Pos

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulteng Drs. H. Longki Djanggola, M.Si menyatakan perlunya langkah-langkah strategis dalam pengelolaan keuangan daerah demi terwujud akuntabilitas dan transparansi menuju kesejahteraan rakyat.

“Berupa peningkatan kualitas SDM pengelola keuangan dan aset daerah,” ungkap gubernur pada acara Pencerahan dan Peningkatan Wawasan Pengelolaan Keuangan Daerah yang dirangkai Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulawesi Tengah TA 2019, Kamis siang (12/3), di Gedung Pogombo.

Gubernur Longki pada saat yang sama juga menyatakan kepuasan atas hasil pemeriksaan BPK yang mana LKPD Provinsi Sulteng berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 6 kali.

“Tentu Kami berharap opini WTP atas laporan keuangan tahun 2019 dapat dipertahankan,”ujarnya.

Sementara Anggota VI BPK RI Prof. H. Harry Azhar Azis, MA Ph.D, CSFA yang menerima simbolis LKPD Provinsi Sulteng berharap semua pemda di Sulteng dapat meraih WTP.

Karena dari hasil pemeriksaan LKPD 2018 terhadap 14 entitas pemda se Sulteng, didapat 4 pemda yang masih diganjar predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Provinsi lain semua sudah WTP masa Sulteng kalah,” kata Anggota VI Harry Azhar Azis yang wilayah pemeriksaannya meliputi 18 provinsi dan 250 kabupaten/kota di Kawasan Timur Indonesia.

Olehnya Ia meminta temuan dan rekomendasi dari BPK supaya dilaksanakan pemda dengan penuh tanggung jawab.

“Kalau ada temuan selama Bapak menjabat segera tindaklanjuti,” tegasnya kepada kepala daerah, karena temuan BPK tambahnya tetap berlaku sampai 20 tahun lamanya.

“WTP menunjukkan suatu entitas pemerintah telah good governance,” tekan Ia mengingatkan.

Turut menghadiri, Waket Badan Anggaran DPR RI Muhidin Moh. Said, MBA, Wagub H. Rusli Dg. Palabbi, SH, MH, Waket DPRD Provinsi Sulteng Arus Abdul Karim, para bupati/walikota, asisten, kepala OPD teknis dan jajaran BPK Perwakilan Provinsi Sulteng. (Sumber : Ro Humpro Provinsi Sulteng) (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan menyambut pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke – 28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 di Lokasi MTQ Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan disambut antusias oleh masyarakat yang menyaksikannya, Kamis, (12/03/2020).

Kegiatan ini menyangkut tentang geladi bersih tim tarian kolosal, paduan suara, drum band, pembawa bendera dan papan nama kafilah masing-masing Kabupaten se-Sulawesi Tengah (Sulteng) serta tim paskibraka yang mana diketahui seluruhnya tim ini merupakan unsur penting suksesnya pembukaan MTQ yang dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2020 mendatang.

Sebelum kegiatan geladi dimulai, terlihat pelatih dari masing-masing tim tersebut memandu dengan semangat anggotanya untuk berlatih sungguh-sungguh agar bisa menghasilkan penampilan yang memuaskan diacara pembukaan nanti.

Selain para peserta dan panitia pelaksana MTQ, terlihat pula masyarakat BanggaiKep khususnya yang ada di Kota Salakan turut serta menyaksikan geladi bersih pembukaan MTQ di lokasi.

Mereka begitu antusias menyaksikan pertunjukan demi pertunjukan yang ditampilkan, terlihat dari teriakan dan tepuk tangan dari masyarakat yang menyaksikan.

“Saya merasa terhibur menyaksikan latihan pertunjukkan masing-masing peserta pementasan dan tidak sabar untuk menyaksikan pembukaan MTQ pada hari H”, ucap Susi salah satu masyarakat yang diwawancarai di lokasi MTQ 2020.(12/03)

Menurutnya, “Geladinya saja sudah sebagus ini, apalagi saat pembukaan nanti pastinya akan lebih bagus lagi,” sambung Susi penuh antusias.

Selain itu, masyarakat Kota Salakan berharap kegiatan MTQ ini berjalan sukses serta bisa menciptakan generasi pencinta Al-Qur’an yang berakhlak baik. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Geladi Kotor Persiapan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke – 28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Banggai Kepulauan tepatnya di Kota Salakan. Rabu, 11/03/2020.

Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 09.00 dan selesai pukul 11.00 Wita. Kegiatan yang berlangsung selama 2 jam ini berjalan dengan baik dan lancar dan dihadiri oleh Plt. Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam bersama Ibu Ketua TP-PKK, Sekertaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Setda, Kapolres BanggaiKep, Perwira Penghubung 1308/LB, Kepala Kemenag Kab. BanggaiKep, Kepala OPD se -Kab. BanggaiKep, Panitia Pelaksana kegiatan MTQ , Tim tarian kolasal serta Tim drum band yang terdiri dari SMP sampai SMA Kota Salakan.

“Geladi kotor ini artinya biar salah-salah tidak apa-apa, yang penting para petugas yang nantinya akan bertugas pada hari tanggal 14, 15 dan 16 tau posisinya masing-masing dan sebagainya”, ujar Bupati.

Lanjut Bupati, “Hari ini yang digeladi kotor  selain di lokasi MTQ, juga nanti kita akan geladikan bagaimana penerimaan, penjemputan kafilah di pelabuhan, khusus penjemputan para kafilah di pelabuhan, yang dominan hari ini adalah OPD Pendamping dan LO, itu yang nantinya banyak koordinasikan bagaimana peran pimpinan OPD di masing-masing kafilah dan LO”, tegas Rais.

Bupati maupun peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan geladi ini terlihat dengan semangat para perseta geladi yang terus semangat menjalankan tugasnya masing-masing.

Bupati juga sangat mengapresiasi kinerja para panitia pelaksana yang sudah sangat maksimal bekerja demi suksesnya kegiatan MTQ ini. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mendekati masa-masa pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan Deklarasi ASN Moloyos dalam bahasa Daerah Banggai artinya netral yang bertempat di halaman kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (09/03/2020).

Deklarasi ASN Moloyos ini merupakan upaya langkah-langkah dan pencegahan salah satunya MOU.

Menurut Ketua Bawaslu BanggaiKep Supriatmo Lumuan, S.sos., M.Si mengatakan, “Dalam konteks ASN luar biasa memberikan suport kepada kami untuk melakukan langkah-langkah penindakan dan pencegahan, kami dalam konteks Bawaslu lebih mengupayakan pencegahan, prefentif agar kemudian tidak ada masalah”, kata Supriatmo.

Karena menurut Supriatmo, netralitas ASN diperlukan dalam rangka kontestasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020.

Selain itu, dalam sambutan Plt. Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam mengatakan, “Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh ASN, kecuali kalau Politik itu Ilmu Pendidik kita terima sebagai teori didalam perkuliahan, tetapi saat ini kita berada di tengah-tengah masyarakat, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan”, ujar Rais.

Dalam kesempatan ini juga, Supriatmo mengungkapkan “Saya kira kami dari Bawaslu pada kesempatan yang baik ini menyampaikan bahwa memang netralitas ASN ini di perlukan dalam rangka kontekstasi khususnya dipemilihan gubernur”.

“Kami di Bawaslu menyampaikan silahkan semua ASN punya hak pilih tapi pilihan itu tidak bisa diekspresikan melalui media masa dan ruang-ruang publik, kami akan melakukan sosialisasi sampai ke kecamatan-kecamatan dan muda-mudahan ASN kita bisa Moloyos (netral)”, sambung Ketua Bawaslu.

Deklarasi Moloyos ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST.,MT, Anggota Bawaslu Jeprianto Tiama, S.Pd dan Indra Guna Saimbi, S.Sos serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kab. BanggaiKep. (DeckyKominfo)


Sambulangan, BanggaiKep.go.id- Dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawati Qur’an (MTQ) ke 28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, pada tanggal 16 sampai 23 Maret 2020 di Kabupaten Banggai Kepulauan yang dipusatkan di Ibu Kota Salakan, tentunya Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi pusat perhatian bagi masyarakat yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos., MAP saat dijumpai Senin 9/3/2020, “Ini kesempatam bagi kita untuk memperkenalkan kearifan lokal dan keunggulan kita di Kabupaten Banggai Kepulauan dalam berbagai sektor seperti pertanian, perikanan,  pariwisata dan kebudayaan”.

“Untuk itu sejak berdengungnya kabar Banggai Kepulauan selaku tuan rumah MTQ tingkat Provinsi, saya terus mengenjot pengembangan pariwisata yang ada di Kecamatan Bulagi Utara guna menjawab tujuan menjadikan Bulagi Utara unggul dalam pariwisata dan dalam kunjungan kerja ke desa-desa saya mendorong kepada Pemdes dan  pengelola tempat-tempat wisata untuk terus berbenah serta meningkatkan fasilatas dan pelayanan di objek wisata yang ada di desa masing-masing”, kata Edison.

Selanjutnya, Edison menyampaikan “Dengan dilaksanakannya kegiatan MTQ di Salakan pasti peserta MTQ dan pengunjung dari luar Banggai Kepulauan akan menyempatkan diri untuk mengunjungi objek wisata yang ada di Banggai Kepulauan apalagi jarak dari Salakan ke Bulagi Utara tidak jauh”.

“Karena di Kecamatan Bulagi Utara ada objek wisata yang sudah viral di medsos seperti Paisupok, Paiaubatango dan pantai poganda di Lukpanenteng, Pantai Labotan Bone di Ombuli dan pantai Labuan di Montop”, sambung Camat.

“Selalu Saya ingatkan kepada pengelola tempat wisata yakni menjaga kebersihan lokasi wisata, keamanan, sambut pengunjung dengan ramah serta jelaskan kepada pengunjung apa saja fasilitas yang ada serta keungulan lain, bahkan selalu berbenah buat hal baru dan menarik sehingga menjadi daya tarik tersendiri dari pengunjung dan ketika mereka kembali ke daerah asal mereka tidak akan mereka lupa”, jelas Edison. (JARKominfo)

 

 

 

 

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dipercayakan sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke – 28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang akan digelar pada tanggal 16 sampai 23 Maret 2020 di Ibu Kota Salakan Kab. BanggaiKep.

Suksesnya pelaksaan MTQ tentunya tidak lepas dari bagaimana semua komponen yang ada di Banggai Kepulauan bersinergi bersama-sama.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos., MAP saat dijumpai pada Senin 9/3/2020 mengutarakan “Ini suatu kebanggaan bagi kita masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan karena telah dipercayakan menjadi tuan rumah dalam suatu ajang yang bergensi tingkat provinsi dibidang keagamaan”.

Untuk itu, ucap Edison, “Saya selaku Camat Bulagi Utara setiap saat dan kesempatan dalam pertemuan maupun rapat-rapat baik di kecamatan maupun desa terus mengingatkan dan menghimbau kepada pemerintah desa dan segenap masyarakat Bulagi Utara untuk mendukung dan menopang demi suksesnya MTQ tingkat Provinsi Sulteng tahun 2020”.

Adapun yang diingatkan Camat Bulagi Utara kepada masyarakat yakni agar menjaga kebersihan lingkungan, menjaga keamanan dan ketertiban serta ramah dalam menyambut tamu, karena menurutnya, “Tidak menutup kemungkinan Kecamatan Bulagi Utara menjadi tujuan dari peserta MTQ dan pengunjung dari Kabupaten lain karena Kecamatan Bulagi Utara terkenal dengan pesona wisatanya yang sudah dikenal”, ujar Edison. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Apel gabungan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin 09/03/2020.

Apel gabungan ini membahas tentang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 di Banggai Kepulauan yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dan dihadiri seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kab. BanggaiKep.

Dalam sambutan, Rais D. Adam mengatakan “Ada beberapa hal yang ingin disampaikan, antara lain masing-masing kafilah sudah bergerak dari Kabupaten/wilayah yaitu tanggal 13 dan hasil pemantauan kemarin kita evaluasi luar biasa kesiapan seluruh peserta”.

“Kurang lebih tiga hari ini, crosscheck sangatlah penting dan lokasi adalah ibaratnya yang paling penting untuk MTQ  yang tidak kalah pentingnya juga adalah setelah umbul-umbul diatur, tugu akan di pasangkan lampu-lampu hias”, sambung Rais.

Sehingga Rais menghimbau “Oleh karena itu untuk menuju kearah kita berhasil semuanya ini saya mengulas satu persatu, Bapak Gubernur akan langsung membuka kegiatan MTQ yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2020 Gubernur juga akan bersama-sama Forkopimda Sulawesi Tengah didampingi Ibu Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah”, ujar Bupati.

Selanjutnya Rais mengatakan “Di samping itu para Bupati dan Wali Kota akan bersamaan dengan rombongan Gubernur dan kita gladi pada tanggal 11 gladi kotor dan gladi bersih tanggal 12”.

Bupati juga menambahkan pentingnya persiapan dalam pelaksanaan MTQ, sehingga ia mengatakan “Tidak kala pentingnya juga peran dari pada perlengkapan pada saat gladi kotor dan gladi bersih, oleh karena itu saya mengambil kebijakan semuanya saya paraf untuk menyukseskan yang tinggal satu minggu ini”, tandas Rais. (DeckyKominfo)

Ponding-ponding, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kecamatan Tinangkung Utara sangat antusias dalam rangka menyambut Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 yang dilaksanakan di Kota Salakan Kabupaten Banggai kepulauan pada 16 s.d 23 Maret 2020.

Hal itu dikemukakan oleh Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd pada hari selasa (3/3/2020) di ruang kerjanya Kantor Kecamatan Tinangkung Utara Desa Ponding-ponding Kab. BanggaiKep.

Menurut Camat, “Saya siap memberikan dukungan dan berpartisipasi sepenuhnya bilamana dibutuhkan oleh Pemerintah Daerah”, kata Sahrun.

Terkait dengan persiapan pembangunan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sahrun mengatakan akan mempersiapkan bahan material pasir sesuai yang dibutuhkan, Beliau turun kelapangan ke desa-desa di wilayah Kecamatan Tinangkung Utara untuk bisa berkoordinasi dengan para kepala desa.

Sempat diwawancarai oleh Jurnalis Pemda dari Diskominfo mengenai kesiapan pemasangan baliho di Kecamatan, Camat mengatakan “Dalam waktu dekat ini akan diupayakan pemasangan baliho tingkat Kecamatan”.

“Saya siap menampilkan potensi lokal yang ada di Kecamatan Tinangkung Utara bilamana diperlukan oleh Pemerintah Daerah”, pungkas Sahrun. (FeriKominfo)


Salakan, BanggaiKep.go.id – Latihan Tarian Kolosal dalam persiapan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Trikora Jaya Wijaya Salakan, Selasa (25/02/2020).

Peserta tarian ini berjumlah kurang lebih 200 orang yang terdiri dari siswa-siswi SMP, MTs, SMA dan SMK se-kota Salakan. Latihan tarian ini dipimpin oleh pelatih yang berasal dari Kota Luwuk Kab. Banggai bernama Olden Liong.

Olden Liong saat dijumpai di tempat latihan pada selasa(25/02/2020) mengatakan “ Persiapan tarian kolosal sejauh ini sudah 80% siap tampil, dengan konsep Kearifan Lokal Kabupaten Banggai Kepulauan dan sejarah masuknya Agama Islam di Banggai Kepulauan”.

“Pesertanya terdiri dari siswa dan siswi terpilih se-Kota Salakan saja karena mengingat biaya trasportasi jika kita mengambil peserta di luar Kota”, sambung Liong.

Dalam latihan ini peserta terlihat sangat bersemangat dan energic, begitu juga masyarakat kota Salakan yang terlihat begitu antusias dalam menyaksikan latihan tersebut. (TrisKominfo)

Ponding ponding, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2020 (SP2020), Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi tingkat Kecamatan yang dihadiri oleh beberapa kepala desa yaitu dari Desa Palam, Bangpanga, Luksagu, Tatakalai, Ponding-ponding dan Desa Lalong.

Kegiatan ini diawali pembukaan dan kata sambutan oleh Sekertaris Camat Tinangkung Utara (Tinut)  Djufri, SH bertempat di kantor Kecamatan Tinangkung Utara di Desa Ponding-ponding, Selasa (11/2/2020).

Menurut Munardi selaku Kasie Distribusi BPS mengatakan “Tujuan diadakan kegiatan ini agar para Kepala Desa bisa menyebarluaskan informasi kemasyarakatnya tentang Sensus Penduduk 2020 (SP2020)”, kata Munardi.(11/2)

SP2020 bertujuan untuk mendapatkan data jumlah penduduk dan karakteristiknya yang menjadi landasan terwujudnya satu data kependudukan Indonesia serta sebagai data pendukung bagi perencanaan dan evaluasi program dan kebijakan pembangunan nasional.

“Pengumpulan data SP2020 akan dilakukan secara bertahap yaitu sensus penduduk online pada bulan Februari s/d Maret, sensus penduduk wawancara pada bulan juli 2020 yang dilakukan oleh petugas sensus kepada penduduk yang belum berpartisipasi pada sensus on line”, ujar Munardi.

Semetara itu, Sekcam Tinut Djufri, SH mengatakan beliau sangat mendukung terhadap kegiatan ini bahkan ia akan terjun langsung kelapangan bersama para Kades dan berusaha semaksimal mungkin untuk mengrilkan data kependudukan. (FeriKominfo)