Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan menyambut pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke – 28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 di Lokasi MTQ Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan disambut antusias oleh masyarakat yang menyaksikannya, Kamis, (12/03/2020).

Kegiatan ini menyangkut tentang geladi bersih tim tarian kolosal, paduan suara, drum band, pembawa bendera dan papan nama kafilah masing-masing Kabupaten se-Sulawesi Tengah (Sulteng) serta tim paskibraka yang mana diketahui seluruhnya tim ini merupakan unsur penting suksesnya pembukaan MTQ yang dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2020 mendatang.

Sebelum kegiatan geladi dimulai, terlihat pelatih dari masing-masing tim tersebut memandu dengan semangat anggotanya untuk berlatih sungguh-sungguh agar bisa menghasilkan penampilan yang memuaskan diacara pembukaan nanti.

Selain para peserta dan panitia pelaksana MTQ, terlihat pula masyarakat BanggaiKep khususnya yang ada di Kota Salakan turut serta menyaksikan geladi bersih pembukaan MTQ di lokasi.

Mereka begitu antusias menyaksikan pertunjukan demi pertunjukan yang ditampilkan, terlihat dari teriakan dan tepuk tangan dari masyarakat yang menyaksikan.

“Saya merasa terhibur menyaksikan latihan pertunjukkan masing-masing peserta pementasan dan tidak sabar untuk menyaksikan pembukaan MTQ pada hari H”, ucap Susi salah satu masyarakat yang diwawancarai di lokasi MTQ 2020.(12/03)

Menurutnya, “Geladinya saja sudah sebagus ini, apalagi saat pembukaan nanti pastinya akan lebih bagus lagi,” sambung Susi penuh antusias.

Selain itu, masyarakat Kota Salakan berharap kegiatan MTQ ini berjalan sukses serta bisa menciptakan generasi pencinta Al-Qur’an yang berakhlak baik. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sangat meriah ditengah teriknya panas matahari, di arena kegiatan MTQ Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) atraksi geladi Tim Drum Band untuk nanti mengisi acara pembukaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020.

Tim drum band ini terdiri dari 40 siswa-siswi SMA Negeri 1 Tinangkung menjalankan atraksinya di tengah arena MTQ dalam suasana terik matahari namun mereka sangat semangat untuk menampilkan yang terbaik di arena. Meskipun hanya geladi, penampilan tim drum band ini bersemangat dan bersungguh=sungguh sehingga dapat dibilang sukses memukau para penonton termasuk khususnya Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D Adam.

“Apa yang ditampilkan hari ini luar biasa, anak-anakku sekalian, nanti ini ada seribu pasang mata oleh sekian orang yang hadir disini menyaksikan kelebihan dan kehebatan serta semangat yang ada, “, ucap Bupati.

” Saya nilai yah, saya liat itu yang kulit gendang itu kalau ada yang robek itu lebih bagus, tapi tadi tidak ada yah” kata Bupati memberi petunjuk. Bupati kemudian memberikan contoh bagaimana cara memukul gendang kepada salah satu peserta drum band.

Lanjut Bupati, “Jadi maksudnya ini, kenapa harus saya perlihatkan karena semua pandangan mata panitia pada saat defile kafilah tadi itu tergantung dari ketukan drum band”.  Nampak Bupati gembira dapat memberikan arahan serta memimpin langsung latihan tim drum band di arena MTQ hari ini Rabu, 11/03/2020. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dilaksanakan di Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan menjelang hari H nampak makin paripurna.

Tinjauan Jurnalis Pemda di lapangan area MTQ yakni salah satu kegiatan pemasangan Pos Pengamanan Terpadu oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Selasa, (10/03/2020).

Pembuatan Pos Terpadu tersebut tepat di depan area pusat pelaksanaan MTQ yang di koordinir oleh Martomi Panggili, S.IP.,MM selaku Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kab. BanggaiKep.

Menurut Kabid LLAJ Dishub Kab. BanggaiKep Maromi Panggili, S.IP., MM mengatakan “Pos pengamanan terpadu ini dibuat dan sudah ditentukan bersama dengan pihak Polres yakni dari Kapolres Banggai Kepulauan” jelas Martomi.

“Pengamanan ini akan dilakukan selama penyelenggaraan kegiatan MTQ berlangsung, yang mana pengamanan melibatkan POLRI, LLAJ dan SATPOL PP agar  area pelaksanaan MTQ yang ke 28 se-Sulawesi Tengah bisa berjalan dengan baik dan tetap aman”, tutup Martomi penuh optimis. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mendekati masa-masa pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan Deklarasi ASN Moloyos dalam bahasa Daerah Banggai artinya netral yang bertempat di halaman kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (09/03/2020).

Deklarasi ASN Moloyos ini merupakan upaya langkah-langkah dan pencegahan salah satunya MOU.

Menurut Ketua Bawaslu BanggaiKep Supriatmo Lumuan, S.sos., M.Si mengatakan, “Dalam konteks ASN luar biasa memberikan suport kepada kami untuk melakukan langkah-langkah penindakan dan pencegahan, kami dalam konteks Bawaslu lebih mengupayakan pencegahan, prefentif agar kemudian tidak ada masalah”, kata Supriatmo.

Karena menurut Supriatmo, netralitas ASN diperlukan dalam rangka kontestasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020.

Selain itu, dalam sambutan Plt. Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam mengatakan, “Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh ASN, kecuali kalau Politik itu Ilmu Pendidik kita terima sebagai teori didalam perkuliahan, tetapi saat ini kita berada di tengah-tengah masyarakat, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan”, ujar Rais.

Dalam kesempatan ini juga, Supriatmo mengungkapkan “Saya kira kami dari Bawaslu pada kesempatan yang baik ini menyampaikan bahwa memang netralitas ASN ini di perlukan dalam rangka kontekstasi khususnya dipemilihan gubernur”.

“Kami di Bawaslu menyampaikan silahkan semua ASN punya hak pilih tapi pilihan itu tidak bisa diekspresikan melalui media masa dan ruang-ruang publik, kami akan melakukan sosialisasi sampai ke kecamatan-kecamatan dan muda-mudahan ASN kita bisa Moloyos (netral)”, sambung Ketua Bawaslu.

Deklarasi Moloyos ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST.,MT, Anggota Bawaslu Jeprianto Tiama, S.Pd dan Indra Guna Saimbi, S.Sos serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kab. BanggaiKep. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Apel gabungan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin 09/03/2020.

Apel gabungan ini membahas tentang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 di Banggai Kepulauan yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dan dihadiri seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kab. BanggaiKep.

Dalam sambutan, Rais D. Adam mengatakan “Ada beberapa hal yang ingin disampaikan, antara lain masing-masing kafilah sudah bergerak dari Kabupaten/wilayah yaitu tanggal 13 dan hasil pemantauan kemarin kita evaluasi luar biasa kesiapan seluruh peserta”.

“Kurang lebih tiga hari ini, crosscheck sangatlah penting dan lokasi adalah ibaratnya yang paling penting untuk MTQ  yang tidak kalah pentingnya juga adalah setelah umbul-umbul diatur, tugu akan di pasangkan lampu-lampu hias”, sambung Rais.

Sehingga Rais menghimbau “Oleh karena itu untuk menuju kearah kita berhasil semuanya ini saya mengulas satu persatu, Bapak Gubernur akan langsung membuka kegiatan MTQ yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2020 Gubernur juga akan bersama-sama Forkopimda Sulawesi Tengah didampingi Ibu Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah”, ujar Bupati.

Selanjutnya Rais mengatakan “Di samping itu para Bupati dan Wali Kota akan bersamaan dengan rombongan Gubernur dan kita gladi pada tanggal 11 gladi kotor dan gladi bersih tanggal 12”.

Bupati juga menambahkan pentingnya persiapan dalam pelaksanaan MTQ, sehingga ia mengatakan “Tidak kala pentingnya juga peran dari pada perlengkapan pada saat gladi kotor dan gladi bersih, oleh karena itu saya mengambil kebijakan semuanya saya paraf untuk menyukseskan yang tinggal satu minggu ini”, tandas Rais. (DeckyKominfo)

Luksagu, BanggaiKep go.id – Kegiatan lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan yang kegiatannya di laksanakan di Desa Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara, Sabtu (7/3/2020) berlangsung meriah.

Kegiatan BBGRM diwarnai dengan berbagai macam pertunjukan salah satunya yaitu tarian tradisional yang di persembahkan oleh Anak-anak Dusun 4 Desa Luksagu Kec. Tinut Kab. BanggaiKep.

Tarian tersebut di peragakan dalam ruangan Balai Pertemuan Umum (BPU) tempat berlangsungnya kegiatan BBGRM Desa Luksagu.

Saat menyaksikan Tarian yang diperagakan oleh Anak-anak dari Dusun 4 membuat para penonton terpukai dan tersenyum melihat kelincahan dan kelemah lembutan para penari cilik tak terkecuali Asisten 2 Bupati Abderiana Loto MM, Plt. Kadis PUPR Ekasilawati Sipatu AMK S.Pd.,M.Kes dan para tamu undangan lainnya.

Menurut Kepala Dusun 4 Rini Lasangka A.MaPd tarian ini menceritakan tentang betapa pentingnya menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Kebersamaan saling membahu dan membantu dalam membangun tatanan kehidupan yang diturunkan dari turun temurun dan di lazim dalam bahasa Bangsa yakni Gotong Royong”, ujar Rini.

Menurut Rini, ia akan menambah jumlah personil menjadi 12 (duabelas) personil dari semula hanya 4 (empat) personil.

Katanya, ia akan berkoordinasi dengan Tokoh masyarakat Dusun 4 mengenai penggalangan dana untuk pengadaan kostum dan akan mencari pelatih profesional dalam bidang tari.

Selanjutnya harapan Rini kedepan agar Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Parawisata bisa memperhatikan dan memfasilitasi maksud pengembangan tersebut karena menurutnya, ” Anak anak ini mempunyai bakat yang tidak diragukan lagi”, kata Rini.(FeriKominfo)

Luksagu, BanggaiKep.go.id – Kegiatan lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Sabtu (7/3/2020).

Rombongan Tim Penilai tiba di Desa Luksagu disambut langsung oleh Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd, Kepala Desa se-Kecamatan Tinangkung Utara, Tokoh adat dan warga Desa Luksagu.

Penyambutan diiringi dengan tarian Balatindak yang merupakan tarian tradisional Desa Luksagu dan dalam penilaian lomba BBGRM yang terpilih menjadi perwakilan Kecamatan Tinangkung Utara adalah Desa Luksagu.

Mengawali pembukaan BBGRM Kab. BanggaiKep dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian pembacaan laporan singkat tentang pelaksanan BBGRM oleh kepala Desa Luksagu Suriadi Asapa yang isi laporannya tentang manfaat gotong royong bagi kehidupan bermasyarakat.

Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Setda BanggaiKep Ekasilawati Sipatu AMK S.Pd.,M.Kes mewakili Bupati Banggai Kepulauan membuka secara resmi pelaksanaan penilaian lomba BBGRM dan disaksikan oleh Asisten Pengembangan Ekonomi Abderiana Loto MM, Kadis PMD yang diwakili oleh Abudin Dina S.Pd.,SH beserta Tim penilai, Camat Tinut Sahrun S.Pd, Unsur Muspika Kec. Tinut, Kapolpos Tinut, Danramil Tinut, para kepala Desa dan anggota BPD se-Kecamatan Tinut.

Dalam sambutan Ekasilawati mengatakan permohonan maaf atas ketidak hadiran Bupati Banggai Kepulauan karena berhubung ada rapat penting yaitu rapat finalisasi persiapan MTQ ke-28 di Kota Salakan.

Lanjutnya, “Kami atas nama Pemerintah Daerah menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan lomba BBGRM Desa Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara, karena kegiatan ini mempunyai tujuan untuk mempercepat proses keseimbangan pembangunan antara perkotaan dan pedesaan”, jelas Ekasilawati.

“Oleh karena itu dalam pelaksanaannya sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat sehingga program BBGRM benar-benar merupakan program pembangunan yang berasal dari rakyat untuk rakyat dan dilaksanakan oleh rakyat serta hasilnya bermanfaat bagi kepentingan hajat orang banyak”, sambung Staf Ahli.

Istilah gotong royong sebenarnya merupakan ciri khas budaya bangsa Indonesia sejak dahulu, namun seiring dengan perjalanan waktu dengan masuknya pengaruh budaya luar yang sangat individual rasa kebersamaan dan gotong royong makin memudar, kepekaan sosial mulai bekurang tegur sapa dan bercengkrama serta kesadaran saling membantu sudah mulai luntur.

Sehingga Ekasilawati menuturkan, “Untuk itu marilah kita galakan lagi budaya gotong royong masyarakat hal ini sangatlah tepat untuk diterapkan dalam pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai ini”, tegas Eka.

“Saya yakin dengan semangat gotong royong akan menjadikan Daerah kita ini aman hidup bermasyarakat rukun dan damai dengan perencanaan pelaksanaan serta pengawasan pembangunan melalui kegiatan kemasyarakatan, ekonomi, sosial, budaya, Agama dan lingkungan dengan semangat gotong royong”, ujar Eka.

Diakhir sambutan Ekasilawati menyampaikan “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepada masyarakat Desa Luksagu yang telah berupaya dan berpartisipasi menyukseskan kegiatan BBGRM sehingga nilai-nilai gotong royong terus terpelihara sesuai dengan harapan kita bersama”.(FeriKominfo)

Olusi, BanggaiKep.go.id – Desa Olusi Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah merupakan desa pemekaran dari desa induk Pelinglalomo.

Desa Olusi walaupun sudah menjadi desa defenitif, tapi peningkatan infrastruktur yang bersumber dari APBD masih sangat minim.

“Buktinya jalan poros yang menghubungkan Desa Olusi dengan Desa tetangga Labasiano dan Pelinglalomo sejak kami mekar jalannya sudah rusak sampai sekarang belum juga diperbaiki semua hanya tinggal janji”, ujar salah satu masyarakat Olusi yang dijumpai saat duduk dibate-bate (7/3/2020).

Asno seorang sopir yang kendaraannya sering digunakan untuk mengangkut hasil panen, material bangunan dan aktifitas lain dari masyarakat Olusi, saat dijumpai melintas dijalan tersebut menyampaikan, “Pantaslah kalau masyarakat mengeluh karena kondisi jalan rusak total, maaf ibarat bagaikan kami melewati kuala yang airnya sudah kering karena kondisi batu-batu yang berserakan serta lubang yang sudah lumayan dalam”, ujar Asno.

Selain itu, Pak Endo salah satu yang mewakili masyarakat Desa Olusi mengungkapkan harapan mereka, “Masyarakat Olusi berharap kiranya Pemda Banggai Kepulauan dapat memperhatikan jalan kami untuk segera diperbaiki, karena kondisi jalan saat ini bisa saja membahayakan masyarakat dan penguna jalan”, papar Endo. (JARKominfo)

Talas-talas, BanggaiKep.go.id – Berhasilnya sebuah sekolah di lingkup pendidikan dalam peningkatkan mutu dan kwalitas siswanya bukan hanya tersedianya tenaga pendidik yang berkompoten serta profesional, tetapi juga harus ditunjang dengan ketersediaannya sarana prasarana penunjang lancarnya proses pembelajaran.

Ruang Kegiatan Belajar (RKB) Sekolah Dasar Negeri 2 Paisubatu yang terletak di Desa Talas-talas Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan dalam kondisi yang tidak layak untuk digunakan disebabkan mengalami rusak parah.

Kepala SD Negeri 2 Paisubatu Masri Melu, S.Pd.SD saat dijumpai di sekolah pada hari Jumat (6/3/2020) memaparkan bahwa “Bangunan yang dibangun sejak tahun 1978 ini, sebenarnya sudah tidak layak untuk digunakan karena kondisinya sudah rusak berat, seperti tiang bagian bumbungan ada kayu yang lapuk, atap bocor serta bagian plafon yang sudah jatuh dan bagian konsen yang lapuk dimakan usia”, ujar Masri.

Disamping itu, menurut Pak guru Beteno, “Memang pada tahun 2001 pernah direhap tapi hanya bagian yang mengalami kerusakan karena gempa pada tahun 2000 saja yang direhap tidak secara keseluruhannya”.

Lanjutnya, “Kondisi bangunan sebenarnya sudah tidak pantas digunakan tapi apa daya tidak ada ruang belajar untuk kelas 4, 5 dan 6 maka kami tetap gunakan bangunan walau pun beresiko”, jelas Beteno.

Kepsek Masri pun berharap “Kiranya ada perhatian khusus dari Dinas Dikbud serta Pemda Banggai Kepulauan, karena takutnya jangan ketika terjadi musibah baru ditangani, karena mengingat daerah kita rawan gempa”, tutup Kepsek SDN 2 Paisubatu. (JARkominfo)

Batanggo, BanggaiKep.go.id – Kegiatan lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan yang dilaksanakan di Desa Batangono Kecamatan Buko, Jumat (6/3/2020) berjalan baik.

Kegiatan BBGRM diwarnai dengan berbagai penampilan masyarakat untuk mengisi acara tersebut.

Demikian halnya dengan siswa SD Negeri Ebenheizer Kec. Buko yang terletak dipegunungan yang merupakan sub Desa Batangono tidak ketinggalan dalam mengisi acara BBGRM tahun 2020, siswa SDN Ebenheizer menampilkan tarian tradisional Suku Sea-sea yakni Salendeng dan Osulen yang diperagakan oleh enam orang siswa putri.

Penampilan tarian dari siswa SDN Ebenheizer membuat Sekretaris Daerah BanggaiKep Rusli Moidady dan tim penilai beserta masyarakat terpukau melihat penampilan anak bangsa generasi penerus bangsa dan negara serta daerah ini.

Ungkapan itu tergambar dari senyum khas Sekda saat menyaksikan penampilan tarian daerah khas suku Sea-sea.

Menurut Kepala Dusun Eben Evelin Talemo, Amd.Kom, “Kalau soal melestarikan daya Suku Sea-sea dusun Eben tidak diragukan karena baik orang dewasa sampai anak-anak sudah terbiasa dengan memperagakan tarian-tarian khas suku Sea-sea seperti Balatindak, Ridan, Toluni, Batong, Osulen, dan lain-lain”, ujar kadus Eben.

Lanjutnya, “Cuma yang menjadi kendala kami belum tersedianya alat pendukung seperti alat musik batong satu Set dan pakaian adat, harapan kedepan kiranya pemerintah daerah melalui Dinas Dikbud dan Dinas Pariwisata dapat membatu kami untuk pengadaan alat musik dan pakain adat”, ujar Evelin penuh harap. (JARKominfo)