya minta para pengelola BUMDES aktif mencari informasi dan belajar dari BUMDES serupa yang telah lebih dulu berdiri dan di anggap berhasil dalam pengelolaannya profesionalisme para pengurusnya, sehingga BUMDES dapat terus berkembang dan berinovasi,” jelas Bupati.

Turut hadir Staf ahli Menteri Desa Hubungan Antara Lembaga Kemendes, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Tengah, para Kepala OPD, Perwira Penghubung 1308/LB, Pengurus BUMDES dan undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), Kamis (2/5/2024).

Upacara digelar di halaman kantor Bupati dan turut dihadiri Sekretaris Daerah, Unsur Forkopimda, Kepala OPD serta undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang di bacakan Ihsan Basir mengatakan bahwa lima Tahun terakhir ini, adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan kami di Kemendikbud Ristek. Menjadi pemimpin dari gerakan merdeka belajar semakin menyadarkan kami tentang tantangan- tantangan dan kesepakatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan Indonesia.

“Kemudian ketika langkah kita mulai serempak, kita dihadapkan dengan tantangan yang tak pernah terbayangkan yakni pandemi. Dampak yang ditimbulkan mengubah proses belajar mengajar dan cara hidup kita secara drastis,” ungkapnya.

Selanjutnya, pada saat yang sama pandemi memberikan kesempatan untuk mengakselerasi perubahan. Dengan bergotong royong, kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat.

“Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama dengan gerakan merdeka belajar,” jelasnya.

“Pada akhirnya masa pengabdian saya sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, bukanlah titik akhir dari gerakan merdeka belajar dengan penuh ketulusan, saya ucapkan terima kasih banyak atas perjuangan yang bapak dan ibu lakukan,” kata Ihsan Basir dalam membacakan sambutan Menteri Dikbud Ristek.

“Dengan penuh harapan saya titipkan merdeka belajar kepada anda semua, para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan,” tambahnya.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional, mari terus bergotong royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan merdeka belajar,” ujarnya.

 

Usai upacara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis SK PPPK Kabupaten Banggai Kepulauan oleh Bupati Ihsan Basir. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar peringatan hari Otonomi Daerah Ke-XXVIII tahun 2024 yang di pimpin Sekretaris Daerah Rusli Moidady di halaman kantor Bupati, Kamis, (25/4/2024).

Peringatan hari Otonomi Daerah Ke-XXVIII tahun 2024 mengusung tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat”.

Sekda Rusli Moidady dalam membacakan arahan Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian mengatakan perjalanan kebijakan otonomi daerah selama lebih dari seperempat abad merupakan momentum yang tepat bagi kita semua untuk memaknai kembali arti, filosofi dan tujuan dari Otonomi Daerah.

Lanjutnya, Otonomi Daerah merupakan hak, wewenang, dan kewajiban Daerah Otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan Pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana di atur dalam UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dengan filosofi otonomi daerah dilandaskan pada prinsip-prinsip dasar yang tertuang dalam pasal 18 uud 1945.

Berangkat dari prinsip dasar inilah, Otonomi daerah dirancang untuk mencapai 2 (dua) tujuan utama termasuk di antaranya tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi. Dari segi tujuan kesejahteraan, desentralisasi di arahkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien dan ekonomis melalui berbagai inovasi kebijakan pemerintahan yang menekankan kepada kekhasan daerah yang bersangkutan (endogenous development) serta pemanfaatan potensi sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan (sustainable).

Selain itu, Pembagian urusan Pemerintahan menjadi urusan Pemerintahan konkuren atau urusan yang dapat dikelola bersama antara pusat, provinsi dan/atau kabupaten/kota menuntut pemerintah daerah untuk mampu mengartikulasikan kepentingan masyarakat dan mengimplementasikan kepentingan tersebut ke-tata kelola pemerintahan yang lebih partisipatif, transparan dan akuntabel serta responsif.

“Saudara-saudara sekalian setelah 28 tahun berlalu, Otonomi Daerah telah memberikan dampak positif, berupa meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Kemampuan Fiskal Daerah, kepada Daerah-Daerah Otonom baru yang telah berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskalnya,” katanya.

Peningkatan tersebut diharapkan agar di manfaatkan untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat, sehingga dapat meningkatkan angka IPM, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektivitas serta akses infrastruktur yang baik dan lain-lain.

Kepada Daerah yang kemampuan PAD dan fiskalnya baik tetapi IPM-nya masih rendah, angka kemiskinan masih cukup tinggi dan akses infrastruktur belum baik, perlu kiranya melakukan evaluasi untuk memastikan bahwa penyusunan program dan kegiatan dalam APBD agar tepat sasaran, efektif serta efisien.

“Saya juga menghimbau bagi daerah yang masih rendah PAD-nya, agar melakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah serta peningkatan bagi PAD, tanpa melanggar hukum dan norma yang ada serta tidak memberatkan rakyat,” ucap Sekda.

Upacara di hadiri Kapolres Bangkep, Pabung, Kajari, Asisten Setda, Kepala OPD Lingkup Pemda dan peserta upacara lainnya. (Decky-KOMINFO)

Montomisan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan lomba Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) tahun 2024 dengan tema “Stabilitas Politik, Sosial dan Ekonomi Mewujudkan Desa/Kelurahan Berdaya Saing Menuju Indonesia Emas”.

Lomba Desa resmi di buka oleh Pj. Bupati Bangkep Ihsan Basir di Desa Montomisan Kecamatan Bulagi, Jumat (19/4/2024).

Pelaksanaan lomba Desa dan kelurahan tahun 2024 adalah untuk memetakan dan memperoleh Desa dengan kinerja terbaik untuk di jadikan lokasi percontohan (LABSITE) dalam upaya mengakselerasi pemerataan pembangunan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam pengembangan dan penerapan inovasi dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa Di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Tujuan pelaksanaan lomba desa dan kelurahan tahun 2024, yaitu melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan desa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di bidang Pemerintahan, Kewilayahan dan Kemasyarakatan mengetahui capaian desa dan kelurahan selama kurun waktu satu tahun dalam mewujudkan peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa sebagai sarana apresiasi pemerintahan pusat dan pemerintah daerah kepada pemerintah desa atas prestasi yang telah dicapai dalam memajukan, memandirikan, dan mensejahterakan desa dan menjadi media publikasi bagi desa serta Pemerintah Daerah dalam menyebarluaskan Inovasi dan potensi yang di miliki.

Desa yang memiliki daya saing tinggi tentunya akan menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakatnya dan tentunya akan mampu menghadapi tantangan persaingan pasar bebas. Selain itu, daya saing desa dan kelurahan yang tinggi akan serta merta meningkatkan daya saing daerah dan daya saing Nasional.

“Saya pesankan dalam kegiatan lomba desa kali ini yakni untuk mendorong kemajuan desa adalah hal yang utama sinergitas, terutama antara kepala desa dan BPD beserta seluruh lembaga yang ada di desa bersama-sama masyarakat,” kata Bupati dalam sambutannya.

Kegiatan turut dihadiri Kadis PMD, Perwakilan Ketua TP PKK Kab. Bangkep, Camat Bulagi, Kapus Bulagi, Kepala Desa bersama Aparat Desa Montomisan, Ketua BPD bersama Anggota, anggota TNI/Polri, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan serta masyarakat desa. (Decky-KOMINFO)